NovelToon NovelToon
Nabila Dan Bian

Nabila Dan Bian

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:378.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Gek Nanie

Novel ini merupakan sekuel dari Novel author yang sebelumnya, berjudul Cinta Dalam Diam,

Kelanjutan cerita dari kisah Nabila, putri dari Nuna dan Almarhum Dimas Adiwijaya yang kini menjadi putri kesayangan Dika Pratama, ayah sambung Nabila.

Meskipun Dika merupakan ayah sambung tapi perlakuannya melebihi seorang ayah kandung, wajar saja karena Dika yang membantu Nuna selama dia mengandung Nabila..

Bagaimana kisah selanjutnya? Nabila yang sudah beranjak dewasa? akan kah serumit kisah cinta sang Mama????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gek Nanie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

"dimana rumahmu?" tanya Arga sambil tetap fokus mengemudi.

"aku bukan siput yang bisa membawa rumahku kemana mana!" sahut Nabila asal.

"cih!! decih Arga yang merasa tidak lucu dengan candaan Nabila.

dasar gunung es, dia bahkan tidak tersenyum!

"cepat katakan alamat rumahmu jika tidak ingin ku lempar kau dari mobilku!" ucap Arga dengan gusar.

"dasar pemarah!! turunkan saja aku di jalan, itu lebih baik!!!" sungut Nabila tak mau kalah.

"baik!" sahut Arga sambil menepikan mobilnya.

waduh, dia benar benar akan menurunkan ku di pinggir jalan! ah biar lah.. aku juga bisa pulang sendiri!!

"keluar!!" titah Arga dengan kasar setelah mobilnya berhasil menepi.

"dengan senang hati!!" jawab Nabila dengan ketus lalu dia keluar dan menutup pintu mobil dengan keras, membuat Arga geram.

"dasar gadis barbar!! tidak tahu terimakasih!! sungutnya sebelum pergi meninggalkan Nabila.

Nabila tidak menyahutinya, dia terus saja berjalan menjauhi mobil Arga.

Arga melajukan mobilnya dengan kencang, muak melihat sosok Nabila,

Dasar gadis barbar tidak tahu diri! berani beraninya dia bilang aku pemarah.

Sepeninggal Arga, Nabila berjalan kaki menyusuri trotoar yang terlihat lengang karena hari sudah hampir gelap.

"ah.. sialan!! dia benar benar tega menurunkan aku di jalan!! awas saja kau!!" gumam Nabila geram.

Nabila berusaha menghentikan taksi yang lewat namun tidak satupun yang berhenti, ponselnya lowbat jadi dia tidak bisa menelpon Mang Ujang atau memesan taksi online.

"sial sekali aku hari!!! ponsel lowbat, taksi lewat ga ada!!! lengkap sudah penderitaan ku kali ini!" keluh Nabila pada dirinya sendiri.

Nabila kembali melangkahkan kakinya dengan gontai, menyusuri jalanan yang mulai gelap, lampu lampu jalanan pun mulai bercahaya satu persatu.

Tin..Tin...

Sebuah mobil di belakangnya membunyikan klakson berkali kali tapi Nabila enggan menoleh karena dirinya tidak merasa menghalangi jalannya mobil.

Tin..Tin..

"astagfirullah!!!! orang itu apa apaan sih?? main klakson segala!" sungut Nabila kesal.

Nabila terpaksa menoleh ke belakang sambil memicingkan kedua matanya, silau dengan sorot lampu yang mengarah pada dirinya.

"ish.. apa apaan sih orang itu?" Nabila semakin geram dan terpaksa menghampiri pengemudi mobil tersebut.

Nabila mengetuk kaca mobil dengan tidak sabaran,

"woi.. buka!!" ujar Nabila kesal.

Pengemudi menurunkan kaca mobil mewahnya,

"kamu!!!" seru Nabila terbelalak melihat siapa pengemudinya.

"kamu dari tadi di klakson bukannya nyamperin malah jalan terus!" ucap Bian sambil tersenyum ke arah Nabila.

"huh.. kamu ngapain main klakson segala?" tanya Nabila jengah.

"aku ga main klakson, aku memang sengaja melakukannya agar kau menghampiriku!" jawab Bian.

"ada apa?" tanya Nabila yang masih setengah menunduk dekat kaca mobil Bian.

"kau butuh tumpangan?" tanya Bian.

"tidak!" sahut Nabila cepat sambil menegakkan tubuhnya kembali.

"apa kau yakin?" tanya Bian lagi.

"yakin lah!?? udah sana sana!!" usir Nabila.

"yakin kamu ngusir aku? aku dengar dengar jam segini begal mulai berkeliaran lho!" ucap Bian berusaha menakut nakuti Nabila.

"kamu mau menakut nakuti ku?" sungut Nabila.

"aku tidak sedang menakut nakuti mu, ini kenyataan!" sahut Bian.

"tapi sayangnya kau menakut nakuti orang yang salah!" sahut Nabila dengan sombongnya.

"ya sudah.. kau jangan menyesal jika aku pergi ya! aku sudah berusaha menawari mu!" sahut Bian.

"cih! tidak akan!!" sungut Nabila.

"hati hati, selain begal, mahluk halus juga mulai berkeliaran!" ucap Bian setengah berbisik.

"apa?" wajah Nabila tampak terkejut, kedua matanya melotot sempurna.

gila.. kalau begal aku ga takut, tapi kalau hantu?? ampun ya Allah.

"disini banyak arwah penasaran, korban tabrak lari gitu!" bisik Bian kembali.

Bulu kuduk Nabila mulai berdiri membayangkan sosok sosok aneh buruk rupa,

hii.. sumpah ngeri..

Nabila celingukan karena takut, Bian bisa tahu jika umpannya berhasil.

"ayo naik lah sebelum aku berubah pikiran!" ucap Bian berusaha menahan tawa karena melihat wajah Nabila yang sudah berubah pucat karena takut.

Nabila tampak berpikir,

"ga usah kelamaan mikir! ayo naik! kau mungkin bisa melawan begal tapi tidak dengan arwah yang bergentayangan!" ujar Bian lagi lagi.menakut nakuti Nabila.

Nabila tidak punya pilihan lain selain menerima tumpangan dari Bian.

Nabila masuk ke dalam mobil tanpa mengucapkan sepatah kata pun sedang Bian mengulum senyumnya.

ternyata berhasil juga menakuti gadis tak kenal takut seperti mu Bila.

"dimana alamat rumahmu?" tanya Bian kemudian.

tanpa menjawab, Nabila mengetikkan alamat rumahnya di ponsel dan menunjukkannya pada Bian.

"oh di sana.. kebetulan dong satu arah dengan rumahku!" ujarnya senang sedang Nabila hanya bisa memutar bola matanya dengan malas.

"huh.." Nabila menghela nafas kasar.

"oya.. kau darimana? kenapa jalan kaki?" tanya Bian.

"kepo banget sih jadi orang!! kalau mau nganter, nganter aja ga usah pake wawancara segala!" sungut Nabila.

kenapa hari ini aku harus bertemu para cowo cowo rese yang sangat menyebalkan?

"galak amat sih!" sahut Bian tetap tersenyum.

"bukan urusan kamu!" sungut Nabila lagi.

"jangan galak galak!! ntar cowo cowo pada menjauh lho!" goda Bian.

"bagus lah! jadi aku bisa menghemat tenagaku! tidak perlu bersusah payah mengusir mereka yang berusaha mendekatiku!" sahut Nabila jengah.

"cih.. kau pintar juga mencari alasan!" decih Bian.

"sudah lah.. tidak usah mengajakku berdebat, aku lelah!" ucap Nabila lalu merebahkan dirinya di sandaran kursi mobil.

Bian melajukan mobilnya perlahan, dan melihat Nabila mulai terbuai rasa kantuknya.

"tidur lah.. nanti aku akan membangunkan mu jika sudah sampai!" ujar Bian.

Tanpa menyahut, Nabila kembali memejamkan matanya, tak lama dia mulai mendengkur halus.

ck.. mudah sekali dia terlelap tanpa ragu sedikitpun, padahal dia sedang berada di mobil bersama seorang laki laki.

Bian senyum sendiri melihat Nabila yang sudah tidur dengan pulas nya.

Bian kembali fokus mengemudikan mobilnya menuju ke rumah Nabila.

Sampai di depan gerbang rumah Nabila, Bian berusaha membangunkan Nabila.

"hei...Bila...bangun! kau sudah ada di depan rumahmu!" ujar Bian dengan suara yang sedikit keras.

Nabila tidak bergeming.

Astaga... dia tidur apa mati sih?

"woi Nabila!" teriak Bian di dekat telinga Nabila, Nabila terlonjak kaget sampai tak sengaja menubruk wajah Bian yang dekat dengan bibirnya.

Alhasil Nabila tak sengaja mencium pipi Bian, Bian terkejut membelalakkan matanya dan Nabila oun tak kalah terkejutnya dengan Bian.

"huwaaa.....!!!!! dasar mesum!" teriak Nabila lalu memukul mukul Bian dengan keras,

"auw.. aduh... sakit Bil!! hentikan!" keluh Bian sambil berusaha menghindari tangan kasar Nabila.

"kenapa kau dekat dekat hah? apa kau berniat berbuat mesum padaku?" omel Nabila.

"auw.. hentikan!!! aku bisa menjelaskannya!" sahut Bian.

"dasar laki laki mesum!!!" seru Nabila.

"hentikaaaann!!!!!!!" teriak Bian dengan lantang, membuat Nabila menghentikan aktifitas memukulnya.

"huh.." lenguh Bian sambil merapikan pakaiannya yang mulai lusuh karena tarikan tangan Nabila.

"kenapa kau malah menuduhku mesum?? kau yang mencium ku!!!" sungut Bian.

Wajah Nabila berubah merah padam menahan malu, memang benar dirinya lah yang mencium pipi Bian secara tidak sengaja.

"kenapa kau diam hah?? pukulan mu itu sakit sekali!!!" sungut Bian lagi.

"itu semua salahmu!! kenapa wajahmu dekat sekali dengan wajahku? apa kau berniat mencuri ciuman dariku di saat aku lengah??" ucap Nabila dengan menggebu gebu.

"hei Nona!!! percaya diri sekali kau ya!!! aku tadinya berniat membangunkan mu!! kau itu tidur atau mati?? aku sudah berkali kali membangunkan mu!!?" ucap Bian tak mau kalah.

"cih alasan!!" jawab Nabila berdecih.

"alasan?? hah.. luar biasa!!! kau tidur seperti mayat, aku terpaksa mendekatkan wajahku ke telingamu agar teriakan ku bisa membangunkan mu!!!" ucap Bian mulai kesal.

"hah...!" Nabila tak bisa menjawab, hanya menghela nafas kasar dan segera turun dari mobil Bian dengan sejuta perasaan kesal di dalam hatinya.

Nabila membanting pintu mobil Bian.

Braaakk...

"aish!!!" desis Bian.

🐸🐸🐸🐸🐸🐸🐸🐸

1
Riskiya ahmad
hahaha anda tidak beruntung,😀😃😃😁😁😆😆😅😅😅
Fa Rel
sweet bgt si arga ganteng kaya baik lagi jangan pisahin mereka donk
Fa Rel
akting tp ngac.....ng 😂😂😂😂oon qm bi
Herliyanti
han munafik
Gek Nanie: hahaa kenapa kak
total 1 replies
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
waaaaa dengan berakhirnya perang dingin, dan berakhirnya masa lajang Han dan Lia juga berakhir sudah ceritanya, slamat2 thoorr sudah sukses buat cerita
Gek Nanie: terimakasihhhhh papa.. haha
total 1 replies
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
adohhh kesombonganmu han, klo nikahnya di batalin baru kalang kabut kmu
Gek Nanie: gantung diri kalo sampe batal wkwk
total 1 replies
Kartika *PUCUK🌱 SQUAD🐛*🌽
Duh, udah tamat yaaa😢
Gek Nanie: hehe.. iya.. pindah ke My boss yukk
total 1 replies
Lilis Bahri Ardiyan
lanjut mb e💪💙
Gek Nanie: seng sabar tapi.. sek mikir katene gae extra part sing koyo opo haha
total 5 replies
Grace Yulianti
unchhh.. extra part dong thor 🥰
Wida Ne Masjum
Makasih ceritanya...
Gek Nanie: terimakasih kembali kakak hehe.. lanjut cerita selanjutnya ya
total 1 replies
Aisah Mamany Sisivia
yaaaaaa tamat juga di episode 225...
tinggal lanjut di cerita yang lain
Gek Nanie: hehe.. iya....lanjut cerita selanjutnya...
total 1 replies
Gek Nanie
makasihh pembaca setiaku.. mampir di My Boss dong.. sapa tau aja tertarik hehe...
Armita khairi: udah mampir kok mbak q....
total 1 replies
Dewi N.A
akhirnya happy ending yah semuanya....
makasih Thor untuk karya nya, sangat menghibur.
ditunggu karya selanjutnya, semangat selalu othor ku💪💪❤️❤️
Kartika *PUCUK🌱 SQUAD🐛*🌽
Semangat Han. Pasti bisaa
Gek Nanie: yessssss
total 1 replies
Lilis Bahri Ardiyan
lanjut mb e
Gek Nanie: ashiap pokokee
total 2 replies
Kartika *PUCUK🌱 SQUAD🐛*🌽
Sabar ya Bian, kasian Lia lagi galau butuh temen curhat😂
Gek Nanie: hahahaa
total 1 replies
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
maw ketawa aj membayngkan polah tingkah 2 orng itu
Gek Nanie: ketawa aja yang keras
total 1 replies
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
bener tu laki2 harus berkorban,..

tp kalau aq pikir2 dlu 😁😁😁😁😁😁😁
Aisah Mamany Sisivia
cemberut pun tetep anteng ya bian😁😁
seharusnya foto Han sedang marah..kok itu senyum..bikin pangling aja😄😄😄
Aisah Mamany Sisivia: 🤣🤣🤣🤣😄😄
total 2 replies
Emy Zaf
kreen bian sama han..sama sama ganteng
Gek Nanie: iya donk hihi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!