NovelToon NovelToon
Menjadi Kuat Seorang Diri

Menjadi Kuat Seorang Diri

Status: tamat
Genre:Zombie / Vampir / Epik Petualangan / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Barat / Tamat
Popularitas:46k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Kota Risol adalah sebuah kota perbatasan di mana untuk hidup di sana orang-orang harus hidup sebagai petualang, karena pengaruh Undead King yang mulai menyebar kota itu kerap menjadi barisan depan peperangan, Grey salah satunya hingga anggota partynya harus terbunuh dan hanya menyisakan dirinya sendiri, semenjak itu ia memutuskan untuk tidak bergabung dengan kelompok manapun dan bertarung sendirian untuk menjadi kuat demi rekannya yang telah tiada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14 : Mengalahkan Hobgoblin

Irena melangkah maju dengan pedang yang diarahkan pada Hobgoblin yang sudah memasang kuda-kudanya dengan pedang besar miliknya sendiri.

Kedua pedang bertubrukan menghasilkan dentuman yang memekakkan telinga. Pelindung yang digunakan oleh Hobgoblin tidak bisa menangkis serangan langsung karena itulah peralatannya bukan sesuatu yang sulit dihadapi.

Winy yang muncul dari belakang Irena berlari ke samping Hobgoblin, dia menggunakan pedangnya untuk mencari celah sayangnya Hobgoblin bukan monster biasa. Dia melompat ke belakang menghindari keduanya namun di saat yang sama Angel pun mengirimkan beberapa panah untuk mengincar Hobgoblin namun dia menangkis semuanya dengan mudah.

"Mustahil?"

Eva memberikan komentar.

"Monster ini membaca pergerakan kita."

"Itu memang merepotkan."

Irena dan Winy bergantian menyerangnya.

Dentrang.... Dentrang.... Dentrang.

kekuatannya berada di atas keduanya.

Hobgoblin menerbangkan Winy hingga di terlempar ke samping dan di saat yang sama dia menyerang Irena dari tebasan atas.

Pedang ditahan namun Hobgoblin menendang tubuh Irena hingga menembus tiga bangunan sebelum berlari ke arah Angel dan Eva.

Winy tidak begitu santai hingga membiarkannya begitu saja, ia muncul di depannya selagi menyilangkan pedang dalam posisi bertahan seolah menahan terjangan seekor banteng.

"Tak akan kubiarkan," teriaknya dan Hobgoblin balik berteriak.

Dua panah Angel menyelinap dari ketiak Winy dan secara sempurna mengenai tubuh Hobgoblin hingga dia mundur. Di saat yang sama Irena telah muncul dari belakang.

Mengayunkan pedangnya dan itu berhasil menghancurkan gelang pelindungnya.

"Sekarang Winy."

"Serahkan padaku."

Winy mengaliri api ke dalam bentuk pedangnya dan ketika ditebaskan tubuh goblin itu meledak dahsyat.

Pertarungan berakhir tanpa luka berat diderita siapapun. Ketika kembali mereka mendapatkan upah perburuannya sebelum duduk bersama di bar.

Memesan satu bir dan makanan berat apa yang mereka butuhkan setelah menyelesaikan misi, tak lama Irena bertanya pada Mary yang baru menempelkan quest baru di papan pengumuman.

"Grey tidak datang ke guild?"

"Iya, sepertinya ia memutuskan beristirahat dulu sampai akhir pekan."

"Dia jadi malas."

"Tidak juga, sebenarnya seluruh quest relawan telah selesai olehnya."

"Orang itu, jika ada quest relawan aku ingin mengambil beberapa juga."

"Aku mengerti, kami akan senang jika kelompok kalian juga turut membantu."

Winy merangkul leher Irena selagi tertawa.

"Quest relawan bukan apa-apa. Kami juga akan bekerja keras untuk melindungi kota ini, jika gelombang muncul kami akan menyapunya haha."

"Dia sepertinya terlalu banyak minum," ucap Angel yang membantu Eva untuk menariknya duduk kembali.

"Kalau begitu aku permisi."

Semakin banyak quest relawan terselesaikan maka banyak orang susah yang akan terbantu serta nama guild akan semakin baik ke depannya sehingga kerajaan Neira bisa mengirimkan tunjangan lebih pada perbatasan Risol sebagai bonus.

Petualang tidak hanya dianggap mampu melindungi kota, mereka juga akan dianggap sebagai orang yang mampu untuk membantu penduduknya di perbatasan.

Diam-diam Mary sangat berterima kasih pada sosok Grey yang sejak lama terus melakukannya.

Sementara itu orang yang dimaksud sedang asyik menyiapkan makan malam. Orang yang terlihat sangat menunggu tidak lain tidak bukan Anabeth yang menyentuhkan wajahnya di meja.

"Apa masih belum selesai?"

"Sebentar lagi."

Keseharian mereka memang sangat santai dan di hari berikutnya Grey berdiri di depan pintu tepatnya di luar sementara Anabeth di dalam, keduanya bisa saling menatap dari pintu yang terbuka.

Anabeth menarik nafas dalam-dalam kemudian melangkahkan satu kakinya keluar rumah, sudah sejak lama ia tidak melakukan hal ini.

Sinar matahari menyirami tubuhnya dengan kilauan warna cerah yang bercampur dengan suara burung-burung yang terbang bebas di sana.

Grey mengulurkan tangannya yang mana diambil baik oleh Anabeth.

"Jangan khawatir, jika kau tidak bisa mengendalikan dirimu maka aku yang akan menolongmu dan menyadarkanmu."

Anabeth mengangguk mengiyakan.

Walau perkataan itu sederhana namun bagi Anabeth itu adalah hal yang sangat berarti baginya.

1
Ren
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ren
hahaha
Ren
hydra ka yo?/Panic/
lazzy Bear
alur nya cepat sekalih
anak hikikomori
daritadi kenapa ngomongnya "aah" mulu dah, gw curiga si mc lagi ngelakuin sesuatu dibalik armornya
Isekai Fantasy: tambah emot hati dan tanda ~ jadi beda lagi :p
total 2 replies
Eka Nurmila
alhamdulillah. satu lagi novelnya selesai dibaca
Nuki Garok
kok kotanya nama makanan yah:v
Muhammad Akhyar Rod
mantap Thor
Hunter18
terimakasih thorr telah menulis cerita yg menarik dan ini adalah komentar pertama saya sorry klo setiap baca cerita anda saya tidak komen alasannya karena saya selalu penasaran dengan kelanjutan petualangan grey jadi sekali lagi terima kasih Thor saya tunggu karya anda selanjutnya atau mungkin petualangan grey😊
Eka Nurmila: saya juga ga pernah atau jarang komentar. karena ada sebagian memaklumi ada juga yang bingung mau komen apa, karena sudah pas
total 2 replies
Kang Comen
tuben ngukur nya gk pke kaki lgi ???
Isekai Fantasy: Cuma pengen coba wkwk
total 1 replies
Kang Comen
jgn ngukur pke kaki lah KOPET ukuran ea pke meter logika nya gitu
jgn pke istilah org luar pke istilah anda sendiri dan budaya anda sendiri.
Muhammad Akhyar Rod
lah gimana thor ane gk ngerti
cuma orang baru
farhan kebab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!