NovelToon NovelToon
Cinta Abang Kurir

Cinta Abang Kurir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:777.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hary As Syifa

“Permisi...paket....”

Hayooo siapa yang tidak senang mendengar suara abang kurir nganterin paket?

Semua pasti senang kan dengar suara abang kurir berteriak dari depan rumah buat nganterin paket?

Sama halnya dengan seorang gadis berusia 23 tahun bernama Keyla.

Saat mendengar suara abang kurir berteriak mengantarkan paket, dia senang bukan kepalang. Tapi bukan karena paket itu yang membuatnya senang, melainkan keberadaan abang kurir nya.

Wah, ada apa nih antara Keyla dan abang kurir?

Penasaran?

Yuk, baca lanjutan kisahnya di novelku yang berjudul “Cinta Abang Kurir".

ig : @tulisan.jiwaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hary As Syifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Belajar Memasak Mie

Shaka makin mendekat ke arah Keyla hingga mengikis jarak diantara mereka. Ah, bibir mungil gadis di depannya ini terlalu menggoda di matanya. Sementara Keyla yang menyadari Shaka makin mendekatkan wajahnya, hanya bisa pasrah sambil memejamkan mata erat-erat.

Tok tok tok.

“Permisi...”

Suara ketukan pintu dari luar mengejutkan mereka berdua. Shaka langsung menarik mundur wajahnya dengan perasaan kecewa bercampur malu. Malu karena sudah terbawa perasaan hampir mencium Keyla.

Sementara Keyla hanya bisa menunduk malu karena dirinya malah pasrah dan memejamkan mata saat Shaka kian mendekat padanya. Kalau jadi mungkin beda cerita, tapi karena gagal jadinya mereka berdua merasa canggung satu sama lain.

Shaka pun bangkit lalu membuka pintu. Rupanya ada warga yang mengantarkan undangan pernikahan padanya. Setelah menerima undangan itu, Shaka pun kembali menutup pintu.

Shaka melihat ke arah Keyla yang masih menunduk malu.

Huh, gara-gara undangan ini batal jadinya! Tapi kenapa juga aku tergoda ingin menciumnya? Bahaya juga kalau lama-lama berdua dengan Keyla. Gumam Shaka dalam hati.

Shaka meletakkan undangan itu di atas meja. Ia memperhatikan Keyla masih belum mengangkat kepalanya juga.

“Key, aku laper nih. Kamu laper nggak?” tanya Shaka memecah keheningan.

Barulah Keyla mendongakkan kepalanya melihat Shaka. “Iya, aku juga laper. Tapi kita makan apa?”

“Makan mie instan mau? Kok tiba-tiba aku pengen makan mie, ya,” tanya Shaka lagi.

“Boleh. Aku juga mau mie,” sahut Keyla dengan cepat.

“Oke. Kamu masak, ya? Kamu kan dulu janji mau masak buat aku. Sekarang kamu masak mie instan buat makan malam kita.”

Deg.

Keyla langsung serba salah. Ia tak pernah masak sama sekali. Kemarin kan dia hanya asal jawab saja, dia tak serius bisa memasak. Tapi sekarang dia malah diminta memasak oleh Shaka.

Shaka curiga melihat wajah Keyla yang berubah. Apalagi saat dia sedang menggigit bibirnya seperti sekarang. Sangat kelihatan Keyla sedang menyembunyikan sesuatu.  

“Kamu kenapa, Key? Jadi masak mie nya kan?” tanya Shaka.

“Hmm...itu...aku...hmm...gimana bilangnya, ya,” gumam Keyla sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Jangan bilang kamu nggak bisa masak,” tebak Shaka.

Keyla mengangguk perlahan hingga membuat Shaka menepuk jidatnya.

“Jadi kamu dulu bilang mau masakin aku cuma bohong aja?”

“Nggak bohong. Aku memang bersedia masak buat kamu, tapi aku belajar dulu,” jawab Keyla sembari senyum lebar kepada Shaka. 

“Ya udah, ayo ke dapur! Aku tunjukin kamu cara masak,” ajak Shaka lalu berjalan duluan menuju dapur. Keyla pun dengan segera bangkit dan mengikuti Shaka dari belakang.

Shaka dengan telaten menunjukkan Keyla satu per satu peralatan memasak yang akan mereka pakai. Shaka yakin Keyla tidak tau tentang hal itu. Bahkan menghidupkan kompor saja Keyla tidak tau.

Selanjutnya Shaka dengan lihai memotong bawang di depan Keyla. Keyla berusaha mencobanya tapi hasil potongannya masih besar dan tidak tipis. Selain itu baru sekali dua kali mengiris bawang saja, Keyla sudah meringis karena matanya pedih.

“Sini, aku tiupin mata kamu.”

Shaka pun meniup-niup mata Keyla agar pedihnya berkurang.

“Udah? Masih pedih nggak?” tanya Shaka.

“Masih, lagi dong,” rengek Keyla dengan manja.

Sebenarnya matanya sudah tak perih lagi. Tapi dia merasa nyaman saja Shaka meniup-niup matanya seperti itu.

Lalu Shaka menunjukkan Keyla cara menumis bawang. Keyla pun mencoba mengaduk-aduk bawang yang ia tumis meskipun gerakan tangannya masih terlihat kaku. Setelah itu Shaka meletakkan air ke dalam panci dan menunggu sampai air itu mendidih.

"Tunggu sebentar, biarkan airnya mendidih dulu," kata Shaka.

"Berapa lama?" tanya Keyla.

"Nggak lama, paling sampai tahun depan," jawab Shaka sambil terkekeh. Keyla pun tergelak mendengar jawaban Shaka yang asal-asalan itu.

Kemudian Shaka mencampurkan telur, lalu memasak mie hingga mie nya jadi. Setelah itu Keyla bertugas memindahkan mie ke dalam mangkuk.

Mie instant buatan Shaka sudah tersaji di atas meja. Aromanya sangat menggoda dan membuat perut semakin tak tahan untuk menyantapnya.

"Kalau ada sayuran pasti lebih enak," kata Shaka.

"Iya. Kamu bilang disini ada yang jual sayur keliling. Tapi udah berapa hari ini nggak ada yang lewat tuh," ucap Keyla.

"Ya jelas nggak ada lah. Kang sayurnya jualan pagi, kamu aja bangunnya siang. Dia udah keburu pulang ke rumahnya," ucap Shaka mengandung sindiran pada istrinya yang selalu bangun siang.

"Hehehe, maaf," ucap Keyla dengan pelan.

"Nggak apa-apa. Hari minggu nanti kita ke pasar beli bahan makanan," sahut Shaka.

“Oke. Ngomong-ngomong kamu udah sering masak, ya?” tanya Keyla pada Shaka yang duduk di sebelahnya.

“Dulu. Waktu di luar negeri aku sering masak sendiri. Aku senang hidup mandiri,” jawab Shaka.

Keyla mengernyitkan dahinya menatap Shaka. “Kamu pernah jadi TKI ke luar negeri juga? Wah, pengalaman hidup kamu udah banyak banget, ya.”

Shaka terdiam sejenak. Dia seolah menyesal telah mengatakan hal itu.

“Umur kamu berapa sih sekarang? Kayaknya kamu udah punya banyak pengalaman hidup sampai bekerja ke luar negeri,” tanya Keyla lagi.

“Dua bulan lagi genap 30 tahun,” jawab Shaka.

“Oh, berarti lebih tua Hendry dari kamu,” ujar Keyla.

“Katanya nggak suka, tapi kamu bahkan tau umurnya.”

“Ya jelas aku tau, mamaku aja hampir tiap hari cerita soal Hendry ke aku biar aku naksir sama dia."

“Tapi kamu suka juga kan? Cieee....malu-malu mau,” ejek Shaka.

“Ih, nggak kok!”

“Cie.....” ledek Shaka lagi.

Keyla yang kesal karena Shaka meledeknya spontan memukulkan sendok ke tangan Shaka dan tepat mengenai tulang pergelangan tangannya.

“Aw...sakit, Key.” Shaka meringis memegang tangannya sehingga Keyla merasa bersalah.

“Maaf, nggak sengaja.”

Keyla memegang tangan Shaka yang dipukulnya lalu meniup-niup tangan itu agar sakitnya berkurang. Sesekali ia mengusap-usap tangan itu dengan lembut.

"Maaf, ya. Aku tadi becanda aja. Nggak berniat bikin tangan kamu sakit," ucap Keyla semakin merasa bersalah.

Shaka tertegun melihat perlakuan Keyla padanya. Gadis di depannya ini semakin lama semakin menarik di matanya. Apa ini artinya dia mulai suka pada Keyla? Ah, tapi tidak mungkin secepat ini kan? Namun dirinya juga tak bisa menghindari kenyataan ini karena mereka akan sering menghabiskan waktu bersama. Sanggupkah ia bertahan seperti ini tanpa menginginkan yang lebih dari Keyla?

Keyla mengangkat kepalanya dan melihat Shaka yang sedang tersenyum memperhatikannya. Mereka kembali saling pandang dalam jarak yang cukup dekat.

Keyla merasa jantungnya berdegup kencang lagi seperti tadi. Kenapa bisa ia seperti ini? Apa ada yang salah dengan dirinya? Atau ada yang salah dengan perasaannya?

Bersambung...

 

1
Rahmaniar
suka ceritanya bagus 👍👍
nobita
happy ending... makasih buat kakak author yg tercinta... karyanya sangat luar biasa apikk... semoga sukses dan sehat selalu...
hary as syifa: terima kasih kak 🫶
total 1 replies
nobita
ngakak... gpp Kay.... menggoda suami sendiri... malah di wajibkan
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Keren banget ceritanya 👍👍👍
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Akankah Hendry berjodoh dengan Silvy? bagus tuh 😃😃
nobita
ya ampun hari patah hati se Rt...?? kalau sini sihh hari patah hati para readers berjamaah
nobita
istri mas Saka... istri dadakan maksudnya
nobita
hhmm nekat juga nih Kayla... kurir di jadikan sasaran
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Lucu banget sih Keyla 🤣🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Wuah Saka akhirnya jatuh cinta juga nih🤭 😂😂
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNurrul P.❀∂я𝐁⃟⃝ᰲ⃞🧋💘
Hai Thor, aku mampir nih di karyamu ini. Keren 👍👍
Umi Syafaah
Luar biasa
Nuri 73749473729
shaka sebenarnya Sultan itu... kita lihat saja pasti benar sultan
arzetti azra
Luar biasa
Realme Sebelas
merinding
Isan Idol
lanjut kak
Puput Riani
episode ini sunggu menyedihkan😭😭
Cen Li
syukurlah
Cen Li
strategi hebat
Cen Li
keadaan berbakik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!