NovelToon NovelToon
Permainan Sang Permaisuri

Permainan Sang Permaisuri

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Tamat
Popularitas:5.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: sayonk

Area 21+, harap bijak dalam membaca.

Permaisuri yang terbuang,,
Demi Selir tercintanya, Sang Kaisar tega mengabaikan Permaisurinya...

Hingga pada suatu hari, Sang Permaisuri kembali ke istana untuk membalaskan dendamnya..

Bagaimanakah kisahnya, jika Sang Permaisuri balas dendam,,
Akankan ia kembali dengan Kaisar yang mencampakannya atau pergi meninggalkannya....

ig:@riiez.kha.37

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 : Kebingungan

"Hemmm, Ling'er sebaiknya kau jangan mengganti identitas, itu lebih mudah untuk mu." usul Tabib Chen.

"Baiklah, aku akan mengikuti kata Ayah." ucap Ling Hua menatap Tabib Chen.

Lin Qi keluar dari dalam gubuk kemudian bersujud di depan Kaisar Zhang Wey.

"Hormat hamba, Yang Mulia." ucap Lin Qi.

Jendral Li Juan langsung menghampiri Lin Qi, ia memegang lengannya agar berdiri.

"Dimana dia?" tanya Jendral Li Juan menatap tajam.

"Dia...." Lin Qi langsung bersujud kembali. "Maaf Yang Mulia, hamba tidak menjaga Permaisuri dengan baik." ucap Lin Qi menangis tersedu sedu.

"Katakan dimana dia?" bentak Jendral Li Juan.

Sementara Kaisar Zhang Wey hanya terdiam membisu.

"Lepaskan tangan Lin Qi." bentak Ling Hua menatap tajam Jendral Li Juan kemudian ia menghampirinya, melepaskan cengkraman Jendral Li Juan.

Lin Qi menggigit bibir bawahnya, "Nona, maaf anda adalah Permaisuri." ucap Lin Qi menunduk.

"Ha,,ha,,ha...Lin Qi, jangan mengkhayal selama ini aku putri Ayah, jangan mengada - ada." ucap Ling Hua tertawa sambil mengibas ngibaskan tangannya.

Kemudian ia memeluk bahu Lin Qi.

"Sudahlah jangan bersama mereka." ucap Ling Hua memandang Jendral Li Juan dan Kaisar Zhang Wey dengan sinis. ia bermaksud meninggalkan mereka.

"Tunggu." ucap Kaisar Zhang Wey.

ia menghampiri Ling Hua, kemudian menatapnya.

"Apa kau benar Permaisuri Ling Hua?" tanya Kaisar Zhang Wey.

Ling Hua mengernyitkan dahinya, "Aku benar Ling Hua, tapi bukan Permaisuri. Mungkin anda salah orang tuan." ucap Ling Hua.

"Nona, dia Kaisar Zhang Wey suami Nona." ucap Lin Qi menatap Ling Hua dengan meyakinkan.

"Heh, Lin Qi." ucap Ling Hua kemudian meninggalkan Lin Qi, Jendral Li Juan dan Kaisar Zhang Wey.

"Lin Qi apa yang terjadi dengan Permaisuri?" tanya Jendral Li Juan.

"Permaisuri lupa ingatan Yang Mulia." ucap Lin Qi menunduk.

Jelas Kaisar Zhang Wey dan Jendral Li Juan terkejut, mereka mengingat pertemuan pertama Ling Hua yang bisa berkultivasi Bahkan memiliki elemen, Namun mereka menghentikan lamunannya dan kembali menatap Lin Qi.

"Lalu bagaimana kalian bisa selamat?" tanya Kaisar Zhang Wey dengan serius.

"Kami di tolong oleh Tabib Chen, Yang Mulia." ucap Lin Qi.

Dari kejauhan Tabib Chen menghampiri mereka.

"Hormat hamba, Yang Mulia." ucap Tabib Chen.

"Sebaiknya Yang Mulia masuk kedalam, dan maaf jika tempatnya seperti ini." ucap Tabib Chen.

Merekapun masuk kedalam, Lin Qi segera menuju dapur untuk menyiapkan teh.

Selang beberapa saat Lin Qi membawa tiga teh di nampannya.

"Yang Mulia, hamba seorang Tabib, tentu hamba mencari obat di hutan, tapi hamba mendengarkan seseorang minta tolong. Setelah hamba telusuri ternyata asal suara tersebut dari dalam jurang, hingga akhirnya hamba menolong mereka." ucap Tabib Chen.

"Dan kenapa wajahnya bisa berubah?" tanya Kaisar Zhang Wey.

"Hamba tidak tau Yang Mulia, hamba hanya berusaha menyembuhkan luka wajah Permaisuri." ucap Tabib Chen.

"Hemm baiklah, lain kali aku akan kesini." ucap Kaisar Zhang Wey kemudian berpamitan pada Tabib Chen.

"Lin Qi jaga Permaisuri Ling Hua." perintah Kaisar Zhang Wey kemudian meninggalkan mereka.

Ling Hua menatap Kaisar Zhang Wey dan Jendral Li Juan yang sudah mulai menjauh, Lin Qi dan Tabib Chen menatap Ling Hua.

"Lin Qi ekting mu sungguh hebat." Ling Hua memuji Ling Qi dengan kedua jempolnya.

"Jadi Ayah tidak hebat." timpal Tabib Chen menatap Ling Hua, ia memutar bola matanya.

Ling Hua menggeliat manja di lengan Tabib Chen. "Ayah juga hebat." ucap Ling Hua tersenyum menatap Tabib Chen.

Tabib Chen terkekeh ia mengelus pucuk kepala Ling Hua.

Disisi Lain.

Kaisar Zhang Wey sudah sampai di Istana, ia langsung kediamannya.

Kaisar Zhang Wey pikiran sedang berkecambuk, disisi lain ia baru tau jika Permaisurinya Ling Hua masih hidup sedangkan ia sudah mengangkat Selirnya.

Ia pun sudah merasa ketertarikan pada Ling Hua sebelum mengetahui identitasnya, ia bermaksud akan mengangangkat nya menjadi Selir.

Aaaaahhhhhhhh,,,

"Kenapa harus begini???" teriak Kaisar Zhang Wey memegang kepalanya.

"Yang Mulia, Permaisuri Rong ingin menemui anda." ucap Kasim Yan.

"Aku lelah, aku tidak ingin di ganggu." ucap Kaisar Zhang Wey datar.

Kasim Yan berpamitan pergi.

Di luar Permaisuri Rong tengah menunggu, entah kenapa akhir - akhir ini ia merasa aneh dengan sikap Kaisar.

Biasanya Kaisar akan menyuruh ke dalam kediamannya tanpa harus ijin.

"Hormat hamba, Permaisuri. Yang Mulia tidak ingin di temui." ucap Kasim Yan.

"Tapi." ucap Permaisuri Rong ragu.

"Mohon Permaisuri mengikuti perintah Yang Mulia, agar Permaisuri tidak bertengkar dengan Yang Mulia." ucap Kasim Yan.

Degggg...

Sebenarnya apa yang terjadi dengan Yang Mulia, Yang Mulia tidak pernah keras dengan ku batin Permaisuri Rong...

1
Atoen Bumz Bums
A
Atoen Bumz Bums
semoga betulan ya kayak nggak nggak kayak yang lain ujung-ujungnya balikan
Atoen Bumz Bums
. punya ilmu banyak tapi ceroboh
Atoen Bumz Bums
asal jangan balekam aja lh
Axell Saimima
luar biasa
sahabat pena
Luar biasa
bu fatim
woke bunga dan vote yaaa💞🌷
bu fatim
Gitu dong... harus tegas kalo cinta wkwk....
Muriati Lestari
Luar biasa
Patrisia Seli
nama tokoh dan alur cerita persis novel selir cantik yg terbuang
Nitnot
Luar biasa
Yuswati Ningsih
kok alex sih
Yuswati Ningsih
Luar biasa
Anastasya
plot twist
Asiana Tyas
bagus tp sayang ngegantung
Novishane
Luar biasa
Novishane
Lumayan
Siti patma
ok lah
Siti patma
kalau nggak suka sm kaisar lebih baik pergi jgn iri dan balas dendam tak baik klu kaisar baik kasih kesempatan 2 dong
Susmiati ningsih
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!