"Ternyata benar ya, kata orang orang mencintai seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya itu sulit." Citra.
"Maaf kan aku,, Aku akan membahagiakan kamu dengan caraku meski aku belum bisa lepas dari masa laluku, bantu aku keluar dari masa laluku dan berjan bersama menuju masa depan" Tomi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jero rina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Permintaan Maaf....
Baru saja Citra ingin bicara, namun mual itu kembali datang tanpa bisa Citra tahan, tampa pamit Citra pergi ke toilet dan mengeluarkan semua yang baru saja ia makan, tanpa Citra sangka jika ada tangan besar yang memijit tengkuknya, dengan segera Citra membasuh wajahnya serta berkumur setelah itu ia langsung berbalik agar tau siapa yang sedang memijit tengkuknya.
"Deg ...
"Tomi..." ucap Citra pelan.
"Udah lebih baik" tanya Tomi dan mengelap wajah Citra dengan sapu tangan yang selalu ia bawa di sakunya itu.
"Sudah..."jawab Citra.
"Yuk pulang, agar kamu bisa segera istirahat." ajak Tomi dan langsung menggandeng tangan Citra tanpa persetujuan.
"Tunggu dulu aku belum bayar makanan." ucap Citra menahan tangan Tomi yang hendak berjalan menuju pintu keluar.
"Sudah aku bayar, yuk kita pulang." ajak Tomi dan Citra pun menurut saja tanpa ada niat membantah.
"Looh.. kita mau kemana kok masuk mobil?"tanya Citra
"Kita pulang, ke hotel."jawab Tomi.
"Kan kosan aku di depan sana, ngapain harus ke hotel?" tanya nya bingung.
"Kita ke hotel saja, masih ada yang ingin aku ucapkan sama kamu, karena kalo di kosan kamu aku gak bisa masuk, kan kosan kamu khusus perempuan" ucap Tomi dan seketika Citra ingat kalo memang benar kosannya memang khusu perempuan dan laki laki di larang masuk ke dalam kamarnya.
"Tapi gak usah ke hotel, lebih baik cari tepat buat ngobrol, ke pantai mungkin." ucap Citra yang masih belum siap jika harus berduaan lagi di kamar karena takut Citra tak bisa mengontrol dirinya yang sedari tadi sangat ingin memeluk Tomi erat .
"Tapi angin malam pantai tidak bagus buat kondisi kamu, nanti tambah mual lagi." ucap Tomi lembut karena tak tega melihat Citra mual seperti tadi.
"Aku gak papa, itu lebih baik dari pada kita di kamar hotel hanya berdua saja."ucap Citra mengeluarkan pendapatnya dan merasa belum siap jika harus satu kamar dengan Tomi bisa jadi dia duluan yang menerjang Tomi saat beru sampai di kamar hotel.
"Baik lah jika kamu inginnya begitu, tapi kamu pake jaket aku biar gak masuk angin." ucap Tomi dan langsung memakaikan jaketnya di badan Citra tanpa mendengar protes Citra yang tak ingin Tomi menyentuh badannya karena sungguh Citra sudah tak sanggup menahan rasa yang sedari tadi ingin memeluk Tomi.
Dengan bersusah payah menahan segala rasa di hatinya akhirnya Citra bisa keluar dari situasi itu dan disinilah dia berada di sebuah cafe di pinggir pantai dengan suasana yang cukup nyaman Tomi pun memilih tempat di pojokan agar tidak ada yang mendengar atau pun mengusik kenyamanan nya berada di cafe itu.
Setelah cukup lama terdiam akhirnya Tomi memulai berbicara dengan pelan karena tak ingin Citra marah.
"Citra sekali lagi aku minta maaf atas apa yang sudah aku lakukan waktu itu, sungguh aku tidak sadar dengan apa yang aku lakukan itu, aku minta maaf yang sebesar besarnya Citra," ucap Tomi penuh rasa sesal.
"Aku menyesal, sungguh aku sangat menyesal telah mengambil apa yang bukan seharusnya menjadi hak aku, aku minta maaf." lanjut Tomi lagi dengan menundukkan kepalanya.
Citra yang melihat dan mendengar ucapan Tomi merasa tidak tega karena ini juga bukan sepenuhnya salah Tomi karena dirinya juga yang tidak terlalu memberontak apa yang Tomi lakukan malam itu.
"Aku sudah memaafkan kamu karena aku merasa juga ini bukan sepenuhnya salah kamu akunya juga yang tak terlalu keras memberontak sehingga kamu bisa melakukan itu."ucap Citra tanpa melihat wajah Tomi karena tak sanggup melihat wajah memelas Tomi.
.
.
.
Bersambung.....
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
aku selalu kasih like, kadang komen dan udah subscribe juga.
lebih semangat lagi nulisnya. sukses selalu Thor 👍💪🙏
saran aku, lebih diperhatiin lagi setelah menulis.
sayang, padahal ceritanya bagus, tapi karena banyak typo jadi sedikit terganggu dan kurang enak saat dibaca🙏🙏
knapa harus berkorban sebesar itu untuk laki-laki yang bahkan gak tau kalo kamu ada