NovelToon NovelToon
Takdir Dan Cinta Nafisa

Takdir Dan Cinta Nafisa

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:11.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lilik Bunda Abib

gadis yatim piatu yang harus berjuang hidup sendiri tanpa memiliki sanak saudara. ia melanjutkan kuliahnya dari bea siswa dan bekerja di sebuah tempat karaoke keluarga milik sahabnya.

namun semuanya berubah saat seorang pria yang mabuk memperkosanya. sehingga ia hamil.

bagaimana kelanjutan kisahnya.
nafisa. gadis cantik berusia 20 tahun. seorang mahasiswi di fakultas ekonomi. yg bekerja sebagai waiter di salah satu tempat karoke.

aldiansah Pratama
seorang mahasiswi dan pengusaha. berusia 21 tahun.

Julian Saputra.
pria mapan berusia 28 tahun.
seorang pengusaha muda yg sukses.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilik Bunda Abib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 14

“Iya mas, kalau ngarep cuma dari beasiswa.” Gak cukup mas.

“Kamu penerima beasiswa sambil kerja. Apa gak merusak IPK?” tanya Randi heran.

“Insyaallah gak mas.” jawab Nafisa.

“Berapa IPK kamu ?”

“3,85 mas.” Jawab Nafisa dengan bangga.

“Wau keren kamu.” ucap Randi takjub. Ia tidak menyangka bahwa gadis yang duduk di depannya seorang gadis mandiri yang cerdas.

“Makasih mas, Fisa udah biasa sekolah sambil kerja. Sejak ayah dan bunda meninggal. Jadi gak ada masalah untuk Fisa.”

“Nilai kamu bagus?”

“Fisa gak pernah keluar dari 2 besar mas.”

“Makanya kamu bisa masuk jalur prestasi dan dapat beasiswa.”

“Iya mas.”

“Setelah kamu nikah, apa kamu masih mau ngekos?” Tanya Randi.

“Fisa mau cari rumah sewa mas. Kalau fisa masih tinggal di kos-kosan takut banyak menimbulkan pertanyaan.” jawabnya

Randi menganggukkan kepala.

“Mas, Fisa udah siap makan, apa kita bisa pulang sekarang?” tuanya

“Bisa.” Randi mengeluarkan uang dari dalam dompetnya. “Sa, ini mas cuma bisa bantu kamu segini.” Kata Randi sambil mengulurkan sejumlah uang ke tangan Nafisa.

“Mas, gak usah.”

“Udah ambil aja. Kamu pasti butuh. Walaupun gak banyak.”

Nafisa memegang uang itu. Air matanya mulai menetes. “Makasih ya mas. Sebenarnya fisa mau minjam di tempat kerja.” ucap nya yang memang membutuhkan uang.

“Sa, mas yakin. Kamu wanita yang kuat. Mas minta maaf gak bisa bantu kamu.”

“Mas gak salah kok. Fisa bersyukur jumpa sama mas.” ucapnya.

*******

Nafisa mulai mengemasi barang-barangnya. Ia mencari rumah sewa yang murah dan lokasinya di ambil Nafisa dekat dengan tempat kerjanya. Biasanya kalau dekat kampus, harganya mahal. Jadi cari yang aman. Setelah lebih dari 2 jam Nafisa berjalan kaki di gang-gang kecil, akhirnya Nafisa menemukan rumah sewa yang harganya murah, perbulan 500 rb. Di kota Jakarta seperti ini sangat sulit mendapatkan harga rumah yang sangat murah seperti ini. Satu kamar, ruang tamu dan dapur serta kamar mandi di dekat dapur. Rumah yang kecil. Namun bagi Nafisa ini sudah sangat besar. Uang yang di beri Randi benar-benar sangat bermanfaat untuk Nafisa. Uang tersebut bisa membayar sewa 2 bulan.

Setelah mendapatkan rumah sewa, Nafisa langsung menuju tempat kerjanya dengan berjalan kaki. Terasa perutnya sakit, mungkin karena kelelahan.

********

“Mi, Julian mau nikah.”

“Apa kamu mau nikah sama Amera?” ucap Santi saat mendengar ucapan putranya

“Bukan mi.” jawab Julian.

“Jadi sama siapa?” Tanya Santi yang memandang anak penuh keheranan.

“Pelayan di tempat karaoke mi.”

“Apa?” Suara Santi seketika begitu menggema di seluruh ruangan. Dengan mata yang melotot, seakan bola mata keluar dari tempatnya.

“Ia mi.”

“Sudah gila kamu. Gadis miskin mana yang akan kau nikahi?” ucapnya lantang.

“Dia mahasiswa mi. Julian mabuk dan memperkosa wanita itu. Sekarang dia hamil.”

ucapnya dengan nada suara yang rendah.

Satu tamparan mendarat di pipi Julian. Tamparan yang sangat keras sekali. Telapak tangan Santi terasa pedih dan memerah setelah mendaratkan tamparan ke pipi putranya.

“Gugurkan. Mami tidak ingin anak itu lahir dan memberikan noda hitam dalam keturunan kita. Anak yang terlahir dari orang miskin.” Kata Santi.

“Julian sudah meminta itu kepada gadis tersebut, tapi dia gak mau mi.” ucapnya yang masih mengusap pipinya yang terasa pedih.

“Dia mau mencari kesempatan untuk menikahi kamu. Karena dia tahu kamu kaya. Ia ingin merubah hidupnya, dengan melemparkan tubuhnya kepada mu.” Jawab Santi dengan ketus. Kilatan kekejaman langsung terlihat di wajah Santi. “Kalau wanita itu tidak mau menggugurkan kandungannya, maka lenyap kan wanita itu sekaligus dan keluarganya semuanya.” Ucapnya.

“Wanita itu sudah tidak punya keluarga mi. Biarkan dia hidup bersama dengan anaknya. Dia sudah janji untuk tidak mengatakan kepada siapa pun. Ia akan merahasiakan ini. Apa bila semua ini terbongkar. Julian akan membuat dia cacat seumur hidup. Dia lebih memilih mati dari pada hidup.” Jelas Julian.

“Bagaimana kau bisa yakin?”

“Julian yakni mi.”

“Jangan berikan dia apa-apa. Termasuk biaya hidupnya.” ucap Santi.

“Dia tidak minta apa-apa mi. Dia hanya minta Julian menikahinya. Yang dibutuhkannya hanya status mi. Setelah anak itu lahir Julian akan langsung menceraikannya.” Jelas Julian kemudian.

“Mami tidak ingin terjadi masalah sekecil apapun, dan kamu harus ingat mami tidak akan melihat pernikahan itu.” ucapnya.

“Iya mi, Julian akan menikah di kantor KUA," ucap nya.

*******

Bangun tidur Nafisa kembali mengeluarkan isi perutnya. Nafisa sudah mulai biasa dengan kondisi seperti itu. Semua yang di makanya akan di keluarkan nya kembali. Ia merasa begitu sangat lemas, Setelah cukup lama berdiri di Kloset kamar mandi. Ia baru berhenti muntah setelah isi perutnya kosong.

Hari ini ia akan melakukan Akad nikah jam 9 pagi di kantor KUA. Ia harus bersiap-siap untuk berangkat kekantor KUA tersebut.

Nafisa membongkar semua isi lemarinya untuk mencari baju yang paling cocok dipakai ke kantor KUA. Cukup lama ia mencari baju yang paling cocok. Nafisa akhirnya memakai baju yang berwarna moca. “Sepertinya ini baju yang terbaik untuk ku.” ucapnya setelah ia tidak milik pilihan lain. Baju kemeja berwarna moca dan legan panjang serta rok panjang. Nafisa memakai jilbab segi 4. Ia memakai pelembab dan memakai bedak bayi serta mengoles lip close di bibirnya agar tidak terlihat pucat. Nafisa memperhatikan pantulan wajahnya di cermin,. Ia melihat tampilan nya di depan cermin tersebut.

****

Jangan lupa like komen dan votenya ya reader.

terimakasih atas dukungannya. 😊😊🙏🙏

1
Danny Muliawati
tinggal Rendi yg blm bahagia
Danny Muliawati
kan yg nolong kel aldi pdhal Nafisa dulu di jahatin
Danny Muliawati
Nafisa d aldi bahagia sementara Julian d Leni kritis
Danny Muliawati
Nafisa d aldi bahagia sementara Julian d Leni kritis
Danny Muliawati
ibu nya Rendi msh adalah thor
Danny Muliawati
ternyata Rendy kk tiri nya amare 😭😭
Danny Muliawati
klo sdh terkapar bgt kasian sm amere yah ... smga yg terbaik
Danny Muliawati
Nafisa bawaan hamil 😃
Danny Muliawati
Leni hamil sdh ada tanda2 nya smga dugaan Sally betul
Danny Muliawati
wah klo mampir bakal ktm amiee dong duh tambah deg deg
Danny Muliawati
smga yah Rendy acting deg deg euy
Danny Muliawati
kok deg deg an yah
Danny Muliawati
serem amat yah tokoh almare
Danny Muliawati
Rendi smga waspada kenalan dh Airin 🤭
Danny Muliawati
jangan lengah aldi Nafisa target almera
Danny Muliawati
Rendi pasti sdh ngeh kasir itu almera
Danny Muliawati
smga almera mati oleh tingkah nya sendiri sdh niat banget mo bunuh 3 org itu knp hrs nyalahin org lain yah hrs nya kaki diri stuh neng 😄
Danny Muliawati
hamil yah nafisa
Danny Muliawati
Aimere ga ada yg bs nandingin jiwa membunuh nya hrs nya ada yg bs ngelawan pasti lebih seru 🤭
Danny Muliawati
serem banget sih thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!