NovelToon NovelToon
Berondong Bayaran, CEO Cantik 2

Berondong Bayaran, CEO Cantik 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahkontrak / Berondong / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pratiwi Devyara

Ini adalah lanjutan dan Berondong Bayaran, CEO Cantik Bagian pertama.

Setelah memilih melanjutkan pernikahan dan merobek kontrak yang pernah mereka buat. Keenan Arka Adrian yang berusia 22 tahun, serta istrinya Amanda Marcelia Louise yang kini telah berusia 32 tahun. Mereka sepakat menjalani biduk rumah tangga ditengah segala perbedaan yang ada.

Mampukah mereka mempertahankan rumah tangga yang telah dibangun dengan susah payah tersebut?. (Jangan lupa baca bagian pertamanya di "Berondong Bayaran, CEO Cantik)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pratiwi Devyara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebun Binatang

Sesuai apa yang telah disampaikan Arka pada Dion kemarin, hari ini ia mengajak kedua anaknya untuk jalan-jalan.

Ia dan Amanda tak memilih tempat yang terlalu jauh, hanya mengajak Azka dan Afka pergi ke kebun binatang terdekat.

Sejatinya mereka bisa mengunjungi kebun binatang virtual, atau menonton tayangan tentang hewan dari rumah.

Namun sesekali ada baiknya mengajak anak-anak melihat langsung, guna membangun rasa kecintaan terhadap hewan, serta lingkungan dalam diri mereka sejak dini.

Amanda dan Arka telah cukup lama hidup di dunia. Acap kali mereka mendengar berita tentang penyiksaan yang dilakukan oleh manusia terhadap hewan.

Banyak yang mempertanyakan, mengapa ada orang yang begitu tega menyakiti hewan, yang bahkan tak bisa bicara dan protes ketika mereka disakiti.

Jawabannya sederhana saja, orang-orang tersebut tak diajarkan oleh orang tua mereka untuk mengasihi hewan sejak kecil. Sebab perilaku saling menyayangi sesama makhluk hidup itu, sejatinya harus di mulai dari rumah.

Memang ada orang-orang tertentu yang tidak suka pada hewan seperti kucing dan Anjing. Tetapi itu bukan alasan untuk menyiksa bahkan membunuh hewan tersebut. Tidak suka bukan berarti harus menyiksa dan melukai.

Jika sudah melukai atau menyakiti hewan yang bahkan tidak berbuat apa-apa, hanya diam saja. Maka si pelaku haruslah di periksa kondisi kejiwaannya.

Karena bisa saja pada akhirnya ia melakukan penyiksaan terhadap sesama manusia, yang bahkan tidak bersalah terhadap dirinya.

"Nah, dek. Kita udah sampai nih di kebun binatang."

Arka berujar, ketika mobil yang ia kemudikan telah memasuki kawasan dari kebun binatang tersebut.

"Yeee, sampai."

Amanda ikut memberi semangat pada si kembar. Hingga mereka yang duduk di car seat belakang tersebut, tampak antusias.

"Hoayaa."

"Papapa."

"Mama."

"Iya, kita cari parkiran dulu ya." ujar Arka lagi.

Maka pria itu pun mencari lahan parkir. Kebetulan tak terlalu banyak pengunjung hari itu, bahkan hari-hari sebelumnya juga sudah jarang. Mengingat perilaku warga telah berubah semenjak adanya handphone serta sosial media.

Daripada keluar uang untuk mengajak anak jalan-jalan ke kebun binatang atau tempat rekreasi lainnya, para orang tua lebih memilih mengisi kuota untuk handphone anak mereka.

Sehingga anak-anak mereka bisa bermain game atau menonton Coco melon. Semata agar mereka diam dan tak berisik di rumah.

Sedang para orang tua sibuk dengan handphone dan urusan mereka masing-masing.

Arka mendapatkan parkir, lalu ia pergi ke bagasi belakang untuk mengeluarkan stroller gandeng, dan memasangnya.

Ketika siap, ia dan Amanda membantu si kembar lalu mereka di dudukkan disana. Arka mendorong mereka, sementara ibunya membawa tas berisi makanan serta botol susu. Ada makanan orang dewasa juga tentunya.

Hewan pertama yang mereka lihat adalah berbagai jenis burung. Mereka masuk ke sebuah kandang super besar dengan langit-langit tinggi yang dipasang jaring diatasnya. Agar burung-burung tersebut tak melarikan diri.

"Wah, banyak ya burungnya."

Arka berujar pada kedua anaknya, sementara mereka seolah kaget dan terkagum-kagum. Sebab mereka belum pernah melihat secara langsung hal yang demikian. Apalagi kicau burung yang bersahut-sahutan makin membuat mereka penasaran.

"Hoayaa?"

Afka mengerutkan dahi, seraya menunjuk salah satu burung yang menarik perhatiannya.

"Itu namanya cendrawasih." ujar Amanda.

"Sisi?"

"Iya, cendrawasih. Cantik ya burungnya?." Arka menimpali.

"Sisi." Afka kembali berujar.

Amanda dan Arka kembali mendorong anak mereka, kali ini mendekati kandang burung merak. Ada kandang di dalam kandang, begitulah kira-kira.

"Sisi." Afka kembali berujar seraya menunjuk merak tersebut.

"Ini burung merak." ujar Arka.

"Wak?"

Kali ini Azka yang berujar.

"Merak." Amanda mengajari.

"Wak." Afka menimpali saudaranya.

Lalu mereka sama-sama melihat ekor burung merak tersebut yang terkembang. Seketika mereka melongo dan menatapnya nyaris tak berkedip.

"Wah, bagus banget ya." ujar Arka seraya bicara pada keduanya. Sementara si kembar masih terlihat takjub.

Mereka lalu lanjut mengunjungi hewan yang lain. Mereka tampak antusias ketika melihat kandang berbagai jenis monyet.

Entah karena lucu atau apa menurut mereka. Yang jelas kedua anak kembar itu tak bisa berhenti tertawa saat melihat hewan tersebut.

"Ini namanya monyet." ujar Amanda.

"Nonet?"

Si kembar berujar dengan nada yang terdengar seperti orang yang bertanya.

"Monyet." ujar Arka.

"Nonet, eheeee."

"Nonet." Azka menatap Amanda.

"Iya monyetnya yang itu nak, kenapa malah ngeliat ke mama." seloroh perempuan itu hingga menyebabkan Arka terbahak.

Usai melihat monyet, mereka lanjut melihat hewan-hewan besar. Yang pertama kali mereka kunjungi adalah kandang Jerapah.

"Waw, tinggi banget."

Arka berujar pada kedua anaknya sambil tersenyum. Kedua anak itu melongo dan mendongak ke atas. Terlihat raut wajah mereka sedikit takut namun masih antusias.

"Ini jerapah, dek." ujar Amanda.

"Kalian punya boneka jerapah kan." lanjutnya lagi.

Si kembar masih melongo. Baru kali itu mereka melihat secara langsung hewan berleher panjang tersebut. Sama seperti hewan-hewan sebelumnya yang sudah mereka lihat tadi.

"Apa tadi nak, Jerapah ya." Arka kembali berujar.

"Papah." ucap Afka.

"Papah." Azka menimpali.

"Jerapah."

"Papapah."

Arka dan Amanda sama-sama tertawa.

"Kita foto kalian dulu yuk." ujar Amanda.

Wanita itu lalu mengambil handphone. Azka dan Afka dibuat membelakangi jerapah, dengan jarak yang cukup jauh dari jangkauan hewan tersebut. Kemudian,

"Cekrek."

Foto mereka berhasil diambil. Lalu Amanda meminta tolong pada petugas kebun binatang untuk mengambil foto mereka sekeluarga.

"Cekrek."

"Cekrek."

Maka didapat lah hasil foto yang cukup bagus. Selesai melihat Jerapah, mereka beristirahat sejenak pada tempat-tempat yang telah disediakan.

Tempat itu terawat dan sangat bersih, serta berada cukup jauh dari kandang hewan. Sehingga tak tercium bau kotoran ataupun bau dari hewan itu sendiri.

Amanda pergi ke tempat baby care yang tersedia di dekat toilet, lalu melakukan pumping disana. Setelah mendapatkan dua botol ASI, ia kembali pada anak-anak dan memberikannya.

Kemudian perutnya terasa lapar. Kebetulan mereka tadi membawa bekal, berupa nasi dan nugget yang dibuat sendiri. Serta sambal dalam kemasan dan potongan buah. Ada juga sayuran rebus tanpa bumbu.

"Ka, makan yuk. Laper aku." ujar Amanda.

"Oke."

Arka pergi ke parkiran dan membuka bagasi. Lalu mengambil keranjang piknik yang berisi makanan berat serta minuman. Tak lama selagi si kembar minum susu, mereka makan bersama di tempat yang tadi.

Usai mengisi perut dan beristirahat sejenak. Mereka kemudian membereskan semuanya, dan membawa printilan masuk kembali ke dalam mobil.

Tak lama mereka lanjut mengeksplorasi kebun binatang. Kali ini mereka pergi ke kandang gajah, dan lagi-lagi Azka serta Afka terkagum-kagum dibuatnya. Mereka merasa senang, namun aneh dan juga takut.

"Ini apa nak, gajah?"

Amanda bertanya pada anak-anaknya.

"Dah." jawab Azka.

"Mbo." Afka menimpali.

Arka dan Amanda saling bertatapan satu sama lain. Mereka agak bingung dengan apa yang dikatakan salah satu anak mereka tersebut.

"Mbo." ujar Afka lagi.

Amanda dan Arka masih bingung, namun kemudian mereka sama-sama menyadari.

"Oh, Dumbo." ujar keduanya secara serentak.

Mereka baru ingat jika pernah menonton film berjudul Dumbo bersama-sama. Dimana tokoh utamanya adalah seekor anak gajah bertelinga lebar.

"Mbo." ujar Afka.

"Iya sayang, Dumbo." jawab Arka dan juga Amanda.

***

1
Otje Sunarsih
Lucunya Aska Dan Afka. gimana gedenya yaaa
Paryantikebondalem
semoga lekas sembuh ya kak Dev
Paryantikebondalem
belum selesai ya thor
Devyara (IG : oh_ya_ra): Belum bunda sayang
total 1 replies
falea sezi
ini uda end kah
Devyara (IG : oh_ya_ra): Belum kak
total 1 replies
mamah wangda
💪💪💪
shesil
baru kemaren aq cerita ke suami: ada author bagus, tema novelnya ga pasaran, bahasanya juga enak tp sayang udh lama ga update². Moga² gapapa soalnya dia survivor cancer
Daaaan...sekarang author favorit aq update lagi. Senangnyaaa....Sehat² terus ya, kakak Dev...we love you 😍😍😍
Tri Soen: Alhamdulillah terobati kangennya baca novel ini tapj sayang si kembar belum muncul ...slalu sehat dan tetap semangat nulis novel nya ya 💪🤗
total 2 replies
Risma Wati
gmana kabarx dek devyara???semoga sehat dan panjang umur,d mudahkan oleh Allah dlm berkarya🙏
Devyara (IG : oh_ya_ra): Hai kak, long time no see. Aku baik-baik aja, semoga kakak juga baik-baik aja ya disana..
total 1 replies
Evitha Junaedy
cieeeeee Rianti..
Evitha Junaedy
akhirnya up jg mksih🙏
Sulfia Nuriawati
kpn up lg nih thot dr thn² kmrn g tamat² karna jrng up, jd crta nya gmn? gantung gini
Devyara (IG : oh_ya_ra): Iya bunda, ini lagi mula menyelesaikan satu persatu
total 1 replies
Fia11
up lagi kak dev 😍😍😍
Fia11
pokoknya ditunggu up selanjutnya 😘😘😘
Sulfia Nuriawati
blm end kan? tp udah tahunan g up lg kmn ni thor??? gmn ni crta pdhal bgs lho, d tggu y up nya
Laili Dwi Agustina
KAPAN UP LAGI
Lilik Rudiati
Alhamdulillah up lagi
Laili Dwi Agustina
sehatkah devyara??gimana kabarnya??
Laili Dwi Agustina
sehatkah devyara??gimana kabarnya??
Yuliana Purnomo
Alhamdulillah Thor,, Akir nya up juga,, thanks 🙏
Devia
satu tahun baru update kak
sehat sehat kak author
Opi Sofiyanti
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!