NovelToon NovelToon
Hantu CEO Nakal

Hantu CEO Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:655k
Nilai: 4.6
Nama Author: Risa Oktaghost

Mia yang baru saja lulus dan wisuda tiba-tiba dipanggil untuk menjadi seorang sekretaris CEO di perusahaan terbesar di negara ini. Pekerjaan yang sama sekali tidak berani dia impikan.

Dan apa jadinya jika kau yang seumur hidup menjalani hidup yang biasa saja tiba-tiba bertemu dengan sesosok hantu yang entah muncul dari mana.

Hantu tampan yang begitu mudah menarik hati dan pikiran Mia. Hingga membuat Mia penasaran dan mencari tau tentang asal usulnya.

Di samping itu, dia tidak tau kalau CEO tempatnya bekerja yang saat ini tengah koma ternyata adalah penggemar rahasia dirinya.

Bagaimana kisah cinta Mia? Apakah sang CEO akan bangun dan menyatakan cintanya? Atau justru si hantu yang akan terus menemani Mia?

Ikuti kisahnya di sini!!!!❤❤❤❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa Oktaghost, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melewati Batas

Mia berjalan menuju lemari untuk berganti baju.

"Kamu keluar dulu, aku mau ganti baju." serunya sembari memilah baju mana yang akan dia pakai.

"Arka?" Merasa tak mendapat respon Mia pun berbalik menghadap Arka. Dilihatnya Arka masih dalam posisi yang sama sedang menatap buku yang tergeletak di lantai.

"Arka, aku mau ganti baju. Kamu keluar dulu dong." Mia sedikit menaikkan nada suaranya dan itu membuat Arka menatap Mia.

"Kita coba cara lain." kata Arka mantap.

"Cara apa?"

Grebb..

Tanpa peringatan Arka memeluk Mia erat, kemudian bugh..pintu lemari tertutup rapat.

"Apa yang kamu lakukan?" Mia meregangkan pelukannya.

"Berhasil Mia. Ternyata aku bisa pegang benda apapun selama kita bersentuhan." Wajah Arka benar-benar berbinar membuat ketampanannya bertambah berkali lipat.

"Ekhemm.." Mia berdehem menyadarkan dari keterpesonaannya, lalu mendorong Arka agar sedikit menjauh. Dia merasa tak nyaman karena sebelah bahunya terekpos akibat pelukan tiba-tiba Arka.

"Cuma sentuhan kan, gak harus pelukan."

"Kenapa? bukannya pelukan wajar untuk sepasang kekasih?" Sorot matanya yang lembut namun tajam mampu membuat Mia bungkam.

Namun, baru saja dilepaskan Arka langsung menarik pinggang Mia agar semakin rapat padanya.

Perlahan, Arka mengangkat tangannya mengelus rambut Mia. Jari tangannya menelusuri garis wajah Mia. Mulai dari rahang, kemudian naik ke pelipis lalu bermain sebentar di alis, yang membuat Mia memejamkan mata.

Mia menahan nafas ketika jari Arka mulai menyusuri hidung mungilnya yang mancung, lalu turun ke bibir dan terus di sana. Menyentuh setiap mili dari bibir mungil Mia.

"Arkaa.."

"Ya Mia."

"Aku.." ucapan Mia tertahan dilidahnya, dia pasti sudah gila karena hendak meminta Arka untuk menciumnya.

"Katakan, Mia.." Arka malah semakin mendekatkan wajahnya, mengganti jarinya dengan hidung untuk mengusap bibir Mia. Sedangkan tangannya kini turun menelusuri pundak Mia yang terbuka.

Mia merasa darahnya semakin mengalir cepat, jantungnya semakin berdetak tak karuan. Arka bahkan belum memulai apapun, tapi Mia merasa sudah hilang akal. Memang, belum pernah ada yang melakukan ini pada Mia, bahkan ciuman pertamanya saja milik Arka.

"Arkaaa.."

"Tell me, Mia.." Arka berkata dengan suara beratnya yang dominan.

"Kiss me.." Akhirnya Mia menyuarakan keinginannya, dan tanpa menunggu lagi Arka langsung mendaratkan bibirnya yang hanya berjarak beberapa mili.

"Hmmpp.."

Awalnya Arka menci-um Mia dengan lembut, namun dalam beberapa detik berubah menjadi sedikit menuntut. Satu tangannya menahan tengkuk Mia, satu tangannya lagi dia gunakan untuk menurunkan handuk kimono yang Mia gunakan. Hingga kini bagian atas Mia sudah polos tanpa penghalang.

Bibir Arka kini turun menyusuri leher Mia, mengecup di semua tempat tanpa meninggalkan jejak.

"Arkaa.."

"Ya, Miaa.."

Kedua tangannya menekan kepala Arka yang kini tengah memainkan dadanya.

Arka kembali menci-um bibir Mia seraya menuntunnya untuk ke tempat tidur yang hanya berjarak beberapa langkah. Dia membaringkan Mia dengan perlahan, kemudian kembali menci-umi leher Mia. Lalu turun dada dan berhenti di sana.

******* Mia yang memanggil namanya membuat Arka semakin bersemangat.

Kemudian bibir Arka mulai turun ke perut Mia, memberinya kecupan kupu-kupu yang membuat Mia semakin menggila. Namun saat tangan Arka hendak menurunkan ****** ********, akal sehat Mia kembali sepenuhnya, dia bangun terduduk dan menahan tangan Arka.

"Tidak, Arka. Aku belum siap." Mia menatap Arka yang ada di depan perutnya dengan wajah bersalah. Dia merasa tak enak harus menghentikan Arka, tapi juga tak ingin melakukannya sebelum menikah.

Arka bangkit lalu duduk berhadapan dengan Mia. Kedua tangannya terangkat menuju dada Mia yang terbuka membuat Mia memundurkan tubuhnya.

"Maaf." ucap Arka, kemudian meraih kedua sisi handuk kimono Mia dan membenarkan posisinya, kemudian mengikatnya. Kini tubuh Mia tertutup sempurna.

"Maaf aku lancang." Arka kemudian menghilang meninggalkan Mia yang masih syok atas apa yang baru saja dia lakukan.

"Bodoh kamu Mia, kenapa bisa kebablasan." Mia mengetuk-ngetuk kepalanya.

***

Leo berjalan keluar dari bandara, dia baru saja tiba dari Singapura. Setelah seeminggu lebih dia di sana dan memastikan Devan baik-baik saja, dia memutuskan untuk kembali. Meski pekerjaan di sana belum sepenuhnya beres, tapi rasanya tidak tega meninggalkan tanggung jawabnya dan Devan pada Mia seorang diri. Gadis itu pasti kewalahan mengerjakan semuanya sendiri, apalagi banyak proyek yang hanya belum dia kenalkan sebelumnya pada Mia.

"Bagaimana perkembangannya?" Leo bertanya pada sopir sekaligus orang kepercayaannya.

"Dia tidak keluar dari Paris sejak dua bulan terakhir, dan dia berulang kali mengganti nomor ponselnya untuk menghubungi anda." Leo mengangguk-angguk mendengar laporan sopir itu.

"Oke, terus awasi dia. Aku tidak ingin satu langkah pun terlewatkan."

"Baik, tuan."

Tak ada lagi percakapan dan mobil terus melaju melewati jalanan yang cukup lengang.

***

bersambung....

**Maaf cuma bisa update sedikit, semoga gak ngawur ya.. Maaf kalo masih banyak typo dan bahasanya kurang enak dibaca. Aku penulis pemula, orang yang punya banyak imajinasi dan mencoba menuangkannya ke bentuk tulisan..

Love you❤❤**

1
Su pendi
ok
juwita
mampir
Zainuri Zaira
mia lugu alias oon😄
Zainuri Zaira
aneh ceritax kok mia lupa wajah devan kn cerita dri awal mia sering melayani tamu devan
Zainuri Zaira
hantu bosx mkin
Jeng Ining
dn baca ini aq malah mengingat film Meet Joe Black😅, film nya Brad pitt wkt muda.. beda banget ga ada yg sama krn di sana brad pitt jd malaikat pencabut nyawa, yg jatuh cinta sm putri org yg semestinya dia cabut nyawanya
Watyhenal
suka,banget.....
Watyhenal
iya kjar terus......
Lutfi Handayani
kapan bangunnya ini Devan
Selmia Bima
Luar biasa
Selmia Bima
lanjut 🥰🥰
Selmia Bima
lanjut
Pak Untung
saya suka...saya suka
Pak Untung
Kecewa
Pak Untung
novelnya bagus banget, semangat author
Nur Asiah
judul dan cerita nya berbeda 😒😒😒
HENI Ariyanti
baguus
Bowok Owok
iyah kaya nya
Atik Kiswati
mksh critanya....
Nur Asiah
apa susahnya menghargai perasaan org ?!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!