MASIH TAHAP REVISI..DAN BANYAK BEBERAPA KATA YANG SALAH
"kamu ingat perkataan kamu yg mengatakan dengan cara apa kamu berterimakasih?? sekarang saya menagih perkataan kamu dengan menikah dengan putra saya Ezra"
"tapi..nyonya saya tidak pantas.."
"tidak ada penolakan.."
"baiklah"
Anindita yg di jodohkan oleh bibinya dengan juragan di kampung, memilih untuk kabur dari rumah dan pergi ke kota..namun tak di sangka ia justruh menikah dengan seorang Ceo yg tidak lain adalah anak dari bos nya sendiri...ia menerima pernikahan itu di karna kan hutang budi karna pada suatu hari ia di selamatkan oleh putranya yg tidak lain namanya Ezra, dan juga berhutang budi karna mama nya Ezra yg bernama Nesya sudah memberikan pekerjaan di rumahnya sebagai Art.. tentu saja ia tidak dapat menolak untuk menikahi Ezra..karna Dita juga mencintai nya selama ini..
tapi akankah pernikahan yg Dita dambakan menjadi kenyataan???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Anggita sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bukan Malam Pertama
Dita dan Ezra sudah pergi meninggalkan rumah Nesya dan sedang dalam perjalanan menuju rumah yg akan di tinggali bersama Ezra..bagi sebagian orang tinggal bersama suami nya berdua saja adalah impian semua wanita..tapi tidak bagi Dita karena bagi nya rumah Ezra itu adalah awal tempat penyiksaan untuk nya..
disini lah Dita berada di sebuah rumah yg besar, mewah nan megah yg akan menjadi awal penyiksaan untuk Dita, Ezra sedari tadi tidak menolongnya bahkan untuk sekedar membawa kopernya, sampainya di rumah ia hanya menunjuk kamar pembantu untuk Dita tempati lalu ia pergi ke kamar nya yg berada di lantai atas..
Dita pergi ke kamar yg sudah di tunjuk Ezra tadi, ia mengerti kenapa Ezra memberinya kamar seperti ini, dia juga tidak berhak untuk protes kepada Ezra.
saat membuka kamar itu, Dita melihat kamar nya tidak dalam kondisi memungkinkan untuk di tempati karena kamar nya sangat kotor, banyak sarang laba² dimana² seperti tidak pernah di bersihkan bertahun tahun, jadi ia memutuskan untuk membersihkan kamar nya agar layak di tempati...
***
Malam semakin larut tak terasa sudah jam 1 dini hari..Ezra yg merasa kehausan segera turun kebawah untuk menghilangkan dahaganya.. saat sudah merasa lebih baik ia berniat pergi ke kamar nya lagi tapi tiba² terhenti saat melihat ke arah kamar pembantu yg masih menyala dan pintu nya sedikit terbuka.. Ezra yg penasaran segera menuju kesana dan melihat Dita sedang membersihkan kamar tersebut..
"kamu ngapain?" tanya Ezra padahal ia melihat sendiri bahwa Dita sedang membersihkan kamar tapi masih saja bertanya..
Dita yg mendengar dirinya di tanya langsung memberhentikan kegiatan nya..
"tu..tuan"
"ya bagus! panggil saya tuan..rupanya kamu sadar akan posisi kamu sekarang yah tanpa saya suruh kamu sudah mengerti sendiri..bagus²"
"ada apa tuan kemari..apa butuh sesuatu?"
"udh berhenti bersihin kamar nya..besok kau punya banyak tugas..jangan sampai kamu beralasan lelah karena gak tidur malam! saya mau kamu tidur sekarang juga dan lanjutkan bersih²nya besok aja!"
"ah..iya tuan"
"kenapa masih diam! matiin lampu nya!! lalu segera lah tidur!" ucap Ezra yg masih melihat Dita hanya berdiam diri saja..
"iya..tuan selamat malam"
Namun Ezra sama sekali tidak menanggapinya dan langsung berlalu ke kamar nya, Dita tidak ingin membuat suaminya marah ia dengan segera mematikan lampu nya dan segera tidur.
ia tersenyum saat mendengar perintah dari suami nya..walaupun dari nada bicara nya masih dengan amarah tapi menurut Dita itu lah perhatian pertama yg di tunjukan Ezra kepadanya..
***
Pagi hari nya Dita sudah bangun sebelum Ezra, dan dia juga sudah membuat sarapan untuk suaminya,walaupun ia tidak tau apakah Ezra akan memakan nya atau tidak, tapi yg pasti ia akan menjalankan kewajiban nya sebagai istri walau Ezra tidak mengangap nya..
"selamat pagi..tuan" sapa Dita namun tetap saja Ezra tidak menanggapinya, malah hanya sekilas melihat lalu duduk di sofa sambil membawa kertas di tangan nya..
"sini" panggil Ezra kepada Dita yg masih di dapur..Dita yg di panggil buru² kesanaa..
"iya tuan..ada apa?"
"duduk lah dan baca ini" ucap Ezra menyerahkan kertas kepada Dita..namun saat Dita ingin duduk di sofa tiba² Ezra memerintahkan nya untuk duduk di lantai..
"jangan duduk di sofa!! lantai saja!"
"maaf tuan" Dita duduk dilantai sesuai dengan perintah suaminya lalu membaca surat...saat membacanya ia terkejut karena isi surat itu adalah surat perjanjian yg mengatakan bahwa Dia dengan Ezra akan mempertahankan pernikahan ini sampai 6 bulan!
"tuan..ini..surat..ini" tanya Dita terbata bata, ia tidak percaya bahwa Ezra bisa berfikiran begitu..
"kenapa? gk terima?! nih masih ada lagi..baca dan pahami!" ucap Ezra menyerahkan selembar kertas lagi kepada Dita..
"hah?!"
Next>>>
kira² apa yah isi surat yg di berikan Ezra?? stay membaca yah dan jangan lupa selalu mensupport author dengan like, komen dan juga vote😍..karena support kalian adalah semangat nya author🤩 terimakasih
maka nya zra jadi laki jangan kelewat posesif 😃😃