NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Nisa

Kisah Cinta Nisa

Status: tamat
Genre:Teen / Cintapertama / Contest / Badboy / Tamat
Popularitas:598k
Nilai: 5
Nama Author: Elis Kurniasih

Tinggal di kota besar yang padat penduduk, membuat kelima orang anak manusia ini menjalin persahabatan sejak kecil, walau keadaan status sosial dan suku berbeda, tapi mereka tetap bersama.

Kelucuan, kepolosan, dan kebahagiaan persahabatan mereka mulai memudar seiring usia yang beranjak remaja. Benih benih cinta muncul di antara persahabatn mereka.

Perbedaan di mulai, ketika mereka duduk di bangku SMA.

Bagaimana akhir persahabatan kelima anak manusia ini? Bagaimana kisah cinta mereka? akankah cita-cita kecil mereka menjadi kenyataan?

baca sampai end ya guys
Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

first kiss

Sudah dua hari, Nisa tak lagi berangkat dan pulang sekolah bersama Angga. Di sekolah pun mereka seperti orang asing.

“Lo, kenapa sma Angga?” Tanya Budi, yang kebetulan bertemu di kantin dengan Nisa.

Nisa mengerdikkan bahunya. “Ngga apa-apa.”

“Karena, dia ikut tawuran kemarin?”

“Kok tahu kalau dia ikut tawuran?” Nisa balik bertanya.

“Angga tuh famous di sini. apa yang dia lakukan pasti langsung viral lah.” Ucap Budi.

“Ngga tau ya, Nis. Gue juga udah semakin ngga ngenalin sahabat-sahabat kita dulu. Gue kangen kita ngumpul bareng di rumah lo, sambil makan kue bikininan nyokap lo yang enak.” Kata Budi lagi.

“Sama, gue juga kangen kita ketwa-ketiwi bareng.” Ucap Nisa.

Beberapa saat kemudian, Angga datang ke kantin bersama ketiga temannya, termasuk Zacki dan Reza.

“Nisa tuh, Ga!” Kata Zacki berbisik pada Angga.

“Lo berdua masih marahan?” Tanya Reza, ketika mereka sudah duduk.

Angga tak menjawab satu pun pertanyaan teman-temannya. Ia hanya menatap Nisa dari jauh, yang sedang tertawa bersama Budi. Setahu Angga, Budi memang menyukai Nisa sejak dulu.

Seolah Budi tahu jika Angga pun menyukai Nisa, sehingga ia tak berani untuk mengungkapkan perasaannya, di tambah mereka memang berteman sejak kecil, pertemanan yang tak seharusnya di nodai dengan adanya perasaan yang lebih. hal itu pula yang membuat bibirnya tak berani mengucap sesuatu yang pasti akan mendapat penolakan, karena Budi sadar, Nisa sepertinya lebih menyukai Angga di banding dirinya.

“Nis, ada Angga. Dia dari tadi ngeliatin ke arah lo terus.” Ucap Budi dengan pandangan mata yang lurus ke arah Nisa, tanpa menoleh ke arah Angga.

Nisa baru saja akan mengerlingkan matanya mencari keberadaan Angga, tapi langsung di cegah Budi.

“Jangan nengok! Nanti di sangka kita lagi ngomongin dia.”

Nisa menurut.

“Ya udah sih, Nis. Lo jangan seperti ini sama Angga. Cuma lo yang omongannya du denger dia. Nyokap bokapnya aja ngga bisa ngebilangin anaknya sendiri.” Kata Budi lagi.

Nisa menarik nafasnya kasar.

****

Teet..

Bel sekolah berbunyi untuk pulang.

Sudah dua hari ini, Angga tidak menunggu Nisa di luar gerbang sekolah. Ia memilih langsung ikut nongkrong bersama teman-temannya. Namun, ia cukup gerah, karena selalu jadi buly-an teman-temannya yang menanyakan hubungannya dengan Nisa.

Tapi, kali ini, Angga menunggu di depan sekolah. Ia langsung melihat sosok Nisa yang tengah berjalan keluar, sambil memegang tas selempangnya.

Angga sengaja tak menyapa Nisa, ia hanya duduk di pinggir gerbang sekolah itu. Ia ingin melihat reaksi Nisa saat melihatnya.

Langkah Nisa semakin emndekat ke Angga. Nisa yang sering berjalan menunduk, membuatnya tak menyadari bahwa Angga sedang berada di sana.

“Ekehm.” Angga mengeluarkan suaranya, tepat sesaat langkah Nisa yang kian mendekat.

Nisa menoleh dan menghentikan langkahnya.

“Belum pulang?” Tanya Nisa.

Angga tak menjawab, seolah tidak menyadari ada seseorang yang menyapanya.

“Kamu belum pulang?” Tanya Nisa lagi pada Angga.

Angga pura-pura baru mendengar suara Nisa dan menoleh ke arahnya.

“Ah, lo nanya gue?” Tanya Angga menunjuk dirinya sendiri.

Nisa menatap wajah Angga malas.

“Kamu marah sama aku?” Tanya Nisa lagi.

“Lah bukan kebalik, bukannya lo yang lagi marah sama gue gara-gara gue ikut tawuran?”

“Ya udahlah.” Nisa kembali melanjutkan langkahnya. Namun tangannya kembali di cekal.

“Ayo, pulang bareng!”

Angga langsung berdiri dan mengajak Nisa berjalan menuju motornya. Nisa pun menurut. Angga pun langsung memakaikan Nisa helm dan menyuruhnya untuk naik ke motor miliknya.

Angga langsung menjalankan motor besarnya.

“Kita mau kemana?” Tanya Nisa bingung, pasalnya Angga tidak berjalan ke arah pulang, seperti biasanya.

“Mampir ke tempat steam motor dulu, motor gue kotor.”

Tak lama kemudian, Angga dan Nisa tiba di tempat tujuan. Angga langsung menyerahkan motornya pada pegawai pencucian itu. Angga asyik berbincang dengan salah satu pegawai steam di sana, terlihat bahwa ia memang serig mengunjungi tempat ini.

Tempat ini sejuk dan nyaman. Terdapat beberapa saung di sana untuk pengunjung yang menunggu kendaraannya selesai di bersihkan. Di sana juga terdapat danau yang lumayan luas yang dapat menyegarkan mata. Temapat ini juga menjual makanan dan minuman, mengisi perut yang kosong, sambil menikmati hamparan air danau yang tenang dengan angin siang yang sepoi-sepoi.

Angga mengajak Nisa untuk duduk di saung paling ujung. Saung yang tak di lewati orang, karena terselip jauh di sudut tempat ini.

“Ah, panas banget.” Angga membuka sedikit kemeja sekolahnya.

“Mau minum apa?” Tanya Angga menatap intens wajah Nisa.

Nisa tersenyum. “Apa saja.”

“Bisa ngga, ga usah senyum manis gitu.” Kata Angga lagi.

“Emang kenapa?”

Angga memandang danau di sana dengan senyum menyeringai.

“Nanti gue makan, mau?”

“Apaan sih?” Tanya Nisa yang tak mengerti maksud Angga.

Lalu, tiba-tiba Angga mendekat. Entah suasana atau perasaan Angga yang tak tertahankan, membuat ia bertindak tanpa berpikir lagi.

Angga semakin mendekatkan tubuhnya pada Nisa.

Cup.

Ia menempelkan bibirnya pasa bibir Nisa. Lalu mencium lembut bibir bawah Nisa dan lagsung pergi meninggalkan Nisa yang masih mematung di sana. Angga langsung pergi untuk memesan makan dan minuman untuk mereka.

Tanpa sadar Nisa memegang bibir bawahnya. Sungguh, ini adalah kali pertama bibirnya di cium oleh seorang pria.

1
Ulum
baru baca,tapi andingnya bikin taku
Ulum
kangeeeeen
Azalea New
cerita baguss, apalagi pas angga meninggal. sama kokom bikin sedih.. /Sob/
Indah Martin
Luar biasa
Lela
ceritanka elis udah aku baca semuahbdan terahir kisah cinta nisa,,,,rada nyesek sih karna nisa ga ternyata ga berjodoh sama angga
Ami
bagus ceritanya sangt mendidik
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
memang kisahnya pendek. tapi dampaknya ke jiwa bener2 dah.. bagus ini kisahnya
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
Terima kasih kak Elis
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
jadi kepikiran anak kokom sama siapa ya? suaminya jahat
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
bisa ketemu lagi gak ya?
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
nyesek banget.
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
ujian hidup harus dihadapi angga. jangan lari
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
kasihan mama angga
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
kalau jodoh pasti bersama
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
nisa memang cantik, rangga
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
angga cukup dewasa dengan merahasiakan pernikahan kedua ayahnya
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
maniiis.... 🙈🙈🙈🤩🤩🤩🤩😘😘😘😘😘
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
masa depannya adalah nisa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!