Cerita ini berkisah tentang 9 raja kerajaan Uxolo dan seorang pemuda bernama Rei. Sejak umur 7 tahun, Rei sudah menguasai ilmu sihir 4 elemen yang merupakan ilmu sihir tingkat 2. Orang tua Rei menginginkan Rei mengembangkan bakatnya untuk menjadi penyihir. Tetapi, Rei menolak dan memilih ingin menjadi Ksatria kerajaan Uxolo.
Saat usianya sudah cukup untuk mendaftar sebagai ksatria, Rei pun berangkat ke ibukota Uxolo. Alih-alih di terima sebagai Ksatria, Rei malah di rekomendasikan menjadi tentara cadangan. Tetapi, ia tak menyesalinya dan akhirnya di terima sebagai tentara cadangan Uxolo.
Suatu ketika ada tragedi yang menimpa Rei dan 3 raja Uxolo yang akhirnya membuka sebuah rahasia bahwa Rei merupakan pemilik reinkarnasi kekuatan sang manusia ciptaan ke-10.
Dari sinilah kehidupan Rei berubah, ia diangkat menjadi Ksatria sihir dan bersama 9 raja harus berjuang matia-matian memerangi kejahatan Axis knight yang hendak membebaskan raja iblis Coenubia dari rantai segel para Dewa dan Dewi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syaiful aditya(2), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 10.2 #MATA-MATA AXIS KNIGHT II#
Dan akhirnya malampun tiba. Di istana tepatnya di aula kerajaan, ratusan meja berisi makanan tersusun rapi dan para tamu beserta prajurit yang berjaga di istana bisa memakanya. Sedangkan untuk pasukan yang berjaga dikota, di pos-pos benteng mereka juga dikirimi makanan-makanan yang tak jauh beda dengan yang ada di istana.
Raja Resa mengatakan bahwa ini adalah pesta makanan terbesar yang kedua kalinya. Seluruh tamu dan prajurit yang hadir boleh mencicipinya dan tak perlu menunggu beberapa raja yang belum datang. Namun sangat disayangkan karena pesta kali ini lumayan sepi karena para ksatria dan permaisuri yang tak ikut hadir dan malah dimalam ini mereka harus bertempur kembali.
Walaupun raja Resa sudah memperbolehkan para tamu untuk makan, tetapi mereka lebih memilih menunggu hingga para raja berkumpul sebagai bentuk rasa hormat. Dan tak lama, raja Shu, raja Edi, dan raja Alam datang. Pesta makan malam pun dimulai dengan hikmat. Obrolan santai dan canda tawa terdengar dari para raja dan tamu sambil menikmati hidangan karena siapa tau ini adalah makan malam terenak terakhir bagi mereka sebelum pertempuran dimulai.
Rei yang ditemani Yuko juga langsung memakan dengan lahapnya seperti belum makan selama berhari-hari. Dan bagaikan seekor monyet yang kelaparan, Rei mengambil makanan banyak padahal dimulutnya masih penuh dan sedang mengunyah makanan-makanan yang ia lahap.
Tak lama, seorang prajurit dengan baju zirah yang sudah compang camping berlari menghadap meja para raja. Semua tamu langsung memfokuskan pandangan mereka kepada prajurit itu.
" Mohon maaf mengganggu pesta ini yang mulia! Saya membawakan kabar penting! " prajurit itu berlutut dan terlihat jelas darah menetes dari dalam baju zirahnya.
" Katakan apa yang sebenarnya terjadi sampai membuatmu terluka seperti ini! " ratu Mila berdiri dan mendekati prajurit itu.
" A-ada 4 mata-mata yang berkeliaran di istana! Mereka telah membunuh 3 peserta saimbara. Pasukan saya yang kebetulan berjaga melihat mereka berempat dan langsung mengejarnya. Tapi, kami memohon maaf yang mulia walaupun jumlah kami banyak tetapi kemampuan 4 mata-mata itu jauh diatas kami dan bisa dikatakan sebanding dengan ksatria kelas atas, "
Berita yang disampaikan prajurit membuat seluruh raja terkejut karena 4 mata-mata bisa menerobos medan sihir milik ratu Dian yang dipasang diseluruh penjuru kota tanpa terdeteksi sedikitpun. Ratu Mila yang kesal mendengar berita itu langsung menghentakkan kakinya untuk melepaskan medan sihirnya agar bisa melacak 4 mata-mata itu.
Hanya membutuhkan beberapa detik saja, ratu Mila sudah menemukan titik kordinat para mata-mata yang tak jauh dari kota lalu membertahukanya kepada para raja lainya.
" Ini bukan 4 tetapi 5! 4 mata-mata mereka sedang beristirahat di benteng sihir tempat latihan raja Shu. Dan 1 lagi sedang mengintai dibalik bukit belakang kota, "
" Biar aku yang menghadang 4 orang itu! Shu teleportasikan aku ke tempat itu! " raja Alam menepuk pundak raja Shu dan raja Shu langsung mengirim raja Alam tanpa membalas perkataanya.
" Aku akan menghadang 1 lagi! " ratu Mila melepaskan jubahnya dan terlihat dibalik jubah berkilau ternyata wanita itu selalu mempersiapkan 2 pedangnya.
" Apa perlu kuteleportasikan juga? " tanya raja Shu.
" Tidak perlu, jarak bukit tak terlalu jauh aku masih bisa menjangkaunya dengan sihir teleportasiku sendiri. Kalau begitu aku pergi dulu. " ratu Mila langsung menghilang dari tempat acara.
" Penjaga! Bawa prajurit terluka ini ke ruang medis dan tolong cek 3 peserta yang terbunuh! " perintah raja Nano.
" Seluruh tamu mohon maaf atas ketidak nyamananya malam ini, silahkan lanjutkan kembali pesta dan makanya. " ujar raja Resa dengan halus kepada para tamu.
Walaupun para tamu bertanya-tanya tentang apa yang terjadi tapi mereka sadar diri bahwa ini bukan urusan mereka.
***
" Hhhhhh Pia, Nao jangan tiba-tiba menteleportasikan seenaknya sendiri! " gerutu Ren.
" Aku sudah tak bisa menahan medan sihir kuat di kota itu apalagi istana! Jika kita terlambat 1 detik saja, sudah pasti kita terdeteksi. " terang Nao yang merasa lega bisa lolos.
" Tapi apa kita sudah membunuh semua tentara-tentara penjaga itu? " tanya Razel.
" Tidak, aku baru sadar kalau ada 1 yang lolos tapi dia sangat terluka parah. Berdoa saja semoga dia mati sebelum sampai istana, " balas Ren.
" Sudah tak ada waktu lagi! Nao alirkan sihirmu padaku, kita harus segera—, "
...Jraaaaak...! Bruk!...
" Ughuk! Ini!? " sebuah anak panah menembus bahu Pio hingga membuat ia tersungkur.
" Pio!! " Ren berlari mendekati Pio yang terluka.
" Huh, hanya 4 cecunguk ini? Sepertinya ekspektasiku berlebihan terhadap 4 mata-mata Axis yang berani masuk ke istana dan membunuh 3 tamu raja, " raja Alam berjalan santai dari kejauhan mendekati 4 orang itu sambil membawa panahnya.
" I-ini gawat! Dia adalah salah satu raja Uxolo! Kita harus segera pergi! " seru Ren sambil memangku Pio.
...Craaak! Craaak! Craaak! Craaak!...
Tiba-tiba dari atas muncul 4 panah yang terjun dan menancap ke tanah di 4 arah lalu membentuk sebuah kekai sihir yang mengurung mereka berempat bersama raja Alam.
" Kalian pikir akan kabur kemana? Kalian sudah berani membangunkan singa yang tidur dan sekarang saatnya kalian harus siap menjadi santapanya, " senyum bengis terlihat dari wajah tampan raja Alam. Ia membuang busurnya lalu mengambil pedang yang ia ikat dipinggang.
" Cih! Pio, Nao apa kalian tak bisa berteleportasi? " resah Razel.
" Ta-tak bisa! Kekai ini tak bisa ditembus dengan sihir apapun bahkan teleportasi sekalipun! Ma-mau tak mau kita harus bisa mengalahkan dia untuk bisa kabur, " Pia bangkit sambil memegang bahunya.
" Hmh baiklah! Kita harus melawanya sekuat tenaga. Pia tetaplah dibelakang kami dan gunakan sihir penyembuh kepada kami setiap terkena luka. Razel, Ren bersiaplah kita aka—, "
...Jraaaaak...!...
" Akan apa? Membunuhku? "
Tak disangka raja Alam sudah berada dibelakang Nao dengan pedangnya yang sudah menancap diperut Nao. Ia langsung mati seketika sesaat setelah pedang raja Alam dicabut.
...Jraaak...! Jraaak!...
Ditengah keterkajutan, raja Alam memanfaatkan momen itu untuk langsung memenggal kepala Ren dan menusuk perut Pia yang berada dibelakang. Seketika Ren yang sudah tanpa kepala dan Pia juga langsung terkapar tak bernyawa.
" A-pa yang terjadi? " mental dari Razel langsung ciut. Seluruh badanya gemetar menyaksikan rekan-rekannya sudah terkapar tak bernyawa di sampingnya.
" Kau terkejut? Apa kau pikir dengan kekuatanmu yang seperti itu bisa lepas dari para raja Uxolo? " gertak raja Alam.
Razel menoleh kebelakang dan melihat raja Alam yang santai berdiri sambil membersihkan pedangnya yang berlumuran darah menggunakan sapu tangan.
" Wajahmu itu? Sepertinya aku tak asing? Hooo, jangan-jangan kau adalah adiknya Ryuichi ya? Dia selalu bercerita dan berharap bisa menemukanmu. Tapi sangat disayangkan dia harus mati ditangan adiknya sendiri. Dan sekarang sebagai guru yang baik, aku harus membalaskan dendam murid tersayangku, "
" A-apa kau guru kaka—, "
...Jraaaak...!...
Razel langsung tertancap pedang raja Alam tanpa melakukan perlawanan sedikitpun karena memang kecepatan raja Alam sudah tak bisa ia prediksi.
" Ya! Aku guru kakakmu! Aku tau kalian diperintahkan untuk membunuh kandidat kuat yang bisa mencabut pedang itu. Sangat disayangkan pedang itu akan tetap tercabut karena kandidat kuatnya tak ada didaftar yang kalian bunuh. Kehancuran Axis knight sudah tak lama lagi, " bisik raja Alam yang perlahan mencabut pedangnya.
Setelah keempstnya mati, raja Alam membuat lubang besar yang cukup menampung 4 orang itu lalu memasukkan mereka kedalam. Sebelum ia menguburnya, raja Alam harus terlebih dulu membakar mayat tersebut agar tak bisa dihidupkan kembali oleh kekuatan raja iblis.
" Bisa-bisanya Ryuichi kalah oleh adik lnya yang seperti ini. Hhhh seharusnya aku lebih sabar sedikit menghadapi mereka. Sangat disayangkan 2 wanita cantik ini harus terbunuh padahal jika aku bersabar sedikit bisa membawa mereka dan menjadikan mereka selirku. " sesal raja Alam sambil membakar 4 mayat itu dengan sihirnya.
***
" Energi kegelapan mereka menghilang? Sepertinya gagal, aku harus segera menuju markas, " gumam seorang berjubah hitam yang mengendap-mengendap dibalik pohon di bukit.
"Sudah kuduga disini! Keluarlah! "
Suara lantang seorang wanita terdengar keras hingga mengejutkan orang berjubah itu.
" Heh, hebat juga walaupun aku sudah menyembunyikan hawa keberadaan tapi tetap saja bisa bisa terdeteksi. Ratu dsri Uxolo memang hebat, " seorang berjubah itu keluar dari persembunyianya dan langsung berdiri dihadapan wanita tadi yang merupakan ratu Mila.
" Kau? Siapa namamu dan apa rencanamu? " ratu Mila menodongkan pedangnya.
" Panggil saja aku Killua atau Allua terserah mana yang akan kau gunakan untuk memanggilku. Dan untuk tujuanku bukankah sudah jelas memata-matai kalian, " Killua membuka tudung yang menutup kepalanya dan terlihat seorang laki-laki kulit putih berambut putih dan bermata merah tersenyum kecut kearah ratu Mila.
" Apapun tujuanmu itu, mau tak mau kau harus mati malam ini juga! " ratu Mila langdung melesat mengayunkan kedua pedangnya.
Killua yang sedikit terkejut dengan serangan cepat ratu Mila, langsung mengeluarkan pedangnya dan menahan tebasan ratu Mila.
Ratu Mila melompat kebelakang lalu menyerang kembali secara membabi buta ditambah dengan kecepatannya melompat ke sudut-sudut gelap pepohonan membuat Killua kualahan dan tak dapat memprediksi dimana ratu akan muncul.
Bagaikan sebuah bayangan yang menyatu dengan kegelapan malam, ratu Mila menyerang dari satu arah ke arah yang lain. Killua yang hanya bertahan hanya bisa mencoba memprediksi arah datangnya serangan berikutnya. Tapi, setiap kali ia berhasil menebak dan menebas tubuh ratu ternyata itu hanyalah bayanganya saja.
" Kau sangat bodoh melawanku dimalam yang gelap ini. Karena inilah keunggulanku, " cibir ratu Mila dibalik gelapnya malam.
" Heh! Apa seorang ratu akan bertarung secara pengecut begini? Hanya melawan seorang penyihir rendahan sepertiku, kau sampai bersembunyi? Apa kau takut? " gertak Killua.
" Hei orang bodoh, bertarung bukan hanya mengandalkan otot dan kekuatan. Tapi, otak adalah kunci utama kemenangan. Dalam pertarungan, siapa yang licik, dia yang akan menang, " balas ratu Mila.
" Baiklah kalau itu maumu! Aku juga bisa berbuat licik! DARK MAGIC : DARK WIND BLAST!! " Killua merentangkan kedua tangan dan keluarlah angin berwarna hitam menghempaskan seluruh pepohonan hingga membuat tempat berpijak Killua dan sekitarnya bersih dari pepohonan dan semak belukar.
Terlihatlah jelas seorang wanita cantik tersinari cahaya rembulan malam hingga pesonanya juga membuat mata Killua terpana.
" Heh! Kau sampai terpana begitu? Apa baru pertama kali ini melihat wanita cantik? " ejek ratu Mila.
" Aku tak peduli itu semua! Kali ini aku bisa melihatmu jelas dan aku bisa membunuhmu dan kembali ke markasku! " Killua menodongkan pedang sambil menatap tajam ratu Mila.
" Majulah! " tantang ratu Mila dengan oenuh semangat.
Killua yang telah mengeluarkan aura kegelapan langsung maju dan menyerang ratu Mila. Kali ini serangan Killua diluar dugaan ratu Mila. Sekali tebasan saja ratu Mila lamgsung dibuat mundur karena efek tebasanya sangat kuat.
Setelah ratu mundur kebelakang, Killua langsung melompat keatas dan merentangkan tanganya sekali lagi.
" DARK MAGIC : DARK WIND SEAL! " angin hitam langsung melingkari area tempat berdiri ratu Mila.
" Kau berniat mengurungku dengan kekai lemah i–! Ughuk! Energi sihirku? A-apa ini? Aku tak bisa mengendalikan tubuhku! A-aku ha-rus menggunakan gerba– ughuk! " tak disangka ratu Mila langsung ambruk dan energi sihirnya yang besar terserap dengan cepat oleh pusaran angin yang melingkarinya.
" Hahahaha rasakan itu! Kekai itu akan menyerap energi sihirmu lalu akan menciptakan sebuah ledakan sihir yang akan langsung membunuhmu! Matilah kau ratu Uxolo!! " teriak Killua dengab sangat puas karena yakin ratu Mila tak akan bisa keluar.
" Huh, kau terlalu yakin sekali bisa mengalahkanku! " suara ratu Mila yang terdengar dibelakang Killua.
Killua langsung menbalik badan. Ia langsung terkejut melihat ratu Mila yang kali ini tatapan matanya berbeda. Kornea mata ratu Mila berubah warna kuning bercahaya.
" A-apa? Tak mungkin ada orang yang mampu keluar dari kekai ini! Apa yang telah kau lakukan! " cemas Killua sambil perlahan mundur mejauh dari ratu Mila.
" Kekai yang menyebalkan sampai-sampai membuatku membuka gerbang surga! Nah Killua, kau sudah membuat ratu ini serius sekarang. Alangkah baiknya kau menyerah, aku akan membunuhmu tanpa merasakan rasa sakit jika kau mau menyerah! " ucap santai ratu Mila yang berjalan mendekati Killua.
" Menyerah katamu? Jika aku menyerah sekarang, aku tak akan bisa membangkitkan keluargaku lagi! " teriak Killua yang penuh emosi.
" Membangkitkan? Jadi itu alasanmu bergabung Axis? Tak ada manusia yang mempunyai sihir yang dapat membangkitkan orang mati, "
" Lalu apa! Asal kau tau! Aku seperti ini juga karena kerajaan Uxolo yang selalu terlambat menyelamatkan rakyat kecil sepertiku! "
" Apa maksudmu? "
" Asal kau tau! Ayahku mati saat pergi ke ibukota dan dirampok oleh bandit tetapi pasukan Uxolo terlambat datang dan tanpa belas kasih mereka tak memperdulikan jasad ayahku dan malah mengambil pedang ayahku! Saat ibuku dan adik perempuanku dirumah, mereka diperkosa dan dibunuh bandit! Bukan hanya itu, bahkan seluruh penduduk desa juga ikut terbunuh! Tapi lagi dan lagi pasukan Uxolo datang terlambat! Mereka tak mau berkabum dan sedih terhadap kematian keluargaku dan mengatakan bahwa takdirku memang sial dan menyalahkan keluargaku serta penduduk desa karena tinggal di tengah hutan! Dengan perlakuan seperti itu, apa salah jika aku nemilih jalan kegelapan karena ketua Axis berjanji akan membangkitkan kelurgaku jika aku berhasil menjalankan misi-misiku sampai raja iblis bebas! " murka Killua yang dipenuhi tangisan air mata ketulusanya dan ketidak terimaanya atas kematian keluarga dan penduduk desa.
" Apa jangan-jangan kau salah satu penduduk dari desa Rakau!? Jadi selama ini ternyata bandit ysng menyerang kalian? "
" Lalu apa!? Kalian ingin mengatakan penyakit misterius!? Itu hanya akal-akalan ksatria kalian dan anak buahnya yang sudah bekerja sama dengan para bandit agar kedok mereka tak terbongkar! "
" Cih! Maafkan aku! Saat itu aku belum naik tahta. Jiak saja saat itu aku tau, " ratu Mila menundukan mata dan menutup matanya karena sebagai ratu serta pendeta ia tak tau hal keji yang telah meracuni kerajaanya.
" Karena itu aku harus hidup! Aku pasti hidup dan kembali ke markas! Tapi! Tapi karena aku bisa bertemu dengan salah satu raja Uxolo maka aku bisa membalaskan dendamku! Rasakan i—, "
...Jraaaak...!...
Tak diduga, raja Shu tiba-tiba hadir dibelakang Killua dan langsung menusuknya dari belakang.
" Lama sekali kau disini! Hanya melawan orang seperti ini? " tegur raja Shu.
" Apa yang kau lakukan! Cepat lepaskan tancapan pedangmu itu! Lepaskan! " dengan penuh amarah, ratu Mila menatap tajam raja Shu.
Raja Shu yang merasakan ada yang aneh terjadi pada ratu Mila, ia langsung mencabut pedangnya dan berkata, " Kau bisa menjelaskanku tentang yang kau alami ini. Aku kembali ke istana dulu. "
Raja Shu langsung berteleportasi ke istana. Sedangkan ratu Mila berlari menghampiri Killua yang tak sadarkan diri. Ia hendak menyelamatkan Killua tapi karena jaraknya dengan kota terlalu dekat dan itu membuat para raja bisa mendeteksi energinya, ia pun langsung membawa Killua dengan sihir teleportadi kesebuah gua kecil dipinggir sungai yang jaraknya lumayan jauh dari kota.
Di tempat itu, ratu Mila mengeluarkan sihir penyembuhannya untuk menyembuhkan luka Killua. Selain itu, ia juga menyerap kekuatan kegelapan yang tertanam dalam tubuh Killua dan kekuatan itu jugalah yang membuat Killua menjadi manusia yang dipenuhi kebencian.
Setelah mengambil seluruh kekuatan kegelapan dalam tubuh Killua, tak disangka kekuatan itu mulai mempengaruhi pikiran ratu Mila. Walaupun kekuatan kegelapan didalam tubuh Killua sangat kecil tapi kebencianya terlampau kuat. Ratu Mila mulai berhalusinasi mdlihat kejadian-kejadian yang ia benci. Tapi, dengan keahlianya, ratu Mila juga bisa dengan mudah mengekstrak kekuatan kegelapan itu menjadi kekuatan suci yang dapat ia serap sebagai ganti energinya yang terserap sebelumnya.
" Ke-kenapa kau menyelamatkan-ku? " rintih Killua dengan mata sayup-sayup melihat kecantikan ratu Mila yang sedang memangku kepalanya.
" Ini adalah sebagai permohonan maafku. Aku tau ini tak cukup. Dan ada satu lagi, setelah aku kenbali ke kota, aku akan memohon kepada dewa agar mereinkarnasikan keluargamu dan dirimu secara bersamaan suatu saat nanti, " ratu Mila mengelus kepala Killua.
" A-apa aku bisa mempercayai kata-katamu? "
" Apa kau lupa? Aku adalah keturunan makhluk ciptaan para dewa di dunia atas dan aku juga seorang pendeta. Selain itu, aku punya keistimewaan dimana setiap doaku yang berhubungan dengan manusia yang telah mati akan pasti dikabulkan, "
Killua tersenyum lega mendengarnya lalu menjawab, " Lalu apa aku akan mati malam ini? "
" Tidak, aku sudah mengeluarkan kekuatan kegelapanmu. Sekarang kau hanya seorang penyihir biasa. Kau bisa pergi dengan bebas sesuka hatimu karena kau sudah tak terikat dengan Axis Knight. Hidupmu masih panjang, nikmatilah selagi kau bisa dan jangan sia-sia kan pertolongan dari ratumu ini, "
" Ya, aku akan pergi berkeliling dunia setelah aku dembuh, "
" Hmh itu bagus. Kalau begitu aku harus segera kembali ke kota. Malam ini istirahatlah disini dulu. Besok pagi lukamu itu akan sembuh, " ratu Mila meletakkan kepala Killua ke tanah dan ia langsung berdiri.
" Ratu? Apa kita bisa bertemu lagi? "
" Aku tidak yakin. Perang telah dimulai dan aku memiliki firasat bahwa aku tak akan berumur panjang di perang ini. Mungkin suatu saat kau akan bertemu dengan penggantiku atau bahkan kita bisa saja bertemu di alam nirwana hahaha..., Kalau begitu aku pergi dulu, " ratu Mila menggunakan sihir teleportasinya lagi dan langsung tiba tepat di tempat acara sebelumnya yang ternyata acara telah selesai dan tersisa para raja saja.
Ratu Mila langsung menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada desa Rakau. Ia meminta agar dibentuk tim penyelidik untuk menangkap para ksatria dan prajurit yang telah menyalah gunakan jabatan mereka. Para raja menyetujui usul Mila dan ikut prihatin atas apa yang terjadi pada desa Rakau sebenarnya. Tapi, usulan ratu Mila tak bisa dilaksanakan sekarang karena kerajaan sekarang dalam kondiri berperang. Usulan ratu Mila akan dilaksanakan jika perang telah selesai.
To be Continue...
bau" mo tamat..
ahahahah suka bat liat ryuro tersiksa