NovelToon NovelToon
The Failed Playboy

The Failed Playboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:204.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nureti

Cerita ini tentang cowok 'penakut' yang selalu ditolak sama cewek.

Dia bernama Dafa, dimana dia selalu berteman dengan cewek dan dengan mudahnya dia jatuh cinta. Entah beneran cinta atau karena merasa iri sama yang lain yang bisa dengan mudahnya mendapatkan pacar. Dafa tipe orang yang mudah terbawa perasaan, sehingga jika ada seseorang yang baik kepadanya dia langsung suka. Tetapi sayangnya, yang dekat dengannya rata-rata hanya menganggap dia sebagai teman tidak lebih.

Ikuti ceritanya dalam judul THE FAILED PLAYBOY.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nureti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13

Di sekolah.

Karena hari ini hari jum'at, di sekolah aku setiap pagi di hari jum'at ada kegiatan JUMSI (Jum'at Bersih) jadi setiap siswa dalam kelas tersebut membersihkan kelasnya masing-masing, dari ngelap kaca, figura-figura yang menempel di dinding, tanaman-tanaman yang ada di depan teras masing-masing kelas. Aku selalu kebagian ngelap kaca menggunakan koran dibantu Lastri dan Viana. Bersih-bersih pun sudah selesai. Masih ada beberapa menit lagi untuk memulai pelajaran pertama.

"Daf tukeran tempat duduk dong, gue disini lu ditempat duduk gue." kata Ikhsan yang tiba-tiba datang.

"Ogah, apa-apaan lu." bantahnya.

"Iya pindah gih Daf, bosan gue lihat muka lu." ucap Viana.

"Iya Daf biar Ikhsan duduk disini." ucap Lastri.

"Eh kalian kenapa sih, suek banget malah ngusir gue." ucap Dafa kesal.

Aku hanya diam memperhatikan.

"Tuh, teman-teman lu saja setuju gue duduk disini." kata Ikhsan.

Yanti tiba-tiba datang. Dafa yang tadi nya kekeh tidak mau pindah, tiba-tiba berubah pikiran.

"Oke gue duduk disana." kata Dafa melangkah pergi.

"Thanks Daf." kata Ikhsan menepuk pundak Dafa.

Tatapan tajam Yanti tertuju ke Ikhsan yang duduk di samping aku.

"Aku harus gimana jelasinnya." batinku.

Selama jam pelajaran berlangsung, aku jadi kurang fokus belajarnya karena dia duduk disebelah aku. Viana yang melihat kecanggungan aku dia hanya tersenyum menatapku.

Jam pelajaran telah berlalu, sekarang sudah jam istirahat.

"Na, jajan yuk." ucapku ke Viana.

"Yuk cus." ucap Viana langsung berdiri.

"Tri ayo." ucap Viana yang melihat Lastri masih duduk di tempatnya.

"Malas gue sumpah." kata Lastri.

"Jangan alay lu, ayo cepetan gue sudah lapar." kata Viana.

Hendak mau pergi, tapi...

"Gue tidak diajak?" ucap Ikhsan.

"Lu punya kaki kan tinggal ngikut saja repot." kata Viana.

"Tahu tuh." kata Lastri.

Aku hanya tertawa kecil melihat Ikhsan dimarahin sama Lastri dan Viana, akhirnya dia juga bisa merasakan gimana jadi Dafa. Dia menatapku karena merasa ditertawakan. Aku akhirnya diam sambil tersenyum.

Menuju kantin.

Melihat keramaian di kantin dari kejauhan, jadi enggan untuk lanjut ke kantin.

"Buset." kata Viana.

"Ah gue ke kelas lagi saja. Malas, ramai kayak begitu." kata Lastri yang langsung putar balik menuju kelas.

"Dih Lasttrut." kata Viana mengejeknya.

Aku tersenyum ke Viana.

"Apa lu senyam-senyum, jangan bilang lu juga mau balik lagi ke kelas." katanya.

"Hehe malas Na." kataku cengingisan.

Aku dan Lastri selain sama-sama pendiam, kita juga malas berada di tempat ramai.

"Iya sudah biar gue saja kesana, lu mau apa?" tanya Ikhsan yang berdiri di samping kananku.

"Akhirnya ada penyelamat juga." kata Viana dan aku langsung menepuk lengannya.

"Hmmm gue mau batagor sama es millo." kataku malu-malu.

"Gue juga siomai sama es tea." kata Viana.

"Gue tidak nanya lu." kata Ikhsan.

"Suek banget lu." katanya.

"Iya sudah berhubung gue lagi baik nih sama lu, gue sekalian beliin buat lu." kata Ikhsan.

"Baik-baik karena ada udang dibalik bakwan tahu tidak?" kata Viana.

"Wah enak tuh Na, beli dimana?" tanya Ikhsan.

"Emak lu." kata Viana ketawa.

Aku menyenggol lengan Viana untuk berhenti meledeknya.

"Hmmm, sekalian nitip batagor buat Lastri juga Ikhsan, kasihan." kataku.

"Tuh dengar Na, ini yang baru di namakan teman." kata Ikhsan menyindir Viana.

"Lu ngajak ribut mulu, cepetan sana keburu masuk." kata Viana.

"Galak amat." kata Ikhsan hendak pergi.

"Terimakasih Ikhsan." kataku tersenyum.

Dia balas dengan anggukan dan pergi menuju kantin.

"Ekhm akhirnya punya cemceman juga lu." kata Viana.

"Apaan sih Na." kataku yang malu-malu.

"Cie cie." goda Viana.

"Sudah ahh Na gue malu." kataku.

Aku dan Viana balik menuju kelas, aku mengajak Viana duduk di teras depan kelas.

"Na, lu tahu tidak Dafa habis nembak cewek." kataku.

"Siapa?" tanyanya penasaran.

"Yanti." kataku memelankan suara biar tidak kedengaran orang lain.

"Terus pasti di tolak yah?" tanyanya.

"Iya, yah lu tahu kan Yanti sekarang lagi suka sama siapa?" kataku.

"Hmmm... Dafa mah memang biasa ditolak cewek hahaha mana ada cewek yang mau sama dia yang tingkahnya kayak bocah begitu." katanya.

"Hust lu kalau ngomong." kataku yang sebenarnya ingin ketawa juga cuma aku tahan.

"Haha..." Viana sudah tidak bisa menahan ketawa lagi.

"Dari mana lu tahu?" tanyaku menghentikan ketawanya.

"Iya waktu kelas dua, kan gue sama dia satu kelas. Nah gue dengar kabar kalau dia nembak Lestari. Tapi, iya begitu ditolak." katanya.

Dafa memang tipikal orang yang mudah jatuh cinta kepada siapapun yang dekat dengannya dan dia baik kepadanya, padahal maksud dari mereka nya mah yah karena pertemanan, tapi di lain arti kan sama Dafa yang menganggap perhatian dan kebaikan mereka itu spesial.

"Hust itu orangnya kesini." kataku melihat Dafa yang semakin mendekat.

"Ehmm... " ucap Dafa langsung duduk bersandar ke aku.

"Yah, anak besar lu sudah datang Nin." ucap Viana menyindir Dafa.

"Biarin." kata Dafa.

"Apaan sih Daf, berat tahu." kataku.

Ikhsan yang baru datang membawa pesanan kita pun langsung duduk diantara aku dan Dafa.

"Apaan sih lu jadi orang ngeselin banget." kata Dafa kesal.

Ikhsan mengabaikan Dafa.

"Ini batagor dan es millo nya." kata Ikhsan memberi makanan yang aku pesan.

"Terimakasih." kataku tersenyum.

"Pesanan gue mana?" tanya Viana.

"Nih, sekalian untuk Lastri juga." kata Ikhsan memberikan makanan itu ke Viana.

"Oh iya ini bayarnya." kataku mengeluarkan uang.

"Sudah tidak usah, itung-itung gue traktir." katanya.

"Tuh kan traktir mereka gue nya tidak ke hitung." ucap Dafa ngambek.

"Ini punya Lastri ambil saja Daf." kata Viana menyerahkan batagornya ke Dafa.

"Beneran?" tanya Dafa.

"Iya asal lu ngomong dulu sama Lastri sana." kata Viana.

"Iya itu mah sama saja lu nyuruh gue ngasih ini makanan, suek." kata Dafa.

"Syukurlah kalau ngerti." kata Viana.

Aku dan Ikhsan hanya ketawa melihat Viana berhasil ngerjain Dafa.

"Tri, batagornya buat gue yah." teriak Dafa yang duduk di teras.

"Lu samperin dia lah, tinggal itu dari jendela, malas amat." kataku.

"Justru itu, gue nya lagi mager." katanya.

Akhirnya Dafa maju dua langkah ke jendela dan ngomong ke Lastri lewat jendela.

"Tri." kata Dafa teriak.

"Apa sih Daf teriak-teriak. Ini sekolah bukan hutan." kata Lastri.

"Lu lagi PMS yah, galak amat." kata Dafa.

Lastri mengabaikan Dafa.

"Ini ada batagor buat gue yah." kata Dafa.

"Makan saja, gue tidak selera makan." kata Lastri.

"Yey." teriak Dafa girang kayak anak kecil yang mendapatkan mainannya.

"Dasar bocah." kata Viana.

"Bocah edan (orang gila)." kata Ikhsan dan berhasil membuat aku dan Viana tertawa.

Ya begitulah, Dafa tingkahnya masih kekanak-kanakan.

...****************...

1
June
semangat terus kak
jangan lupa mampir di karyaku juga ya
Bryan Sbasthiant Pernandez
bacanya pusing
minding baca komik bobo
Jhie Abhy
ini tentang dafa ataw tentang nina... bikin pusing.. 🙈
Puan Harahap
mampir nih 10 like ya thor
Puan Harahap
salken thor, pria idola, mampir ya
Bahrudin Udin
anak rajin dan sholeha
Keii68
like buat cerita kakak, semangat selalu ya.

salam dari Barryneald :))
xiaoyu
yuuuhuuu aku mampir yak,, semangat buat karya karya baru lgi thorr 😘
Valerie Grachia
Hallo Kak salam kenal, mampir juga yuk ke novelku "Mengejar Cinta Rangga" siapa tahu suka, makasih
#Izin Thor
kh!@#g fu sh3=g
60 like hadir, semangat thor. salken"jangan panggil aku monster"
Agus Irawan
Yah kok End
HIATUS
Hai thor 👐
salam kenal 🤗
semangat berkarya 💖
jika ada waktu jgn lupa feedback ke karyaku "love in silence" dak tinggal kan jejak like dan comment mu sbg bentuk dukungan karayku 😘
Agus Irawan
Season 2 nya gak ada yah
Agus Irawan
kenapa belum Up
Dea Amira 🍁
ada nma ku tini 🤣🤣🤣smngt trus thor...
Dea Amira 🍁
aq mmpir thor...
Dream Sky
"Sayap Pelindungmu" Telah mampir nih! Dan memberi Like and Komen. Selalu semangat ya kakak! Dan di tunggu FeedBack kakak. Ayo kita sebagai penulis, saling support 😊.
Terima-kasih banyak.
Titin
semangat thor
Titin
like thor
Radin Zakiyah Musbich
aq hadir kembali 🥯🥯🥯

jgn lupa mampir juga di novelku dg judul "My Annoying wife" 🍇🍇🍇

kisah cewe bar bar yang jatuh cinta sama cowo polos ☘️☘️☘️

tinggalkan like and comment ya 🥭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!