NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Istri Yang Kau Sebut Mandul, Kini Menjadi Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: @Pipin

Ditinggalkan tanpa harta yang sebenarnya adalah haknya, membuat Shella tidak mempunyai apapun, tapi siapa sangka, dia malah di dekati oleh pria yang lebih berkuasa dari suami lama nya, yang sudah ditemani nya sejak NOL..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Pipin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berani cium saya?

Mereka berjalan di sepanjang koridor luar mal menuju area parkir bawah tanah. Reygan melangkah lebar-lebar dengan wajah menahan dongkol, sementara Shella mengekor di belakang sambil menahan tawa kemenangan.

Tiba-tiba, Reygan berbalik badan mendadak, membuat Shella hampir menubruk dada bidangnya untuk yang kesekian kali. Pria itu menatap Shella dengan pandangan horor.

"Kamu mengira saya belok... itu info dari mana, hah?!" tanya Reygan setengah berbisik namun penuh penekanan. Harga diri keperjantannanya benar-benar diuji oleh tukang cuci piring ini.

Shella melipat kedua tangannya di dada, sama sekali tidak gentar. "Kalau saya tidak boleh berpikir begitu, alasannya apa? Hah? Bapak kira dengan aksi menjilat sisa cokelat di jari Bapak yang sok seksi ala-ala iklan es krim premium tadi bisa mengubah pemikiran saya?No way, Pak! Itu justru menambah kecurigaan saya!"

"Kamu ini benar-benar...!" Reygan mengepalkan tangannya, menahan gemas.

"Sudahlah, Pak, akui saja," seloroh Shella dengan wajah tanpa dosa. "Hubungan Bapak dengan dunia pelangi itu pasti sudah mendalam. Paling-paling... hanya penyakit ambeien yang bisa memisahkan Bapak dan pacar pria Bapak pastinya."

"SHELLA!" geram Reygan dengan suara rendah yang bergetar menahan amarah.

Bukannya takut, Shella justru tertawa terbahak-bahak melihat wajah sang CEO angkuh yang kini memerah padam seperti kepiting rebus. Bahunya sampai terguncang hebat karena puas menertawakan bosnya sendiri.

Puas tertawa, Shella menaikkan sebelah alisnya, memandang Reygan dengan gaya menantang yang sangat menyebalkan.

"Kenapa? Bapak tidak terima dengan analisis saya? Kalau memang tuduhan saya salah, buktikan dong!" tantang Shella berani.

Shella menunjuk bibirnya sendiri, lalu menunjuk ke arah koridor mal yang dilewati oleh beberapa pengunjung. "Cium sini, di tengah keramaian! Cium cewek cantik jelita tanpa celah ini kalau Bapak memang berani! Kalau Bapak berani melakukannya di depan umum, baru saya akui kalau Bapak tidak belok. Bagaimana? Takut, kan?"

Reygan tidak langsung menjawab. Sudut bibirnya mendadak terangkat, membentuk sebuah senyuman misterius yang membuat bulu kuduk Shella mendadak meremang. Pria itu melangkah maju satu tapak, memotong jarak hingga embusan napasnya yang hangat menerpa dahi Shella.

"Kamu... sebenarnya sengaja memancing saya dengan tuduhan itu karena kamu memang suka sama saya, kan?" bisik Reygan percaya diri.

"Hah? Gila ya—"

Belum sempat Shella menyelesaikan kalimat sarkasnya, Reygan tiba-tiba mencengkeram pergelangan tangan Shella dengan erat. Tanpa memedulikan protes dari wanita itu, Reygan menarik tubuh Shella dengan cepat ke arah lorong pintu darurat yang sepi dan remang-remang—hanya beberapa meter dari koridor utama mal.

BRAK!

Pintu besi itu tertutup rapat, seketika meredam seluruh suara keramaian di luar. Reygan langsung memojokkan tubuh Shella ke dinding beton, mengungkung wanita itu di antara kedua lengan kokohnya.

"P-Pak... Bapak mau apa—"

CHUP.

Kata-kata Shella tersedot habis kembali ke dalam tenggorokan. Reygan langsung membungkuk dan menempelkan bibirnya tepat di atas bibir ranum Shella.

Bukan sekadar kecupan singkat untuk pembuktian, Reygan melumat bibir Shella dengan lembut namun penuh penekanan, mengunci seluruh bantahan yang biasa keluar dari mulut racun wanita itu. Sentuhan hangat dan aroma maskulin yang menguar dari tubuh Reygan seketika menyerbu indra penciuman Shella, membuat otaknya mengalami loading massal alias korsleting total.

Tangan Shella yang tadinya sudah mengepal siap untuk memukul dada Reygan, mendadak lemas kehilangan tenaga. Jantungnya berdegup begitu kencang di dalam rongga dadanya, seperti ada ribuan kembang api yang meledak serentak di sana.

Setelah beberapa detik yang terasa berjalan sangat lambat, Reygan perlahan menjauhkan wajahnya. Ia menatap lekat mata Shella yang melebar syok, lalu mengusap bibir bawah Shella yang sedikit basah menggunakan ibu jarinya dengan gerakan yang sangat sensual.

"Bagaimana? Masih mengira saya belok?" tanya Reygan dengan senyum kemenangan yang luar biasa seksi.

Sementara Shella? Wanita yang biasanya punya seribu satu kata makian dan selalu membalas ucapan orang lain itu, kini bungkam seribu bahasa. Lidahnya mendadak kelu, wajahnya memerah sempurna hingga ke ujung telinga, dan untuk pertama kalinya dalam hidup... seorang Shella dibuat mati kutu tak berdaya!

1
Lili Inggrid
lanjut..
Pipin: mksih udh mmpir kk, siap ☺
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
semoga shella dpt yg lebih² segalanya dari reygan
Pipin: Kedepan kita liat alur nya kak 😍
total 1 replies
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
shella shella bucin emang bikin orang bego sih
Pipin: Dmana aja sama kk 😂
total 1 replies
Adinda
semoga shella didekatin CEO ganteng biar Reagan cemburu
Pipin: kwkwkwk, apa msukin tokoh lain ya 😍
total 1 replies
Firmahadi
halo bos ku izin mampir
Pipin: hallo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!