NovelToon NovelToon
Falling

Falling

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintamanis / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: ariista

Damar Priambodo Wibisono, 32 tahun lelaki tampan berlesung pipi, CEO dingin sebuah perusahaan multinasional harus berhadapan dengan wanita masa lalunya yang selalu menganggu aktifitas sehari-harinya.

Diandra Paramitha Maheswari Sadewa, 28 tahun, gadis cantik berlesung pipi, seorang manager marketing sebuah perusahaan automotif dan juga seorang penulis novel menjalani hari-hari hidupnya jauh dari keluarganya.

Pertemuan antara Damar dan Diandra yang tidak di sengaja membuat keduanya jadi sama-sama saling terpesona tanpa keduanya sadari pertemuan-pertemuan selanjutnya merupakan takdir yang membuat keduanya semakin dekat dan saling memikirkan satu dengan yang lainnya, tanpa pernah ada yang memulai untuk melanjutkan ke hubungan dengan status seperti layaknya pasangan pria dan wanita inginkan.

Bagaimanakah kisah perjalanan falling in love keduanya, konflik apakah yang akan mereka lalui nantinya, yuk ikuti kisah baru karyaku yang selalu saja bikin geregetan dengan ke-uwuan dua sejoli.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Damar di Jodohkan?

Damar sedang berada di ruangan kantornya saat ponselnya berdering. Damar tidak langsung meraih ponselnya di liriknya siapa yang menelpon.

Mami is calling..

Dering telpon berhenti kemudian berbunyi kembali. Damar yang masih fokus dengan berkas-berkas di depannya melirik kembali ponselnya. Masih nama yang sama sedang memanggil.

Damar menghentikan fokusnya di depan kertas-kertas di mejanya. Tangannya meraih ponsel yg hanya beberapa centi saja jaraknya di sampingnya.

Damar menyandarkan punggungnya ke kursi kebesarannya. Dirinya menggeser lambang telpon berwarna hijau ke atas.

"Assalamu'alaikum Mi,"

"Waalaikumsalam putra tampan Mami, kenapa kamu gak pulang-pulang ke rumah, Damar? Sudah gak ingat masih punya Mami Papi? Apa kamu gak tau rasanya orang tua kangen sama anaknya?" Mami Rengganis nyerocos membuat Damar menjauhkan ponsel dari kupingnya.

"Kamu itu Damar harusnya seminggu sekali pulang ke rumah lihatin Mami Papi yang selalu rindu dengan anak mbarepnya, kamu itu ya harusnya.. " belum selesai mami bicara Damar sudah memotong.

"Mi, Mi, kenapa juga harus ngomel-ngomel terus kalau telpon ke Damar Mi, intinya Mami cuma kangen Damar kan Mi, Damar kan selalu ada di kantor kalau Mami kangen dan bisa langsung ketemu Damar," ucap Damar sambil merotasikan matanya.

"Ealah ini anak, jangan kurang ajar sama orang tua Damar, kenapa Mami yang harus ke kantor Kamu, dengerin Mami, malam Minggu ini Kamu harus pulang, ada yang Mami dan Papi mau sampaikan,"

"Kenapa gak ngomong di sini saja sih Mi? Damar sibuk Mi,"

"Tidak.. tidak, ini masalah serius Kamu harus pulang malam Minggu, Kamu ingat Pak Priyo yang dulu tetangga kita waktu Kamu masih kecil-kecil?"

Damar berpikir sejenak alisnya berkerut, Priyo sepertinya sering dengar namanya di sebut-sebut Mami dan Papi di rumah kalau dirinya pulang.

"Damar gak ingat Mi, ada apa sih Mi?"

"Sudah, sudah, Kamu jangan banyak tanya pokoknya malam Minggu nanti Kamu harus pulang ke rumah, adik-adikmu juga pulang, Dipta & Frea juga datang,"

"Baiklah Mi, Damar akan datang, apa ada lagi Mi?"

"Kamu itu harusnya senang Mami telpon hubungi Kamu, bukan malah nanya apa ada lagi, aduh Damar Kamu itu.." belum selesai bicara terdengar nada putus-putus di telpon.

Tut.. tut.. tut..

Terdengar bunyi sambungan terputus.

"Astaga Damar, Mami belum juga selesai bicara malah di matikan, awas aja kamu Damar, Mami jewer nanti kalau Kamu pulang ke rumah,"

Di rumahnya mami mencak-mencak sendiri sambungan telponnya di putus oleh anak sulung kesayangannya.

"Ada apa Mi?" terdengar suara bariton dari seorang laki-laki paruh baya yang ketampanannya tidak pernah pudar meski sudah memasuki usia senja.

"Itu Pi, anak kesayangan Papi itu loh masa kalau Mami telpon suka diputusin sepihak padahal Mami kan belum selesai ngomong Pi," ucap Mami dengan wajah manyunnya.

"Bukannya Damar anak kesayangan Mami, kenapa jadi Papi, Mi,"

"Sudah deh Pi jangan protes kalau Mami bicara dengerin aja, iyakan aja napa, ini anak sama Papinya sama aja selalu bikin kesal, hhh," Mami beranjak dari duduknya tetapi Papi menarik tangan Mami.

"Eits, mau kemana Mi, malah kabur, iya, iya Papi gak protes lagi, jadi gimana apa Damar mau datang malam Minggu nanti?" tanya Papi Pramudya Wibisono trah dari Yogyakarta.

Mami yang tadinya manyun berbalik ke arah suaminya, ia tersenyum dan duduk kembali di samping suaminya.

"Mami sudah minta Damar pulang Pi, apa menurut Papi Damar mau di jodohkan Pi, itu si Kayla putri Priyo kan teman kecil Damar ya Pi," Mami mengingat putri kecil tetangganya yang dulu sering main bareng anak-anaknya di rumah.

Papi menganggukkan kepalanya.

"Iya Mi, Papi terserah saja dengan Damar tetapi mengingat usia Damar yang sudah sangat mateng, memang sebaiknya kita terima saja tawaran Priyo ya Mi, supaya bisa tetap awet persahabatan Papi sama Priyo,"

"Mami setuju aja Pi, setelah berpuluh tahun tidak ketemu dengan Priyo dan Erika, Mami jadi penasaran seperti apa mereka sekarang, apalagi si Kayla, pasti cantik ya Pi,"

"Kita tunggu saja malam Minggu nanti Mi, mereka akan datang, setelah sebulan mereka kembali ke tanah air dan akan menetap di sini,"

"Baiklah Pi, kita tunggu saja,"

***

Masih di kursi kebesaran di kantornya Damar sedang melamun. Dirinya memang sudah 3 bulan tidak pulang ke rumahnya. Damar penasaran hal penting apa yang membuat maminya meminta datang ke rumah malam Minggu nanti.

Damar beranjak dari kursinya berjalan ke jendela kaca di ruangannya dan berdiri dengan kedua tangannya di masukkan ke saku celananya.

Damar menatap ke jalan besar yang begitu ramai dengan kendaraan yang berlalu lalang.

Pikiran Damar kembali ke sosok wanita cantik yang sudah beberapa minggu ini mengganggu pikirannya.

Diandra, batin Damar nama yang indah seindah parasnya yang selalu hadir di benaknya.

Damar tersenyum simpul kala mengingat dirinya yang mencium pipi wanita tersebut. Pipi putih mulus dan harum tubuhnya seakan tidak bisa hilang dari penciuman Damar.

Diandra, aku akan datang kepadamu, jangan kamu mencoba menjauh dari aku, aku Damar Priambodo Wibisono akan mendapatkan keinginanku, batin Damar sambil bibirnya tersenyum smirk.

***

Sabtu, malam Minggu Damar masih berada di rumah pribadinya. Waktu sudah menunjukkan pukul 19.45. Harusnya Damar sudah datang ke rumah orangtuanya pukul 19.30

Ponsel Damar berbunyi nyaring. Damar masih berdiri di balkon kamarnya dengan mengisap rokok kesukaannya, dihembuskannya asap rokok sambil matanya melirik ke meja di mana ponselnya terus saja berdering.

Damar berjalan dengan malas-malasan ke meja dan meraih ponselnya.

Mami is calling..

Damar menggeser warna hijau di ponselnya.

"Assalamu'alaikum Mi, iya Mi ini Damar sudah mau menuju ke rumah, sabar Mi, Damar pasti datang, ada apa sih Mi, kok kayaknya penting banget, baiklah.. baiklah.. Damar datang Mi,"

Damar langsung memutuskan sambungan telponnya. Dirinya masuk ke dalam kamar mengambil kunci dan dompet yang di letakkannya di atas meja kamarnya.

Dengan outfit kece atasan kemeja hitam dan celana jeans hitam dan sepatu kets hitam penampilan Damar sangat manly dan cool.

Damar melajukan mobil sport nya dengan kecepatan sedang. Malam minggu jalanan sangat ramai, banyak pasangan muda mudi berkendara motor saling mengobrol di jalan.

Dalam waktu 15 menit Damar sampai di halaman rumah besar orang tuanya. Damar melihat mobil asing yang parkir di halaman rumahnya. Damar mengerutkan alisnya.

"Assalamu'alaikum," salam Damar begitu memasuki rumahnya.

"Waalaikumsalam, ganteng Mami sudah datang," Mami menyambut kedatangan putra kesayanganya dengan senyum lebar.

Damar tersenyum tipis menyambut maminya. Pandangan Damar tertuju ke ruang tamu, tampak lelaki paruh baya yang tidak asing di matanya.

Mami menggandeng lengan putranya berjalan mendekati tamunya.

Pria baruh baya tersebut tersenyum ke Damar.

"Nak Damar masih ingat Om?" tanya laki-laki tersebut.

Damar tersenyum tipis dan mengangguk, di benaknya ia hanya mengingat sedikit wajah laki-laki ini.

"Damar pasti ingat Pri, ingat sama Kayla juga kan Damar?" tanya Mami membuat pandangan Damar teralihkan ke sosok gadis manis dengan senyum tipis malu-malu di wajahnya.

"Nak Kayla, masih ingat dengan Damar nggak?" tanya Mami.

Kayla mengangguk dan tersenyum tersipu-sipu.

Pasti ingat Tante, Damar selalu ada kalau Aku mintain tolong ngerjain PR Aku, Damar yang Aku idolakan, tetapi selalu saja bersikap cuek kalau main bersamaku, Damar yang tidak bisa membuat aku jatuh cinta ke cowok lain, Tan, batin Kayla.

Damar mengerutkan keningnya mencoba mengingat-ingat wajah gadis yang tersenyum dan tak berkedip memandangnya.

"Ayo duduk sini, Mar," ajak Mami ke Damar duduk di single sofa di seberang Kayla.

Damar masih bingung dengan pertemuan tiba-tiba bersama mantan tetangga keluarganya saat masa kecilnya.

Damar tidak melihat keberadaan adik-adiknya di ruang tamu padahal Maminya bilang adik-adiknya juga akan datang.

1
🥑⃟ Adeline Ayy ѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf
dasar Diandra, bermuka ular🤬
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵
harus semngat kak ay🥰
🥑⃟ Adeline Ayy ѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf
mampir dulu ahh🤭🤭/Chuckle//Chuckle/
semangat onell /Determined//Determined/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Nah...nah...nah.... mulai deh...
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: ulat nangka mam gak bs diem klo Clara.. caper trs ke Damar 😬
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Here come the trouble..... siapkan diri Damar
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: Terimakasih mam msh lanjut bc.. mau aku lanjutin trs sampai selesai mam😊
total 1 replies
🥑⃟ ❥␠⃝ ͭ🍁🅢emesta 💃♉❣️
𝐦𝐚𝐦𝐩𝐢𝐫. 𝐚𝐤𝐮 𝐤𝐚𝐤 𝐀𝐫𝐢𝐬𝐭𝐚🙏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: terimakasih kak mesta🤗🥰
total 1 replies
Lisa
Aq mampir Kak
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: terimakasih kak 🤗
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Clara salah pilih lawan... rasakan
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: haha iya mam Clara terlalu pede 🤭
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Ulat bulu satu ini ikut-ikutan wae
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: iya mam mau nempel trs dia mam/Facepalm/
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Well, saat drama queen datang pastinya akan ada drama
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Ya ampun kasihan si mas nya udah manggil Dinda bukannya dibalas panggilan kanda malah dipanggil bapak... nasibmu Mas 😂
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: terimakasih mam udh mampir🤗🥰
total 1 replies
Wang Lee
Mampir thor
Wang Lee
Ceritanya bagus
❥␠⃝ ͭ🍁ˢ⍣⃟ₛ 𝐓𝐞𝐬𝐚🤎GD 😋🦄
mampir kesini Nelcan semangat buat karya terus dan terus 💪😘🤗
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: terimakasih kak Tri🤗 🥰
total 1 replies
Sleep
tes meninggalkan jejak biar bisa pj
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘariist💘❤️⃟Wᵃf𝐀⃝🥀🔵: terimakasih bng max pj nya🤗🙏👍👌
total 1 replies
ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻNOL
cieee yg sdg jatuh😁🏃🏃🏃
ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻNOL
akhirnya kau menemukannya☺️
ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻNOL
pak Vano kh🤔
ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻNOL
aiihhh pak Damar terlupakan 😁
ѕ⍣⃝✰✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻNOL
oh novel sequel ya 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!