NovelToon NovelToon
Sahara Penghuni Rumah Angker Bagaskara

Sahara Penghuni Rumah Angker Bagaskara

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Spiritual / Rumahhantu / Matabatin / Cintapertama / Tamat
Popularitas:391.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Bintang yang mengalami kebangkrutan terpaksa harus menjual semua asetnya dan juga pindah dari kota tempat dia tinggal
beruntung dia masih punya warisan sebuah rumah dari sang Kakek Bagaskara
Tapi rumah itu tidak berani di dekati penduduk karena terkenal Angker dan tidak bisa di masuki siapapun kecuali oleh sang pemilik
mampukah Bintang dan keluarganya bertahan disana? dengan banyak gangguan dan juga musuh sang kakek yang mengincarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah kenyataan 1

Pipit sudah di bawa pulang, dia juga sudah di periksa oleh dokter yang bertugas di kampung itu, Mardani juga memanggil bidan untuk memastikan apa yang terjadi pada Pipit dan juga khawatir dengan mental pipit

"Pipit sepertinya mengalami Shok karena terkejut berada di tempat yang asing dan dia tidak bisa menghubungi siapapun" ungkap sang dokter

"Ini ada beberapa resep obat untuk Pipit, bisa di beli di apotik besok karena stok di puskesmas sudah kosong" ucap dokter itu lagi sebelum akhirnya dia pamit karena merasa tak nyaman dengan bau yang menyengat dari tubuh Pipit

"Kita tunggu hasil dari Bu bidan" bujuk Karman

"Bagaimana ini yah, anak kita kenapa jadi seperti ini" ucap ibu Pipit yang terlihat sedih

"Ayah juga nggak tahu Bu, Pipit saat di temukan sudah seperti itu" jawab Mardani

Ceklek

Pintu di buka oleh bidan, dan dia terlihat sangat kebingungan

"Bagaimana Bu bidan?" Tanya Karman

"Saya sudah memeriksa Pipit pak RT dan dia memang sudah melakukan hal itu, karena ada sisa sperma dalam organ intimnya, tapi saya juga tidak bisa memastikan, karena selaput daranya tidak terlihat robek, atau bisa disebut sebelumnya Pipit sudah tidak suci lagi" jawab sang bidan

"Tidak mungkin Bu bidan, anak saya ini perempuan baik baik dan tidak mungkin dia melakukan hal itu sebelum menikah" ungkap sang ibu emosi

"Maaf Bu, ibu bisa tanyakan pada Pipit jika dia sudah baikan nanti" jawab bidan tersebut lalu pamit untuk pulang

"Astagfirullah apa yang menimpa keluarga kita ini yah!" Teriak ibu dari Pipit menjambak rambutnya

"Bu sabar dulu Bu, kita tanyakan pada Pipit apa yang terjadi sampai dia bisa jadi seperti ini" bujuk Mardani

"Kita coba temui Pipit saja Dan" bujuk Karman

Mereka masuk dan Pipit terlihat sedang terduduk dengan memeluk lututnya, wajahnya terlihat sembab dan terus menangis

"Pipit, ini ayah nak, kamu bisa ingat ayah kan?" Tanya Mardani mendekati Pipit

Pipit yang mendengar suara Mardani mendongak dan kembali menunduk

"Kenapa kalian bawa Pipit pulang, harusnya biarkan aku disana saja, setidaknya disana aku tidak perlu terus datang ke tempat juragan Galuh" racau Pipit membuat semuanya terkejut

"Maksud kamu apa nak?" Tanya sang ibu

"Apa ibu ingat? Saat ayah bekerja di ladang juragan Galuh? Pipit sering mengantar makanan untuk ayah setiap siang dan itu harus melalui gerbang rumah juragan Galuh" tanya Pipit

Flashback on

"Permisi pak, saya mau antar makanan untuk ayah" ucap Pipit meminta ijin

"Oh neng Pipit, ayo masuk, Mardani sedang ada di ladang paling ujung, kamu langsung kesana saja ya" ucap penjaga gerbang rumah Galuh

"Iya pak, terima kasih" jawab Pipit

"Neng Pipit, kata juragan kalau bisa neng Pipit temui juragan dulu sebelum ke ladang, soalnya kan setiap kesini neng tidak pernah ijin pada juragan" ucap penjaga

"Oh Harus ke dalam rumah dulu ya? Pipit pikir cuma tinggal lewat samping saja karena kan ayah Pipit cuma buruh disini pak" ucap Pipit merasa tak enak

"Iya katanya harus ke dalam dulu" jawab penjaga itu sedikit tersenyum licik

Kalau begitu saya masuk dulu ya pak" pamit Pipit dan di angguki penjaga itu

"Sebentar lagi kita akan cicipin anaknya si Mardani itu" bisik para penjaga di sana tertawa senang

Di dalam rumah

"Kamu anaknya Mardani?" Tanya Galuh

Pipit menunduk karena merasa takut dengan penampilan Galuh yang terlihat tinggi juga wajah yang terlihat tegas, dia memang tampan tapi terlihat menakutkan di saat yang bersamaan

"I... Iya juragan" jawab Pipit gugup

"Hmm.. kamu setiap hari kemari dan tidak pernah masuk ke rumah untuk minta ijin padaku, kamu mau ayahmu aku pecat?" Tanya Galuh

"Tidak juragan, jangan pecat ayah saya, saya yang salah karena tidak tahu peraturan disini" mohon Pipit ketakutan

"Karena kamu tidak tahu, maka akan saya maafkan" jawabnya dan membuat Pipit lega

"Tapi..... " Bisiknya menyeringai dan membuat Pipit semakin terkejut

"Kamu harus melayani saya saat ini juga" jawab Galuh menarik tangan Pipit dengan kasar dan membawanya ke sebuah ruangan khusus tempat dia biasa bermain perempuan, sebelumnya dia memberikan rantang makanan Mardani pada pelayan di rumahnya untuk di berikan pada Mardani

"Juragan, kita mau apa disini?" Tanya Pipit gemetar

"Kita akan bersenang senang sayang, kamu lumayan cantik dan menarik juga Pipit" jawab Galuh menarik Pipit agar duduk di sebelahnya

"Kamu sayang ayahmu kan?" Tanya Galuh dan Pipit mengangguk

"Kamu tidak ingin ayahmu saya pecat?" Tanyanya dan Pipit kembali mengangguk

"Kalau begitu layani saya sebaik mungkin" perintah Galuh mulai melepaskan setiap benang yang melekat di badan Pipit

"Jangan juragan" tolak Pipit saat Galuh sudah mulai melepaskan semuanya

"Cukup turuti perintahku dan jangan sampai ada yang tahu tentang ini Pipit" bisik Galuh mulai menjelajahi setiap inci Pipit hingga Pipit yang awalnya meronta Langsung menurut ketika dia menatap mata Galuh

"Gadis pintar, memang seharusnya kamu menurut manis" ungkapnya Langsung menyambar bibir Pipit yang masih belum terjamah itu hingga hari itu Pipit yang masih polos kehilangan mahkota berharganya di tangan Galuh

"Oh Pipit darah suci milikmu ini akan sangat menyenangkan si Hala hahaha" ungkap Galuh di tengah tengah gempurannya dan melihat darah yang merembes dari inti pipit

"Hiks... Sakit juragan" lirih Pipit yang terus di tekan oleh Galuh

"Kamu nanti juga akan terbiasahh.... Yang masih segel memang beda rasanya" jawab Galuh yang tangannya juga Tak bisa diam terus meremas meraba dan menyentuh semua bagian dari Pipit

Pergumulan itu berlangsung cukup lama, bahkan sampai berkali-kali hingga Pipit sendiri merasa kelelahan dan yang awalnya merasa sakit jadi ikut menikmatinya

"Arrgghhhh.... Kamu akan jadi budakku mulai hari ini, dan menurutlah! Jika tidak ayahmu akan aku pecat dan keluargamu akan aku lenyapkan" bisik Galuh setelah selesai dengan urusannya

Dia mengeluarkan senjatanya dari dalam milik Pipit dengan perasaan puas, sebelumnya dia memberikan pil kontrasepsi untuk diminum Pipit, agar dia bisa bebas mengeluarkan miliknya di dalam

"Hiks... " Pipit hanya bisa mengangguk karena takut dan juga merasa sudah kotor

"Aku bertanya sekali lagi, apa kamu bersedia jadi budakku? Jika tidak maka kamu harus melayani para pekerja ku sekarang juga" tanya Galuh dan Pipit Langsung mengangguk ketakutan

"Bagus... Berikan darahmu sebagai bukti perjanjian kita" balas Galuh tertawa senang

Dia menarik tangan Pipit dan mengambil darah di ujung jari Pipit untuk dia teteskan ke atas sebuah wadah berbentuk guci kecil

"Mulai sekarang kamu adalah budak ku, kapanpun aku butuh kamu, kamu harus datang meski itu tengah malam sekalipun" ungkap Galuh mengusap rambut Pipit

"Fatan!" Teriak Galuh saat dia sudah rapi dan berpakaian lengkap

"Iya juragan" ucap penjaga tersebut saat membuka pintu, matanya terus tertuju pada kemolekan Pipit Yang ada di depannya, dengan terus tersenyum senang karena dia juga akan mencicipi bekas juragannya itu

"Kamu boleh mencicipinya, dan jangan bilang yang lain, Karena untuk perempuan ini hanya kita saja yang boleh, dia sudah melakukan perjanjian darah denganku, dan aku membiarkan kamu mencicipinya karena kamu juga adalah salah satu keluargaku Fatan" ungkap Galuh keluar dari sana

Bersambung

1
Dina Alesha
keren banget
yupiiii
pak rt ini namanya karman ya? dan karman ini keturunan juragan galuh atau gimana
Ridwan01: bukan kak, Karman orang berbeda, juragan Galuh juga tidak punya hubungan dengan Karman.
total 1 replies
syska
ᴋᴇʀᴇɴ ʙᴀɴɢᴇᴛ ᴄᴇʀɪᴛᴀɴʏᴀ ᴛʜᴏʀ...
ʙᴀʀᴜ ᴀᴋᴜ ɴᴇᴍᴜ ᴄᴇʀɪᴛᴀ sᴇᴘᴇʀᴛɪ ɪɴɪ...
ren rene
keren
Dara Fitriani
bagus
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Erchapram
Baru baca, bagus banget ceritanya.
Raudah Mikha
biar bintang berbicara
Agustina Banne Padang
makin kesini ceritanya samkin banyak nama2 orng baru, bingung jadinya ngak bisa hafal nama2 mereka
Ridwan01: jangan di hafal kak mereka hanya figuran, setelah masalah Fatan selesai, hanya ada keluarga Bintang dan Galuh saja 🙏
total 1 replies
Ella Adjah Santos
aduh Thor bingung bacanya
Ella Adjah Santos
kirain cuman aku aj yg pusing, banyak ternyata,,, 🙏
maaf Thor, ketikan nya jg bnyk typo👍
Agustina Banne Padang
walaupun si Sahara hnya hantu tpi dia lucu dan usil 😆😆
Ella Adjah Santos
banyk typo nya thor💪
Ridwan01: iya kak, nanti aku edit lagi🙏
total 1 replies
amy kuswati
kalau bisa ada lanjutannya dimas n Kania dewasa lalu menikah
Ridwan01: ada kak, di Sahara 2 pelindung perjodohan darah 🙏
total 1 replies
Karni Yusnita
ceritanya bagus.....tpi kbnyakan pemeran dan nama"....jdi ga bisa fokus....kbnyakan orng.nya thor
Ridwan01: di bab Ini memang kebanyakan protes masalah pemeran baru, tapi itu hanya figuran kak 🙏
total 1 replies
Alfia Amira
Sahara operasi Caesar yah 😄😄
Ridwan01: operasi Caesar versi gaib kak🤭
total 1 replies
Alfia Amira
Hala Hala si Hala galau juga ternyata /Facepalm/
Ridwan01: iya kak🙏
total 1 replies
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Rezqhi Amalia: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Dipaksa Menikahi Suami Sahabatku'
terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Sandisalbiah
aduh.. itu kepala sekolah harusnya langsung di kebiri aja.. biar nyahok dia.. amit dah..
Sandisalbiah
tiba² banyak nama baru yg muncul.. jd gagal fokus... mereka siapa kok tiba² nongol..?
Ridwan01: mereka hanya figuran kak 🙏
total 1 replies
Sandisalbiah
hadeh.. Sahara kok bisa kecolongan sih.. lagian itu rambut di ambil kok dia gak kerasa... 🤦‍♀️
Ridwan01: Sahara meleng dikit kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!