NovelToon NovelToon
Malam Pertama Kana (Malaikat Tanpa Sayap)

Malam Pertama Kana (Malaikat Tanpa Sayap)

Status: tamat
Genre:Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:284.1k
Nilai: 5
Nama Author: ofie

Kehidupan Kana sangat sempurna dia punya segalanya. Suami tampan, mapan dan setia. Dia punya Si Kecil Kenzo yang lucu dan menggemaskan. Tapi semua berubah saat kecelakaan itu merenggut suaminya. Kana hancur bahkan tidak sekali duakali dia mencoba mengakhiri hidupnya. Tapi uluran tangan dari dua malaikat tanpa sayap masa depan dan masalalunya itu menarik Kana dari kubangan kesedihan. Bisakah Kana bangkit dan menjalani kehidupan bersama dua malaikat tanpa sayapnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ofie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surprise!!!

Joddy mengambil kaos yang tergeletak begitu saja di lantai lalu memakainya. Dilihatnya baju Kana yang semalam berserakan sudah tidak ada, apa mungkin Kana sudah pulang? Bukankah hari ini dia akan menyusul Ken ke Bandung?

Joddy bernapas lega saat keluar kamar dan mendapati Kana sedang sibuk di dapur. Joddy bersandar pada pintu mengamati Kana yang berdiri membelakanginya. Kana hanya memakai kaos milik Joddy yang kebesaran dia curiga Kana tidak memakai apa-apa di dalamnya karena semalam sempat mengeluh bajunya bau keringat dan Joddy tak memperbolehkan Kana pulang.

Kana bergerak dengan lincah, rambutnya diikat jadi satu tubuhnya yang mungil seperti tenggelam di balik kaos yang dia pakai, tapi itu menimbulkan kesan seksi. Ah, sial! melihatnya membuat 'adik kecil' yang Joddy beri nama Edward, bangun. Padahal semalam, Kana sudah membantunya menidurkan Sang Adik tapi hanya karena melihat Kana memakai bajunya saja sudah bikin bangun lagi.

Apakah semalam terjadi sesuatu yang 'iya-iya' antara Joddy dan Kana? Jawabannya TIDAK.

Padahal suasana sudah sangat mendukung. Dini hari, dingin, mereka sama-sama butuh dan sudah sama-sama tidak memakai benang sehelaipun. Tapi hanya mendengar 1 kalimat 4 kata. " Kak, kayaknya aku haid." membuat hasrat Joddy yang semula setinggi gunung Himalaya mendadak hancur berkeping-keping. Tapi lebih baiklah, nanti setelah nikah kan mereka melakukannya sampai puas.

"Masak apa, Dek?"

Kana berjengit kaget saat merasa sepasang tangan melingkari perutnya yang rata. Tubuhnya kembali rileks saat tahu Joddy lah yang memeluknya. Yaiyalah ini kan apart Joddy!

"Aku bikin pancake Kak. Suka gak?"

"Apapun kalau yang bikin kamu aku suka," bisik Joddy mengigit kecil telinga Kana.

"Jangan usil Kak!"Kana menyikut perut Joddy yang langsung mundur dan merintih pelan itu.

Kana hanya mendengus karena dia tahu Joddy hanya pura-pura. Sikutannya tadi hanya pelan saja. Kana membalik lalu mengangkat satu pancake terakhirnya dan meletakan di piring .

"Kamu belanja, Sayang?" tanya Joddy saat membuka pintu kulkas dan mendapati isinya penuh dengan sayur, buah, minuman dan entah apalagi.

Mendengar Joddy memanggilnya 'sayang' membuat hati Kana berdesir.

"Iya, belanja online di warung langganan mama." Kana tersenyum membawa dua piring ke ruang makan.

"Kirain kamu berangkat sendiri pakai baju ini." Joddy mengekor Kana lalu menarik kursi dan duduk dengan tenang.

"Emang yakin Kakak ngebolehin aku pakai baju ini pergi ke supermarket?" Kana tahu betul dari dulu Joddy selalu posesif padanya.

"Enggak lah. Aku gak mau capek nyolokin mata pria satu persatu yang udah ngeliatin kamu."

See... dulu saja waktu baru jadi temen, posesifnya minta ampun gimana sekarang statusnya udah naik tingkat jadi 'seseorang yang spesial'?

"Udah, sarapan dulu." Kana menuangkan madu kemasan bergambar lebah di atas pancake punya Joddy dan bergantian punyanya.

"Kamu gak nanya Dek, aku udah sembuh apa belum?"

Joddy bertanya sambil asik memakan makanannya.

"Gak perlu, dari apa yang kamu lakukan semalam itu udah menandakan kamu sembuh," sahut Kana cuek.

"Emang melakukan apa? Semalam kan gagal," gerutu Joddy melirik Kana yang asik melahap pancake-nya.

"Ke Bandung jam berapa?" tanya Joddy.

"Bentar lagi nunggu baju aku kering. Oh iya, baju kamu udah aku cuciin sekalian, nanti jemur sendiri ya."

"Tuh, makanya Na. Nikah yuk! Biar kalau aku lapar dimasakin, baju kotor dicuciin, rumah bersih..."

"Kalau cari begitu sih, gak perlu nikah kali Kak. Cari aja pembantu, "sela Kana sedikit ketus. Memang dia pikir Kana itu pembantu?

"Tapi kalau pembantu gak bisa ngangetin kalau dingin, kayak semalam, auhhh!!! " seru Joddy yang dihadiahi getokan di kepalanya.

"Mesum!"

Kana beranjak dari duduknya lalu mengambil piring kotor dan mencucinya.

"Na, aku antar ya ke Bandungnya." Joddy memeluk Kana dari belakang mengecup bahunya berulangkali.

"Bukannya hari ini kamu ada acara di kantor?" balas Kana mengabaikan tangan Joddy yang mulai berani bergerilya ke mana-mana. Ah, iya Joddy baru ingat kalau hari ini dia ada outing. Mau bolos tapi tidak enak.

"Malas sebenarnya, pasti mereka bawa pasangan. Istri, suami, anak. Aku bawa siapa, pacar ke Bandung. Hah, capek juga 36 tahun belum punya istri."

Kana hanya tersenyum tipis mendengar celotehan Joddy, dia tidak bodoh Joddy sedang memberi kode padanya untuk maju kejenjang hubungan yang lebih tinggi. Tapi Kana belum siap. Kana takut penilaian orangtua Joddy padanya.

"Na, ketemu orangtuaku ya?" bisik Joddy meletakkan dagunya di bahu Kana. Kana menghela napas lalu membalikan badan agar bisa menatap Joddy.

"Kak,apa kamu yakin orangtua kamu suka sama aku? Karena bagaimanapun setiap orangtua mengingnkan yang terbaik untuk anaknya. Dan aku seorang janda dengan satu anak, aku tidak yakin mereka akan menyukaiku- Auhhh sakit!" Kana memengang dahinya saat Joddy menyentil di akhir kalimatnya.

"Sudah aku bilang. Berhenti menikirkan penilaian oranglain terhadapmu."

"Mereka bukan oranglain, mereka orangtua kamu! Jadi sebelum terlalu dalam hubungan kita ada baiknya kita pikirkan kembali apakah kita bisa melanjutkan hubungan ini atau tidak?"

Joddy menatap Kana tajam, terlihat kemarahan di sana. "Berhenti bicara omong kosong Kana! Aku tidak pernah main-main dengan hubungan kita."

"Tapi Kak-"

"berhenti mengkhawatirkan sesuatu yang tidak perlu kamu khawtirkan!" sela Joddy. "Tetaplah duduk manis dan biarkan aku berjuang."

"Kak-"

"Diam, Na!" Joddy mengangkat tubuh Kana lalu mendudukkannya di atas kitchen set. Mengurung Kana di kedua sisinya.

"Aku menunggu selama puluhan tahun Kana, membahagiakanmu adalah keinginanku dari dulu. Jadi tolong berhenti berpikiran untuk pergi dariku. Semua sudah terlambat begitu kamu bilang 'iya'. Aku tidak akan pernah melepaskanmu Na. Tidak akan pernah." Joddy mengusap pipi Kana menelusuri wajah cantik kekasihnya. Tangan Joddy berhenti di bibir merah Kana. Lalu tanpa izin dia menarik dagu Kana dan mencium bibirnya. Hanya berupa kecupan-kecupan kecil.

"Too love,"bisik Joddy sebelum mencium Kana lebih dalam lagi. Tangan Joddy menelusup ke belakang mengusap kulit punggung Kana yang halus. Tak mau Kalah, Kana menarik tengkuk Joddy agar menciumnya lebih dalam lagi. Entahlah, Kana menjadi murahan bila bersama Joddy.

"Ehhmmm.." Tanpa sadar Kana mengerang saat Joddy memasukan lidahnya ke dalam mulut Kana mengeksplor masuk ke dalam sana. Keduanya terlalu larut dalam ciuman, Joddy mengumpat dalam hati, seandainya saja Kana tidak datang bulan mungkin dia bisa melakukan lebih dari ini.

Tangan bebas Joddy sudah akan berpindah kebagian depan Kana tapi rupanya semesta tidak mengizinkan ketika tiba-tiba sebuah suara menghentikan semuanya.

"Surpri-se.." Teriakan yang semula lantang menjadi lirih saat melihat adegan 18+ di atas kitchen set itu. Joddy dan Kana panik lalu saling menjauh .

" Mas Joddy Ibu dat-" Satu lagi orang yang membuat panik keduanya wanita paruh baya itu menatap Joddy dan Kana tak percaya.

Joddy mengumpat dalam hati, sial kenapa dia harus memberi tahu password apartmentnya pada adiknya itu. Kana menunduk saat tatapan mata wanita paruh baya itu serasa menusuk sampai ke jantungnya. M*ti kali ini!!

**********

1
Mila Karmila
senengnya jadi orang yang diperjuangkan
vimelanie26
baru selesai baca 😁 hbs baca yg pertama lanjut yg ini, dan saya syuka sekaliiii sama karakter kana,joddy dan kanda 🤗 ....

tapi ternyata banyak yg "blm selesai" yahhh list novelnya, pdhal penasaran lohhh sama kisah² yg lainnya 😑

Okay dehhh, salam kenal yah author 😚
Kanaya: hehehe terimakasih sudah bersedia baca
total 1 replies
mom Cinta & Marvel
tq....
Kanaya: sama2 terimakasih sudah baca
total 1 replies
Npy
lagi dunk..
masih banyak yang dikepoin..
kelanjutan Kanda Lian 🤭
lalu gimana kelanjutan Harta Tahta Laras bagi Heru 🤣
Kana lahiran 😍
Kanaya: aduhhhh
total 1 replies
Ulfa Restu
suka banget karyanya thor,karater joddy yg kuat bikin hati rasanya meleleh
Kanaya: heheeheh makasih bgt udah baca i Luv u❤️❤️❤️
total 1 replies
Sumarny
lanjuut thoor,
Kanaya: heheheh makasih udah baca❤️❤️❤️
total 1 replies
Abidzar Out Siders
the end.....tapi aq masih pingin di lanjutkan thor😍😍😍😍😍
Kanaya: aduuuh heheh
total 1 replies
Sumarny
sedih thoor,sifat Ayah Kana teringat Almarhum ayahq😭😭
Ika Widyaningrum
yah kok udahan aja thor..padahal masih nunggu in kisah kanda juga 😭😭
Kanaya: hehehehe nanti dibuatin heheheh
total 1 replies
Lala naufal azka
the end 😔😔😔😔thor doain aku garis 2 ya,,semoga kaya kana aku cepet hamil lagia,,aamiin🤲
Kanaya: Amin,, semoga secepatnya ya garis dua. Bahagia, positif thinking, jaga pola makan, pola tidur, rilexs. Insya Allah disegerakan . terimakasih selalu dukung Kana . love you
total 1 replies
Yuni Ati
Tamat ...terima kasih Authorr 🙏🙏
Kanaya: terimakasih sudah mengikuti cerita ini dari awal sampai akhir saranghaeeeee❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️😍😍😍
total 1 replies
Abidzar Out Siders
bolak balik ta lihat kok ga up2 thor....aq slalu setia mnunggu up 😍😍😍😍
Kanaya: hehe done ya
total 1 replies
Abidzar Out Siders
terima kasih thor....semoga sehat terus & semangat ya💪💪
Kanaya: terimakasih sayang sudah selalu baca
total 1 replies
Devi Yanti
pas banget author.. tetap semangat ya
Devi Yanti: awal Minggu maksud saya
total 3 replies
Suharni Arni
lanjut thor
Kanaya: asiappppp terimakasih syg sudah baca
total 1 replies
Ꮪིᥰ⃝֟.𝄠༅𝕾𝖆𝖓𝖎𝖞𝖆𝐿 𝗦⃝⃟🦁
nyesekkk
Kanaya: hehehehe terimakasih udha baca
total 1 replies
Abidzar Out Siders
akhirnya yg kutunggu up jg....trims ya thor 😍😍😍
Kanaya: heheheh maaf kurang feelnya
total 1 replies
Yun Eni
kukira kemana thor,g muncul2
Kanaya: ada. baru keluar dari goa
total 1 replies
Devi Yanti
maafkan daku.. kupikir dirimu tidak up Minggu ini 🙃
Kanaya: hehehehe saranghae❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Lala naufal azka
lama banget thor up ny,,
tp kali ini kurang gereget thor,,
semangat lanjut yaa💪💪
Kanaya: hoho iya gak dapet feel-nya emang
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!