NovelToon NovelToon
Obsesi Cinta Nona Muda

Obsesi Cinta Nona Muda

Status: tamat
Genre:Obsesi / Angst / One Night Stand / Penyesalan Suami / Cinta setelah menikah / Romansa / Tamat
Popularitas:404.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Yune

Bianca Davis hanya mencintai Liam dalam hidupnya. Apa pun yang dia inginkan pasti akan Bianca dapatkan. Termasuk Liam yang sebenarnya tidak mencintai dirinya. Namun, bagaimana bila Liam memperlakukan Bianca dengan buruk selama pernikahan mereka? Haruskah Bianca tetap bertahan atau memilih menyerah?

Ikuti kelanjutan kisah Bianca dan Liam dalam novel ini! ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Yune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

"Li, apa kamu mulai mencintaiku?" tanya Bianca lagi dengan suara lemahnya.

Liam melengos, dia tidak ingin memberikan Bianca harapan. Hatinya belum sepenuhnya tertuju pada Bianca. Pria itu tidak bisa meloloskan begitu saja ucapan Bianca.

"Kita bicarakan ini, nanti. Kamu tidak ingin tinggal bersama Mama Sonia? Aku tidak keberatan bila kita tinggal di sana. Untuk sementara, aku tidak akan memperbolehkanmu bekerja. Jadi, aku takut kamu bosan bila sendiri di apartemen." Bianca bersumpah itu adalah ucapan Liam paling panjang yang pernah didengarnya.

"Tidak! Aku baik-baik saja di apartemen. Kondisiku dan baby akan membaik. Jadi, tidak mungkin aku bosan di apartemen," balas Bianca.

"Kau dengar sendiri, kan? Bianca tetap ingin kami tinggal di apartemen. Aku akan mempekerjakan asisten rumah tangga untuk Bianca agar dia tidak kelelahan. Aku minta kau tidak perlu khawatir, dia akan baik-baik saja bersamaku," ucap Liam pada kakak iparnya.

"Baiklah, aku akan memegang ucapanmu, Liam! Bila sampai terjadi sesuatu pada Bianca atau keponakanku. Kau tahu apa yang akan terjadi padamu atau pun perusahaanmu," ancam James.

"Kak! Jangan berkata seperti itu!" Bianca ingat bila Liam tidak suka bila diancam.

Tidak ingin membuat pria yang dicintainya itu tertekan. Bianca memilih untuk menegur sang kakak. Perempuan itu ingin Liam merasa nyaman karena menikahinya. Sejujurnya, Bianca khawatir dengan perjanjian yang diajukan oleh Liam.

Dengan jelas, dia tahu bahwa Liam belum mencintainya sama sekali. Posisinya sebagai istri Liam bisa dibilang belum aman karena pria itu masih menginginkan perpisahan. Demi apa pun, Bianca tidak akan membiarkan perceraian terjadi di antara mereka.

Pintu ruang rawat di ketuk, ketika pintu terbuka terlihat keluarga Smith datang menjenguk Bianca. Paula mendatangi sang menantu, terlihat wajahnya sembab ketika mengetahui Bianca di rawat di rumah sakit.

"Apa yang terjadi hingga kamu di rawat seperti ini, Sayang? Apa Liam melakukan sesuatu yang membuatmu terluka?" tanya Paula.

"Tidak, Ma. Ini bukan kesalahan Li...."

"Tentu saja ini bukan kesalahan kakakku. Pasti kamu, kan yang terlebih dahulu melakukan sesuatu hingga menyebabkan dirimu sendiri sakit. Jangan menyalahkan kakakku. Kamu ini benar-benar beban, Bianca. Juga, anak dalam kandunganmu itu! Seharusnya, dia tidak perlu ada di dunia ini karena itu membuat Kak Liam harus menikah dengan wanita seperti..."

"Hentikan, Laura! Tutup mulutmu! Mulai sekarang kamu tidak boleh mengatakan sesuatu yang buruk tentang Bianca. Dia adalah istriku! Kakak Iparmu! Jadi, kamu harus menghormatinya seperti kamu menghormatiku!" tukas Liam tidak menyangka Laura bisa berkata demikian tajam.

"Tapi, Kak..."

"Minta maaf pada, Bianca!" ujar Liam pada sang adik.

Laura mendelik pada kakaknya, tidak pernah Liam begitu tegas menegur Laura. Dia selalu menjadi adik kesayangan Liam. Namun, hanya karena wanita j*Lang itu sudah menikah dengan kakaknya, Bianca mendapat pembelaan dari Liam.

"Sudah, tidak apa-apa, Liam!" ucap Bianca tidak ingin mendengar pertengkaran antara Laura dan Liam.

Bianca tidak ingin adik iparnya itu semakin membencinya. Sudah cukup berbagai ucapan kebencian dia terima selama ini. Bianca yakin bila Laura akan dapat melihat siapa yang sebenarnya layak untuk mendampingi Liam.

Wanita itu yakin bila Ivanka telah mencekokinya dengan berbagai berita buruk. Sampai saat ini, Laura masih terlihat tidak ikhlas mengetahui bila Bianca yang menjadi kakak iparnya.

"Pergilah, Laura! Sebaiknya kamu menunggu di luar saja!" perintah William pada anak gadisnya itu.

"Baiklah!" Tanpa kata Laura meninggalkan ruangan, James memandang tajam Laura.

Sedari tadi, James menahan diri untuk menegur gadis itu. Untungnya, Liam sudah terlebih dahulu melakukannya. Jika tidak, pria itu akan membuat Laura menyesal karena telah menyalahkan sang adik.

Laura berjalan di lorong rumah sakit, dia kesal dengan semua anggota keluarganya yang terlihat sangat menyayangi Bianca. Teringat pada ucapan Ivanka yang menyesakkan dadanya saat Paula tidak menyukai pertemanannya dengan wanita yang cantik itu.

"Begitulah, Laura! Semua orang akan menyukai Bianca. Sedangkan aku yang berasa dari keluarga biasa saja dianggap tidak dapat sebanding dengan Bianca. Padahal, aku tidak bisa memilih asal keluargaku. Aku juga ingin seperti Bianca yang terlahir dari keluarga kaya dan terpandang," ucap Ivanka pada sebuah pesta yang diadakan oleh teman satu kampus mereka.

"Sudahlah, Kak. Aku yakin kamu dapat disukai oleh orang lain bukan karena kekayaan yang dimiliki. Kamu itu sangat pintar dan baik. Pasti mereka juga menyukaimu," balas Bianca.

"Bukan hanya karena kekayaan, Lau. Bianca juga sering menjajakan dirinya pada beberapa teman di kampus ini. Oleh karena itu, dia sangat populer di angkatanku. Bukan hanya diangkatanku. Dia memang populer di kampus ini. Jadi, aku harap kamu menjauhkan Liam dari Bianca. Dia tidak pantas berada di dekat Liam," ungkap Ivanka dengan wajah meyakinkan.

Saat itu, Laura mengangguk, dia melihat sendiri bila Bianca dekat dengan beberapa orang pria. Menganggap kedekatan Bianca dengan beberapa pria itu adalah satu kesalahan. Hingga, sampai saat ini Laura sangat membenci keberadaan Bianca.

***

Beberapa hari berlalu, saat ini kondisi Bianca telah membaik. Bianca ingin pulang ke apartemen Liam saja. Namun, Liam harus pergi dinas ke luar kota. Hingga membuatnya harus menanyakan keinginan Bianca terlebih dahulu. Tidak mungkin dia meninggalkan Bianca yang masih dalam proses pemulihan sendirian di apartemen mereka.

"Sebaiknya, kamu menginap saja di rumah Mama Sonia. Aku hanya akan pergi selama tiga hari. Sayangnya, Papa dan mamaku juga harus menghadiri beberapa pertemuan penting di luar kota, Bi. Aku tidak ingin kamu sendiri di apartemen," ujar Liam pada sang istri.

Menemani Bianca selama empat hari di rumah sakit, membuat perasaan Liam semakin melembut. Dia sedikit melupakan rencananya untuk menyakiti wanita yang telah menjadi istrinya itu. Saat ini, dia selalu mengkhawatirkan keadaan Bianca.

"Tidak apa-apa, Liam. Aku baik-baik saja. Semua sudah kembali seperti biasa dan kondisiku sudah pulih. Pergilah, tiga hari adalah waktu yang sebentar. Aku tidak ingin pekerjaanmu tertunda karena diriku," balas Bianca.

Liam memutar otaknya, dia memang sudah mempekerjakan seorang asisten rumah tangga. Akan tetapi, hatinya tetap tidak tenang meninggalkan Bianca. Dokter mengatakan kandungan Bianca masih sangat rentan.

Pria itu tidak ingin menanggung risiko yang lebih besar. Harus ada pihak keluarga yang menemaninya. Pun meminta Sonia, dia tidak enak hati karena hal itu dapat membuat steriotip bahwa Liam tidak dapat menjaga Bianca.

"Bagaimana bila Laura tinggal bersama denganmu selama tiga hari itu? Aku akan memintanya untuk menemanimu. Paling tidak, kamu memiliki teman mengobrol," usul Liam pada Bianca.

Tanpa berpikir panjang, Bianca menganggukkan kepalanya. "Ya, itu adalah ide yang bagus. Aku akan lebih mudah dekat dengan Laura, Li. Terima kasih," ucap Bianca membuat Liam tanpa sadar mengusap kepalanya.

Liam tersenyum mendapati Bianca sangat penurut ketika menjadi istrinya.

Mungkin aku akan mudah mencintaimu, Bi. Tunggu saja, entah obsesi atau cintamu itu pasti akan aku balas, batin Liam dalam hati.

***

Bersambung...

Terima kasih telah membaca.❣️

1
ayu cantik
suka
Syamsiar Samude
program hamilx berhasil semoga segera hadir Liam junior, ternyata ayah Jessy lbh gila ambisix dr siapapun mau enak anakx yg dibikin tumbal dasar sinting malah lbh hancur
Syamsiar Samude
tdk di dunia novel dunia nyata pun fakta resiko laki2 yg sdh tampan kaya & pux sglax psti byk perempuan yg menghilangkan rasa malu dan harga dirix hax utk nafsu sesaat dan ambisi
Syamsiar Samude
tetap semangat utk author sehat sukses selalu dgn karya2nya 🤲🤗
Syamsiar Samude
James tdk sadar sifatx tdk jauh beda dgn Liam yg tlh mnyia2kn wanita yg mncintaix bgtu tulus dan nembuatx hamil krna awalx tdk mncintaix ditinggalkan malah bgt susah mengetahui keberadaanx mngkin dia jg sdh melahirkan n Liam lbh bruntung mudah mnemukn Bianca lgi yg tlh brhail mncintaix
Syamsiar Samude
James sikapx sllu tegas krna bgt mnyayangi , semoga dgn ungkapan cintax yg tulus dan dgn keteguhan Liam mencari istri n ankx mbuat Bianca luluh n tdk terjadi perceraian
Syamsiar Samude
akhirx Bianca sdh sampai batas sabarx smg Liam bisa merenungi semua sikapx yg bgt sulitx mngatakan cinta pdhl tdk mau kehilangan dasa bodoh bin tolol
Syamsiar Samude
Serena penyebab semua kericuhan kluarga Liam smg mndpt balasan lg dr James krna Liam sosok yg tdk tahu diri
Syamsiar Samude
semoga terkuak sifat burukmu Serena km psti sdh brhubngan dgn laki laki lain dan mencoba mendekati Liam ntah apa lgi rencanamu
Syamsiar Samude
Bianca lbh km prgi ke rumh keluargamu utk melihat sikap Liam apa dia akn merasa kehilangan agar tdk lg peduli dgn semua sandiwara Serena
Syamsiar Samude
Serena jadikan ibux umpan utk niat busukx smga saja Liam secepatx tahu niat busukx atau ibux yg kasih tahu Liam niat Serena yg sebnrx yg lbh gila dr Ivanka
Syamsiar Samude
ternyata Serena mau kembali krna kariernya jg usaha orang tuanx bangkrut hingga mau nekat mengganggu rumah tangga Liam hanya ambisi semoga sj Liam tdk mau lg peduli dgn masa lalux
Syamsiar Samude
semoga Liam tdk bgtu lg peduli dgn masa lalux & hax fokus dgn Bianca dgn calon bayix
Syamsiar Samude
ternyata Ivanka pux rasa takut jg setlh apa yang telah dia perbuat yg jelas km sdh berada di ambang kehancuran krna sifat egomu sendiri terimalh sanksinya
Syamsiar Samude
syukurlah James mengetahui semua dan mnolong Bianca ntah apa yg akn trjadi smg Ivanka mndpt balasan yg setimpal
Syamsiar Samude
semoga Ivanka mndpt sanksi dan hukuman yang setimpal dr prbuatnx dasar wanita licik pengadu domba untung Liam bisa selamat dr jeratan busukmu
Syamsiar Samude
semua yg dituduhkan Ivanka kepada Bianca ternyata dialah yg bgtu cuma irihati syirik dan dengki hingga sllu mbuat fitnah smga Laura segera tahu semuax & Bianca tdk knpa2 krna nekat menyusul Laura ke club
Syamsiar Samude
semoga Laura segera tahu semua kebusukan & kelicikan Ivanka hingga tdk terprovokasi lg
Syamsiar Samude
semoga secepatx mengetahui semua sifat buruk Ivanka semoga Bianca tdk kenapa2 saat ditinggal Liam dan sementara ditemani Laura tp ntah apa yg akn trjd selama ada Ivanka sbgai duri dlm rumah tangga mereka
Syamsiar Samude
liam awalx tdk suka Bianca krna terlalu posesif & di provokasi yg tdk benar oleh Ivanka & Laura jd Liam sllu merasa ragu tp mudahan dia akn berubah setelah tahu Bianca masih perawan & menghilangkan semua pikiran yg negatif
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!