NovelToon NovelToon
Suamiku Dan Wanitanya

Suamiku Dan Wanitanya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: green veil

Winda adalah seorang wanita berumur 32 tahun yg sudah menikah dengan Ardi yg berumur 38 tahun.
Pernikahan mereka sudah memasuki umur 7 tahun, akan tetapi belum juga dikaruniai seorang anak.
Winda merasa bahwa hidupnya tidak lengkap bila belum menjadi seorang Ibu.
Keinginannya untuk mempunyai anak sampai membuatnya putus asa.
Sampai suatu saat dimana dia diperkenalkan suaminya denga orang yang bernama Mina....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon green veil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB XIII MANTAN

            Ardi menuju ke rumahnya, sambil

menghela nafas panjang dia memikirkan para karyawannya. Dia tidak tahu apa yang

menjadi perbincangan mereka. Sebelumnya, Ardi selalu tahu apa yang dibicarakan

para karyawannya, keluhan maupun pembicaraan tentang orang atau apapun yang

mereka bicarakan di belakang Ardi, karena mereka akan bicara atau mengadu

kepada Winda kemudian Winda yang akan menyampaikannya kepada Ardi. Sekarang,

sumber informasi Ardi tentang karyawan sudah tidak ada lagi. Mina juga tidak

dekat dengan mereka, seolah ada dinding pemisah diantara mereka. Mina juga

tidak mau dekat dengan para karyawan selayaknya teman, begitu juga sebaliknya.

            Ardi menghempaskan tubuhnya ke sofa

sambil mendengus dengan keras sehingga orang yang mendengarnya akan mengira

kalau Ardi lagi marah.

            Mina yang melihat hal itu malas bertanya

apa yang terjadi. Dia masih bermain dengan Hpnya. Mina merasa sudah jenuh

dengan tingkah Ardi belakangan ini. Mina merasa bahwa Ardi selalu marah-marah

tidak jelas, tapi tiba-tiba baik kemudian marah-marah lagi dan itu membuatnya

menjadi semakin jengkel kepada Ardi. Dia pernah meminta orangtuanya untuk

menjemputnya, akan tetapi orangtuanya tidak mau menjemputnya karena takut kalau

Mina di rumah tambah stress karena tetangga masih membicarakan perihal Mina

menjadi perempuan yang merebut suami orang lain, sikap tetangga juga terkadang

sinis terutama tatapannya. Akan tetapi tetangga Mina di depan Mina dan

orangtuanya terlihat baik karena mereka cukup terpandang di daerah mereka

karena termasuk orang yang sukses dan kaya.

            Ardi melirik Mina, dan tiba-tiba

merasa jengkel karena merasa Mina adalah sumber semua masalah, tetapi Mina

dilihatnya tidak peduli akan masalah yang dihadapinya sekarang ini. Tetapi Ardi

menekan amarahnya karena Ardi takut Mina pulang ke rumahnya karena dulu ketika

mereka bertengkar Mina langsung minta dijemput oleh orangtuanya. Beda sekali

dengan Winda, pikirnya. Ketika bertengkar dan sikap Ardi kepada Winda sangatlah

jahat, Winda tidak pernah meminta orangtuanya untuk menjemputnya.

            “Yang” kata Ardi memanggil Mina,

berharap Mina meletakkan Hpnya kemudian menenangkan dia. Ardi ingin

bermanja-manja dengan Mina. Tapi Mina hanya menoleh kemudian melihat Hpnya

lagi.

            “Ada apa Yang?” jawab Mina dengan

santai sambil bermain Hp.

            “Diletakkan Hpnya dulu dong, aku

pengen ngobrol nih. Banyak masalah di toko. Aku pengen kamu temenin aku ngobrol”

            Mina menoleh lagi tetapi tetap masih

bermain HP,

            “ Apa sih Yang manja banget. Aku

capek ngurusin Bimo, pergi belanja ke supermarket. Jangan nambahin pikiran aku

lagi dong. Aku kan juga pengen santai”, jawab Mina sambil cemberut.

            Ardi yang mendengar itu seketika

marah, akan tetapi ditahannya amarahnya yang sudah sampai di ubun-ubun.

            “Ke supermarket? Ngapain?” tanya

Ardi terdengar agak ketus.

            “Ya belanjalah masa tiduran” jawab

Mina jengkel.

            Ardi yang mendengar hal itu berusaha

keras untuk menahan amarahnya supaya tidak terjadi pertengkaran hebat. Ardi berpikir

semakin jelas perbedaan Winda dengan Mina. Mina selalu berani menjawab

perkataannya, akan tetapi Winda masih menjaga atau bahkan tidak menjawab dengan

nada yang akan membuatnya tambah marah. Kenapa dengan Winda dulu aku kasar

tetapi dengan Mina aku terlalu lembut, apakah memang dulu cintanya kepada Winda

nggak sebesar cintanya kepada Mina?

            Ardi menghembuskan nafas panjang

kemudian,

            “Aku pergi sebentar ke tempat Mitha

ya Yang”, kata Ardi. Ardi berpikir untuk meredakan amarahnya di tempat Mitha.

            ........................................

            Sampai di tempat Mitha, seperti

biasa Ardi melihat Mitha yang bermain dengan Hpnya.

            “Bundamu ke mana Mit?”, tanya Ardi

ke Mitha supaya tidak ditanya kenapa dia datang ke rumah Mitha.

            “Kerja dong Mas” jawab Mitha masih

melihat Hpnya.

            “Mit, masih nyimpen foto bayi yang

lucu kemarin nggak?” tanya Ardi tiba-tiba teringat foto bayi yang diperlihatkan

Mitha dulu, yang nggak lain adalah Arjuna.

            “Masih dong Mas. Ih kangen ya sama

bayi itu?” goda Mitha.

            “Apaan sih Mit”

            Mitha tidak segera memberikan Hpnya

kepada Ardi, Ardi tidak sabar menunggu

            “Lama amat Mit”

            “Bentar ah kan nyari dulu. Ini dah

tak kirim ke Hpnya Mas Ardi” kata Mitha.

            “Mas Ardi nggak bawa HP Mit. Lagian

ngapain dikirim ke Mas Ardi. Mas Ardi kan Cuma pengen lihat aja”

            “Udah ah, biar Mas Ardi puas kalo

kangen sama dedek bayi tinggal lihat Hp” jawab Mitha.

            Ardi menyerah berdebat dengan Mitha,

kemudian dia melihat TV yang menyala sampai tertidur pulas.

            “Ardi bangun, udah sore. Pulang sana!”

            Tiba-tiba ada suara yang

membangunkan Ardi. Perlahan-lahan Ardi membuka mata dan dilihatnya kakaknya

duduk di sampingnya dan berusaha membangunkan Ardi supaya pulang ke rumahnya

karena hari sudah mulai malam.

            “Bangun Di. Udah malah” kata

kakaknya yang tak lain adalah Bundanya Mitha.

            “Hm” jawab Ardi.

            Begitu terbangun, Ardi langsung

duduk dan menatap keluar. Sudah malam rupanya, batin Ardi.

            “Ada apa? Ada masalah sama Mina?”

tanya kakaknya ingin tahu, karena setelah menikah dengan Mina Ardi jarang ke

rumahnya dan tidur sampai larut malam begini.

            “Nggak ada apa-apa Mbak. Tadi Cuma ketiduran

aja pas main ke sini”

            “Kata Mitha kamu nyariin kakak ya?”

            “Nggak Kak, Cuma basa basi aja. Hehe.

Aku langsung pulang ya Kak. Kasihan Mina sendirian di rumah” kata Ardi yang

langsung beranjak dari duduknya kemudian pulang.

            Sesampainya di rumah dilihatnya Mbok

Inem pembantunya sedang mengasuh Arjuna.

            “Mina di mana Mbok?” tanya Ardi

kepada Mbok Inem.

            “Di kamar Mas” jawab Mbok Inem.

            Ardi menuju kamar dan dilihatnya

Mina sedang bermain Hp. Ardi yang amarahnya sudah mereda kini dibuat jengkel

kembali oleh tingkah Mina.

            “Yang, kok di kamar?” tanya Ardi.

            Mina hanya menoleh dan masih asyik

bermain Hp.

            “Nggak ngasuh Bimo? Kasihan Mbok

Inem udah kerja seharian” kata Ardi lagi berusaha bersabar.

            “Aku juga capek Mas. Apalagi Mas Ardi

marah-marah terus tanpa tahu salahku apa” kata Mina jengkel.

            “Iya, maaf ya. Soalnya akhir-akhir

banyak pikiran di toko”

            “Ya jangan dibawa-bawa pulang dong

jengkelnya. Apalagi malah marah-marah di depanku. Aku kan capek, masih harus

denger orang marah-marah lagi”.

            “Iya maafin ya Yang. Yuk keluar,

kasihan Mbok Inem biar dia istirahat. Aku yang jagain Bimo. Kamu main Hp di

luar aja ya” bujuk Ardi lagi.

            “Mas, kayaknya kemarin kamu juga dah

minta maaf tapi diulangin lagi deh. Kali ini aku maafin tapi jangan diulangin

lagi ya. Aku udah capek” kata Mina merajuk.

            “Iya sayang. Yuk keluar”

            Mina dan Bimo keluar dari kamar dan

menyuruh Mbok Inem menyiapkan makan malam. Setelah makan malam Mina menidurkan

Bimo.

            Tlililing..... Hp Mina berbunyi,

tanda ada pesan masuk.

            Mina membuka Hpnya. Dilihatnya pesan

yang masuk dan ternyata itu adalah pesan dari mantannya, Jaya. Pesan itu

berbunyi

            ‘Apa kabar?’

            Hati Mina berkecamuk, ada perasaan

aneh di hatinya. Antara suka, benci bercampur jadi satu.

1
Maria lace W
cih wis cerai mantan dah kawin msh aja didatengin rmh nya....peduli amat, siapa yg mau nengok ya monggo dateng ke rmh cewek..bkn cewek.mantan istri datengin rmh mantan nya
Sri Wahyuni
dasar Winda bodoh, sudah disakiti masih berharap mau kembali
Shinta Dewiana
bodoh bodoh bodoh.
Shinta Dewiana
jgn bodoh winda...biar mereka yg ke rmhmu...
Shinta Dewiana
akhirnya....wk.wk..wk...
Shinta Dewiana
ardi sm keluarganya mau menang sendiri...winda bodoh
Shinta Dewiana
dasar lemah rasain tu gmn sakitnya di selingkuhin.
Shinta Dewiana
pokoknya jg sampekdeh winda balikan sm ardi...
Shinta Dewiana
hedeh..dg winda enggak da pernah ke rmh mertua...dasar ardi
Shinta Dewiana
hedeh enggak banget deh...winda pula yg ke situ....
Shinta Dewiana
yaaaa..masak jodonya tua banget sih thor
Shinta Dewiana
ha...ha..ha....
Shinta Dewiana
nah kan mulai deh
Shinta Dewiana
tunggu lah nyesel begitu tau bimo bkn anaknya..nangis darah deh...
Shinta Dewiana
ah.malas banget klu ujung2nya winda balikan sm ardi
Shinta Dewiana
mantap winda...senangat trus...
Shinta Dewiana
nah gitu dong winda br seru...suami kayak gitu tdk perlu di pertahankan...pezina.
Hotma Gajah
kurang greget...
mending bobo...
Hotma Gajah
kayak cerita ikan klepek2 bukan ikan terbang lagi😃😃😃
Hotma Gajah
thor...
bikin kesel/eneg dehhh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!