NovelToon NovelToon
Ada Negara Diantara Kita

Ada Negara Diantara Kita

Status: tamat
Genre:Romantis
Popularitas:801.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: willyandarin

Berawal dari pertemuan pertama kali di salah satu mall di daerah Bekasi, dimana mereka yang bekerja sebagai SPG/SPB di salah satu toko HP. Pertemuan pertama tidak terduga itu ternyata berujung dengan CINTA, namun Wulandari selain bekerja menjadi SPG ia juga kuliah di salah satu kampus di daerah Jakarta dan juga bekerja sebagai Staff administrasi di daerah Jonggol. Singkat cerita Ibrahim mendaftarkan diri untuk menjadi salah satu angota Prajurit Tentara Angkatan Laut (AL). Lika liku percintaan mereka di uji oleh hadirnya banyak Wanita di sekitar Ibrahim dan membuat Wulan ragu akan keseriusannya. Jarak yang membuat mereka di pisahkan oleh Negara karena pekerjaan Ibrahim itu.

"Apakah hubungan Wulan dan Ibrahim akan bersatu di pelaminan atau Apakah Wulan dan Ibrahim akan menjadi teman saja?"

Mari kita simak saja...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon willyandarin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13.ANDK

Akhirnya Wulan dan Iqbal pun kembali bekerja setelah berdebat tadi yang amat panjang.

"Kok anak siang belum ada yang datang kak ?" Tanya Wulan.

"Mungkin sedang ada di jalan , Macet kali mereka maka nya jadi telad." Jawab Iqbal masih berpikiran positif thingking.

"Bisa jadi kak." Jawab Wulan.

"Yaudah sanah kamu jaga di depan , Biar aku jaga di kasir." Pinta Iqbal.

"Oke, Awas aja ada yang kurang uang kasir aku tidak mau ke bawa loh kak." Ucap Wulan yang meledek ke arah Iqbal.

"Yaelah Lan aku tidak akan melakukan hal sejahat itu kali , Lagi pula aku juga cuman duduk tidak macam-macam." Ujar Iqbal dengan menaikan satu alis nya.

"aku cuman kasih tau aja kak karena kejahatan itu bermula dari hal kecil dulu." Seru Wulan yang meledek.

Wulan akhirnya meninggalkan Iqbal dan berjaga di depan. Novi dan Sherli sampai di toko mereka langsung menganti seragam. Wulan dan Iqbal langsung istirahat namun kali ini Wulan tidak istirahat di kantin melainkan di gudang saja sambil rebahan karena di lihat waktu sudah menunjukan untuk pulang.

"Kok bisa sih si Iqbal itu ngeselin banget dari tadi bikin kesal saja "Gumam Wulan

Wulan selesai istirahat dan kembali untuk bekerja kini giliran Novi dan Sherli yang istirahat, Novi dan Sherli istirahat di dalam gudang.

Wulan kembali untuk bekerja namun waktu semakin hari semakin sore dan saatnya Wulan dan Iqbal pulang kerumah masing-masing.

"Lan sanah pulang aku udah selesai break nya." Ucap Novi.

"Oke Novi, Wulan ganti baju dulu ya." Jawab Wulan.

Novi hanya mengangguk saja dan Wulan meninggalkan Novi untuk bersiap-siap pulang. Wulan selesai dan pamitan untuk pulang.

Wulan memesan ojol untuk pulang dan beberapa menit kemudian ojol datang Wulan pergi untuk pulang ke rumah.

Akhirnya Wulan sampai juga ke rumah.

Pukul 18.00 WIB di dalam rumah Wulan yang asri dan nyaman penuh dengan berbagai macam tanaman hias.

"Assalamuallaikum ma!" Sapa Wulan.

"Waalaikumsalam baru pulang kak?" Tanya Mama.

"Iya Ma." Jawba Wulan.

"Yaudah sanah bersih-bersih dulu habis itu shalat." Pinta Mama.

"Oke ma." Jawab Wulan.

Wulan meninggalkan mama dan menuju ke kamar untuk bersih-bersih. Setelah itu Wulan mandi dan shalat. Setelah selesai shalat dan mandi Wulan mengecek Hp takut ada yang penting namun setelah di cek tidak ada pesan apa pun. Akhirnya Wulan tidur karena Wulan merasa kelelahan setelah bekerja.

Pagi hari Pukul 04.30 WIB suara adzan subuh telah berkumandang. Wulan bangun untuk mandi dan shalat subuh setelah Wulan mandi dan shalat subuh langsung menuju meja makan untuk sarapan pagi.

Setelah sarapan pagi Wulan berangkat kerja untuk ke kantor dan Wulan menaiki ojol yang sudah Wulan pesan tadi. Setibanya Wulan di kantor Pukul 08.00 WIB di kantor tempat Wulan bekerja sepi dan sunyi.

"Selamat pagi Mba Diana!" Sapa Wulan.

"Pagi Lan tumben kamu datang nya pagi sekali." Jawab Diana.

"Kebetulan tidak macet di jalan jadi aku bisa sampai pagi." Ucap Wulan sambil kipas-kipas tangan karena kegerahan.

"Alhamdulillah kalau begitu." Jawab Wulan.

Bell berbunyi bertanda mereka masuk ke ruangan masing-masing untuk bekerja dan menyelesaikan pekerjaan.

Bip...Bip...Bip suara pesan masuk dan di lihat pesan ternyata dari Iqbal.

" Lan hari ini kamu masuk pagi ya bareng sama aku." Ucap Iqbal.

" Kok mendadak sih kak kasih info nya Wulan kan tidak bisa kalau mendadak seperti ini." Jawab Wulan kesal.

"Maaf Lan baru info soalnya aku baru di kasih tau Niki suruh pagi lagi, Tidak apa-apa kok kalau kamu datang nya telad aku bisa maklumin tapi jangan terlalu telad banget datang nya." Jawab Iqbal.

" Iya kak nanti di usahain ya." Jawab Wulan.

" Oke Lan aku tunggu loh." Ucap Iqbal.

"Ah kenapa sih kasih taunya mendadak ginih gimana aku mau prepare kalau seperti ini." Gumam Wulan yang merasa kesal.

"Yaudah lah lebih baik aku menyelesaikan pekerjaan nya saja dan harus selesai tepat waktu. Namun dengan sigap dan teliti Wulan pun menyelesaikan pekerjaan nya tersebut." Batin Wulan.

Wulan izin kepada Diana untuk meninggalkan kantor karena dia mau ada kerjaan yang mengharuskan dia masuk pagi.

"Mba Diana!" Seru Wulan.

"Iya Lan ada apa?" Tanya Diana.

Wulan langsung berbisik ke Diana dan meminta izin bahwa hari ini dia harus masuk pagi dan baru dapat info mendadak.

Tanpa lama pun Diana mengizinkan Wulan untuk pergi, Lalu Wulan pun meninggalkan kantor dan menuju tempat dia bekerja.

Hari kedua Wulan masuk pagi namun dia telad untuk ke toko karena Iqbal yang kasih tau nya mendadak seperti itu.

Siang hari Pukul 13.00 WIB di toko tempat Wulan bekerja.

Wulan sampai di toko dan bergegas berganti pakaian di dalam gudang untuk bekerja kembali. Lalu Wulan bertugas jaga di depan bersama sama Iqbal namun nampak nya Iqbal sedang asyik memainkan ponsel Wulan mendekati Iqbal.

"Tadi sampai ke toko jam berapa kak ?" Tanya Wulan.

"Sekitar Jam 11.00 WIB aku telad buka." Jawab Iqbal sambil memainkan ponsel.

"Seriusan kak, Memang tidak di tegor sama pihak management mall kak ?" Tanya Wulan terkejut atas jawaban Iqbal.

"Kan aku tidak ketahuan jadi tidak dong." Jawab Iqbal yang sombong.

"Syukur lah kak, Emang banyak banget tugas di kampus ?" Tanya Wulan yang penasaran.

"Tidak banyak kok cuman tadi aku ketiduran aja di kosan cewe aku karena kecapean seharian ngampus." Jawab Iqbal.

"Oh seperti itu kak." Jawab Wulan.

"Wulan tadi bilang kalau kamu lagi kampus juga, Itu tempat kampusnya dimana terus kamu ambil jurusan apa dan semester berapa ?" Tanya Iqbal yang penasaran itu.

"Nanyanya satu persatu kak jangan langsung banyak seperti itu udah kaya interview aja hahaha." Jawab Wulan.

"Yaudah tingal jawab aja. " Rajut Iqbal kesal.

"Aku kampus di jakarta nama kampus Universitas Negeri Jakarta ambil jurusan Ilmu Hukum baru semester pertama kak." Jawab Wulan.

"Bagus lah itu kamu masih ada niatan buat kuliah." Jawab Iqbal.

"Iya kak." Jawab Wulan.

Mereka pun asyik mengobrol seharian sampai menunggu kunjungan tiba namun waktu semakin siang pada akhir nya Sherli dan Novi datang ke toko mereka langsung bergegas menganti pakaian mereka sebelum kerja.

Setelah selesai Novi dan Sherli langsung keluar dan menyuruh Wulan serta Iqbal istirahat. Wulan dan Iqbal istirahat namun kali ini istirahat tidak boleh di dalam gudang takut ada visit dari kantor soalnya karyawan di larang makan di dalam gudang takut sewaktu-waktu ada yang hilang.

Di sebuah kantin tempat Wulan bekerja terdapat berbagai menu masakan berbagai macam pilihan.

"Mau makan apa Lan ?" Tanya Iqbal.

"Aku udah bawa makanan kak tadi di bekalin sama mama belum sempet makan di kampus jadi aku makan di sinih saja." Jawab Wulan.

"Yaudah mau pesen minum apa biar sekalian aku pesen" Ujar Iqbal.

"Es coklat aja kak kalau tidak ada es kopi saja." Jawab Wulan.

"Oke tunggu ya di sinih." Ucap Iqbal.

Wulan menganguk kepalanya lalu Iqbal meningalkan Wulan sendiri untuk memesan minuman serta makanan. Iqbal akhirnya kembali dari memesan makanan serta minuman.

"Lan aku mau tanya deh setelah kejadian di parkiran kemarin kamu pulang amankan tidak di gangu sama yang lain?" Tanya Iqbal yang khawatir.

"Seperti yang kak lihat sekarang saja aku sangat baik tidak ada terjadi apa-apa, Memang kenapa kak tanya seperti itu ?" Tanya Wulan yang penasaran.

"Aku khawatir lah kamu kan masih baru takut kenapa-kenapa dan maaf pada saat itu aku tidak bisa nungguin kamu nunggu sampai tiba ojolnya." Jawab Iqbal.

"Iya tidak apa-apa kak Wulan ngerti kok." Jawab Wulan.

"Terimakasih ya Lan ." Ucap Iqbal.

"Sama - Sama." Ujar Wulan.

"Rumah kamu di mana sih lan emang nya, siapa tau nanti kalau aku sempet dan ada waktu bisa sekalian antar kamu untuk menebus waktu itu anggap aja rasa bersalah aku sama kamu?" Tanya Iqbal.

"Tidak usah repot-repot kak, Karena Wulan tidak segampang ajak tawaran dari orang asing yang belum di kenal dan apa lagi seorang cowo seperti kakak." Jawab Wulan.

"Aku janji deh tidak akan macam-macam kan kita satu toko Lan lagi pula sesama karyawan toko di larang pacaran Lan, Jadi mau ya please..." Jawab Iqbal yang memelas.

"Sekali lagi Wulan tegasin ya kak tidak usah memaksa karena kita hanya kenal sebagai karyawan toko saja tidak lebih." Ucap Wulan tegas untuk menolak ajakan Iqbal.

"Yaudah Lan karena kamu bersikeras tidak terima tawaran aku dan aku salut kamu langsung menolak tawaran cowo cool seperti aku." Ejek Iqbal.

"kepedean sekali kamu kak." Jawab Wulan sambil geleng-geleng kepala.

Akhirnya mereka tertawa bersama saking asiknya ngobrol datang lah pesanan yang di pesan mereka lalu mereka memakannya dengan lahap dan santai. Setelah selesai makan mereka kembali ke toko karena waktu jam istirahat hampir selesai.

Di dalam toko Wulan nampak sepi tidak ada satu customer yang masuk untuk membeli accecories maupun HP.

"Aku udah selesai nih break nya, kamu boleh break sanah nanti aku mau pulang ontime lah." Ucap Wulan.

"Oke deh Lan aku break dulu ya."Ucap Novi.

"Iya, Tadi gimana sudah datang belum yang visit ke toko ?" Tanya Wulan.

"Sepertinya belum datang Lan karena toko masih sepi seperti sekarang, Kemungkinan datangnya bisa sore Lan." Ujar Novi.

"Oh seperti itu ya, Yaudah sanah istirahat dulu makan yang banyak Novi badan kamu terlalu kurus." Ejek Wulan.

"Kamu ngeledek aku Lan, Kita itu sama-sama kurus Lan." Rajut Novi yang kesal.

Wulan hanya membalas dengan tertawa saja karena setelah di pikirkan mereka sama-sama kurus.

Wulan dan Iqbal kembali untuk bekerja dan sambil menunggu yang visit ke toko mereka. Setelah mereka nunggu akhirnya Novi dan Sherli kembali dari breaknya untuk langsung berjaga di depan toko tersebut supaya pada saat kunjungan tidak ada yang kena omelan.

Wulan dan Iqbal bergegas untuk pulang karena menurut mereka suatu keberuntungan bisa masuk pagi tidak kena omelan dari visit hari ini yang jelas-jelas Wulan tidak tau seperti apa orangnya dan karakternya itu.

Wulan langsung memesan ojol untuk kembali ke rumah setelah banyak kegiatan dari kedua tempat

Malam hari Pukul 19.00 WIB di rumah Wulan.

Tok...Tok...Tok pintu di ketuk

"Assalamuallaikum Ma aku pulang!" Seru Wulan dengan muka melas karena kecapean.

"Waalaikumsalam kak kok tumben sudah pulang? Terus kenapa itu muka nya di kusut seperti itu ?" Tanya Mama.

"Tidak ada apa -apa ma hanya capek saja seharian Wulan bekerja dan kedua tempat di visit oleh atasan saja, Untung nya aku lolos mah keduanya jadi tidak ada yang tau." Jawab Wulan.

"Oh begitu , Yaudah sanah bersih-bersih habis itu makan dulu sanah." Ucap Mama.

"Oke ma." Jawab Wulan.

Wulan menuju ke kamar untuk bersih-bersih dan shalat terlebih dahulu setelah itu Wulan rebahan di kasur dan sambil mengingat kejadian yang tadi di alaminya.

"Kok bisa secara bersamaan seperti itu lalu bagaimana jika ketiga nya bisa masuk pagi semua aku harus kemana dan berbuat apa terus bagi waktu nya bagaimana?"

"Ah pusing jika di pikirkan."Rajut Wulan sambil mengacak rambutnya.

Seharian aktivitas yang padat dan terlalu banyak di pikirkan Wulan tanpa sadar sudah memejamkan matanya dengan terlelap.

Tok...Tok...Tok pintu di ketuk

Di dalam kamar Wulan yang sedang lagi asyik menonton Drakor sambil rebahan di atas kasur.

"Wulan mama masuk ya!" Seru Mama.

"Kok tidak ada jawaban ya, Apa terjadi sesuatu sama Wulan ?" Gumam Mama.

Mama Wulan masuk ke dalam kamar Wulan tanpa di kunci dan di lihat ternyata anak gadisnya sudah tidur terlelap di kasur.

"Pantesan di pangil kok tidak nyahut ternyata sudah tidur, Apa sampai segitu nya kamu kelelahan seharian bekerja sayang sampai semua kamar kamu barang-barang nya berantakan begitu asal taruh saja" Gumam Mama.

Mama langsung membereskan semua barang milik Wulan, Setelah selesai Mama langsung meningalkan kamar Wulan dan menutup kamar Wulan.

"Dasar punya anak gadis jorok sekali semua nya berantakan kemana-mana." Gumam Mama Wulan

sudah lah mungkin Wulan terlalu kecapekan karena seharian bekerja seperti ini.

Mam meninggalkan kamar Wulan dan menuju ke kamar untuk beristirahat yang hari semakin lama semakin larut malam.

Setelah Mama sampai di kamar Mama pun merebahkan diri di kamar.

"Semakin hari anak-anak kita semakin besar pa Wulan menjadi anak yang dewasa serta tegar dia semangat sekali kerja membanting tulang untuk mensekolahkan adik-adiknya dan membiayai kebutuhan sehari-hari keluarga, Kamu pasti bangga di sanah anak gadis kamu sekarang menjadi dewasa Wulan tidak pernah mengeluh sama sekali dan sekarang mama sudah bisa akrab sama Wulan , setelah kita mengirimkan Wulan kepada Ibu terdahulu untuk bersekolah jauh dari kita. Terlebih lagi sekarang Denny sudah bisa jagain adik nya kalau adik nya mau kemana pun dia pasti mengantarnya dan dia juga sudah mulai tumbuh menjadi dewasa bisa mengalah sama adiknya dan mulai saling berbagi serta saling tolong menolonng. Terus si bungsu Tian sekarang semakin hari semakin banyak perkembangannya. Tian sekarang sudah bisa mengikhlaskan kamu pergi dan menerima semua takdir Allah terus dia sudah tidak terlalu manja lagi dan yang bikin Mama salut adalah sekarang Tian sudah besar serta bisa memasak mie dan telur sendiri di usia yang masih kecil tapi dia sudah bisa melakukan semua nya dengan hati-hati ya walaupun keasinan, kemanisan, dan agak sedikit gosong tapi lumayan lah seusia anak tersebut mah di katagorikan sudah pandai itu saja yang mau mama bilang sama papa tentang anak-anak kita dan sekarang mama serta anak-anak sudah bisa nerima atas ke pergian papa kami sudah ikhlas dan tawakal menerima atas takdir allah buat kita. Doakan kita selalu ya papa di sanah semoga kita bisa terus sama-sama menjalankan cobaan yang di kasih allah sama kita dan di berikan kesehatan serta umur panjang." Gumam Mama sambil melihat nya foto sang ayah.

"Sudah dulu ya Mama mau kembali tidur ."Bisik Mama sambil memandangi foto sang ayah dari kejauhan.

Akhirnya mama kembali ke tempat tidur untuk beristirahat karena hari sudah semakin malam dan kemudian mama akhirnya tidur.

1
Fariz A
cerita seru ada sedih, canda dan tawa/Whimper/
Winny Willyandarin
novel yg bagus sama seperti pengalaman cerita saya, terus semangat dan berkarya ya Thor ☺
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
lanjut
Mariamah Mariamah
kata2nya monoton..kesel..pegel yang mbacanya
W.Willyandarin
bagus banget dan sangat inspirasi
Indah Nihayati
kerwn thorr
Indah Nihayati
bagus semangat
ikaratna ikaratna
Wulan sama Dika ja kak
Rini Haryati
bagus ceritanya
sukses...semangat
Merry Adha
Semangattt, kk. Aku mampir
Alexa🌻
yok saling mendukung
mamayot
judul novel ku:

-jatuh cinta dengan ardan

-my bodyguard panji
mamayot
sudah mendarat jempol untuk author...semoga berkenan mampir di novel ku juga ya thor
Lynn💚
Semangat, Cemungut, Jiayo, Fighting, Keep Spirit Thor~ ❀!
Ditunggu kedatangannya di Chapter Our Love🍀
Ishiba Aoi
semangat thor..
Rinny
Thor kapan season 2 di rillis ?
W.Willyandarin: Baca juga novel saya yang kedua kak judulnya MENIKAHI CEO JUTEK 🙏
total 1 replies
Yuhaweni
yang baru judul nya apa tor
W.Willyandarin: Baca juga novel saya yang kedua kak judulnya MENIKAHI CEO JUTEK 🙏
total 1 replies
Friska Petra
Misteri Bola Kaca balik lagi thor..
3 like mendarat.

semangat yahh 🥰
Friska Petra
like mendarat akak.. semangattt
Idh@Liestya
eh bukannya mereka gak satu jurusan ya..koq absennya barengan gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!