NovelToon NovelToon
Remarried

Remarried

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: mommy tree

Dulu Tiara berbohong pada mantan suaminya jika bayi yang dilahirkannya telah meninggal dunia. Itu semua dilakukannya karena kecewa pada pria tersebut yang mengabaikannya saat akan melahirkan.

Namun kini dia harus kembali berurusan dengan mantan suaminya tersebut, karena putra mereka membutuhkan bantuan donor sumsum tulang belakang.

Lalu bagaimana dengan reaksi Tom saat mengetahui jika anaknya yang lain masih hidup, dan dalam keadaan sekarat karena penyakit yang yang dideritanya?


"Menikahlah denganku lagi, Tiara." Tom.


"Baiklah tapi setelah aku hamil dan melahirkan, kita berpisah." Tiara.


Follow Ig : mom_tree_17
Tik Tok : Mommytree17

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Tiara dan Tom kini duduk berhadapan dengan dokter Harir, guna mendengar dengan seksama hasil tes yang sedang dibacakan dokter tersebut.

"Apa Dok, hasilnya negatif?" tanya Tom dengan terkejut, begitu pun dengan Tiara.

Tubuh Tiara bahkan langsung lemas, setelah mengetahui satu-satunya harapan bagi kesembuhan Gio ternyata tidak cocok.

"Menurut hasil yang tertulis di sini. Hanya satu antigenmu yang cocok dengan Gio, itu berarti jika hanya satu cari delapan yang cocok, tidak ada gunanya melakukan transplantasi."

"Tapi bagaimana bisa, Dok? Aku Ayah kandungnya?"

Dokter Harir menghela napasnya, sembari membenarkan letak kacamata yang dikenakannya.

"Kemungkinan kecocokan antara orang tua dan anak hanya lima persen. Ada kemungkinan yang lebih tinggi yaitu dua puluh lima persen antara saudara kandung. Dan dua puluh lima persen bukan angka yang kecil, sedangkan dalam kasus kalian Gio adalah anak tunggal," jelas dokter panjang lebar.

Tom dan Tiara saling menatap dengan perasaan campur aduk.

"Jadi apa tidak ada cara lain untuk menyembuhkan Gio?" tanya Tiara dengan bibir bergetar menahan tangis.

"Kita harus mencari donor yang lain, namun pasti akan sangat sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama."

Tiara menggelengkan kepalanya. "Tidak Dokter, pasti ada cara lainnya yang lebih cepat untuk menyembuhkan Gio. Aku mohon Dok," pinta Tiara dengan menangis.

Tom yang melihat bagaimana Tiara menangis, hanya bisa mengepalkan kedua tangannya tanpa berani untuk memeluk wanita yang tengah rapuh itu. Sungguh rasanya ingin sekali ia memaki dirinya sendiri, karena sudah membuat wanita itu menangis sejak mereka menikah hingga dengan saat ini. Pertama karena kehilangan bayi perempuan mereka, dan yang kedua karena penyakit yang diderita Gio.

"Apa kalian tidak punya rencana untuk memiliki anak kedua?"

Deg.

Baik Tiara dan Tom kembali saling berpandangan dengan tatapan terkejut.

"Agar kita bisa mendapatkan darah tali pusat," jelas dokter kembali.

"Darah tali pusat?" tanya Tom dengan bingung.

Dokter Harir menganggukkan kepalanya. "Darah tali pusat yang diambil dari adik Gio lah, yang bisa menyelamatkannya."

Tiara dan Tom hanya bisa diam mendengar penjelasan dari dokter, bahkan sampai mereka keluar dari ruangan tersebut keduanya masih saling diam dengan pemikiran yang ada dibenaknya masing-masing. Hingga akhirnya tubuh Tiara jatuh terduduk di atas lantai rumah sakit dengan menangis

"Tiara...." pekik Tom dengan terkejut sembari membantu mantan istrinya untuk berdiri.

"Jangan sentuh aku!" teriak Tiara dengan penuh amarah sembari mendorong Tom dengan kasar. "Pergi kau! Tidak ada gunanya kau ada di sini! Pergi!" Tiara terus mendorong Tom sampai akhirnya mereka sama-sama terduduk di atas lantai. "Ya Tuhan, kenapa putraku yang harus menderita penyakit itu. Kenapa tidak dia saja? Dia yang sudah menyebabkan ini semua, dia yang sudah membuat putraku menderita sejak masih dalam kandungan," tunjuknya pada sang mantan suami.

Tom sendiri tersenyum miris dengan menggelengkan kepalanya. "Ya, kenapa tidak aku saja. Aku yang sudah menyebabkan semua ini terjadi."

Tiara tidak mempedulikan ucapan Tom. Ia masih terus menangis untuk meluapkan semua kesedihan yang dirasakannya.

Kini mereka berdua sama-sama menangis dan saling berpelukan tanpa mempedulikan orang-orang yang berlalu-lalang di dalam lorong rumah sakit tersebut.

"Semua ini salahmu Tom, salahmu..." lirih Tiara yang sudah kehabisan tenaga karena telah lama menangis. "Sekarang bagaimana dengan Gio? Bagaimana kita bisa menyembuhkan —"

"Menikahlah denganku lagi?" sela Tom sambil menatap Tiara dalam. "Menikahlah denganku, Tiara."

"Apa?"

1
hj suyani
lanjut aja Thor tidak coment dulu
Abizar Alfarizki
😭😭😭😭
wiwin winarti
pasti itu si wanita ular
wiwin winarti
makanya jadi laki tu yang bener
wiwin winarti
kadang ayah juga tidak cocok
wiwin winarti
Tom gak sadar dulu dia yg abai
wiwin winarti
laki laki emang egois
wiwin winarti
demi anak harus menyingkirkan ego
wiwin winarti
tidak usah sampai berlutut klo tom punya hati tidak akan berbuat seperti yg di perkirakan
wiwin winarti
tisu mana tisu
wiwin winarti
kasihan Gio
wiwin winarti
tuh kan bener anaknya kembar
wiwin winarti
kayanya kembar anaknya
wiwin winarti
aku mampir mom
Khanza Safira
Momy gina aku balik lagi nih baca baca karyamu soalnya kangeen bangeet ❤️
ᵈᵉᵉ🌸🍒⃞⃟🦅
begoooo ga punya pendirian amat
Efa Ernawati
thank you author....
Siti Sumarni
selalu suka dg ceritamu momy..
Nur Anna
bagus 2x baca
Gabriel Orlando
sesak dadaku 😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!