NovelToon NovelToon
My Annoying Chef

My Annoying Chef

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Karir / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Berbaikan / Tamat
Popularitas:20.5k
Nilai: 5
Nama Author: Anggika15

Loka Paramayoga.
Seorang Chef Judges yang selalu bersikap ketus, dan ceplas-ceplos di setiap pembawaannya. Namun, sikap kerasnya kepada seorang gadis, membuat pria itu merasa sangat bersalah. Sehingga berakhir pada perasaan yang tidak pernah ia duga sama sekali.

Ikuti terus untuk mengikuti keseruan ceritanya ~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggika15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13

Waktu memasak sudah dimulai. Seluruh kontestan tampak serius bergelut dengan perkakas dapur, juga bahan-bahan masakan yang mereka ambil dari pantry.

Loka berjalan mengelilingi setiap bench seperti biasa, pun dengan Alia juga Andrew, mereka memantau setiap peserta yang kali ini dibiarkan berkreasi dengan masakan andalan mereka sendiri. Ada yang sibuk memotong daging, mencuci ikan, mengupas bawang, memotong tomat, dan menumis bumbu.

"Halo Chef?" Salah satu dari mereka menyapa, saat Loka berhenti tepat di hadapannya.

"Hemm, … masak apa kamu?" Loka langsung bertanya, dengan raut wajah serius seperti biasa.

"Nasi goreng sambal kecombrang, Chef!" Katanya.

Loka diam sebentar, dia membayangkan bagaimana rasanya nasi goreng kecombrang. Sebelum akhirnya dia menatap kontestan yang tengah sibuk itu.

"Nasi goreng kecombrang? Gimana itu?"

"Eeee, … jadi aku kaya bikin sambal kecombrang gitu. Cabe rawit, bawang merah, bawang putih, tomat, di kasih sedikit kemiri dan irisan bunga kecombrang, terus aku haluskan, lalu di tumis dan setelah tidak bau langu baru di masukan nasinya."

Loka tampak memicingkan mata.

Sehingga membuat sang kontestan salah tingkah. Awalnya dia beraksi dengan penuh percaya diri, tiba-tiba saja nyalinya menciut hanya karena melihat tatapan dari Loka.

"Gimana? Enak?" Pria itu bertanya.

Sang kontestan tersenyum, tanpa menjawab sepatah katapun.

"Eeeee, … Baru ide Chef. Belum pernah masak." Katanya sambil tersenyum malu.

Loka menjengit, ekspresi heran jelas pria itu langsung perlihatkan. Apalagi saat Loka tidak mendapati adanya hewan atau semacamnya untuk melengkapi maskan dari kontestan tersebut.

"Kamu belum pernah memasaknya? Belum pernah coba juga? Tapi berani bawa masakan ini ke galeri? Di hidangkan untuk saya, Chef Andrew dan Chef Alia?" Loka menatapnya tajam.

"Berani sekali kamu ini!" Loka teraenyum miring.

"Semoga bisa Chef!" Dia berusaha menyemangati dirinya sendiri.

"Terus kamu mau ngasih kami masih polos gitu aja? Nggak mau ngasih sayuran sama ikan atau apa gitu?" Loka dengan ketus.

Peserta itu menepuk jidatnya dengan keras.

"Astaga, saking fokusnya sama kecombrang, aku sampe lupa." Dia bermonolog.

Lalu berlari ke arah pantry, dimana semua bahan masakan ada disana.

Dia memasukan kedua tangannya pada saku celana, lalu kembali memantau peserta yang lain. Dan entah mengapa, perhatiannya tertarik pada Andrew, yang saat ini berdiri di samping bench Farah, seraya meniup-niup sesuatu yang ada di dalam sendok yang Farah berikan.

"Silahkan si test rasa, Chef!" Farah tersenyum manis.

Ekspresi Andrew terlihat sedikit berbeda. Ada senyuman yang tertahan, dan Farah berharap itu adalah sebuah kabar baik.

"Kamu masak apa?" Loka tiba-tiba bertanya.

Entah kenapa rasanya tidak tahan untuk tetap berusaha acuh dari Farah. Apalagi penampilannya hari ini terlihat begitu cantik.

Rambunya di belah dua, dengan kepangan di setiap sisinya. Memakai kemeja biru muda motif garis-garis, yang dia biarkan beberapa kancing bagian atas terbuka, sehingga sebuah kalung yang melingkar di leher jenjangnya terlihat jelas. Di padukan dengan celana legging san sepatu sport.

Terlihat tomboi, namun tidak menghilangkan pesona kecantika dari gadis itu sendiri.

"Aku mau bikin semacam sei sapi gitu, Chef!" Farah terlihat sibuk.

Dia terus mengaduk nasi yang ada di dalam panci, tak lupa beberapa kali memeriksakan oven, dimana daging sapi miliknya di panggang di dalam sana.

"Brilian bukan? Di saat semua kontestan sibuk dengan nasi ayam, atau bebek dengan cocolan sambal kecombrang. Farah berbeda sendiri. Dia memasak sei sapi, … dan saya harap masakan kamu akan menjadi pemenangnya hari ini." Andrew memuji.

Loka menatap rekan kerjanya diam-diam. Dan sesuatu terasa menggangu di dalam dada sana, sedikit tidak suka, tapi dirinya pun bingung apa yang membuat perasaan itu muncul.

"Jangan sembarang! Kecombrang disini harus menjadi kondimen utama." Loka menyindir.

"Dia sudah tahu!" Andrew membela.

"Sambal ini yang akan di satukan nanti dengan sei sapinya. Jika peserta lain membuat sambal hanya untuk cocoklan, … Farah justru menyatukan semuanya."

Loka menatap sebuah mangkuk berukuran sedang. Dimana terdapat sebuah bumbu halus di dalamnya, dengan warna yang sangat cantik.

Tanpa banyak bertanya Loka meraih sendok, dan berniat mencoba sesuatu yang semoat Andrew coba.

Asin yang pas, guring yang tidak berlebihan, pedas, dengan aroma kecombrang yang begitu pekat.

Raut wajah Loka seketika berubah. Sama halnya yang Andrew perlihatkan tadi. Karna memang, apa yang Loka coba, memiliki perpaduan rasa yang luar biasa.

"Emmm, … not bad!!" Ujar Loka seraya mengendikan bahunya.

"Semoga kamu maju kedepan, dan naik untuk menjadi pemenang." Andrew kembali berbicara, sbelum akhirnya dia benar-benar pergi.

Yang hanya meninggalkan Loka dan Farah berdua saja.

"Coba jelaskan hidangan yang akan kamu berikan kepada saya dan kedua rekan saya!" Di berbasa-basi.

Farah memutar tombol kompor, sampai membuat benda itu mati, ketika Farah merasa nasinya sudah matang sempurna, dengan tingkat kematangan yang dia mau. Tidak terlalu keras, dan tidak terlalu lembek.

"Tadi aku udah jelasin ke Chef Andrew, Chef!"

"Ck!" Loka mendelik. "Saya juga mau dengar, agar semuanya tidak keliru."

Farah menatap Loka beberapa saat.

"Jadi bagaimana? Ini nasi biasa atau nasi luar biasa? Yang kamu campurkan dengan kondimen-kondimen lain?"

"Nggak, Chef. Cuma nasi pulpen biasa, … terus nanti sei sapinya aku asap sedikit menggunakan arang, di potong-potong, lalu di satukan dengan sambalnya." Jelas Farah.

"Aku mau bikin salad juga. Ada selada, tomat, sama jagung, … nanti aku kasih perasaan lemon biar segar, dan sedikit mayonaise."

Loka mengangguk.

"Terdengar enak."

"Mudah-mudahan, Chef." Balas Farah.

"Lalu kapan daging sapinya di asap? Kenapa kamu belum menyiapkan arangnya? Kan harus di bakar dulu! Setidaknya siapkan dari sekarang, agar kamu dapat memanajemen waktu dengan baik." Tiba-tiba saja dia menjadi sangat perhatian.

"Astaga, Aduh, … Chef Loka sih! saya sampai lupa gara-gara Chef tanya-tanya terus!" Celetuk Farah.

Dia segera berlari ke sisi lain studio untuk membawa arang dan tempat bakaran. Tak lupa sebuah mangkuk alumunium berukuran kecil untuk menahan asa dari arang itu sendiri.

"Ish dasar aneh! Kenapa juga ada kontestan seperti dia? Awas saja, … tidak akan aku biarkan gadis itu lolos dengan mudah. Sekalipun makannya enak, aku tidak akan membuat dia semakin besar kepala!" Gumam Loka, lalu dia kembali bergabung bersama kedua rekannya dengan perasaan kesal.

......................

Ayodong ramein lapak othor, sepi banged kasiaaaan🤧

1
Endang Sulistia
bagus banget
Endang Sulistia
up dong Thor...
Anggika15: Mapir ke novel terbaru yaaa😘
total 1 replies
Endang Sulistia
semangat bik...jgn lupa foto bareng
🤭🤭🤭🤭
Endang Sulistia
Yee...si bibik salting ada chef loka
Endang Sulistia
old money nih si Farah...makanya sama orang pun gak sombong ...
Endang Sulistia
sedih...mental Farah down banget...
dia g biasa di kasarin..
Endang Sulistia
ada yg panas nih...
Endang Sulistia
ihh...bagus bnget jawabnya
💜 Cindy Cantik 💜
thoorrrr ak habis jalan2 dari miguel dan unaa, trusss larii ksini pdhl udahh lmaaa gk ke NT 😍😍
Anggika15: Othor ada novel baru lho disini
total 2 replies
Tyas Sari
tdi tunggu up up nya. sudah lama tidak up..
Tri Sulistyowati
ada. yg kangen ya
Anggika15: hu'um
total 1 replies
choowie
dikit ach up nya☹️
Anggika15: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 1 replies
choowie
nah lhooo anak gadis orang kamu bikin trauma😬
Anggika15: Lebih ke kesel aja kalo liat mukanya🤣
total 1 replies
choowie
ayoo marahin loka mmpung nyamperin k rumah😬
Anggika15: Duh gimana yah
total 1 replies
Farida Wahyuni
up nya dikit bgt kakak author.
Farida Wahyuni: maksudnya bab nya dikit, cuma 1 bab. ditambah up nya juga lama, kaka author.
total 2 replies
Ratri Mumpuni
lanjuttttt othorrr...sering2 up date ya othorrr ...
Anggika15: Insyaallah cuyung
total 1 replies
Farida Wahyuni
pakai sapa2 aja seperti yg pernah maki2 anak orang, heran deh.
Anggika15: Noveltoon nya bikin hati othor potek🤧
total 3 replies
Rachmawati 8281
beuh ... gentle bingits c Chef Loka, sampai datang ke rumah nya Farah loh, dah sekalian aja dilamar Chef ... 🤭🤭🤭🤭
lanjoot kak
Rachmawati 8281: biar sekalian gitu akak ... 🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
Lina Zascia Amandia
Kak yg ini udah kontrak, terpilih20 terbaik langsung gak? pnsrn nih.
Anggika15: 😊😊😊😊😊
total 5 replies
choowie
makanya tuh dengerin kalau orang tua ngomong 😬
Anggika15: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!