NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Nona Xabara

Identitas Tersembunyi Nona Xabara

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sucii Amidasari

Xabara adalah Gadis Petarung hebat yang sangat disegani di Dunia Mafia, tidak ada yang tau wajah Xabara yang menyamar menjadi Seorang Istri Pengusaha Kecil.
Xabara hanya ingin melihat Pria yang mencintainya dengan tulus jadi menyembunyikan identitasnya, suami Xabara tidak pernah mencintai Xabara yang tidak punya apa-apa hingga mengkhianatinya.
apa yang terjadi? bagaimana kisah Cinta Nona Xabara? dapatkah Xabara menemukan Cinta sejatinya?
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sucii Amidasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kontrak

.

.

.

sejak saat itu Mood Randy sangat baik selalu bekerja dengan semangat, walau begitu Ia masih mencari si dekil yang harus dimanfaatkan membayar hutang-hutang kedua orangtuanya sampai Randy mendapatkan Istri kaya-raya.

sementara di tempat lain,

Xabara tiba di Perusahaan X Company Group, Ia tersenyum miring melihat gedung raksasa itu lalu memasuki Perusahaan milik Rovert.

"apa anda sudah punya janji Nona?." tanya salah satu satpam dengan hati-hati.

"aku sudah ada janji dengan Rovert, kalian hubungi saja dia jika tidak percaya." jawab Xabara sambil memainkan kukunya.

"Rovert?" batin 2 Satpam kompak.

Satpam yang lain menghubungi Barrest untuk menanyakan tentang Xabara, tentu saja Pria itu tidak mengenalnya dan malah mengira Xabara hanya mengada-ngada saja tapi satpam itu berbisik mengatakan Xabara sangat cantik dan mungkin saja Xabara tidak berbohong.

Xabara memutar kedua bola matanya dengan malas, Ia segera menghubungi Rovert.

"haloo?" sapa dari ujung telfon.

"Rovert aku sudah didepan..! cepat jemput aku sebelum aku marah." titah Xabara.

"baiklah." sahut Rovert.

kedua satpam menoleh ke Xabara bahkan sambungan telfon satpam masih terhubung dengan Barrest.

"apa dia menghubungi Tuan Rovert?" tanya Barrest.

Xabara melirik ponsel salah satu Satpam lalu merampasnya, "tunggu saja aku akan melihatmu." kata Xabara.

Barrest mematung di sana malah segera mematikan panggilannya dan Xabara menyerahkan ponsel itu ke Satpam.

"siapa pria itu?" tanya Xabara dengan dingin.

"T.. Tuan Barrest ! A.. Asisten Tuan Muda." jawab kedua satpam tergagap.

Xabara mendelik kesal, "apa Rovert tidak memberitau Asistennya? dasar menyebalkan." batin Xabara yang semakin menukik alisnya menunggu terlalu lama.

Kedua Satpam gemetar seketika melihat Rovert berlari ke arah mereka semua tapi Xabara malah melipat kedua tangannya memandang datar Rovert.

"inikah penyambutan untukku?." tanya Xabara dengan datar.

"aku tidak tau kau akan datang, kenapa kau tidak memberitauku 1 jam sebelumnya? aku sedang rapat penting." jawab Rovert yang bicara melebihi kata yang diketahui banyak orang.

Rovert tidak pernah banyak bicara dengan lawan jenis, kedua Satpam sangat takut Xabara akan memecat mereka dilihat dari cara Rovert sepertinya begitu dekat dengan Xabara.

"apa rapatmu itu lebih penting dari aku?" tanya Xabara dengan tatapan tajam.

pertanyaan Xabara malah membuat kedua satpam semakin yakin kalau Xabara memiliki hubungan serius dengan Rovert padahal apa yang Xabara pikirkan tidak sama dengan yang dipikirkan kedua satpam itu.

Rovert menghela nafas panjang, "ayo masuk!" ajak Rovert menarik pergelangan tangan Xabara.

"aku belum selesai bicara Rovert..! kau membuatku menunggu terlalu lama didepan sana, aku tidak mau bertemu denganmu lagi." kesal Xabara berusaha melepaskan tangannya dari Rovert.

Xabara berbalik pergi dan Rovert malah menggendong Xabara seperti karung beras di bahu kokohnya, seketika kedua Satpam tadi langsung terduduk lemas bahkan para karyawan yang mengintip sampai ada sebagian yang pingsan dan melotot tidak percaya.

"Rovert...!" pekik Xabara memukul punggung Rovert.

"sial*n kau..! akan aku beri kau Bunga Higanbana." geram Xabara.

Rovert malah mengacuhkannya, "hanya menunggu sebentar saja kau sangat rewel bahkan mengancam memberi bunga itu? apa kau mau menjadi Janda sekali lagi? aku ini calon suamimu." jawab Rovert terlalu santai.

Xabara tak lagi berkata-kata hanya diam saja di gendongan Rovert tapi hatinya menyumpah serapahi Rovert dan berjanji akan balas dendam pada Rovert dengan caranya karna memperlakukan dirinya seperti perempuan sungguhan.

Rovert mengulum senyum merasakan pergerakan Xabara yang tidak lagi melawannya, "calon Istriku yang patuh."

bugghhh

Rovert terkekeh ketika punggungnya di pukul Xabara, "galak banget sih."

Rovert membawa Xabara ke Ruangannya melewati Barrest yang ingin memastikan perempuan yang mengaku punya janji dengan Rovert itu, Barrest menganga ditempat melihat pemandangan itu bahkan Ia bisa melihat dengan jelas Rovert terkekeh dan tersenyum.

"mati aku." gumam Barrest merasa dirinya dalam bahaya.

"berarti dia gadis yang Tuan bicarakan kemarin-kemarin itu." gumam Barrest lagi.

Rovert berhenti lalu menoleh ke Barrest, "aku akan bicara dengannya kau lanjutkan saja Rapatnya atau ditunda."

"ba.. baik Tuan." jawab Barrest.

Xabara melihat Barrest yang buru-buru pergi entah kemana, "cepat turunkan aku!" titah Xabara.

"aku hanya tidak mau kau lelah, bukankah kakimu kemarin sakit?." Rovert.

"aku tidak selemah itu." ketus Xabara.

Rovert tak jua menurunkan Xabara tapi menurunkan Xabara saat berada di sofanya.

"apa kontraknya sudah siap?." tanya Rovert tak merasa bersalah sama sekali.

Xabara mendelik lalu mengeluarkan sebuah flasdisk dan menyerahkannya ke Rovert, "cepat print!"

Rovert seperti kerbau di cucuk jarum saja saat ini malah mendengarkan perintah Xabara, Ia tampak sibuk membaca semua ketentuan Kontraknya di Komputernya sebelum dicetak.

"kenapa aku seperti terkekang disini? aku tidak mau Kontraknya hanya menguntungkanmu saja." protes Rovert.

"apa maksudmu hanya menguntungkanku saja?." tanya Xabara dengan datar.

Rovert menjelaskan kalau Ia juga membutuhkan Xabara menemui rekan kerja, Rovert menginginkan sebuah kerja sama dengan Perusahaan Besar di Singapura tapi ketentuannya harus punya Istri. jika Rovert dimanfaatkan oleh Xabara maka Rovert juga harus boleh memanfaatkan Xabara karna mereka harus bekerja sama satu sama lain.

"kontak fisik? bagaimana jika aku menyentuh tangan atau bahu serta pinggangmu?" tanya Rovert masih protes.

Xabara tersenyum miring, "tidak boleh."

"kalau begitu kenapa harus menikah? kau boleh menyentuhku untuk balas dendam tapi aku tidak boleh menyentuhmu untuk kepentingan Perusahaanku, aku merasa dirugikan disini."

Xabara tampak berpikir, "ya sudah kau boleh merubahnya tapi hanya didepan orang saja kalau di saat berdua tidak boleh."

"nah itu baru adil." kata Rovert segera mengotak-ngatik kontraknya dengan Xabara.

Xabara sudah terbiasa bekerja sama dengan keuntungan sepihak jadi tidak berpikir lawannya akan merasa di rugikan atau sebaliknya yang penting dirinya tidak rugi, tapi Ia baru pertama kalinya melakukan Kontrak pernikahan dengan Pria yang tidak pernah rugi seperti Rovert.

.

Xabara membaca Kontrak kerja samanya dengan Rovert yang bagian pertama tidak diubah sama sekali oleh Rovert yaitu Rovert tidak pernah menyentuh perempuan lain selagi masih berstatus suami Xabara, hanya bagian kedua dan seterusnya yang cukup di ubah oleh Rovert tapi tidak merugikan Xabara juga.

"baiklah..! pernikahan kita berlaku selama 99 hari." Xabara mengulurkan tangannya.

Rovert menyambut tangan Xabara, "setidaknya pernikahan ini membuat rumor itu hilang." bisik Rovert.

"kau bicara apa?." tanya Xabara dengan datar.

"aah.. tidak ada hanya merasa ini sangat menguntungkanku sebagai pengusaha besar, kau akan terkenal menjadi Nona Maldev yang kaya-raya." puji Rovert.

"ckk..! aku tidak membutuhkan hartamu tapi hanya status Istri dan Nona Maldev saja yang aku inginkan." jelas Xabara.

Rovert mengangguk saja lalu membaca kontrak pernikahannya dengan Xabara. Rovert tentu tau kalau Xabara juga punya banyak uang karna bayaran dari pekerjaannya sebagai anggota Higanbana, mungkin Rovert bisa pingsan kalau tau Xabara adalah Ratu Higanbana yang sangat di inginkan oleh banyak musuh.

.

.

.

1
Yatun sri
keren ka
🧟‍♂️🧟‍♂️
alay aya, cuma panggil nama pake norakk
Emak Aries
Luar biasa
Emak Aries
mudah2an Ibunya Rovert baik sampe selamanya
Emak Aries
ketemu pawangnya si Rovert /Joyful/
Emak Aries
suka dgn cerita wanita tangguh dan tau cara membalas dendam dgn elegan tp badash/Grin/
Dwi Setyaningrum
wah rejekinya pak sopir taksi nih
Novita Sari
seperti biasa baca dadu awal lagi karna stok novel udah pada tamat jadi bingung 🤣🤣
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑: sama aku baca nya udah berkali kali ini karna author blum update
total 2 replies
Dewilakstri Astini
Luar biasa
Nazariati Najar
karya bagus
Reni Ajja Dech
apany yg balas dendam.tapi di kasihani coba di biarin Uda termasuk balas dendam neng nong.
Omah Tien
suka cewe nya pemberani
Khoerun Nisa
sejak kpn istri tuan Saga jdi polisi apkh tokonya bangkrut
Khoerun Nisa
suamiku juga sllu bilng jgn trlalu cape ngurus bayi juga saat MLM bayi nangis jgn dipikirkn biar aku yg urus semuanya jgn ngurusin cucian popok juga kmu tinggal habiskn uangku SJ.kmu tinggal diem menikmati hidup mnjadi istriku tp aku nya aja sllu ragu untuk buka mata krna pas mataku melek akan kecewa sayg itu hnya mimpi. .
Aize Ze🗝️🥀°_°: kak🤣 lucu bgt dh kak
total 1 replies
Khoerun Nisa
emng kmn harta peninggalan serta perusahaan Kedu orng tuanya tor knp GK di ceritain
Khoerun Nisa
kagok bgt knp hrus ada hurup e nya di nm lienda
Khoerun Nisa
malah aku sempet brpikir singkatan alg*j* itu algojo..
Khoerun Nisa
ya hnya suami istri yg tau arti kata xabara
Khoerun Nisa
judul bab di atas bebas TK kira apa eh pake daster
Khoerun Nisa
tp aku yg bc lebih repot dri kalian..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!