Aditiya Kusuma pria tampan dan gagah keturunan dari Ayah Doni dan Ibu Dian,Ayah yang seorang guru juga Dosen berpawakan tinggi besar,sedang Ibu yang seorang chef sangat cantik dan putih,membuat Aditiya menjadi laki laki yang sempurna dalam hal wajah dan perawakan.
Aditiya rupanya terkenal sebagai playboy di sekolahnya,banyak teman sekolahnya yang jadi korban gombalannya.
sampai akhirnya Aditiya di bawa Kaka nya ke kota untuk kuliah,Aditiya yang ingin meneruskan usaha orang tuanya sebagai pembuat Kue dan juga pemilik restoran mengambil jurusan tata boga.
Dan jiwa playboy nya pun masih ada sampai di tempat kuliahnya,sampai akhirnya ada sebuah kejadian yang membuat Aditiya insaf jadi playboy,apa dan bagai mana kok Aditya bisa insaf jadi playboy,,kita lanjut baca aja yuk,semoga suka dengan cerita ini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Anka Ngambek
Sudah 2 bulan Adit berkuliah ,dan Adit makin dekat dengan Windi,tapi Adit juga makin dekat dengan Anka,Adit mendekati Windi karena suka,tapi kalau ke Anka Adit hanya menganggapnya teman buat curhat,Marsel yang selalu jadi pendengar saja.
"Eh nanti kita pulang kuliah nonton yuk,Aku tlaktir gimana,,,?"kata Adit kepada Marsel dan Anka.
"Aku ngga bisa Dit,maaf,,tuh ajak aja Anka,Aku mau bantu orang tuaku di restoran,,"ketiganya sekarang ada di kantin sedang menikmati makan siang.
"Orang tua kamu punya restoran Sel,,?"tanya Anka.
"Iya punya,,"
"Kok ngga pernah bilang,boleh dong kita ajak ke sana,,?"
"Kapan kapan aja Aku ajak,,sekarang Aku di suruh bantu di sana,jadi ngga bisa temani kalian nanti,,"
"Ya udah deh,,Dit jadi ngga kita nonton,kita berdua aja gimana,,?"kata Anka.
"Tapi Aku ajak Windi yah,"Anka merasa tidak suka,tapi Anka hanya diam saja dan tidak menjawab.
"Ka,,Anka,,gimana,,jadi ngga,,kalau kamu mau Aku telfon Windi nih,"
"Kamu aja Sanah yang pergi sama Windi, Aku ngga mau ikut,,"Sambil pergi meninggalkan Marsel dan Adit.
"Kenapa tuh anak,,kok jadi marah gitu,,"kata Adit.
"Ya Lagian kamu ngapain ajakin Windi sih,Anka tuh ingin nonton sama kamu,hanya berdua ,malah kamu ajakin Windi,pasti Anka marah lah,,"
"Kenapa dia marah,kan dia tau kalau Aku lagi deketin Windi,,"
"Kamu tuh ngga peka banget yah,Anka tuh suka sama kamu tau ngga sih,"
"Ah ngga mungkin,,Aku sama Anka itu hanya berteman dan bersahabat,kita sering telfonan dan kita sering curhat satu sama lain,jadi ngga mungkin Anka suka sama aku,,"
"Ya ini juga hanya perkiraan ku saja sih, semoga aja itu salah,kita bertiga hanya sahabat,dan sampai nanti tidak akan ada perpecahan,,kamu harus janji ya Dit ,kamu harus bisa menjaga persahabatan ini,,"
"Iya,,aku janji akan menjaga persahabatan kita ini,,"Marsel hanya mengangguk.
Anka rupanya merasa kesal dan terus saja diam,Adit dan Marsel duduk di sebelahnya lalu menghiburnya.
"Kita nanti nonton yah,hanya berdua gimana,,udah dong jangan ngambek gitu,,"kata Adit sambil merangkul pundak Anka.
"Ngga,,Aku dah ngga mut,kamu pergi aja Sanah sama Windi,"
"Yah kok gitu,,Aku ngga jadi ajak Windi kok,kita hanya berdua aja,,mau yah,,"sambil wajah Adit di bikin lucu agar Anka senyum.
"Udah Ka,,pergi aja kan mau di tlaktir,,enak loh,lumayan gratisan,,"
"Iya ,,nanti Aku belikan apa aja yang kamu mau,gimana,,"
"Baiklah,,Aku mau,kamu sudah janji akan membelikan apa yang Aku mau,kamu ngga boleh bohong,,"Adit mengangguk,Anka langsung tersenyum.
Pulang kuliah,Adit dan Anka langsung ke Mal,keduanya mau nonton dulu,Adit merangkul pundak Anka dan mereka berjalan bersama.
Sampai di bioskop Adit kaget melihat Windi juga di situ bersama temanya,"Adit,,"Windi memangilnya,dan Adit langsung menarik tanganya yang ada di pundak Anka.
"Windi,,kamu di sini,sama siapa,,"Adit sedikit gugup.
Anka terlihat kesal,tapi di tahan nya,Anka lalu pergi melihat ke gambar film yang mau di putar.
"Aku sama teman temanku,,kalau tau kamu mau ke sini kita tadi bareng perginya,,"
"Iya sekarang kan kita ketemu,kita bareng aja masuknya,kalian mau nonton film apa,,?"
"Film horor,,"
Adit lalu membeli tiket 5 biji,Setelah beli semuanya masuk karena film mau di putar,Anka ngga mau duduk dekat Adit,Anka sengaja menjauh karena ngga mau melihat Adit dan Windi.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...