NovelToon NovelToon
Guruku Tersayang

Guruku Tersayang

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Ketos / Berondong / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:32.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria Susanti Harahap

Dua kali berturut-turut tidak lulus, tiba-tiba Damar minta izin menikah pada ibunya. Tak tanggung-tanggung, perempuan yang akan dipersuntingnya adalah Bu Dita, wali kelasnya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Susanti Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Bandingkan Kami!

Sudah pukul sebelas malam, tapi Damar belum juga bisa memejamkan matanya. Ia belum mendapatkan jawaban dari Bu Dita. Gurunya itu masih menggantungnya padahal Damar sudah berusaha meyakinkan kalau ia akan berusaha melakukan apapun agar bisa menikahinya.

"Apa perbedaan usia benar-benar fatal, sampai Bu Dita benar-benar ragu," Danar mengeluh. Bosan menanti balasan pesan, Damar keluar dari kamarnya, tentunya masih membawa Hp bututnya.

"Kamu belum tidur, Mar?" Tanya ibunya yang baru selesai merapikan pakaian cucian tetangga.

"Belum ngantuk, Bun." jawab Damar.

"Besok kan kamu sudah ujian kelulusan. Belajar yang benar, Mar. Bunda malu kalau kamu tidak lulus lagi. Apalagi ada Nanda yang tahun ini juga lulus seperti kamu."

"Ya Bun, Damar akan berusaha. Damar kan sudah janji, sama Bunda dan Bu Dita juga "

Usai putranya menyebut nama gurunya tersebut, Bu Anis menarik nafas. Sepertinya putranya benar-benar serius pada gurunya tersebut.

"Kenapa harus dia sih, Mar?" tanya Bu Anis.

"Memang kenapa, Bun? Ada yang salah? Bu Dita perempuan yang baik, ia juga gadis saliha. InshaAllah bisa jadi istri yang baik." jawab Damar, sambil sesekali melirik layar Hpnya, berharap setelah puluhan pesan yang ia kirim ada yang dibalas. Tapi Damar harus menekan kekecewaan karena sepertinya Bu Dita tak akan menjawab sebab semua pesan itu hanya dibacanya.

"Usianya berapa?"

"Sekitar tiga puluh atau tiga puluh satu, Bun"

"Beda sebelas tahun denganmu."

"Lalu?"

"Mar, apa tidak ada yang lain.

"Siapa Bun?"

"Misalnya Rana."

"Rana? Bunda ini bicara apa sih? Kenapa malah ngomongin Rana,"

"Mar, bunda ingin Rana lah yang jadi mantu bunda nantinya."

Damar ingin tertawa, tapi ia tak sampai hati melihat raut wajah penuh harap ibunya. Makanya ia hanya menghela nafas. Ia tak mengerti, dari kemarin-kemarin selalu saja Rana yang dikaitkan. Apa karena ia wanita yang ada di sekitar kehidupan Damar saat ini? Padahal ia dan Rana hanyalah teman. Menjadi dekat karena Rana adakah putri dari sahabat Ibunya dan sering berinteraksi dengan anggota keluarganya.

"Bagaimana, Mar?" tanya ibunya lagi. "Kamu kan sudah tahu, Rana. Keluarga kita juga sudah dekat. Jadi tak perlu untuk saling mengenal lagi."

"Bun, Damar mencintai Bu Dita, bukan Rana. " jawab Damar.

"Tapi Mar, usia kalian berbeda jauh."

"Nggak ada salahnya, Bun. Toh tidak ada aturan menikah harus dengan yang seusia."

"Kamu nggak lupa ayahmu, kan, Mar? Bunda dan ayah menikah juga berbeda usia. Bunda lebih tua sepuluh tahun dari ayahmu, tapi apa yang terjadi? Ayahmu belum siap berumah tangga. Ia masih sibuk dengan dirinya sendiri. Akhirnya bunda yang harus berjuang sendiri. Ia hanya memberi bunda anak tanpa mau bertanggung jawab. Hanya rasa sakit yang Bunda dapatkan dan bunda tak ingin itu semua terjadi kepada rumah tangga kamu nantinya."

"Maksudnya Bunda, Damar akan meniru ayah?"

"Bukan ... bukan begitu, Mar. Bunda yakin anak-anak Bunda anak yang baik. Kalian tak akan seperti ayah kalian, tapi ...." Bu Anis kembali dipotong anaknya. Ia sebenarnya hanya khawatir jika suatu hari Bu Dita tak sanggup lagi jika anaknya menumpang hidup lalu menceraikannya seperti yang ia lakukan pada ayah Damar.

"Tapi apa, Bun? Bunda sudah mengarah ke sana. Usia Damar dan Bu Dita selisih sebelas tahunan, Bunda mengira Damar pun tak akan bertanggung jawab nantinya?"

"Mar, bunda hanya tidak ingin kamu bernasib seperti ayahmu. Itu saja "

"Damar adalah Damar, Bun. Meski dalam tubuh Damar ada darahnya ayah, tapi Damar tak akan meniru keburukan yang dilakukan ayah dimasa lalu. Damar merasakan besar dan tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah. Damar tak ingin anak-anak Damar juga nantinya merasakan hal yang sama seperti Damar."

"Tapi kamu belum membuktikan kepada Bunda bahwa kamu bisa jadi laki-laki yang bertanggung jawab! Kenyataannya kamu tak ubahnya seperti ayahmu!" sentak Bu Anis.

Damar diam, ibunya pun begitu. Rasanya sakit sekali bagi pemuda itu ketika keburukan ayahnya disamakan dengan dirinya. Ia tak begitu dan tak akan pernah begitu.

"Bunda hanya," kata ibunya terputus. "Mar, menikah dengan perempuan yang usianya berbeda jauh maka akan memberi peluang banyak ketidak cocokan. Menikah itu bukan perkara sehari atau dua hari. Bunda nggak mau kamu sama seperti bunda, pernikahannya tidak langgeng "

"Sudah Damar katakan kalau Damar tak akan seperti ayah!" balas Damar. "Bunda pernah trauma dengan Ayah, tapi jangan samakan semua orang dengan ayah. Kalau ayah breng---, bukan berarti anak-anaknya juga breng---!"

"Tapi selama ini kamu menunjukkan sikap yang sama seperti ayahmu. Kamu tak pernah bertanggung jawab dengan kehidupan kamu. Masih sesuka hati sendiri. Buktinya, kamu sampai dua kali tidak lulus sekolah dan entah sudah berapa puluh kali bunda harus ke sekolah karena masalah-masalah yang kamu buat.

Kamu juga nggak peduli dengan keluarga ini. Kamu nggak tahu bagaimana capeknya Bunda, bagaimana adik-adik kamu. Padahal kamu anak laki-laki pertama.

Dengan sikap kamu yang masih seenaknya seperti itu, bagaimana Bunda bisa yakin kamu bisa jadi laki-laki yang bertanggung jawab? Semua itu nggak instan, Mar. Bunda nggak mau kalau kamu nekat, lalula suatu hari kamu menyesal. Diceraikan oleh gurumu itu. Bunda pasti hancur sekali!"

"astagfirullah, Bun. Jangan berpikir seperti itu. Damar memang belum bisa seperti yang Bunda katakan, tapi Damar pengen jadi lelaki yang bertanggung jawab juga." ucap Damar. "Lagi pula jika bunda menilai Damar tak akan bisa jadi laki-laki yang bertanggung jawab, kenapa juga harus mengharap Damar dengan Rana, toh akan sama saja. Sekali nggak bertanggung jawab dengan siapapun pasti akan sama saja!"

"kenapa? Karena Rana punya segalanya. Kamu nggak perlu bersusah payah karena orang tua Rana sudah menyiapkan semuanya. Kamu hanya perlu menjadi suami yang ada untuk Rana. Tanpa perlu memikirkan tanggung jawab sebagai kepala keluarga. Itu saja !"

"Apa? Damar benar-benar nggak nyangka Bunda bisa berpikir serendah itu pada Damar." Karena kesal, akhirnya Damar beranjak meninggalkan rumah. Ia tak peduli meski ibunya sudah memanggil berkali-kali.

Motor tua Damar terus melaju, membelah malam yang semakin larut. Ia benar-benar kecewa dengan penilaian itu meski Damar tak memungkiri bahwa penilaian bundanya saat ini tentang ia yang sebelumnya memang benar, tapi tak harus menilainya akan terus seperti itu hingga berharap anaknya menjadi suami dari perempuan mapan yang tak perlu bekerja. Serendah itu kah ia? Benar-benar tak berguna. Harga dirinya sebagai laki-laki langsung hancur dengan kata-kata ibunya. Ia benar-benar marah!

1
Ridwan
Luar biasa
Fitria: terimakasih sudah mampir.

Silakan mampir di cerita baru saya.

HEAR ME MY LOVE.

Pernikahan yang dimulai dengan penuh harapan perlahan berubah menjadi medan pertempuran batin, saat masing-masing terjebak dalam rutinitas, pengkhianatan, dan perasaan yang terpendam. Ketika Aji, suami yang dulunya penuh gairah, terjebak dalam dunianya sendiri, Ami merasa semakin terasing.

Sebagai wanita dewasa yang kuat, mulai mempertanyakan segala yang telah dijalaninya, mencari makna di balik setiap keputusan dan pengorbanan yang dia buat demi keluarga dan cinta.
total 1 replies
Sulaiman Efendy
LO BERJANJI UNTUK BAHAGIAKN DITA, DN AKN SELALU ADA UNTUK DITA, APA LO GK TAU. WANITA HAMIL ITU HORMONYA SENSITIF, MOODAN.. TPI LO MLH SIBUK KEJAR URUSAN DUNIA YG TKKN PRNH HABIS2NYA
Sulaiman Efendy
SUDAHLH GK PNYA AHKLAK,, TRNYATA PNYAKITAN DN MANDUL..
Sulaiman Efendy
ITU KNP MKIN GILA IBUNYA DAMAR, KNP GK DY SAJA YG NIKAH SAMA BABE JOHAN.. MKIN PARAH
Sulaiman Efendy
BETULKN KATAKU, NANDA DURHAKA SAMA ABANGNYA, MAKANYA DPT QISAS DARI TUHAN, PIKIRAN MREKA TRLALU DANGKAL, KRN HNY MMIKIRKN HARTA SI RANA, GK MIKIR EFEK KDEPANNYA, CBA ABANGNYA LULUS, DN KULIAH, DN PNY TITEL, BKNKH ITU BISA MNGUBAH EKONOMI KLUARGA MREKA,, DAMAR BSA BIAYAI SKOLAH ADIK2NYA, NANDA BENAR2 PICIK.. SKRG TRIMA BLASAN DARI TUHAN
Sulaiman Efendy
RMH TANGGA LO HANCUR, LO LAMPIASKN K ANAK2 LOO.. DASAR IBU IBLIS..
Sulaiman Efendy
HARUSNYA, LO BRDO'A UNTUK KBAIKAN ANAK LO, BKN NYA SUMPAH SERAPAH.. SUNGGUH IBU YG TK PUNYA AHKLAK. JAUH DARI NILAI2 AGAMA..
Sulaiman Efendy
KNP GK COBA KE KAMPUS PERAWAT ATAU KBIDANAN, ATAU FARMASI.. KNP HRS MAKSAKN KE DOKTER, INGAT APA YG KITA INGINKN, BLM TENTU ALLAH KABULKN, KRN ALLAH LBH TAU APA YG KAU BUTUHKN DRIPADA YG LO INGINKN, KRN BSA JDI ADA MUDHARAT DIDALAMNYA
Sulaiman Efendy
INI IBUNYA DAMAR TRLALU JAUH DARI SIRAMAN ROHANI, TRLALU JAUH DARI TUHAN, SEORANG IBU YG TK MNSYUKURI NIKMAT TUHAN.. KYKNYA NI IBU DAMAR YG TRLALU BNYK TUNTUTAN..
Sulaiman Efendy
PANTAS AYAH DAMAR BRUBAH, MNGKIN KRN SIKAP IBU NYA DAMAR YG BGITU YG BUAT AYAHNYA DAMAR JDI PRIA TK BRTANGGUNG JAWAB
Sulaiman Efendy
GMN GK GAGAL,, NIATNYA TK BAGUS,, MAKA ALLAH TDK MRIDHOI.. TU NANDA JUGA DURHAKA TRHADAP ABANGNYA
Sulaiman Efendy
MANUSIA ANJING, DLU DIAJAK. NIKAH BNYK ALASAN, SKRG LO INGIN GANGGU RMH TNGG ORANG, DASAR ANJING PNGECUT..
ALLAH MLINDUNGI DITA DRI LKI2 IBLIS KYK LOO.. MKANYA LO GK BRJODOH..
Sulaiman Efendy
ITU PSTI PERMAINAN BINTANG..
Sulaiman Efendy
KURANG AJAR SEKALI NI SI NANDA. BKN INGIN LIAT ABANGNYA BAHAGIA. TPI MLH INGIN HNCURKN KBAHAGIAAN ABANGNYA
Sulaiman Efendy
YG KAYA ITU ORTU RANA, EMAMGNYA ENAK NIKAH SAMA RANA CMA MODAL KOLOR DOANK. KMUDIAN DUDUK MANIS. TPI HIDUP DIATUR2 PIHAK ISTRI, JATUH HARGA DIRI LAKI2.. IBU DAMAR MNGKIN BNAR, TPI MSALAH HATI, ORG LAIN GK PNTAS IKUT CAMPUR..
Sulaiman Efendy
LHAAA, USIA BAGINDA RASULULLAH DGN UMMI SAYIDATUL SITI KHADIJAH SAJA BEDA 15 THN, DN UMMI SITI KHADIJAH JANDA, BAGINDA RASULULLAH MSH PERJAKA, JDI KNP MSLH UMUR DI PRMASALAHKN, HNY BEDA ANGKA DOANK..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Maulana ya_Rohman
ya...... ya...... ya...... kok udah end🤦
gak ada extra part nya ya🤔
Maulana ya_Rohman
pada syock😱😱😱😱😱😱
akupin juga sama syock😱😱😱😱😱 juga...
Maulana ya_Rohman
semoga cepet sembuh Dita....🤧
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!