NovelToon NovelToon
Bukan Selingkuhan

Bukan Selingkuhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa
Popularitas:54.3k
Nilai: 5
Nama Author: Titin

Kesalahan membuat Andin tak sengaja menjalin hubungan dengan lelaki yang bukan kekasihnya dan terpaksa berpisah dengan kekasihnya. Namun kesalah pahaman dengan lelaki itu membuat Andin berpikir bahwa dia hanyalah selingkuhan lelaki yang mulai dia cintai tanpa sengaja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Curhat ke Renata

Bagas menghempaskan tubuhnya di atas sofa, meeting tadi nyaris tak sesuai rencana, dia gagal berkosentrasi dengan baik, entah mengapa kosentrasinya terpecah belah tak karuan.

Brakk!

Terdengar pintu di dorong dengan kasar oleh seseorang.

"Lu kenapa sih Gas!" seru Jhonatan dengan berkacak pinggang di hadapan Bagas.

"Sorry jho," ujar Bagas merasa bersalah.

"Gak biasanya masalah pribadi lho kebawa kekerjaan gini, ngerasa kayak bukan lho aja," protes Jhonatan.

"Aku juga bingung bisa kayak gini," lirih nya seraya memijit keningnya yang terasa berdenyut sakit.

"Wanita bukan cuman Alda doang, lu paham gak" ujar Jhonatan sinis. yang sebenernya asli batak tapi malah bicara dengan lho, gue.

"Aku malah udah lupa mikirin Alda, ini bukan tentang dia," ujar Bagas, masih dengan posisi memijit keningnya.

"Renata..??" tanyanya tak yakin, sebab dia tau latar belakang hubungannya dengan Renata.

Bagas mengangkat wajahnya sekilas, kemudian menggeleng tegas.

"What..?" ujar Jhonatan bingung.

"Aku juga bingung," ujar Bagas yang dapat membaca pikiran sahabatnya.

"lho gak pernah cerita, tau-tau udah ganti wanita aja, terlalu lu Gas!" sungut Jhonatan.

"Gak mestikan, semuah masalah aku cerita ke kamu." ujar Bagas.

"Terus siapa orangnya?" tanya Jhonatan penasaran.

Bagas menatap Jhonatan, kemudian menghela nafas panjang.

"Lain kali aku cerita," sahut Bagas dengan tak bersemangat.

"Oke, kalau lu belum mau cerita, gue tunggu sampai lu udah siap, gue ke ruangan gue dulu ya, ingat, jangan sampai masalah lu kebawa sampai kekantor, itu yang selalu lu ucapin ke gue saat gue lagi ada masalah, gue harap lu ngelakuin hal yang sama Gas." ujar Jhonatan mengingatkan.

"Iya, makasih jho, kamu memang my best priend," sahut Bagas dengan senyum.

"Yaudah gue cabut." ujar Jho meninggalkan ruangan

Bagas mengusap wajahnya dengan kasar, bayangan Andin beberapa hari ini mengusik hatinya, juga kosentrasinya saat bekerja, entah kapan itu terjadi dia sendiri tak menyadari.

Tapi puncaknya saat teman pria Andin datang ke tempat kostnya, Bagas mulai terusik, ada kecemburuan yang di anggap Bagas sebagai perasaan gak jelas, tapi perasaan ini bahkan mengalahkan perasaan sakit hatinya yang di hianati oleh Alda.

Sepertinya dia memang butuh teman curhat, biasanya Renatalah yang mampu memberinya solusi.

"Halo Re, kamu di mana," sapa Bagas melalui sambungan telepon.

"Lagi bareng Andin di studio, ada apa Gas?" sahut Renata di sebrang telpon.

"Masih lama?" Bagas balik nanya, walau ada hal lain yang ingin dia tanyakan, tapi urung dia lakukan.

"Gak, udah kelar kok, kamu mau nyusul kemari..?" sahur Renata.

"Gak, sopirku nanti jemput kamu, kita makan di luar" ujar Bagas

"Ada masalah apa mentraktirku makan diluar." cibir Renata.

"Entahlah.., ya sudah nanti saja kalau ketemu aku cerita."

"Oke, baiklah" sahut Renata memutus panggilan suara mereka.

Bagas menanti Renata di sebua cafe tempat mereka biasa makan, cafe bernuansa ranah minang, dengan menu masakan ala urang awak, atau yang di kenal dengan masakan padang itu menjadi tempat favorit mereka.

Cukup lama Bagas menunggu Renata, dia bahkan sudah menghabiskan satu gelas jus terong belanda.

"Lama ya?" ujar Renata dengan Senyum, dia datang di bantu supir Bagas.

"Lumayan."

Seorang pelayan memindahkan kursi ketempat lain, sebab Renata memilih tetap duduk di kursi Rodanya.

"Pesanlah." ujar Bagas seraya melambai pada pelayan cafe. Renata dan Bagas memesan beberapa menu yang ada di buku menu, mereka berdua memang memiliki selera yang sama soal makan, sama-sama pecinta masakan padang walau asli bukan orang padang.

Dengan ciri khas pelayan rumah makan padang, pelayan Cafe menghampiri meja mereka, dengan tangan penuh piring yang berisi lauk pauk yang mereka pesan tadi.

Ada dendeng batokok, ikan gurami bakar bumbu kuning, sambal lado ijau, dan gulai cubadak jo cincang, mendengarnya saja mampu membuat air liur meleleh. Semua menu ini, sudah terhidang di meja, membuat mereka tak mau menunggu untuk menyantapnya.

"Ada masalah apa?" tanya Renata di sela makannya. dengan menu ikan gurami bakar dan sambal lado ijau.

"Biasa perempuan." ujar Bagas menatap Renata yang juga menatapnya.

"Alda lagi..?" tebak Renata, Bagas menggeleng, terdengar helaan nafas beratnya.

Renata mengerutkan keningnya, kalau bukan Alda lalu siapa, Setau Renata Bagas hanya berhubungan dengan Alda seorang.

"Andin" ujarnya pelan.

"Andin..!, gak salah kamu Gas!" seru Renata terdengar tak percaya.

"Ada sesuatu yang telah terjadi dengan kami, aku gak bisa cerita apa yang sudah terjadi padamu, yang jelas hal itu membuatku ingin membawanya pada hubungan serius," jelas Bagas.

"Kamu yakin dengan ucapanmu, Andin itu gadis lugu, aku gak mau kamu menyakiti dia Gas."

"Aku tau," jawab bagas lirih.

"Terus masalahnya apa?" tanya Renata heran.

"Dia merasa menghianatimu Re," jelas Bagas.

"Kalau hanya itu masalahnya, kita tinggal jelasin ke dia hubungan seperti apa sebenarnya yang kita jalin, kalau kamu tidak beri penjelasan tentu saja dia berpikir begitu." ujar Renata seraya mengunyah nasi di mulutnya.

"Jangan dulu Re, belum saatnya, aku belum yakin dengan perasaan ku," cegah Bagas, dia juga ragu sebab Andin memiliki kekasih yang dia cintai.

"Kau ini, kalau kau tak terus terang, bagai mana Andin bisa membuka hati padamu, dia tak kan berani melangkah lebih jauh selagi merasa sebagai penghianat di antara bubungan kita," jelas Renata.

"Aku tau Re," ujarnya ragu.

"Lalu, tunggu apa lagi, tunggu dia di ambil orang." ujar Renata, seraya menyudahi makannya.

"Dia sudah punya kekasih," terang Bagas seperti bergumam. Renata terdiam, menatap Bagas yang tampak resah, Renata tak pernah melihat Bagas seperti ini sebelumnya, tidak juga dengan Alda dulu. Buasanya dia menyimpanya sendiri, tapi kali ini sepertinya dia meminta restu padanya bukan hanya sekedar pendapat biasa.

"Terdengar rumit, kau benar, pastikan segalanya dengan pasti. Baru ambil tindakan, masalah hati tidak boleh gegabah." ujar Renata memberi sedikit saran.

"Jadi rumit karena pikiranku tak mau berhenti memikirkan dia." keluh Bagas, yang di sambut kekehan Renata.

"Kenapa tertawa" dengus Bagas kesal.

" Kau tidak mau di ketawai, bertindak lah layaknya pria dewasa, dia bukan ABG yang memendam cinta dengan malu-malu, selugu-lugunya Andin, dia wanita dewasa, perasaannya padamu, tergantung tindakanmu padanya, tunjukan perasaaan mu padanya, sebesar apa keseriusan mu, padanya, aku yakin dia tak kan mampu menolak pesonamu." ujar Renata panjang lebar.

"Pesona apa!" dengus Bagas.

"Jangan pesimis, aku berharap kau dengan Andin bisa bersatu, dia gadis baik," ujar Renata menyemangati.

"Kau kenapa begitu yakin tentang Andin?" tanya Bagas, walau bagas sendiri juga berpikir sama seperti Ranata.

"Aku, hanya tubuhku saja yang cacat, kalau pemikiran dan insting semua masih normal," sahut Renata, yang ditanggapi dengan Sorot kemarahan oleh Bagas.

"Kau ini bicara apa?!" sahut Bagas.

"Sudah ayo pulang, kau yang teraktirkan," ujar Renata dengan senyum.

"Oke" sahut Bagas. seraya mendorong kursi roda Renata, setelah membayar makanan mereka, merekapun langsung pulang.

.

.

.

Happy reading.

1
falea sezi
kok g lanjut
falea sezi
gk di jelasin soal ciuman
Netti
kemana aja thor?baru up lagi udah lama banget,sehat selalu thor
meng
next semangat Thor ❤️
Titin: Siap mbak meng 🥰
total 1 replies
Musti ginring
kasihan Andin harus mengikut hasrat orang tuanya
Cinta
ko bersambung lnjut doank 🥺
Cinta
jdi penasaran hbngn Renata am Bagas sprti apa sh ko bisa istri y paham betul am sikap suami y lanjutkan 😀
Cinta
seru nie siap" perang 🤭
Cinta
jdi ksihan am Andin 😭
Cinta
wah bikin penasaran nie,,,
Cinta
ternyata Angga Bkn laki" baik 🥺
Netti
lama sekali up nya thor,,,tapi memang tidak mudah sih,akhirnya perasaan bagas merasa lega
Netti
di tunggu up nya jangan lama2 ya thor
Afifa Afifanajdarafanda
lanjut tor
Reni Anjarwani
lanjut thor
Netti
Di tunggu up nya yang banyak thor!!!ceritanya makin seru,ibunya renata itu di komporin sama c dara
Lyla.99
lama bnget buat up nya thor
Putri Saqila
bru up lg thoor.... semangat trs thoor
Putri Saqila
semangat trs thoor
Adila Ardani
knp up nya lama sekali hampir saja lupa sama alur ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!