NovelToon NovelToon
Mr. Mafia & His Little Maid

Mr. Mafia & His Little Maid

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Mafia / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.5
Nama Author: Rey

Naraya sabila seorang gadis kelas tiga SMU yang harus merasakan pahitnya kehidupan setelah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa kedua orang tuanya. Naraya atau Nara harus tinggal dengan paman dan bibinya yang sama sekali tidak pernah menyayanginya. Paman dan bibi Nara mau mengurus Nara hanya karena harta warisan yang kedua orang tua Nara tinggalkan.

Saat harta kedua orang tua Nara habis oleh pamannya di meja judi, membuat Nara sekali lagi harus merasakan kepedihan dalam hidupnya. Dia tidak tau jika dirinya telah diam-diam dijual pamannya pada seorang bos mafia untuk melunasi semua hutangnya.

"Aku di mana?" tanya Nara saat penutup kedua matanya dibuka.

"Anda berada di dalam kamar milik Tuan Jaden Luther"

"Apa? Aku di dalam kamar Tuan Jaden? Memangnya siapa Dia?

"Sebentar lagi Tuan Jaden akan segera menemui Anda, Nona Nara."

Bagaimana nasih Nara selanjutnya? Apa suatu hari Nara akan mendapatkan kebahagiaan, atau justru hidupnya lebih terpuruk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Milik Jaden part 3

Nala langsung mengangguk cepat setelah Jaden memberikan pilihan baru pada Nara yang dianggap Nara lebih baik daripada dia harus menjadi seorang wanita penghibur.

"Aku mau, Tuan JL. Aku mau!" serunya semangat.

"Apa kamu tau tugas menjadi pelayan pribadiku?" tatap Jaden dingin.

"Nanti aku dapat belajar lebih cepat, yang aku tau sebagai pelayan aki membuatkan masakan untuk kamu, dan menyiapkan makanan untuk kamu, serta menyiapkan semua kebutuhan kamu. Apa itu benar?"

"Salah satunya," jawab Jaden singkat.

"Aku bisa, tapi bukannya di rumah kamu sudah banyak pelayan?"

"Aku tidak memiliki pelayan pribadi, dan kamu sepertinya cocok untuk pekerjaan itu sebagai ganti agar aku tidak rugi membeli kamu dari paman kamu."

"Iya, tapi tidak perlu diingatkan terus akan hal itu," ucap Nara sambil mengerucutkan bibirnya. "Setiap mendengar kata-kata kalau aku dijual oleh pamanku, seolah aku barang yang tidak berguna."

"Tunjukkan kalau kamu barang yang berguna." Jaden melihat pada jam tangannya. "Kembali ke kamar kamu dan jangan coba-coba untuk berusaha kabur lagi, atau aku tidak akan main-main untuk menyiksa bahkan membunuh kamu."

"Enak saja main bunuh orang, memangnya aku nyamuk yang bisa kamu bunuh begitu saja?"

Nara berjalan perlahan sambil mengomel. Jaden yang mendengar omelan Nara malah tersenyum tidak percaya. Nara memang belum tau siapa Jaden sebenarnya. Setahu Nara Jaden hanya seorang pengusaha yang kaya karena bisnis club malam miliknya. Bisnis yang sebenarnya bukan hal yang baik bagi Nara.

"Gadis bodoh, tunggu!" seru Jaden cepat sebelum Nara membuka pintu kamar Jaden.

"Ada apa lagi, Tuan JL?" tanya Nara malas.

"Jika aku sedang berbicara dengan pelayanku, kamu harus memasang wajah yang manis."

Nara langsung meringis memperlihatkan deretan gigi kelincinya. "Sudah? Ada apa?"

"Pakai ini." Jaden dengan kasar melemparkan handuk putih miliknya tepat pada kepala Nara. "

"Ih! Kenapa melemparku dengan handuk? Memangnya kenapa apa aku harus memakai handuk?"

"Lihat baju kamu! Aku bahkan dapat melihat jelas tanda lahir pada pinggang kamu."

Nara baru sadar lagi jika bajunya masih menerawang dan dia dengan cepat memakai handuk dari Jaden. Menyelimutkan pada tubuhnya.

"Nanti malam aku tunggu di kamarku," ucap Jaden sambil berlalu masuk ke dalam kamar mandi.

Nara masih mencoba mencerna kata-kata Jaden barusan. "Maksud dia apa menungguku di kamarnya? Oh...! Mungkin dia ingin aku nanti malam menyiapkan makanan untuk kebutuhannya di dalam kamar. Orang kaya seperti dia, kan mungkin malas makan di meja makan. Apalagi sepertinya dia tinggal sendirian di sini." Nara berjalan keluar dari kamar Jaden.

Nala yang hendak turun tangga bertemu dengan Leo asisten pribadi Jaden. "Silakan." Leo mempersilakan Nara untuk lewat dulu.

"Kamu siapa? Kamu yang tadi mengetuk pintu kamar JL, Kan?"

"JL? Siapa JL?" tanya Leo heran.

"Itu si penculik dingin-- Jaden Luther. Kamu siapa?"

"Oh Iya! Perkenalkan nama saya Leo dan saya asisten pribadi Tuan Jaden Luther."

"Kamu kenapa sopan sekali? Kamu beda sekali dengan bos kamu itu." Muka Nara di tekuk.

"Tuan Jaden memang begitu orangnya, tapi sebenarnya dia baik."

"Baik dari mananya. Dia kalau baik tidak mungkin menculikku."

"Dia tidak menculik kamu, dia hanya mengambil apa yang menjadi haknya. Bukannya kamu sudah--."

"Stop! Jangan lanjutkan bicaranya. Sakit sekali setiap mendengar tentang aku yang dijual oleh pamanku sendiri."

"Kamu mengatakannya sendiri." Leo dan Nara malah tertawa berdua di anak tangga.

"Ehem ...."

1
Nur Syamsi
V dan Evans terlibat persaingan yg tidak sehat rupanya..
Nur Syamsi
Waduh tak kira V maw ngalah ee ternyata, jgn ode dulu V, tanya dulu Dennanya siapa yg paling dia cintai...
Nur Syamsi
Apa Krn alasan saja spya Dimas Tdk melukai V,v
Nur Syamsi
Ayo V dan Denna cerita PDA Dimas ttg perkenalan kalian ...
Rey: Terima kasih, Ya, Kak, sudah baca novel aku 🙏
total 1 replies
Nur Syamsi
Sudah diingatkan kejadian malam itu masih jga keras kepala, Denna"
Nur Syamsi
Kenapa Renata Tdk pergi dirumah tuan Carlos dia kan menantunya ..
Nur Syamsi
Pasti suruhan Jacob
Nur Syamsi
Yang Sabar Nara Jaden pasti ingat kamu
Nur Syamsi
He Leo dimna kamu, coba jelaskan pada nenek Moyangnya Ranti ttg Nara
Nur Syamsi
Renata kayaknya de....
Nur Syamsi
Renata, Mauren dan Carlos ya ...Thor penasaran
Nur Syamsi
Siapa ya apa bapaknya jaqop atau Damian ya, Nara jgn membuat keputusan sendiri tampa memberi tahu Jaden atau Leo...nti kamu menyesal
Nur Syamsi
Sabar Jaden Sipelsju pasti dpat karma....
Nur Syamsi
Nara tertekan dr ayahmu sekaligus melindungi mu Jaden dr ancaman ayah Carlos
Nur Syamsi
Bukan salah Jaden sepenuhnya Nara Jaden itu hari mati" an menyuruh kamu keluar dr kamarnya tp kamu mencintai Jaden jdi kamu membantunya menyalurkan hasratnya jdi jgn menyalahkan Jaden...
Nur Syamsi
Miris sekali Jacob dan Jaiden Krn selalu mencintai wanita yg sama, kemarin" Mauren dan sekarang Nara akhhhh Thor skit kepala mikirnya
Nur Syamsi
Kamu itu gimna si Jaden masa sudahbdigmbil s Mia baru Naranya disuruh pergi dasar, ya tanggung jawablah apapun resikonya
Nur Syamsi
Hati"Lah jamu Sandra ntar ketahuan belangmu mampus lo
Nur Syamsi
Anggapan Nara emang benrcTuan Krn tua jl hanya menganggap Bara pemuas Nafsu, wanita man yg Tdk sakit, makanya jgn gengsi ngakuin sikapmu tuan jl
Nur Syamsi
Sok gengsi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!