NovelToon NovelToon
PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA

Status: tamat
Genre:Isekai / Epik Petualangan / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Barat / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ark Vest

Myro Aras mati di bumi lalu ia bereinkarnasi ke dunia dimana pedang dan sihir berada.

Myro menjadi anak dari seorang Baron di Kerajaan Azeroth yang dipenuhi dengan permusuhan serta pertarungan di antara para bangsawan. Bukan hanya itu, para pangeran sekalipun juga saling bertarung untuk mendapatkan posisi menjadi raja.

Apakah yang akan Myro lakukan di dunia baru ini? Apakah ia memilih untuk hidup dengan damai atau mengikuti pertarungan di antara para bangsawan serta keluarga kerajaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ark Vest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13 : FERBAS

Menghadapi tatapan terkejut semua orang, Ren membuka kipas lipat di tangannya sebelum menutupi senyum percaya dirinya "Kekuatanku ini tidak seberapa, dibandingkan tuanku maka aku tidak berbeda dari semut. Tuan, maaf karena sudah bertindak tanpa izin anda, aku siap menerima hukuman atas tindakan tidak sopan ini".

Setelah itu, Ren membungkuk ke arah Myro yang menunjukkan bahwa ia merasa bersalah.

Sebenarnya Ren tahu bahwa Myro tidak akan marah atas tindakannya ini, bagaimanapun Ren tadi bergerak untuk melindungi Myro.

Namun Ren bersikap seperti ini karena beberapa alasan, di antaranya yaitu menunjukkan kepada semua orang bahwa Myro merupakan tuannya.

Ren memang kuat hingga bisa mengalahkan tangan kanan Baron Aras, namun hal ini bisa menyebabkan beberapa masalah seperti orang-orang lebih menganggap bahwa Ren sebenarnya adalah pemimpin yang asli, sedangkan Myro merupakan boneka yang dikendalikan oleh Ren.

Oleh karena itu, agar orang-orang tahu siapa yang statusnya lebih tinggi antara Ren dan Myro, maka Ren melalukan tindakan ini yang menunjukkan bahwa dirinya merupakan pengikut Myro, bukan sebaliknya.

Myro yang kembali sadar dari rasa terkejutnya kembali sadar, ia tahu bahwa Ren melakukan ini untuk dirinya sendiri sehingga Myro semakin menghargai Ren. Lagipula Ren memiliki kekuatan serta kecerdasan yang sangat hebat walaupun ia belum pernah memakai kecerdasannya, tapi Ren masih mementingkan Myro yang menunjukkan kesetiaan Ren.

Jadi Myro melambaikan tangannya sambil berkata "Tidak perlu, jika kau tidak bergerak tadi maka pria tadi mungkin melukaiku, aku harus memberimu penghargaan yang tepat atas tindakan cepat mu untuk melindungi ku tepat waktu".

"Penghargaan dari perkataan tuan barusan sudah lebih dari cukup, Ren tidak membutuhkan hadiah lain", kata Ren yang kembali berdiri tegak, dari matanya maka Myro bisa merasakan bahwa Ren benar-benar tidak tertarik pada hadiah apapun.

Myro mengalihkan perhatiannya kembali ke Baron Aras, ia berkata sambil tersenyum "Ayah, maaf karena sudah bersikap tiba-tiba dan menyerang tangan kanan ayah, namun ia bergerak lebih dulu sehingga aku rasa Ren sama sekali tidak bisa disalahkan".

Baron Aras kembali sadar, ia tahu bahwa Ren bergerak sebab tangan kanan Baron menyerang lebih dulu, hal ini membuat Baron Aras hanya bisa menyalahkan tangan kanannya sendiri.

"Kau benar, tapi Myro apakah kau sudah memastikan latar belakang wanita ini? Lagipula ia sangat kuat, mungkin ia memiliki ide tersembunyi untuk mengikuti mu yang berhubungan dengan dirimu sebagai anak bangsawan. Aku tidak bermaksud mencurigai wanita ini, namun tidak ada salahnya untuk berhati-hati. Bagaimana kalau sementara waktu kita akan membiarkan wanita ini beristirahat di sebuah rumah dengan penjagaan sampai ayah sudah memeriksa latar belakangnya dengan baik", kata Baron Aras masih tersenyum ramah.

Menurutnya wanita cantik dan kuat seperti Ren tidak mungkin mengikuti Myro tanpa tujuan, bahkan apabila orang seperti Ren mengikuti Baron Aras maka ia pasti curiga Ren memiliki tujuan untuk mendapatkan harta atau gelarnya.

"Ayah, terima kasih atas rasa khawatir mu, tapi aku yakin Ren bukan orang seperti itu. Bahkan apabila Ren memiliki tujuan untuk mengikuti ku, apa yang coba ia dapatkan dariku? Aku tidak memiliki gelar bangsawan, aku tidak memiliki uang, bahkan aku ditendang dari keluarga Baron, apalagi yang bisa ia ambil dariku?", kata Myro.

Mendengar perkataan Myro, Baron Aras merasa bahwa itu benar, Jika Ren ini memiliki alasan untuk mendekati Myro maka apa tujuannya? Myro tidak memiliki apapun yang bisa Ren ambil.

"Ayah, bagaimana dengan perkataan ku di awal tadi? Biarkan para penduduk ini kembali ke rumah mereka, aku akan menyiapkan pasukan sendiri di tengah jalan nanti", kata Myro mencoba membujuk Baron lagi, membawa 200 pasukan yang disiapkan Baron Aras ini hanya akan merepotkan Myro untuk berperang.

Baron Aras menjadi ragu-ragu terhadap perkataan Myro, jika Myro gagal membawa 200 pasukan untuk membantu pangeran ke 4 maka kakek pangeran ke 4 pasti memusuhi dirinya sebab tidak membantu cucunya sesuai dengan persyaratan yang ada, menurut Baron Aras maka Myro tidak mungkin bisa menyiapkan 200 pasukan sendirian.

Ketika Baron Aras mencoba membujuk Myro, sebuah suara pria tua terdengar "Tuan Muda Myro, tidak ada salahnya untuk membawa 200 orang ini. Walaupun mereka tidak terlatih, tapi selama diberi beberapa waktu maka mereka mungkin bisa bertarung. Belum lagi memiliki pasukan jauh lebih baik daripada tidak ada sama sekali, aku juga akan membantu tuan muda untuk melatih para pasukan ini selama melawan Kerajaan Kavaleri".

Semua orang melihat ke arah asal suara itu dengan terkejut sebab suara itu adalah milik Ferbas, kepala pelayan Baron Aras yang sudah pensiun pagi ini.

Berbeda dari sebelumnya, Ferbas kali ini tidak memakai pakaian pelayan melainkan ia menggunakan sebuah zirah besi ringan dengan sebuah pedang di pinggangnya.

Ferbas melangkah maju ke depan Myro sambil berkata "Tuan muda, Ferbas mungkin tidak bisa lagi bertarung di medan perang akibat luka yang didapatkan Ferbas dulu, namun Ferbas masih bisa melatih para prajurit untuk tuan. Oleh karena itu, izinkan Ferbas mengikuti tuan!".

"Ferbas, apa maksudnya ini?", teriak Baron Aras yang tidak mengerti pikiran Ferbas.

Ferbas berbalik untuk melihat Baron Aras sebelum berkata "Baron, aku Ferbas sudah melihat Tuan Muda Myro dari sejak ia masih bayi. Sejak dulu Baron tidak pernah memberikan perhatian apapun kepada tuan muda, berbeda dari anak Baron yang lain. Pada awalnya aku masih bisa menerima itu, namun ketika Baron memutuskan untuk mengirim Tuan Muda Myro ke medan perang seperti ini maka aku tidak bisa duduk diam lagi".

"Tuan Muda Myro selama ini sudah mengalami kesulitan, jadi aku memutuskan untuk membantunya. Mungkin bantuan ku tidak akan terlalu berguna karena aku hanya seorang pria tua yang terluka, tapi itu lebih baik! Aku tidak bisa hanya duduk dan melihat Tuan Muda Myro mati di medan perang hanya karena alasan ia tidak memiliki bakat. Apalagi aku sudah pensiun dan Baron sudah menyetujuinya, jadi aku sekarang bisa mengikuti orang lain tanpa masalah".

Baron Aras sedikit tidak bisa berkata-kata, ia sekarang mengerti tujuan Ferbas pensiun kemarin malam yaitu bukan untuk kembali ke desanya dan beristirahat melainkan ia merasa sedih terhadap Myro, oleh karena itu Ferbas memutuskan untuk pensiun agar bisa mengikuti serta membantu Myro.

Baron Aras tidak bisa menghentikan Ferbas lagi sebab ia sudah pensiun, sekarang Ferbas bisa pergi kemanapun tanpa izin Baron "Ferbas, kemungkinan besar ini akan menjadi waktu terakhir kita bertemu, jaga dirimu! Kebaikanmu itu benar-benar kelemahan terbesarmu, kali ini kebaikanmu mungkin membawa dirimu sendiri menuju kematian, apakah kau tidak keberatan?".

"Aku tidak keberatan! Lagipula seorang prajurit sudah seharusnya kembali lagi ke medan perang", kata Ferbas.

"Jangan sampai menyesali keputusan ini, teman lamaku, Ferbas", kata Baron Aras sedikit menggelengkan kepalanya, menurut ia maka Ferbas pasti mati bersama Myro di peperangan ini.

Baron Aras tidak pernah mengetahui bahwa pilihan Ferbas kali ini tidak membawanya menuju kematian, melainkan Ferbas di masa depan akan memiliki jabatan lebih tinggi daripada menjadi kepala pelayan Baron Aras selama ini.

Bahkan Ferbas di masa depan berkata bahwa kebaikannya mungkin merupakan kelemahan dirinya, namun tanpa kebaikan yang ia miliki maka dirinya pasti tidak akan menjadi lebih baik daripada hanya menjadi kepala pelayan Baron, sebab tanpa kebaikan yang ia miliki maka dirinya tidak akan bisa mengikuti Myro yang kemungkinan besar menjadi penyesalan baginya apabila tidak mengikuti Myro waktu peperangan melawan Kerajaan Kavaleri.

1
Wadzifa Jay
bisakah author lebih memperhatikan penyusunan kalimatnya maaf disini saya agak terganggu dengan pengulangan kata sebagai padahal masih satu kalimat ada baiknya author menggunakan kalimat efektif dan memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar🙏
Game Game
korban truck-kun ternyata mc kita
Hamiz Irfan
lana
Hamiz Irfan
bukan kipas ke
Erian Wen
pertama-tama, aku mau bilang. "BIARKAN BRO MEMASAK!!" kenapa aku bilang begitu karena memang, genre politik kerajaan ini bener2 di kemas dengan cara baik, well-written. meskipun dengan absensi hubungan interpersonal MC dan juga lore yang masih kurang deep, tapi tidak menutupi ku untuk memberikan bintang 5! tapi kalo seandainya bisa dinilai dari 1-10 aku kasih 8.9 karena tidak ada karya yang sempurna selalu ada hal yang dapat di perbaiki.

Power system, dan world building bukan fokus dari novel ini. tapi yang sudah di buat itu cukup dan membuat pembaca lama itu bisa catch up karena hal yang di fokuskan sendiri itu tidak banyak. yang paling mengesankan itu adalah pembawaan masalah politik dinasti ini yang sangat mengesankan! bravo!

Kemudian untuk saran, seperti yang ku mention sebelumnya. kurang nya hubungan interpersonal MC kepada tokoh lain, apakah MC ini bakalan punya istri? apakah lana, ren, atau pun Carla (kali) bakalan berebut supaya jadi ratu Myro. ya meskipun terdengar seperti gila wanita dan seolah-olah hanya terpaku pada bidang itu saja sebenarnya memang yang ku katakan itu nggak bohong. Cukup di sayang kan ketika aku tak dapat membaca kelanjutan kisah kasmaran Myro, dan juga hubungan terhadap tokoh pendukung lain. Sejujurnya unsur sub genre bisa di dibangun lho, meskipun sedikit2. seperti unsur romansa, unsur konflik remaja dan masalah pertemanan/persahabatan.
Erian Wen: dan untuk kritik, sebenarnya sedikit aja sih. ya kenapa kesannya kayak Cerita Raja Myro Aras itu harus berhenti di cerita ini doang? tidak hanya itu dibagian perang terhebat dimana Kerajaan aras menaklukkan Kerajaan Azeroth dan diamant di Skip sih! padahal itu hal yang sangat ku nantikan loh! jadi balik lagi, eksekusi ceritanya itu buruk karena kesannya ceritanya Myro aras anak yang di buang bangsawan Baron itu harus berhenti di cerita ini doang, jirlahh. Tidak hanya itu saja, author saja bilang di akhir cerita dia gak tau kelanjutannya ceritanya bagaimana. aku Sempat memikirkan bahwa ini cuman "salah-satu" cerita yang di buat bagus dan tidak patut untuk di lanjutkan lagi.

sebetulnya aku tidak pantas untuk merasa kecewa, aku bukan pembaca yang senantiasa menunggu novel ini dari episode pertama hingga epilog, sedangkan aku saja cuma butuh waktu seminggu bahkan kurang untuk menyelesaikan novel ini. tapi tolonglah, ini cerita bagus banget sejauh ini cuman novel ini aja yang genre politik nya itu bener bener bagus! pembaca dicekokin masalah politik setiap episode (not litterally) dan aku pun mau baca sampai tamat novel ini! tolong lah, di lanjutkan soalnya power system nya ini sederhana nggak perlu mikir banyak2, Lore nya cukup tapi masih bisa di kembangkan, kemudian hubungan interpersonal MC yang harus di suguhkan kepada Pembaca! aku merasa ini bisa saji series kalo seandainya tidak ada eksekusi buruk di akhir cerita novel ini.
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
seharusnya kalimatnya [myro sangat bingung dengan tatapan tersebut. "apa yang ...] tambahkan titik kalau sebelum dialog gak ada kalimat yang menyambung.
Sulaiman Jambi 2
keren
minak jinggo
mc d sini terlalu naif
minak jinggo
yg jd pertanya'an, orng yg d panggil lain'nya kemana seharusnya masih ada 1500 lebih.. katanya dr capter pertama, orng yg d panggil ada yg jd pedagang, pandai besi dll.. kenapa gk d panggil untuk membatu mc, contoh:pandai besi dan pedagang...
Sampoerna Samsu
ending yg sangat menyebalkan seharusnya di bagian terdiri nya kerajaan adalah cerita yg lebih menarik
Harland Pathi
kelihatan kalau gak pernah mengayunkan pedang di medan perang...
Harland Pathi
sebenarnya mc nya ini siapa...?
Andikk Jaya: iya lemah banget peran sampingan mulu
total 1 replies
Ucil Pam-pam Pambudi
cerita yang sangat menarik... mantap
Weed25
Bagus kak tapi kurang panjang, terburu-buru
Weed25
Harusnya Raja Baru itu menyerang Myro lah wkwkwkw biar dia kalah sekalian, baru aja naik tahta udah kepikiran serakah, dasar bocil
Weed25
ya kan bisa ngalirin air dari utara ke selatan, salju kan bisa cair, jualan es batu ke keselatan keknya menguntungkan
Weed25
Panggil Raja Penyihir dong Thor
Weed25
la terus kegunaan markas apa weh, kan bisa markas menyelidiki soal penggelapan
Weed25
masih bayangin Bapaknya Myro yang buang anaknya dulu wkwkwk, kalau Myro g maafin bukankah Bapaknya bakal nangis guling2 tujuh turunan gegara buang Myro yng sekarang jadi Count.
Weed25
Wkwkwkwk dan bener di akhir Romansa 3 Kerajaan, yang bertahan hanya keturunan Cao Cao dan Kerajaan Wei, tapi endingnya malah keturunan Jendral Sima Yi yang berhasil menyatukan tiongkok menjadi satu dinasti, Dinasti Jin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!