NovelToon NovelToon
Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Patahhati
Popularitas:83.3k
Nilai: 5
Nama Author: Alwa8292

Ditinggal nikah oleh kekasih yang paling dia cintai.Tak terbayang kan betapa hancur nya hati Zahra.Hingga dia mencoba bunuh diri.Tetapi Allah masih menyayangi nya.

Keterpurukan Zahra membuat nya menjadi lebih tertutup.Hingga dia sadar kesedihan yang terus berlanjut tak kan merubah apapun

Sudah setahun Zahra mulai melupakan sosok yang pernah hadir dihidupnya.Tetapi takdir berkata lain mereka bertemu kembali yang membuat Zahra sadar dia belum bisa melupakan sepenuhnya.

Zahra kembali hancur dengan pernyataan maaf Farhan.Dia menjelaskan bahwa dia menikah bukan karena keinginan nya melainkan karena perjodohan.

Zahra tidak tahu apakah dia harus membenci Farhan atau tidak.Yang dia tahu hanya dia tak Farhan tak mungkin bersama.Zahra mencari ketenangan di sebuah taman mesjid.Disinilah awal mula pertemuan Zahra dan Yazdan.Bukan hanya Yazdan bahkan banyak sosok lelaki yang hadir di hidup Zahra.

Akan kah mereka dapat membuka hati Zahra yang telah lama tertutup.Siapakah yang akan bersama dengan Zahra pada akhirnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alwa8292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13.Kesal

"Apa ya kado buat raja?."

"Duhh aku kalau mau ngasi kado pasti gak tau hadiah apa yang mau di siapin!."

"Gimana ya?.mau tanya siapa juga gak ada!."

Aku berfikir keras kado apa yang harus aku berikan kepada Raja.

"Ngasi baju kan gak mungkin,terus istrinya gimana?."

"Sepatu juga gak mungkin!."

"Kalau tas ya paling buat istrinya!."

"Apaan ya?."

"Ihhh kan gak mungkin gak ngasi kado!!."

"Cari apa ya mbak?."tiba tiba penjaga toko menghampiriku

"Eh itu mbak temen saya mau nikah,tapi bingung mau ngasi kado apa!."

"Kasih sesuatu yang bisa bermanfaat buat dia dong mbak dan sekaligus bisa jadi barang kenangan gitu!."

"Menurut mbak apa?."

"Misalnya album atau peralatan rumah tangga juga bisa sih mbak!."

"Peralatan rumah tangga?,kayak dia gak punya aja."

"Saya cuma kasi saran mbak!."

"Ngasi saran juga yang bener dong mbak!."

Aku meninggalkan toko itu dan mulai berkeliling di sekitaran jalan dekat toko tadi.Mataku terpacu pada sebuah toko yang menjual aksesoris.Aku masuk dan mulai mencari apa yang bisa aku jadikan kado pernikahan Raja.Mataku tertuju pada sepasang jam yang tampak elegan dan cantik.

"Bagus banget,apa aku kasi ini aja ya buat Raja kan dua jadi bisa buat Raja dan satu nya buat istri nya dia."

"Bener bener aku emang pinter!."ku bawa jam pasangan itu ke kasir sambil tersenyum.

"Mbak senyum senyum sendiri..pasti ini jam buat couple sama pacar nya ya?." mendengar perkataan kasir seketika senyuman ku pudar.Andai Farhan masih disini mungkin jam couple ini bakal jadi milik kita berdua.

"Ahh nggak mbak,ini buat hadiah pernikahan teman lagian saya gak punya pacar!."

"Maaf ya mbak kirain tadi buat pacarnya soalnya mbak bawa jamnya sambil senyum senyum sendiri!."

"Gak papa kok mbak,oh iya mbak bisa sekalian di bungkusin pakek kotak hadiah gak mbak?."

"Bisa mbak..sebentar ya."Aku menyerahkan ATM sebagai pembayaran.

"Ini mbak,terima kasih sudah berbelanja di toko kami!."

"iya sama sama mbak."

Aku keluar dari toko dan menunggu taxi di pinggir jalan.Aku gak bawa mobil soalnya tadi ke kampus di antar sama ayah dan toko nya juga gak jauh dari kampus jadi sekalian jalan.

"Besok resepsi pernikahan Raja, Farhan ada gak ya!."pikirku

"Ah sudah lah,lagian dia udah nikah!."

aku menghela nafas kasar.

Sebenarnya aku masih sangat ingin bertemu Farhan dan mendengarkan penjelasan nya,tetapi mungkin Farhan tidak akan mengatakan apapun.

Kalau dia emang niat ngomong dari awal dia pasti udah jelasin sama kamu Zahra jadi gak usah berharap lagi deh,buang semua fikiran kamu tentang dia.

Aku berbicara dengan diri ku sendiri dan merutuki kebodohan ku.

"Taxi,perumahan anggrek ya pak!."

"Iya mbak!."

"Pak pak pinggir pinggir!."

"Kenapa mbak?."

"Itu kenapa ya rame rame."

"Gak tau mbak.."

"Saya turun disini aja pak!."

"Iya mbak."

Aku menyodorkan uang untuk membayar tagihan taxi lalu berlari menuju kerumunan.

"Kenapa ya buk rame rame?."

"Gak tahu Mbak katanya ada maling."

"Maling?berani bener siang-siang maling,emang maling apa buk?."

"Kurang tau mbak."

Karena tidak menemukan jawaban apapun aku menerobos kerumunan karena ingin tahu apa yang terjadi.Ku lihat seorang nenek-nenek duduk di atas tanah sambil menangis.

"Eh minggir minggir..."

"Kenapa neneknya duduk di tanah?."

"Ini nenek nenek maling mbak!!."

"Ha maling?."

Aku memperhatikan nenek itu dengan tatapan penasaran dan kudapati dia sedang memeluk sebuah roti.Aku bertanya lagi kepada warga yang sedang menghakimi nenek itu.

"Nenek ini maling apa?."

"Roti mbak!!." jawab seorang warga.

"Roti!!!"ucapku dengan nada kesal

"Mbak gak tau ini nenek udah setiap hari maling roti di warung saya!."

"Cuma roti?,kalian hakimin dia kayak gini hanya karena sebuah roti!!."

"Kamu tau apa dia udah setiap hari maling kalau dibiarkan pasti bakalan keterusan!."

"Hahahah.."aku tertawa sinis kepada mereka semua.

"Kalian pernah nanya gak ini roti buat apa?."

Semua warga yang ada hanya diam.

Aku bertanya kepada nenek itu.

"Nek ini roti buat apa?."

"Buat makan nak..laper!."ucap nya sambil menangis.

"Alah emang nya kalau laper mesti nyuri,kamu kan bisa kerja!."Ucap pemilik warung dengan kasar.Aku mendengar kan nenek itu kembali berkata.

"Saya sudah cari kerja,tapi karena saya sudah tua dan tidak sanggup bekerja tidak ada yang mau menerima saya!."Hatiku terenyuh mendengar jawaban si nenek.

"Alah itu cuma alasan."

Mendengar ucapan pemilik warung aku kesal bukan main.

"Kamu bilang cuma alasan?."

"Iya dia cuma seorang pemalas!!."

"Kamu bilang nenek ini pemalas, apa kamu kenal dia?."

"Ya kita semua kenal rumah nya ada di ujung jalan!."

"Terus bagaimana kondisi kehidupannya?."

"Apa hidup berkecukupan, kaya atau ada keluarga yang menghidupinya?."

Semua orang terdiam mendengar perkataan Zahra.

"Kenapa diam,jawab!!!."

"Kalau dia hidup berkecukupan dan punya keluarga yang menafkahi nenek ini gak bakal maling!."

"Aku tanya dia punya keluarga gak?."

"Gak ada mbak."kata salah satu warga.

"Kalian tahu dia hanya sendiri tidak punya siapa yang bisa diandalkan.Apa kalian pernah bersimpati sedikitpun kepadanya atau hanya sekedar menanyakan apa dia udah makan apa belum!."

"Apa kalian yang sebanyak ini tidak bisa bergantian memberinya makan.Tetangga macam apa kalian.Bahkan hanya karena sebuah roti yang ingin dia makan kalian sampai menghakiminya nya!."

"Dimana hati nurani kalian?."

"Kalau kalian tidak bisa memberinya sepiring nasi,apakah kalian juga tidak bisa melaporkan keadaan nya kepada RT agar dia bisa lebih memperhatikan warga nya agar mendapatkan subsidi dari pemerintah!!."

"Apa pernah kalian melakukan itu.Sedikit pun kalian tidak punya rasa kemanusiaan.Kalian lebih rendah dari binatang!."

"Berapa roti yang nenek ini ambil,saya bayar semuanya!!!."

Aku mengambil beberapa uang dan memberikan nya kepada pemilik warung.

"Saya rasa ini cukup untuk membayar roti yang diambil nenek ini atau bahkan lebih!."

Aku membantu nenek itu berdiri dan membawa nya menjauhi kerumunan.

"Makasi ya nak sudah bantu nenek.Tapi kamu tidak seharusnya seperti itu, ini memang salah nenek karena mencuri.."

"Sudah la nek..nenek mencuri bukan untuk kaya tetapi untuk bertahan hidup itu gak salah."

"Makasi ya nak..masih ada orang baik seperti kamu.."

"Gimana kalau nenek tinggal di rumah Zahra?."

"Gak usah nak nanti nenek nyusahin!."

"Gak kok nek Zahra malahan seneng banget nenek mau tinggal sama Zahra!."

"Terima kasih nak Zahra tapi nenek gak mau nyusahin kamu.Nenek gak apa apa tinggal di rumah nenek sendiri!."

"Kalau nenek gak mau Zahra gak akan maksa.Tapi Zahra anterin nenek pulang ke rumah ya."

"Iya nak.."

"Rumah nenek dimana?."

"Rumah nenek di ujung jalan sana."

"Ayo nek Zahra bantu."

Aku menggandeng nenek itu berjalan menuju rumah nya.Aku memandangi rumah nenek ini, walaupun sederhana tapi masih layak dihuni.

"Hanya ini satu satu nya harta yang nenek miliki,yuk masuk nak!."

Aku masuk ke dalam rumah nenek ini bahkan tak ada apa apa di dalam selain sebuah lemari tua dan tikar yang aku yakin itu pasti alas tidur si nenek.Sedang asik berbincang tiba tiba ponsel ku berbunyi.

"Sebentar ya nek!."

"Iya buk iya ini mau pulang!."

Ibuku menelpon meminta ku bergegas pulang karena hari sudah mulai gelap.Dan aku tidak memberi kabar kalau aku pulang terlambat.Ibu jadi khawatir.

"Nek Zahra pamit pulang ya soalnya udah di cariin sama ibu."

"Iya nak kamu hati hati..terima kasih udah bantuin nenek!."

Aku berpamitan dengan nenek itu dan bergegas pulang ke rumah dengan ojek yang ada di simpang jalan.Tetapi aku masih khawatir dengan keadaan nenek itu.

1
Tri Utari Agustina
Lanjut thor ceritanya bagus
Anita Jenius
lanjut kk
Anita Jenius
Halo. salam kenal..
Mom FA
salam dari in memories🙏
Anna Alfanja
disini semuanya dilema mau nyalahin farhan jg gak bisa karena sebelumnya farhan udah ngomong sama zahra kalau mau mengajak zahra menikah tp zahra belom mau giliran zahra udah mau tp zahra gak ngomong2 yaudh farhan nerima aja perjodohn dr orgtuanya menurutku dua2nya salah karena kurang komunikasi
Alwani Yunita: suka banget sama tanggapan mba yang satu ini❤️
total 1 replies
Ufuk Timur
semoga zahra endingnya ga sm farhan, ,
Ufuk Timur
Za, yang lebih baik pasti menantimu di masa depan
Ufuk Timur
Halo, ,nitip jejak dulu kak😊
besok baru lanjut baca🥰
Rosi T
sabar dafi
Nanik Setya
ceritanya jadi aneh males jadi bacanya
I.S.DINIa
halo thor....maryati main nih kesini...sukses ya
Sumardi
ternyata Dafi jahat tapi apa penyebabnya?
Alwani Yunita: iya ternyata.
total 1 replies
sokileri
diriku mampir, salam dari novel FAITH😄
sokileri
semangat thorr
sokileri
lanjutkan thorr semangat!
Putra Anggi Rifert
tetap support
sokileri
hai kak aku mampir🙂
LeoRani
selalu like
LeoRani
jujur aku masih trauma dengan kecelakaan dan berakibat pada kehilangan, saat baca ini benar² nggak bisa nahan diri..
Alwani Yunita: yang sabar kak
total 3 replies
Putra Anggi Rifert
d
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!