Seorang wanita Muslim bernama Hannah tak sengaja bertemu dengan idol korea bernama Wobin di bandara, pertemuan itu langsung mencuri hati Wobin, ia terpikat oleh Hannah dan tergerak untuk membantunya keluar dari masalahnya. Wobin, yang ingin menghormati keyakinan Hannah sebagai seorang Muslim, berusaha untuk melindungi dan menjaganya, akankah usaha Wobin untuk melindung Hannah dan membantunya menyelesaikan masalah, mampu meluluhkan hati Hannah?
Informasi Buku:
Setiap halaman berisi 500 kata
Terdiri dari 120 halaman, terbagi dalam 2 bagian cerita
Waktu baca per halaman 3 menit
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Wulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Page Number 11 - Susi
"Good morning" sapa suho, dia datang dengan wobin dan juga seorang wanita, aku melihat dari jauh sepertinya wanita yang sama sepertiku, biasa saja tidak kaya
"Good morning" ucap Taylor dengan suho yang sudah duduk
Mereka seperti nya membicarakan sesuatu yang aku tidak mengerti dan tiba tiba datang Wobin benar saja dia membawa pelayan untukku, dam Wobin menyuruh pelayan itu masuk
"Oh iya hannah ini pelayan untukmu dia akan membantumu di sini agar pekerjaan kamu tidak terlalu berat" kata suho
"Tapi suho aku kan di sini bekerja kenapa aku di kasih pelayan" kataku
"Aku sudah bilang dengan wobin tapi sepertinya dia tetap ingin memberimu pelayan" kata suho sambil tersenyum
Pelayan itu juga terus senyum kepadaku, sedangkan taylor masih bingung dengan wobin yang membawa pelayan untukku
"Halo mbak saya susi" kata susi, aku kaget ternyata yang dibawa wobin pelayan dari Indonesia
"Saya hannah" kataku
"Ini susi dia yang akan menjagamu di sini, Wobin kemarin mencarikan pelayan yang bisa dijadikan teman untukmu" kata suho
Susi hanya senyum sambil mendengarkan ucapkan suho
"Tapi suho ini berlebihan aku gak ingin di jagain" kataku
Suho diam saja sepertinya dia bingung harus melakukan apa, aku mengambil ponselku dan menulis
“Wobin tolong dibawa lagi aja pelayannya, ini berlebihan”
Aku memberikan ponselku pada wobin, dia mengambil ponselku dan membacanya, aku pikir dia tidak akan merespon tapi dugaanku salah dia membalas tulisanku
“Aku menolong dia ditempat pencarian pelayan dia minta tolong padaku supaya aku mengeluarkannya jadi aku berpikir dia juga bisa membantumu di sini”
Jadi Wobin niat membantunya dan memberikan dia pekerjaan untuk membantuku di sini, aku ingin bertanya pada susi tapi suho, wobin dan taylor masih melihatku dengan wajah bingung apakah aku mau ada susi atau tidak, karna aku terus bicara, jika susi dikembalikan artinya aku wanita paling jahat karna membuat susi ini menganggur lagi, aku jadi bingung dan susi menunggu reaksiku, sekarang kita semua diam dan berpikir, taylor berpikir apa yang aku katakan dengan suho, wobin berpikir apakah aku akan menerima susi, suho berpikir apa yang aku tulis di ponselku untuk wobin tadi
"Baiklah aku mau, tolong katakan pada wobin suho" kataku
"Baiklah" kata suho
Suho bilang dengan wobin dari wajahnya yang biasanya dingin langsung tersenyum sedikit, aku mengerti apa yang di pikirkan wobin, kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil, jika aku sendiri yang membersihkan rumahnya yang besar seakan akan wobin menindasku, mungkin taylor yang menyuruhnya atau karna kejadian semalam, entahlah hanya Tuhan dan wobin yang tau
"Susi kamu di sini tugasnya cuma jagain hannah ya sama tolong bantuin kerjaannya di rumah ini" kata suho
"Baik tuan suho saya mengerti" kata susi
Aku mulai bingung biasanya aku sendiri bekerja tiba tiba ada susi, aku akan tanya tanya dengan susi nanti sambil bagi bagi pekerjaan
"Yasudah aku pulang dulu kalian berdua bekerjalah dengan baik" kata suho
"Iya" kataku
"Iya tuan" sahut susi
"Wobin bilang jangan pernah pulang malam lagi" kata suho
"Iya aku gak akan pulang malam lagi" kataku
Mereka pergi sekarang tinggal aku dan susi di rumah ini
"Mba hannah ada yang bisa aku bantuin gak" kata susi
"Engga ada susi, oh iya aku boleh tau gak kamu kok bisa ketemu wobin" kataku
"Saya bertemu tuan wobin di tempat pencarian pelayan mba sepertinya tuan wobin sedang mencari pelayan tapi tuan wobin menatap saya sepertinya dia tau kalau saya bukan orang korea lalu saya minta tolong tuan wobin mengeluarkan saya mba hannah, biar saya dapet kerjaan, saya kira saya akan jadi pelayannya ternyata jadi pelayan mba hanah" kata susi
"Kalau boleh tau kamu kenapa ingin keluar di siksa ya?" tanyaku
"Engga mba, kalau saya gak bisa dapat majikan saya yang harus membayar dengan mereka, jadi saya memohon gitu sama tuan wobin" jawab susi
"Bayar buat apa sus?" tanyaku lagi
"Bayar buat makan dan tinggal saya mba" jawab susi
Kasian juga kalau pelayan yang belum dapat majikan disuruh membayar
"Kalau mba hannah siapanya tuan wobin?" tanya susi, aku bercerita pada susi dari awal aku ketinggalan pesawat sampai ada di rumah wobin
"Panjangkan ceritanya" ucapku
"Jadi mba hannah bekerja di rumah tuan wobin untuk pulang" tanya susi
"Iya sus" jawabku
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Korban Perasaan