Sambungan cerita Anakku Bukan Anak Haram.
di cerita ini saya lebih mengfokuskan kisah percintaan Yuki.
Seorang wanita yang bekerja di kota orang untuk keluarganya,membuat Wanita bernama Yuki harus bekerja dan tinggal seorang diri di saat sahabat nya satu - satu nya sudah menikah dan memiliki keluarga sendiri.
Suatu hari ia harus merasakan kepahitan hati,saat pria yang ia cinta,yang selalu ada untuk nya ternyata berselingkuh di belakang nya. kenyataan akhirnya membuat nya tahu kalau selama ini ia hanya pelampiasan karena kekasih nya itu mencintai wanita lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12 - Keterpaksaan (Pernikahan)
Rio lalu memberi selembar amplop yang berisi selembar kertas di letakan di atas meja.sebuah surat perjanjian yang ia siapkan sebelum datang ke desa ini. Rio tahu hal seperti akan terjadi,meski ia tak menyadari akan di paksa menikah oleh ibu tiri itu.
"Apa itu nak Rio?." Tanya Ibu Tiri tersenyum lebar.
"Saya akan berikan 500juta." ucap Rio,wanita itu tampak syok mendengar jumlah uang yang akan segera menjadi milik nya.
"Silakan baca dan tanda tangani kalau setuju." Ucap Rio lagi.
wanita itu mengambil dan membaca surat perjanjian itu,yang mengatakan,kalau Ibu tiri nya tidak boleh menganggu Yuki dan Shani lagi,serta meminta uang sepeser pun lagi pada Shani dengan alasan apa pun juga,dan Setelah di setujui Shani akan segera ikut dengan Yuki kembali ke kota.
Dengan cepat wanita itu mengambil Pen yang diberikan oleh Rio dan menanda tangani surat itu,Yuki yang melihat tampak mengeleng - gelengkan kepala.
Rio pun lalu mengambil lembaran kertas itu dan menyimpan nya kembali ke dalam tas nya.
"Jadi mana uang nya?." Tanya Ibu nya sudah tidak sabar.
"Berikan rekening nya,akan segera saya tranfer." Ucap Rio.
Wanita itu lalu mengambil buku rekening nya di dalam kamar nya. Yuki menghampiri Rio.
"Pak,bapak nyakin akan memberi uang sebanyak itu,dan soal pernikahan nya?." Tanya Yuki mulai cemas. Namun Rio hanya diam saja dan tak mengatakan apa pun.
Tiba - tiba Ibu tiri nya datang kembali untuk memberikan nomor rekening nya pada Rio.
Rio pun mengirim uang dari ponsel nya dan menunjukan bukti kalau uang nya sudah di kirim dengan kegirangan Wanita itu mengucapkan terima kasih pada Rio.
"Ya sudah,Ibu mau cari pak penghulu untuk menikahi kalian hari ini juga." Ucap wanita itu.
"Ibu,aku rasa pernikahan ini tidak perlu terjadi." Ucap Yuki masih berusaha agar tak ada terjadi pernikahan antara diri nya dan Rio,karena memang ia tidak punya cinta pada pria itu.
"Sudah lah,kamu dia saja,Nak Rio saja sudah menyetujui nya." Sela wanita itu.
Ibu Tiri Yuki masih ingin Yuki menjadi istri Rio,agar hidup punya banyak uang dan ia mempunyai banyak uang,meski ia tahu surat perjanjian itu dia di larang meminta sepeser pun dari Yuki atau pun Shani,tapi Ibu Tiri nya berfikir kalau Yuki tidak akan menolak nya kalau ia meminta suatu hari nanti.
•••
Terlihat Yuki sedang di dandani dan mengunakan kebaya seadaanya,sementara Rio mengunakan kemeja dan akad nikah pun di mulai dan beberapa tetangga sebagai saksi.
Kini Yuki pun resmi menjadi istri Rio dengan paksaan ibu tiri nya itu.
Setelah pernikahan selesai,Yuki dan Rio memutuskan melanjutkan perjalanan ke kota bersama dengan Shani.
Shani begitu bahagia pergi bersama dengan Yuki dan Rio yang kini sudah menjadi kakak ipar nya.
"Kak Rio,terima kasih sudah menolong ku." Ucap Shani pada Rio yang menyetir.
"Iya." Jawab Rio tersenyum tipis.
Sementara Yuki terlihat tampak diam,ia senang karena Shani sudah bersama nya,tapi ia juga sedih dengan status istri Rio yang mengikat nya,Rio tahu apa yang Yuki rasa kan,tapi Rio hanya diam saja,karena ia pun terpaksa melakukan nya karena ulah dari ibu tiri nya itu.
Sesampai di rumah kontrakan Yuki,Rio Leka membangunkan Yuki dan Shani yang tertidur.
"Kita sudah sampai." Ucap Rio.
Yuki dan Shani pun terbangun dan menggosok mata mereka sejenak. "Terima kasih Pak,untuk semua nya,maaf untuk kejadian yang tidak mengenakan." Ucap Yuki dan Rio hanya mengangguk.
Yuki dan Shani pun turun dari mobil dan berjalan masuk ke rumah mereka,sementara Rio kembali menjalankan mobil nya dan pulang ke rumah nya .
•••
Sesampai di rumah nya.
Rio berendam di bathtub dengan air hangat,ia memejamkan mata nya sembari berendam,sembari memikirkan apa yang harus ia lakukan pada Yuki.
"Bagaimana ini,apa aku harus menceraikan nya,atau menjalani hubungan ini." Gumam Rio merasa galau.
Sementara di tempat lain.
Ibu Yuki menikmati uang - uang yang di berikan Rio padanya dan mulai menghubungi teman - teman nya untuk foya - foya dan pesta dengan uang yang ia dapat.
"Dasar anak bodoh,aku tak menyangka jaga diri kalian sangat mahal,untung belum ku nikahkan dengan Juragan pelit itu." Gumam Ibu Tiri tertawa sendiri di dalam kamar,sembari menghitung uang nya yang terlihat banyak.
Bersambung
Bantu Like dan Vote nya ya Teman - teman.
Terima kasih.