NovelToon NovelToon
World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!

World Online The Forgotten Legend : Next Stage!!!

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Fantasi / System / Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Vrmmorpg / Pemain Terhebat / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Game
Popularitas:223.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Wahyu Kusuma

World Online : The Legend of Hiatus!!!

Genre : Game, Sci-fi, Petulangan, Fantasi, Sihir, Aksi, Komedi, Romantis, Sepotong kehidupan, Misteri.

[Status Now : Di Buku Pertama
-S1 Complete : New Class And Goblin Crown (Chapter 1-128 )
Progres : 100%

-S2 On-Going
: Dark Of Heaven Kingdom Part 1 (Chapter 144-363)
Progres : 55%

--------------- Di Buku Ini --------------

-S2 On-going : Dark Of Heaven Kingdom Part 2 (Chapter 364-???)
Progres : 10%

-S3 Coming Soon :???
-S4 Coming Soon :???
-S5 Coming Soon :???
-S6 Coming Soon :???
-S7 Coming Soon :???

Pecahan Kedua dari 'World Online : The Legend of Forgotten'.

Ini adalah sebuah kisah dari kelanjutan petulangan Lyon, seorang pemuda biasa yang menjadi seorang Petualang di dunia ke-duanya yaitu "World Online" yang merupakan game Virtual terpopuler. Game itulah yang akan merubah takdir dan kehidupan biasanya. Mengungkap berbagai rahasia dari kelas yang dia miliki, asal usul, dan hal-hal lainnya yang akan menentukan masa depan yang akan dia pijak.

"Sudahi ketidakjelasanmu itu kawan, sekarang ambillah senjatamu dan berburulah bersamaku,"

"Hah? Mengambil Quest? Tidak kawan, mari kita pergi saja untuk berburu."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyu Kusuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 374 Lyon Menjadi Pusat Perhatian

***Chapter 374 : Lyon Menjadi Pusat Perhatian*.**

‎Bottlomless Gap.

Beberapa saat setelah Lyon dan lainnya beregak mendekati area Pertempuran, sekarang posisi mereka sudah semakin dekat dengan tempat tersebut.

Lyon pun segera memberitahukan kepada rekan-rekannya kalau mereka sudah dekat, "Semuanya, persiapkan posisi kalian! Sebentar lagi kita akan segera menghadapi para Undead!!"

Mereka bertiga yang ada di sana segera bergerak mencari tempat yang sudah mereka tentukan masing-masing. Snowly berada di sisi lain di atas pohon yang tumbuh dipunggung Ardes, Liseas berada di depan, menyerang para Undead secara langsung, sementara itu Salsa berada di tengah, siap memurnikan Ardes yang tidak lama lagi bersentuhan langsung dengan rombongan Undead. Dan untuk Lyon, dia juga berdiri di depan, tepat di atas kepala Ardes, memimpin jalan.

Lyon pun segera berteriak dengan suara yang lantang,

"Baiklah, kalau begitu mari kita kalahkan mereka!!!"

Ardes melangkahkan kakinya, bergerak dengan begitu cepat hingga pada akhirnya dia telah bertabrakan dengan para Undead yang ada di depannya.

"Bruk!!" Bamm!!"

Tabrakan yang amat kuat tidak bisa dielakkan lagi. Puluhan Undead yang berada dihadapan Ardes, seketika terlempar ke segala arah. Ardes terus maju dan menyingkirkan para pengganggu yang menghalangi jalannya.

Snowly yang ada di pohon, segera menembakkan anak panahnya. Satu persatu anak panah terang dan melesat menghampiri mereka. Satu persatu Undead terkena serangannya. Snowly terus menembak tanpa henti dan terus menembak.

Dan untuk Liseas. Tidak berbeda jauh dengan Snowly. Dia juga menembakkan anak-anak panahnya. Tidak ada yang bisa lolos dari serangan mereka berdua. Seluruh panah mereka selalu tepat sasaran.

Tapi, Liseas juga mengeluarkan beberapa keterampilan untuk memberikan serangan lebih kepada mereka.

"One thousand Star Arrow!!"

Loiseas menembakkan panahnya ke atas langit setelah dia mengaktifkan keterampilannya. Panah tersebut melesat dengan cepat diikuti dengan cahaya yang bersinar di seluruh permukaannya. Hingga pada akhirnya panah tersebut sudah mencapai titik tertingginya. Dia langsung meledak menjadi bagian bagian kecil layaknya sebuah kembang api. Bagian bunga-bunga itu turun ke bawah menghampiri tempat dari para Undead berdiri. Dalam waktu singkat, mereka semua terkena jatuhnya cahaya itu. Di balik cahaya dari pecahan panah tersimpan merupakan panah kecil yang memiliki materi sepenuhnya cahaya. Itu merupakan keterampilan yang bisa memberikan dampak luas.

Beberapa detik, akhirnya semua cahaya itu telah menghilang. Durasi dari keterampilan milik Liseas ternyata telah habis. Dia kembali ke keadaan semula, menembaki para Undead dengan cara yang biasa.

**

Pertempuran masih berlanjut. Ardes terus menerobos barusan Undead tanpa ada jeda. Kabut-kabut mulai bermunculam menutupi keberadaan mereka. Yah, munculnya kabut-kabut itu disebabkan oleh langkah kaki yang Ardes buat serta keributan yang terjadi diantara barisan Undead. Sementara itu di dalam sana, Salsa terus-terusan memberikan mantera pemurnian kepadanya. Lyon sudah memberikan tanda untuk segera bekerja karena Ardes merasa jika dia terkena beberapa kutukan. Dengan hati yang penuh akan kesedihan, dia pun terus memberikan mantera pemuriannya.

Semua itu berlangsung hingga mereka tiba di suatu tempat yang saat ini terjadi sebuah konflik. Ada sebuah pertarungan yang terjadi di sana. Pertarungan antara Tengkorak dan beberapa orang. Lyon merasa kalau dia harus pergi ke sana.

"Ardes, kita pergi ke sana terlebih dahulu!!" teriaknya kepada Ardes untuk mengubah arah dari jalur larinya. Lyon melihat jika Tengkorak Raksasa itu bukanlah monster biasa.

"Baik!!"

Ardes pun menuruti perintahnya dan segera berbelok ke kanan, pergi kendaraan yang Lyon maksud. Sekali lagi Ardes harus menerobos pasukan Undead yang menghalangi jalan mereka. Perlahan, jarak antara mereka sudah semakin dekat. Kini di antara pasukan Undead-undead itu, terdapat pasukan kerajaan dan juga pemain. Mereka saling bertarung satu sama lain, tapi Lyon tidak peduli dan terus maju.

Sementara itu, para pemain yang melihat kedatangan Ardes merasa sangat terkejut. Seekor monster yang entah darimana datangnya tiba-tiba saja menerobos pasukan dan melewati mereka. Hal itu membuat mereka bertanya-tanya.

"Hei, hei, hei, kenapa ada monster seperti itu!?"

"Darimana datangnya tuh monster!?"

"Astaga, monster itu berperingkat legendaris!"

Dan kemudian, salah satu dari mereka melihat sesuatu di atas kepala monster tersebut. Sesuatu yang mereka lihat ternyata adalah Lyon.

"Semuanya, bukankah itu adalah Lyon, Pemimpin dari Soul Wings!?" teriak pemain itu sembari menunjukkan jari telunjuknya ke kepala Ardes, tempat Lyon berdiri.

Dengan cepat mereka melihat ke arah Lyon demi memastikan jika itu benar-benar dia. Seluruh pandangan bagi yang tadi sudah mendengarkan maupun yang menerima kabar terebut, segera memalingkan pandangannya ke arah sana. Sesaat, mereka semua sudah dapat menyimpulkan siapa orang yang ada di sana.

"Tidak salah lagi, itu adalah Lyon."

"Ah, bagaimana dia bisa berada di sini, padahal sebelumnya dia berada di Dead Valley Road??"

"Apakah dia sudah selesai berurusan di Dead Valley Road dan terus ke sini??"

"Mungkin saja tidak jauh dari sini, pasukan lainnya sudah datang..."

"Cepat, dikabarkan kepada pasukan pengamat, bilang kepada mereka untuk memastikan apakah pasukan lain datang dari arah timur!"

"Baik!!"

Mereka dapat memastikan kalau itu adalah Lyon. Tapi mereka tidak menyangka jika Lyon sudah berada di sini. Padahal dari yang mereka dengar, kalau Lyon sedang berusaha untuk mengalihkan perhatian Undead. Seharusnya dia saat ini masih berada di Dead Valley, tapi sekarang mereka melihatnya di sini. Mereka pun kembali membicarakan soal Lyon, termasuk Ardes, monster yang Lyon tunggangi.

Di antara mereka yang memperhatikan, ada seseorang yang bergumam, "Jika benar itu Lyon, maka monster yang dia ditunggangi itu adalah monster peliharaannya."

"Eh, monster peliharaannya?!" ucap salah seorang pemain yang mencoba untuk memperjelas apa yang orang tadi maksud. "Apakah itu benar!?"

"Astaga, apakah kalian tidak tahu. Monster yang bersamanya itu adalah Monster yang pernah ikut serta dalam peperangan menghadapi Invasi Goblin. Katanya itu adalah monster peliharaan dari Pemimpin Guild Soul Wings."

"Oh, monster itu kan, yang pernah ku lihat di video forum-ditumbangkan waktu yang lalu, ternyata ini yah...."

"Waw... kalau begitu berarti Guild mereka bisa menjadi Guild yang menakutkan. Sudah pemimpin mereka yang sangat hebat, ditambah dengan monster tingkat legendaris yang menjadi peliharaannya, sudah pasti orang yang mencari masalah kepadanya akan hilang."

"Dan katanya dia juga memiliki teman NPC yang kuat. Kurasa Soul Wings bisa menjadi salah satu Guild yang berbahaya di masa depan nanti."

"Ihh, Mendengarnya saja membuatku merinding."

Dan salah satu dari mereka juga ikut berbicara, "Pantas saja Pemimpin kita menyuruh kita untuk tidak mencoba mencari masalah dengan mereka. Dia sudah tahu seberapa repotnya bila berhadapan dengan mereka."

"Ah, kamu ada benarnya. Untung saja Pemimpin kita memiliki pemikiran yang bijak, kalau tidak, habislah kita terus-terusan diburu oleh mereka."

Mereka terus membicarakannya soal Ardes dan juga Lyon, bahkan sampai mengira jika Ardes adalah monster peliharaan Lyon. Padahal mereka tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Tapi itu tidak terlalu buruk. Jika mereka terus memasang pemikiran seperti itu, secara tidak langsung Guild Soul Wings akan menjadi lebih dikenal di dalam game, ada banyak Guild yang akan merasa segang kepadanya, semakin sedikit orang bodoh yang akan mencoba untuk mencari masalah dengan mereka. Hanya dengan kehadiran Lyon di medan pertempuran telah menjadi pusat perhatian, dan tentu saja dia tidak sadar dengan apa yang dia perbuat. Lyon hanya terfokus terhadap perang ini sehingga dia tidak menyadari mereka terus mengaguminya hingga sampai menakutinya.

1
mantap gan
tamatt
‎‎‎‎Wahyu Kusuma: Horee lanjut baca Ancient Slayer
total 1 replies
Monggo Mampir Malingping
gak jelas endingnya
daud
:v
Osa imam Firmala gamer
min buat MC bisa taming dong biar enak perang ya
Bellkuroko
knp si lyon blm jg menggunakan kalung legendaris itu ya ??? Apa dia lupa
Rahmat Abdul gani
gg
Nuradji Cahyono
bang please update lagi bang soalnya saya udah nggak ada bacaan lagi nih
Salman Farizi
luar biasa
Azura
begini hasilnya kalo gak bisa Nulis dipaksain Nulis... yg keliatan Gobloknya!!!!!
RyuCandra7: Sok, coba tulis novel Anda sendiri. Apakah udah bagus? Emang ga ada larangan buat kritik ataupun saran. Tapi kata-kata lu itu lebih kearah cacian.
total 2 replies
Rahmat Abdul gani
bisa bisanya
Rahmat Abdul gani
🔥🙌
Rahmat Abdul gani
yang jadi point utama dari cerita lu adalah notifikasi sistem yang detail, keren thorr
Rahmat Abdul gani
gilaaaa pertarungannya kece parahhhh🔥🔥🔥
Rahmat Abdul gani
okee
Rahmat Abdul gani
kecee udah di kontrak, btw makin ksini makin bagus min alurnyee pengulangan kata sama typo udeh makin dikit, pemyampaian katanya juga jadi lebih bagus
saik lah pokonyaaa
tetep semangatt
Rahmat Abdul gani
saik thor, lanjutttttt
Rahmat Abdul gani
semangat
Rahmat Abdul gani
🙌
Rahmat Abdul gani
🌈
Rahmat Abdul gani
🌻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!