Ryu Jin yang mendapatkan kesempatan kedua dari sang dewa untuk membalaskan dendamnya dan sekaligus mencari misteri tentang kehidupannya.
Berkah dewa yang menjadikan nya penakluk segala ras, pelindung bagi saudara nya dan pemusnah bagi musuhnya.
Legenda yang akan menggetarkan galaksi, memecahkan dimensi, merusak tatanan waktu.
Legenda yang akan menjadi raja diantara para raja, kaisar diatas kaisar, dan dewa bagi dewa itu sendiri.
Disinilah Legenda dari sang penakluk Ryu Jin dimulai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengkhianatan Jenderal Jarvis
*Kerajaan Erios*
Setelah jendral jarvis dan ketua Gwen mendapatkan titah dari Raja Chris, pertemuan pun ditutup.
Pasukan besar bergerak menuju perbatasan dipimpin langsung oleh jendral Jarvis.
15 ribu pasukan dengan 3 komandan dan masing-masing komandan memimpin 5 ribu pasukan.
Banyak warga ibukota heran dengan itu, ada yang takut ada juga biasa saja karena peperangan diperbatasan sudah kerap terjadi.
Tapi hang tidak diketahui warga adalah kudeta yang dilakukan oleh pangeran mereka yaitu Finn Erios.
Walaupun pada saat penobatan pangeran mahkota mereka semua menyaksikan tetapi tidak ada pikiran mereka bahwa pangeran Finn Erios akan membalas penghinaan tersebut. Karena pangeran Finn merusak pangeran yang tertutup dan sangat jarang berkomunikasi dengan mereka.
Setelah seharian berjalan, Jendral Jarvis tidak membawa pasukannya ke perbatasan melainkan ke dalam hutan terlarang yang sangat gelap.
Salah satu komandan yang bingung memberanikan untuk bertanya.
"Jendral mengapa kita melewati hutan, bukan kah lebih cepat jikalau kita melewati kota hujan?"
"Nanti kalian juga tau" jawab sang jendral dengan Nada dingin sembari tersenyum misterius.
Mendapat jawaban dingin, komandan pasukan tersebut lebih memilih untuk bungkam.
Setelah beberapa menit masuk didalam hutan, 2 komandan serta pasukan yang merupakan bawahan mereka langsung menodongkan senjata pada satu komando yang tersisa. Dia merupakan komandan yang bertanya tadi, bernama Hedy.
Komandan pasukan yang ditodong senjata pun bertanya dengan waspada,
"Ada apa ini jenderal?"
Jendral yang mendengar itu langsung melesat dan memukuli nya hingga komandan tersebut mengeluarkan seteguk darah.
Semua pasukan Hedy yang melihat langsung melesat melihat keadaan komandan mereka, tetapi sebelum itu terjadi mereka yang telah melesat langsung dihabisi oleh pasukan 2 komandan tadi yang bernama Kyler dan lais.
"Ahahah.. siapapun bergerak tidak akan bisa melihat Langit lagi" ucap sang jendral sembari berjalan menghampiri Hedy.
"Kau tau Hedy, sebenarnya aku juga tidak ingin melakukan ini tetapi melihat kerajaan kita yang selalu direndahkan dan raja kita bodoh itu hanya terus diam membuat ku muak" lanjutnya.
"Aku ingin sekali menghabisi nya tapi tidak ada kesempatan, mendengar pangeran Finn melakukan kudeta membuat ku bersemangat karena menemukan kesempatan tersebut".
"Kenapa kau bisa begini jendral? kenapa kau mengkhianati raja?" Tanya Hedy.
"Ahahahah...Aku bukan setia kepada Raja melainkan kerajaan ini" jawab nya.
"Apakah kau mau bergabung? Jika tidak berarti ini waktu terakhir untukmu bernafas hehe" tanya jenderal Jarvis sambil tertawa sinis.
"Aku tidak akan berkhianat kepada raja ku dasar bajing*n" teriak Hedy.
"Bagaimana dengan kalian" tanya jenderal sembari melihat pasukan Hedy.
"Kau kira kami akan berkhianat kepada komandan dan raja kami?? Ahaha jangan bercanda bajing*n" jawab salah satu dari mereka.
"Huh kalau begitu baiklah, habisi mereka semua" perintah jendral javis kepada pasukan nya.
10 ribu pasukan melawan setengahnya bukan lah disebut pertempuran melainkan pembantaian.
1 km dari mereka assassin utusan ketua Gwen melihat semua. Ketua Gwen mengutus mereka karena dia sudah curiga pada saat jendral Jarvis memberikan penjelasan kepada Raja bahwa kerajaan lycus ingin menyerang perbatasan dengan 10 ribu pasukan.
Kerajaan lycus bukan kerajaan bodoh yang ingin menyerang sebuah kerajaan hanya menggunakan 10 ribu pasukan.
Peperangan yang sudah dilalui ketua Gwen memudahkan nya untuk mengetahui sifat alami seseorang.
Sehingga dari gerak gerik jenderal Jarvis juga membuat perasaan curiga ketua Gwen semakin membesar.
"Jendral ada seseorang yang sedang mengintai kita dari jarak 1 km dari sini arah pukul 1" ucap komandan kyler yang merupakan seseorang pemanah dengan julukan mata elang.
Jendral yang mendengar itu langsung melihat nya dan memberikan perintah kepada 2 komandan tersebut.
"Gawat" ucap pengintai tersebut sembari melesat pergi.
"Kalian berdua tangkap dia jangan sampai lolos kalau tidak rencana kita akan berantakan".
"Baik jenderal"jawab mereka dan langsung menghilang dari tempatnya.
Assassin itu langsung menulis pesan dan menggunakan mana nya untuk merubah kertas itu menjadi burung.
Assassin tersebut tau dia tidak akan selamat makanya lebih baik dia mengurangi jumlah musuh dengan melawan mereka berdua.
Dia membalikkan badannya kemudian menyerang Kyler dan lais.
Kyler yang melihat itu langsung mengeluarkan panahnya dan mulai menembak.
Lais juga mengambil pedang nya dan ikut menyerang.
"Teknik panah : panah naga"
Anak panah tersebut berubah menjadi naga dan melesat ke arah assassin itu.
"Teknik pedang : tebasan ganda" balas sang assassin fokusbmenyerang naga tersebut sehingga ia melupakan lais.
"Teknik pedang : 1000 tebasan" Teriak lais dari belakang assassin itu.
Tubuh assassin tersebut terpotong-potong menjadi beberapa ratus bagian.
Kemudian Kyler dan lais kembali ke tempat jenderal Jarvis.
"Sudah selesai?" Tanya jenderal Jarvis.
"Sudah jendral" jawab mereka berdua.
"Baiklah, bakar mereka semua setelah itu kita kembali ke markas" perintah nya.
"Baik jenderal" setelah beberapa menit mereka kembali melesat ke dalam hutan. Ya hutan terlarang tersebut merupakan markas organisasi mereka.
Diruang ketua guild, Gwen sedang meminum teh melihat sebuah burung kertas memasukkan ruangannya.
"Jendral jarvis berkhianat"
3 kata tersebut yang tertulis dalam kertas itu.
"Sudah kuduga" ucap Gwen sembari mengambil lencana untuk memanggil para petualang.
Setelah mengirim proyeksi dirinya ke semua lencana petualang, Gwen kembali meresap teh nya.
Di perbatasan sebenarnya tidak terjadi apa-apa. Itu hanya alasan yang dibuat jenderal untuk mengurangi kekuatan kerajaan dan mengambil pasukan yang sepaham dengannya.
***
Ryu telah tiba dikerajaan Erios tepatnya di hutan kota hujan.
Dia mengingat kejadian yang membuat dia mempunyai kekuatan sebesar ini.
"Hah kapan kita akan berkumpul lagi teman-teman?" Ucap lirih Ryu sembari melihat gerbang kota hujan.
yg aku tau domain itu darea atau galaksi
hhhhh
kena kritik men
hehehehe😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈