NovelToon NovelToon
Anugerah Cinta.

Anugerah Cinta.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyelamat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bisqttz

Agatha Tatjana Putri gadis biasa yang bukan cucu atau anak dari kiai atau ustadz, yang bar-barnya bisa bikin orang berkali-bali istighfar, gadis biasa yang tiba-tiba di sukai hingga dilamar oleh anak Kiai pemilik pesantren ternama.

Gus Zayn Raffan El-fatih anak pertama dari pemilik ponpes Al-Muhadzirin ponpes yang banyak di minati, termasuk Gus Zayn nya sendiri banyak yang minat. paras yang hampir sempurna, dan pewaris.

Pertemuan yang tak pernah ia bayangin, bisa merubah jalan hidupnya, yang tadinya berniat untuk kuliah malah tinggal di lingkungan pesantren.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bisqttz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Dokter Ganteng.

"Gus? I-itu calon istri ente Gus. " kata Ali saat melihat seseorang yang tertabrak.

Zayn melihat arah yang di tuju oleh Ali, seketika matanya langsung membesar saat melihat calon istri nya sudah terbaling jalan dengan masih memeluk anak kucing. dan herannya anak kucing itu tidak ingin lepas dari pelukan gadis itu.

Zayn dengan sigap langsung membawa gadis itu masuk kedalam mobil dan menyuruh Ali untuk segera menuju rumah sakit.

Zayn melihat wajah gadis yang berada di pangkuannya, tidak terasa ada air matanya menetes begitu saja.

"YaAllah berilah kekuatan kepadanya. hamba tidak bisa melihat dirinya seperti ini. " batin Zayn.

••••••

Eughh.

suara lengguhan berhasil membuat Saidah menatapnya. ia mengerjapkan matanya secara perlahan menetralkan cahaya yang masuk rungu penglihatan nya.

"Alhamdulillah kamu udah sadar, biar saya panggil dokter dulu. " kata Zayn lalu keluar untuk memanggil dokter diikuti dengan Ali

Gadis itu menatap sekeliling, hingga pintu terbuka. masuklah dua orang satu wanita paru baya dan satunya gadis seusia nya.

"Alhamdulillah kamu udah sadar sayang, " ujar Saidah sambil memeluk sang anak.

"Aku ada dirumah sakit mah? "

"Bukan kamu lagi di Mall. " Saidah melepaskan pelukannya.

"Siapa yang bawa aku kesini? " tanya Agatha.

"Zayn. Lo gak apa-apa? apa ada yang sakit?" tanya Mela dengan raut wajah khawatir.

Agatha tampak berpikir sejenak, Kok bisa dia, perasaan dia ada di mana-mana. -batin Agatha.

Saidah melihat anaknya bengong melambaikan tangan nya didepan Agatha. " Hei malah bengong, gimana kondisi kamu? masih ada yang sakit? "

"Hm.. Engga mah cuma masih sedikit pusing. " kedua orang itu bernafas lega. hingga tak lama kemudian datanglah dokter, dan beberapa suster. jangan lupakan Zayn dan Ali berada di belakang.

"Permisi bu saya periksa dulu ya? " kedua orang itu sedikit menjauh dari brangkat agar dokter bisa leluasa memeriksa Agatha.

"Agatha apa masih ada yang sakit? " tanya Dokter.

Agatha mengangguk pelan. "Ada? Dibagian mana yang sakit? " Dokter itu bingung, pasalnya menurut hasil tes tidak ada hal yang serius, dan untungnya benturan nya tidak terlalu keras.

Gadis itu memegangi dadanya. "Disini dok. jantung saya deg degan ngeliat dokter ganteng. " katanya dengan dramatis membuat kedua suster di belakang menahan tawa. sedangkan orang tuanya dan sahabatnya menutup wajahnya merasa malu, berbeda dengan Zayn yang malah membuang nafas.

Dokter itu hanya tersenyum mendengar pernyataan yang sangat tidak terduga itu. baru kali ini ada seorang gadis yang berani menggombali nya. biasanya hanya ibu-ibu atau nenek-nenek. "Syukurlah jika tidak ada yang serius, saya permisi dulu. " Dokter itu memutar badannya untuk keluar ruangan, tapi terhenti karna panggilan Agatha.

"Dokter? " panggil Agatha. Saidah dan Mela kembali was-was, dan dokter pun berbalik badan.

"Eum. saya kapan pulang? saya udah bosen, tapi, kalau liat dokter ganteng tiap hari juga engga akan bosen. iya gak sus? " ucapnya membuat kedua suster itu tersenyum kikuk, karna yang diucapin gadis itu bener apa adanya.

"Astaghfirullah, ternyata selain berisik, lucu dan banyak tingkah. sifat dia juga bener-bener diluar nalar, harus ekstra sabar banget ini mah gue. " batin Zayn dengan helaan nafas panjang.

Dokter itu geleng kepala sambil tersenyum. "kalau kondisi kamu sudah membaik besok juga boleh pulang. "

"Saya permisi dulu semua. " Dokter tersebut benar-benar keluar dari ruang rawat Agatha diikuti kedua suster yang tadi bersamanya.

Agatha bersorak kegirangan karna besok ia sudah boleh balik. orang tua dan sahabat nya pun mendekatinya.

"Kamu ini bikin malu saja, lihat kondisi dong Agatha. " omel Saidah, pasalnya ia tidak enak hati pada calon mantunya yang sedari tadi menghela nafas mulu.

"Iya mah, tapi emang dokter itu ganteng kan? " mendengar pertanyaannya membuat Saidah geleng kepala lagi.

Bayangkan saja dia baru sadar beberapa menit yang lalu, tapi sudah membuat semua orang menggeleng kepala dengan sifat tak terduga nya. hingga detik kemudian, gadis itu terkejut dengan keberadaan Zayn.

Sial gue pake lupa lagi, kalau ada calon suami -batin Agatha.

"Ehh.. ada Gusnya. dari tadi di situ Gus? " tanya Agatha basa-basi.

Agatha beralih menatap orang tuanya dan Mela. "Kenapa gak bilang kalau ada Gusnya. " bisik Agatha.

"Kamunya saja yang tidak lihat-lihat. " ujar Saidah.

"Engga boleh lihat orang ganteng sedikit. " sindir Mela.

Agatha merotasi kan bola matanya malas. dan beralih menatap Zayn.

Agatha pasrah mendapat tatapan tajam dari Zayn. Agatha memejamkan matanya sebelum tersenyum.

•••••

Hari sudah berganti dan Agatha sudah di bolehkan pulang, karna kondisinya membaik bahkan sangat baik, gadis itu aktif sekali. Zayn datang kerumah sakit untuk menjenguk nya sekaligus mengantarnya balik. "Kamu benar mau balik? " tanya Zayn sambil membereskan kamar rawat Agatha.

lelaki itu datang dengan Saidah orang tua Agatha, Ali sudah lebih dulu balik ke pesantren, dan Mela sedang ikut kedua orang tua nya yang ada acara bisnis.

"Iya Gus, saya tidak mau berlama-lama disini. "

Zayn menghentikan aktivitasnya lalu menatap gadis itu sedetik nya ia mengalihkan pandangannya.

"Gus ganteng tidak marah kan, kejadian kemarin? " tanya Agatha.

"Eum.. tidak lebih tepatnya saya cemburu dengan kamu memuji kegantengan orang lain di hadapan saya. "

Agatha memegang jantungnya dramatis. "Afwan Gus saya tidak sadar kalau ada Gusnya. "

Zayn menatapnya sebelum menundukan pandangannya, "Jadi kalau tidak ada saya di lanjut? " Agatha reflek menggeleng.

Kemudian Saidah masuk kedalam ruang rawat setelah selesai menerima panggilan di ponselnya.

"Sudah semua tidak ada yang ketinggalan kan? " tanya Saidah.

keduanya menggeleng, "engga ada yuk mah. " mereka pun berjalan keluar rumah sakit, namun setelah sampai di lobby Agatha tidak sengaja melihat dokter ganteng yang kemarin. gadis itu berlari kecil untuk menghampiri dokter tersebut, dan melupakan kedua orang yang bersamanya.

"DOKTER, DOKTER GANTENG? " serunya membuat atensi pengunjung menolehnya begitupun sang dokter.

"Ada apa Agatha? "

"Huft.. saya nafas dulu dok. "ujarnya membuat dokter itu menggeleng.

"Aku mau berterimakasih sama dokter, karna dokter sudah merawat saya dengan baik. makasih ya dok. "

Dokter itupun tersenyum, "sama-sama Agatha lagian ini sudah tugas saya sebagai dokter, untuk merawat pasiennya. Kamu lain kali hati-hati. "

Agatha tersenyum simpul. "Cie... dokter khawatir ya sama aku? " tanya Agatha dengan centil melihat kelakuan sang anak Saidah menghampiri keduanya.

"Maaf ya dok, sepertinya benturan kemarin membuat otaknya makin sengklek. sekali lagi minta maaf dan terimakasih kami permisi. " Saidah menarik paksa anaknya namun lembut. "DOKTER GANTENG NANTI KITA JUMPA LAGI YA!! "

Dokter itu geleng kepala untuk kesekian kalinya, Zayn yang melihat itu lagi lagi menghela nafas panjang. Astaghfirullah-batin Zayn.

"Kamu lupa atau gimana, disini ada calon suami kamu ta. " ujar Saidah mengingatkan anaknya.

"Astaghfirullah lupa mah, " katanya, ia langsung beralih melihat Zayn yang berada di belang.

"Mah kayanya anak mamah mulai gila deh, " Bisik Agatha.

"Iya kayanya, kasihan mantu mamah dapet istri modelan kaya gini. "

••••

Selang beberapa menit kemudian mereka sampai di apartemen Agatha. Agatha langsung masuk dan belari menuju kamarnya, untuk rebahan di kasur empuk yang ia rindukan.

"Agatha jangan lari nanti ja___"

Bruk.

"__Tuh." Saidah menggeleng melihat anaknya sudah bersilaturahmi dengan lantai, sedangkan Zayn yang melihat itu meringis sambil menahan tawa.

"Siapa yang naruh keset disini si. " grutu nya.

Saidah membantu Agatha berdiri lalu mengirinya ke sofa, "Lain kali hati-hati. kamu baru keluar rumah sakit, mau login lagi, " omel Saidah membuat Agatha memantulkan bibirnya.

Mamah ini enggak capek apa ngomel mulu- batin Agatha.

"Maaf ya nak Zayn, anak nya emang gini. kalau udah nikah sabar sabar ya. "Agatha menatap mamahnya tak percaya, sedangkan yang di tatap tidak memperdulikan.

"Iya mah, udah pasti kalau itu, " jawab Zayn.

Tok.. tok..

suara Ketukan pintu berbunyi. "Biar akau aja yang bukain mah. "

Ceklek.

Pintu terbuka terlihatlah seorang anak gadis.

"Assalamu'alaikum! ada teteh Agatha nya? " ucapnya.

"Waalaikumsalam, ada di dalam. " jawab Zayn, "Silahkan masuk. "

"Teteh? " pangil Naila.

Setelah melihat siapa yang datang Agatha langsung menyuruh gadis itu duduk di sebelah nya.

"Ini Naila, MasyaAllah kamu makin cantik aja. " Kata Saidah melihat Naila. terakhir kami ia melihat Naila waktu Agatha sakit Saidah menjenguknya dan di temani Naila waktu usia 14 tahun.

"Alhamdulillah mah," jawab Naila dengan senyum manis.

"Nenek kamu gimana sehat? " tanya Saidah. "Alhamdulillah sehat mah. " Saidah berdiri dari tempatnya.

"Mamah mau jenguk nenek Naila dulu, Naila kamu disini dulu ya temanin teteh sama Aa disini. " kata Saidah yang dapat anggukan setelah itu mengucapkan salam dan keluar.

"Gusnya haus? mau saya bikinin minum? " tanya Agatha yang melihat calon suaminya itu diam saja.

..."Kita nikah saja besok. " ujar Zayn sekenanya....

...°°°°°°...

Jangan lupa like dan komentar.

Terimakasih yang sudah mampir dan baca.

See youuuuu bye bye byeee muahhhh...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!