Karina Amalia putri menjadi anak angkat keluarga Wijaya sejak usianya 10 tahun.Tepatnya setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.
Rangga wijaya anak tertua tuan Wijaya yang terpaut 15 tahun darinya begitu menyayangi Karina layaknya adiknya sendiri.
Berbanding terbalik dengan Reno Wijaya, adiknya yang usianya 10 tahun diatas Karina, dia begitu tidak menyukai gadis itu. Bahkan terlihat sangat membencinya.
Karin sangat berharap Reno bisa menerima dan menyayanginya seperti Rangga. Segala usaha ia coba namun tidak pernah berhasil.
Apakah Karin akan terus berjuang mendapatkan cinta Kakak angkatnya, atau kah ia akan menyerah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon requeen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tertangkap basah
Setelah kepergian Karin hubungan Reno dan Sarah bukannya lebih baik, mereka jadi sering bertengkar dan saling menyalahkan.
Usaha Sarah untuk mengambil hati Keysha semakin sulit, karena Keysha dalam pengasuhan orang tua Reno. Berbeda sekali katika masih bersama Karin. Sarah diberi kesempatan penuh untuk mengambil hati Keysha. Sarah merasa sudah salah mengambil langkah.
Sampai saat ini Reno belum mengurus perceraiannya dengan Karin, Ia bahkan belum menandatangani berkas perceraian yang sudah Karin tandatangani.
Reno ingin bertemu dengan Karin sebelum ia menandatangani berkas perceraian itu, tapi hingga Kini Karin tak bisa dihubungi. Gadis itu bagai hilang ditelan bumi.Jauh dilubuk hati yang paling dalam lelaki angkuh itu sangat menyesal telah mengabaikan wanita sebaik Karin.
𝙨𝙖𝙗𝙩𝙪 𝙥𝙖𝙜𝙞
Hari ini Reno berniat menghabiskan waktu libur di rumah orang tuanya.Pagi-pagi ia sudah sampai di sana.
Kedatangan Reno disambut pelukan hangat putri kesayangannya. "key.. daddy rindu " Reno menghujani putrinya dengan ciuman.
Gadis kecil itu balik mencium kedua pipi daddy nya.
" key juga rinduu.... daddy, selama disini Key tidak nakal. kata bibi Ela, kalo key tidak nakal nanti onty pulang "
hati Reno serasa diremas, rasanya sakit sekali.. ternyata putrinya begitu merindukan aunty nya... dirinya juga.
"hari ini key mau pergi kemana? daddy akan mengantar kemanapun key mau "
Key tampak berpikir.. " key mau ke toko buku !"
Reno pikir putrinya ingin mengunjungi toko mainan atau tempat bermain, tidak biasanya gadis kecil itu ingin pergi ke toko buku
"siapa tau disana kita menemukan onty "
hati Reno seperti tercabik.
Seharian Reno mengantar putrinya ke toko buku. mereka masuk dari satu toko buku ke toko buku yang lain. Namun mereka tidak menemukan apa yang mereka cari. Disana Reno membelikan beberapa buku cerita untuk Keysha.
Setelah cukup lama keluar masuk toko buku, Reno mengajak Keysha makan di sebuah restoran yang ada sekitar sana.
Pada saat makan tiba-tiba " daddy.. itu tante Sarah " Key mengarahkan telunjuknya pada wanita yang dikenalnya.
Reno mengikuti arah telunjuk putrinya. Benar saja, tampak Sarah sedang makan dimeja yang agak jauh dari tempat Reno dan Keysha makan, sehingga Sarah tidak menyadari akan keberadaan mereka.
Reno bangkit dan hendak menghampiri Sarah, namun Reno menghentikan langkahnya ketika tampak seorang lelaki menghampiri Sarah.
Sarah menyambut kedatangan lelaki itu dengan sebuah ciuman dipipi.Mereka tampak sangat mesra, Reno berusaha menyembunyikan kemarahannya. Ia tak mau memberikan aura negatif pada putrinya.
Menjelang Sore mereka kembali ke rumah orang tua Reno.Reno memutuskan untuk bermalam, Ia ingin menghabiskan malam ini dengan putrinya.
Reno membacakan buku cerita yang tadi ia beli. Keysha mendengarkan daddy nya bercerita sambil sesekali menguap. Sambil membaca tangan Reno mengelus kepala putrinya lembut. Tak butuh waktu lama akhirnya Keysha tidur.
Reno menutup buku yang ia baca, lalu menyimpannya di rak buku. Diselimutinya tubuh mungil putrinya lalu dicium keningnya lembut.Kemudian ia beranjak ke kamarnya.
Reno tak menyadari ada sepasang mata yang mengawasinya .. nyonya Wijaya menyusut air mata yang menggenang dipelupuk matanya.
Reno merebahkan tubuhnya diranjang. pikirannya kembali pada peristiwa siang tadi. Ia tak menyangka Sarah tega menghianatinya setelah ia Kehilangan Karin, wanita yang selalu ia sia-sia kan.
Ia ingin marah tapi ia sadar, mungkin ini karma baginya karena telah menyia-nyiakan wanita sebaik Karin. Kini Ia pun merasakan bagaimana sakitnya di sia-sia kan.
Setelah Karin pergi baru Reno menyadari kalau ia sangat membutuhkan wanita itu. Dan itu terlambat.
coba lihat karin dibuat tidak enak, tidak tenang, merasa bersalah, menyesal, gampang minta maaf, pada lelaki lain seakan begitu menjaga perasaan pria lain tapi lihat pada suami dia seakan tidak peduli suami suami merasa sakit hati dia seakan tidak peduli mau suami menderita dia tidak peduli, terlihat dia sama sekali tidak peduli perasaan suami dan tidak ada sama sekali usaha menjaga perasaan suaminya, baru kalian bilang dia wanita dan istri baik2 bagai berlian, miris sekali
karya novel yang lebih mementingkan perasaan pria lain dari pada sang suami sah adalah novel wanita egois