NovelToon NovelToon
CEO Wife

CEO Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fanfic / Selingkuh / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vi

Aletta Nanda Saraswati yang awalnya bermimpi dan membayangkan menjadi istri CEO dari perusahaan barunya, terwujud tanpa ia duga-duga. Namun, ternyata menjadi seorang istri dari Pengusaha Sukses (CEO) bukanlah hal yang mudah seperti yang mereka lihat. Banyak air mata yang tumpah karena keegoisan, pertikaian, dan perselingkuhan...

Bahkan ketika Aletta merasa semua sudah berubah, ia kembali mendapatkan cobaan yang menguras kesabarannya...

Inilah kisah Aletta Nanda Saraswati istri CEO kaya raya bernama Eric Sultan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Datang Bulan

Hari Minggu pagi, di apartemen kediamanku dan Eric. Aku tengah mengecek isi kulkas dan ternyata semua bahan makanan sudah habis, aku lupa untuk belanja karena beberapa hari mengalami galau tingkat akut.

Aku pun terus mencari buku catatan belanja, lalu aku mulai menulis list belanja di meja makan.

"Aletta!" suara teriakan Eric yang terdengar dari kamar. Namun aku mengabaikannya.

"Aletta!"

"Aletta!"

"Aletta!"

Aku tak ambil pusing, mau seberapa banyak dia memanggilku aku tidak akan datang. Eric pun akhirnya keluar dari kamar dengan rambut acak-acakan dan tanpa memakai atasan. Ia menghampiriku dengan langkah kaki yang terhuyung.

"Aletta, kenapa kamu jutek sekali padaku sih. He?" celetuk Eric sembari memelukku dari belakang.

"Lepaskan aku, atau aku tusuk pake pulpenku," ancamku pada Eric.

"Enggak! Tusuk aja kalo kamu mau," ungkapnya dengan nada manja.

"Eric! Nanti Dewi marah kalau kamu peluk-peluk aku, karyawanmu!" bentakku mulai kesal.

"Kenapa sih selalu bawa-bawa Dewi, dia aja enggak disini kok," sanggah Eric langsung melepaskan pelukannya dan berpindah duduk di hadapanku.

"Iya, Dewi kan orang yang kamu cintai, ngapain peluk-peluk orang asing," ketusku dengan melanjutkan menulis list.

"Lagi buat apa?" tanya Eric mengalihkan pembicaraan.

"Daftar belanja!" jawabku nyolot.

"Oh, aku temenin belanja yah?" tawar Eric dengan wajah lugunya.

"Aku bisa sendiri tidak butuh kau temani," tolakku.

"Bodo amat ah, aku mau nemenin kamu."

Perkataan singkat Eric kembali membuat rasa cinta yang tadinya hilang, seakan mengembang dengan perlahan lagi.

"Kenapa sih, kamu selalu seenaknya mempermainkan hatiku?" ucapku serius pada Eric.

"Aku mandi dulu ya, tungguin aku!" jawab Eric langsung pergi ke kamar mandi dan tak menggubris pertanyaanku.

Beberapa menit kemudian, kita berdua menggunakan mobil mewah Eric untuk belanja di salah satu mall pusat kota. Di perjalanan mataku dengan teliti mengecek daftar list yang sudah aku buat.

"Bawang bombay, cabai, brokoli ... Eumm udah kali ya?" celetukku dengan menunjuk kertas kecil di tanganku seolah tengah mengoreksi teks ulangan.

"Mau beli apa si?" tanya Eric.

"Beli batu," jawabku ngawur.

"Ihh galak banget sih!" ujar Eric sembari mencubit pipi kananku dengan pelan.

"Enggak usah sentuh-sentuh kenapa sih! Sentuh aja pacar kamu itu!" seru ku sebal dan langsung memandang jendela sampingku.

Eric hanya terdiam dan fokus menyetir. Ketika sampai di tempatnya, aku segera mengambil keranjang dorong dan keliling mencari daftar bahan-bahan yang sudah aku tulis.

"Sini, aku bawain keranjangnya," tawar Eric.

Awalnya aku menolak, namun ketika dia terus ngotot buat bantu enggak ada salahnya kan kalau hemat tenaga.

"Letta, aku laper nih. Makan dulu ya?" rujuk Eric.

"Makan di rumah aja nanti," jawabku dengan masih fokus pada daftar list.

"Ahh!" Eric menggendongku dan memasukkan aku ke dalam keranjang dorong belanjaan yang masih kosong. Dia mendorongku dengan paksa menuju cafe makanan di dalam Mall.

"Eric!! Malu! Hei! Turunin enggak!?" gerutuku sambil menutupi wajahku karena aku benar-benar malu.

"Habis kamu susah diajak makan aja, mentang-mentang badan udah berisi gitu!" ucap Eric tak menghiraukan aku.

Sesampainya di cafe makan, Eric menggendongku lagi untuk turun dari keranjang. Aku benar-benar malu karena kelakuan suami bodohku ini. Sepanjang masuk cafe hingga makanan datang aku terus saja menutupi wajahku.

"Makanya, kalau aku ajak itu mau," celetuk Eric sambil melahap steak yang dipesannya.

"Huff." Aku dengan sengaja mencubit lengan Eric.

"Hii sakit, Aletta!" ungkap Eric dengan nada manjanya.

"Ya Maaf," jawab ku enteng.

Usai menghabiskan makan, tiba-tiba disaat ingin berdiri perutku terasa sangat kram.

"Auuhhh," keluhku dengan memegangi perut bagian bawah.

Melihatku yang tak bisa berdiri, dan merintih kesakitan Eric hanya panik.

"Letta, kamu kenapa?!" Eric menghampiriku dan berlutut di hadapanku.

"Aduh ... perutku sakit banget, Ric!" ujarku dengan mencekram pundak Eric.

"Yaudah kita ke dokter ya?"

"Pulang aja!"

"Lah, ntar kamu kenapa-napa gimana? Bisa dihabisin Papah aku, Let!"

"Aku bilang pulang ya pulang!" sontakku ngotot.

"Yaudah deh, tapi Let..." "Pulang!"

Eric pun dengan sigap memapahku, ke arah mobil. "Tunggu, aku mau ke toilet dulu!" ujarku pada Eric.

"Aku temenin yah?" tawarnya.

"Heh, mesum banget sih. Sengaja pengen lihat cewek-cewek di toilet?!" bentakku.

"Iya ... Iya ... Aku kan cuma khawatir sama kamu," ucap Eric membuatku sedikit tersenyum.

"Auhh," Perutku terasa sangat kram dan sakit.

*****

Aku langsung merebahkan diri di kasur, dan memegang perutku yang masih sangat kram.

"Aletta, aku telfon mamah ya?" kata Eric.

"Enggak usah. Aku enggak apa-apa kok," cetusku.

"Tapi kan..." "Mending sekarang kamu buatin apa kek gitu buat aku minum supaya perutku sembuh," seruku.

"Aku enggak bisa buat apa-apa. Letta," keluh Eric.

"Enggak mau tauk! Pokoknya kamu buatin minuman buat aku! Aku lagi datang bulan, kamu cari tuh minuman buat cewek datang bulan! Tapi aku enggak mau ya, kalau kamu tanya sama Dewi!" Aku merajuk pada Eric.

Eric pun segera pergi dari kamar, tak tahu entah kemana.

-Eric POV-

Aku hanya melihat meja masak di dapur dan tidak tahu harus berbuat apa, kucoba mencari referensi dari beberapa alamat di gugle tapi aku tidak berani membuatnya karena takut akan salah dan justru memperburuk keadaan Aletta. Akhirnya, kuputuskan untuk menelfon mama.

"Halo, Mah."

"Ada apa Eric, pagi-pagi gini telfon?" seru mama.

"Ee ... Mah, Eric mau nanya" ucapku ragu-ragu.

"Nanya apa?"

"Aletta lagi nyeri datang bulan, Mah. Obatnya apa ya?" akhirnya kuputuskan untuk bertanya.

"Lah, kok bisa. Kalian udah berapa minggu nikah Aletta masih merasa nyeri datang bulan? Apa kamu enggak apa-apain Aletta ya Eric!"

Bukan mendapat jawaban, justru aku membuka rahasia yang selama ini aku tutupi dengan Aletta. Yah, kita tidak pernah berhubungan badan sama sekali semenjak menikah.

"Obatnya gampang! Kamu buruan ngelakuin malam pertama sama Aletta! Ya Ampun, Eric. Jadi kemarin mama suruh kalian honeymoon kalian ngapain aja!?" oceh mama memarahiku.

"Ya, masa ngelakuin sekarang sih Mah. Dia kan lagi sakit," tuturku polos.

"Kalo gitu, sekarang kamu beli aja jamu buat Aletta. Dari kemarin dibilangin bandel banget!" cemooh mama.

"Iya ... Iya ... Namanya juga pengantin baru elah, Mah."

"Awas ya, kalau bulan depan Mamah masih denger Aletta nyeri lagi!" ancam mama.

"Yaudah, Mah. Byee"

Ya Ampun, kenapa jadi gini yak! pikirku sambil menggaruk garuk rambutku yang tak gatal.

Niatnya cuma nanya obat, malah ketahuan...

"Duhh, gimana dong!" ujarku lalu bergegas membelikan minuman untuk Aletta.

1
Syahilla Naazifa
Luar biasa
Yuliawati Sajo
kmu jahat Thor bikin mataku bengkak /Sob//Sob//Sob/
Pichaacha
lagian munum susu, kn mengandung asam laktat ibarat cairan asam lagi naik di tambah asem laktat ya tambah²
teh juga ada kafeinnya jg bahaya klo lg kambuh
Anisa😀😀
fisual aletta mna
Evie Nurmala
Dia tu yg nyelakain lu dan buat kak dion lu cacat loh Letta
Siti Maimunah
lnjt
Yuanitarstnt
kok lama banget up nya thorrrrrr
vi: maap kak hehe
total 1 replies
Icha Ae
lihat visual tae nangis koq q malah ngakak ya😂😂😂😂...gemes deh
Aulia Marsela
dok saya punya penyakit mematikan bisakah di obati dgn memberikan setengah hati mu untuk ku.
eaaaaaaaa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yuanitarstnt
Pasti mau ngomong jaketnya dijual azura😂
Luksi Istianty
nyesek bangett 😭
Ririn Hasibuan3925
lanjutt lagi thorr
Dian
jan lma lma thor up nya, sampai lupa ceritanya hihi
vi: siap boskueeee
total 1 replies
Nurkosy
aduh gk tahan aq bacanya, berlinang air mata ku 😭😭😭
Dian
lanjut dong thor
Yuanitarstnt
yang jadi ken Jungkook dan yang jadi Rendy kakek Jimin 😂
vi: begitulah
total 1 replies
Yuanitarstnt
Woy thorr apakabar😁 lama ga muncul, kalau muncul lagi harusnya up nya double 😊

Salut sama Rendy cintanya ga pernah pudar untuk alleta😢
vi: baiklah selanjutnya dobel up
total 2 replies
Syafriana Jamal
author jahat 🥺 berkali2 baca novel ini tetap aja mewek aku tuhh
Syafriana Jamal: iyakan kita satu server gimana di film kan yak ?? 🤔
total 3 replies
꧁ℌ𝔢𝔰𝔱𝔦꧂
Song kang
Maeniyatun
endingnya nyesek thor😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!