NovelToon NovelToon
Fierce Queen

Fierce Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: deby Widiastuti

kehadiran dosen baru di kampus key, membuat key frustasi. mengutuk, mencaci dosen tersebut menjadi kebiasaannya dan menyantet adalah pilihan terakhir yang sedang key pertimbangkan.


SEASON 2 !!! di gabungkan, baca di sini!!

jangan lupa jadikan favorite, like, comment and vote..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby Widiastuti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

makin viral ..

Waktu menunjukan pukul tiga sore hari, aji masih menunggu key di pelataran rumahnya. Ia tidak berani masuk ke dalam rumahnya, karena ayah dan bundanya sudah datang tepat pukul satu siang. Ia bingung harus menjawab apa saat ayah bundanya menanyakan sang kakak. Ia juga takut orang tuanya merasa cemas dan mencoba menghubungi kakaknya yang handphonennya memang tidak aktiif dari kemarin.

“ aduhh si key mana sih??” rutuk aji kesekian kalinya.

Tangannya masih sibuk dengan handphonenya menghubungi key yang tidak kunjung datang.

Tidak  lama mobil berwarna silver berhenti tepat di depan gerbang rumahnya, aji sontak berdiri namun teringat bahwa mobil yang di gunakan arka berwarna putih dan ia juga tersadar bahwa mobil berwarna silver

itu milik kakak lelakinya. Tak berselang lama juga muncullah sosok kepala pria dari balik jendela yang di turunkannya.

“ woyy bukan gerbang lah, nggak peka banget sih !!” teriak juna.

Aji menghentakan kakinya saat melihat tingkah kakanya yang selalu menyebalkan. “ ngapain sih lu balik??” cercanya.

“ eh durhaka banget lu sama abang sendiri !! lagian gue balik bukan mau ngeliat muka buluk lu .. buruan buka!!”

Walaupun aji kesal dengan tingkah kakaknya ia tetap saja menuruti perintahnya, dengan lambat dan malas ia menggeserkan pagar rumahnya. Mobil juna segera memasuki halaman parkir rumah orang tuanya yang tidak terlalu besar namun tidak terlalu kecil dan tidak terlalu mewah dan tidak terlalu sederhana. Ya seperti itulah kiranya.

“ lu ngapain duduk di luar? Nunggu bang siomay??” tanya juna yang sedang membuka pintu mobilnya.

“ kepo banget sih orang tua !!”

juna sontak melirik ke arahnya tajam. “ busettt ini bocah semprul amat dah, mau gue timpuk pake tas laptop gue??” cerca juna yang melangkah ke arah aji terduduk.

“ lu nggak pantes bang jadi orang galak, masih kalah kelak sama key..” ujar aji yang masih acuh.

“ jelas lah dia mah udah berubah jadi sejenis apa ya ?? hemm nenek lampir kali ya.” Sahut juna sembari tertawa begitu juga dengan aji.

“ ehh mana tuh bocah?? Kangen juga gue kena amuk dia..” tanya juna yang membuat aji mati kutu.

Pasalnya mereka tidak mengizinkan key untuk dekat dengan seorang pria, walaupun di usianya yang menginjak 20 tahun gadis mungil itu belum pernah berpacaran di karenakan masalah yang pernah ia alami. Itu juga penyebab kenapa keluarganya sangat posesif terhadap dirinya.

“ ah anu bang.. dia.. dia kuliah bang..” ujar aji yang mulai was-was.

“ hemm gitu ya?? Seinget gue key pernah bilang kalo senin itu dia cuman ada matkul satu doang. Tapi kok dia belum datang ya??” tanya juna sembari menyenderkan tubuhnya pada kursi kayu.

“ mungkin ada rapat hmj bang, dia kan ikut hmj..” Juna menganggukan kepalanya mengerti.

Tidak berselang lama mobil berwarna putih terhenti tepat di depan gerbang rumah mereka, aji langsung berdiri dan berlari menuju mobil tersebut begitu juga dengan juna, padahal juna sendiri tidak tahu siapa yang ada di mobil itu dan untuk apa dia lari.

Arka turun lebih dulu dari mobilnya, lalu di susul dengan key yang juga turun dari mobilnya dengan wajah biasa-biasa aja, tanpa terselip ekspresi sedih ataupun marah. Aji menatap key dari atas hinggabawah, ia takut kakaknya pulang dengan tidak selamat.

“ weh lu siapa?? Tanya juna tiba-tiba saat berjalan mendekati key.

“ eh tapi kok nganteng banget? Itu siapa woy??” rutuk juna dalam hati.

“ ah perkenalkan sa-..”

“ pakkk kok asal aja sih bawa-bawa kakak saya? Saya kan khawatir, nanti kalo dia pingsan di jalan gimana? Dia kan lemah, bentar-bentar pingsan. Nanti ngerepotin bapak gimna? Cerca aji saat arka mengehentikan langkahnya di hadapannya.

Key di buat terkejut denga kalimat-kalimat juar biasa aji, yang membuat jiwanya sungguh sangat terganggu.

“ eh semprulll, lu pikir gue penyakitan suka pingsan di jalan??” cerca key tak terima yang hanya di jawab oleh cengiran khas dari adiknya.

“ ah maaf aji, saya tadi mencoba membantu melerai pertengkaran kalian.  Oleh sebab itu saya bawa key pergi dan saya juga kan sudah izin ke kamu.” Jawab arka. Sedangkan juna ia masih memperhatikan lekuk hidung arka dan meneliti garis-garis di wajah arka.

“ perfectooo...” gumam juna pada akhirnya.

“ eh bentar-bentar, lu panggil dia siapa? Pak? Siapa sih dia? Kok anda berani sekali membawa pergi adik tersayang saya??” tanya juna angkuh, padahal di dalam hatinya yang paling dalam ia sangat gembira saat melihat key bersama dengan pria yang kadar kegantengannya mencapai 99%.

“ pokoknya dia harus jadi adik ipar gue !! titik!.” Gumamnya lagi.

Di posisi lain key dan aji merasa sangat jijik dengan tingkah juna yang terlihat tegas dan khawatir seperti kakak pada umumnya.

Tadi bilang apa? Adik tersayang?

sumpeh jibang banget banget gue dengernya !!

“ ah saya arka dosen nya keysa pak, kebetulan keysa juga asdos saya. Jadi tadi saya mengajak dia untuk makan siang sembari membicarakan tentang materi untuk dia mengajar.” Jawab arka sembari memberikan tangannya untuk berjabat tangan dengan juna.

Juna menerima jabatan tangannya dengan arka. “ oh dosen  yang kemarin bikin lu nangis nggak ketulungan itu ya key??” tanya juna polos yang membuat key malu setengah mati.

“ eh pak jangan panggil saya pak dong, saya kan masih mudah. Saya abangnya key, juna.” lanjut juna.

Sedangkan key dan aji memasang ekspresi jijiknya dengan sangat ketara di hadapan dua manusia yang sedang berkenalan itu.

“ ck, tua mah tua aja kali !!” rutuk key melangkahkan kakinya memasuki halaman rumahnya.

“ eh semprulll lu nggak ada sopan-sopannya ya sama dosen lu, izin dulu kek asal ngeluyur aja lu !!” sentak juna yang membuat key memundurkan langkahnya tanpa berbalik.

“ hehe maaf ya pak, terimakasih atas traktirannya dan sudah mengantarkan saya pulang. Makasih pak... bye..” sapanya pada arka dengan cengiran khasnya yang memperlihatkan gigi gingsulnya.

Kali ini arka membalasnya dengan senyuman yang memperlihatkan gigi rapihnya, namun key sudah dengan cepat melangkahkan kembali kakinya memasuki halaman rumahnya. Padahal senyum itu tidak pernah arka beri kepada key sebelumnya tapi manusia bernama key itu dengan cepatnya meninggalkannya dengan dua manusia yang menatapnya intents dengan senyuman aneh yang membuat arka bergidik ilfil.

“ mereka ngapain sih liat saya seperti itu?” rutuknya.

*

Keadaan rumah adi wijaya kembali ricuh dengan kehadiran manusia-manusia yang sudah lengkap berkumpul di ruang tv. Mereka dengan santai menonton ovj, tontonan kebanggan keluarga mereka, tetapi mata dan mulut mereka mengarah ke yang lain. Mereka tidak ada henti-hentinya berbicara tanpa memperhatikan televinya.

“ yah suruh bang juna nikah dong cepetan, biar nggak ngeselin terus...” ujar aji yang sedari lelah beradu mulut dengan kakak lelakinya itu.

“ eh semprull, lu pikir gue nggak laku hah? Gue punya banyak stok cewek. Nggak usah di suruh juga gue bakalan married !!” jawab juna tak terima.

Plakkkk

“ stok stok? Kamu kira cewek itu kerupuk apa? Stok kerupuk masih banyak di kaleng !!” Rutuk bunda tak terima.

“ maksud juna bukan itu bun...”

“ eleh bang juna punya stok? Mimpi aja deh bang, orang baru pdkt juga udah di tinggalin..” ujar key tanpa berdosa.

“ apa lu bilang?? Mulut lu tuh ya asal ngejeplak aja !!” jawab juna tak terima yang segera mengangkat bantal sofanya sgera meluncur ke arah key.

“ eh eh... mau ngapain jun? Berani bikin anak ayah lecet, ayah potong punya kamu !!” sahut ayah yang langsung membuat juna melindungi kepunyaanya.

“ ihhh apaan sih yah serem amet dah, lah emang juna bukan anak ayah??”

“ bukan, waktu itu kita nemu kamu di depan rumah pake kardus mie instan..” jawab ayah dengan kompak seluruh tertawa kencang melihat ekspresi juna.

“ hidup ini nggak adil !.” sahut juna dengan ekspresi wajah memelasnya.

“ sabar ya bang, ini cobaan. Ikhlaskan ya bang...” sahut aji yang tak jelas.

“ punya anggota keluarga nggak ada yang bener, mau open recruitment aja dah cari keluarga baru..” ujar juna angkuh.

“ nggak ada yang sudi woyy...” jawab aji dan key bersamaan.

Juna mendelik tajam ke arah kedua adiknya. “ eh ji jadi lu tadi sore duduk di depan tuh nunggu si key ya?” tanya juna yang membuat key mulai berprasangka akan terjadi sesuatu terhadap dirinya.

“ lah emang kakak dari mana? Aji, kok kamu nggak jemput kakak kamu?” tanya bunda yang kini tadinya dengan asik dengan chanel sinetronnya yang sudah ia ganti.

“ hah? Anu.. tad-“

“ kan kesya abis pergi sama cowok ganteng bun..” ujar juna santai.

Kurang di ajar ini orang ya ampun!!

Mulutnya !! ngapain bilang begitu woyyyy!!

Juna kau sungguh durjana terhadap adikmu ini.

Key mulai was-was.

 “ HAH??” bunda dan ayahnya sama-sama terkejut dengan segera mungkin mereka milirik key yang sedang memegang toples kacang.

“ aa..anu bun.. bu-bukan bun..” key mulai terbata-bata.

“ kamu pacaran key??” tanya ayah dengan ekspresi serius.

“ bu...bukan..” jawab key dengan menatap aji, mencoba memberikan kode kepada aji untuk membantunya.

“ bukan kok yah, dia itu pak arka dosen kakak yang bikin dia nangis bombay itu...” sahut aji mencoba menenangkan kedua orangtuanya.

“ ahh bohong kali....” juna mulai memprovokasi.

“ eh siluman !! mulut anda luar biasa  berbisahhhhh ya.” sentak key tak terima.

“ jadi? Kenapa kalian pergi bareng ??” tanya ayah lagi.

“ jadi gini yah nah tadi siang itu mereka ada urusan, kakak kan sekarang jadi asdosnya tuh. Nah pas aji jemput pak arka tuh izin ke aji untuk bawa key. Gitu.. jangan dengerin omongan syetannn terkutuk

ayahh..” ujar aji sembari melirik juna. Key menghela nafas lega, karena aji mau,membantunya menjelaskan, walaupun ia tidak berbuat salah, tapi kalau urusan yang bersangkutan tentang cowok,pacaran dan sejenisnya ia di buat kelimpungan.

“ terus kalian kemana aja?” tanya bunda curiga.

Aihh mulai lagi deh bunda !!

“ kita makan siang sambil diskusi doang kok

bun..”

“ kakak harus hati-hati, pernah denger kan

berita dosen yang melakukan pelecehan terhadap mahasiswinya? Kalo di ajak pergi

jangan asal mau..” sahut ayah.

“ lah yang harus hati-hati itu pak arka nya yah, bisa aja pak arka lecet nih gara-gara nenek garong satu ini ...” cerca

juna.

“ hey hey juna mulut muluttt !!’ sentak bunda.

“ tetap aja harus hati-hati dong jun, key kan perempuan. Walaupun dia garang kayak preman tetap harus hati-hati..” ujar ayah menasehati.

Key memutar bola matanya.“ settt dah tanpa di sadari ayah mengaku kalau key adalah preman !!” cerca key kesal.

“ lah emanggg !!” sahut aji dan juna di iringi oleh gelak tawa garingnya mereka.

Key memutar bola matanya, raut wajahnya berubah kesal, bibirnya mengerucut. “ serahhhh kaleannnn...”

“ yah bun, kalian harus doain kelancaran hubungan mereka, gila sihhh pak arka beneran ganteng bun. Juna mau lah ya punya adik ipar begitu...” seru juna dengan penuh antusias.

“ iya aji juga mau, doain ya..” sahut aji yang nampak bahagia.

“ kalian apa-apaan sih? Asal kalian tau kita ini nggak pernah akur !!” umat key.

Eh tapi tadi siang sedikit akur sih..

“ seriusan ganteng banget??”  tanya bunda dengan mata yangberbinar-binar.

“ iya bun serius, kalian harus ngedoain mereka...” sahut juna.

“ ahh masa sih? Gantengan siapa sama ayah???

“ ahhh ayah mah lewattt !!” sahut juna cepat yang mendapat delikan tajam dari sang ayah.

“ santai yah santai, juna aja kalah gimana ayah?” ujar juna sembari nyengir.

Key yang mulai merasa jengah dengan pembicaraan malam ini, mulai merasa kupingnya panas dan jiwanya memberontak saat kakaknya meminta ayah dan bundanya mendoakan kelancaran hubungan arka dengannya.

Gue sama arka sama dengan neraka

Mental gue semakin di pertaruhkan !!

Setelah mereka lelah dengan perbincangannya, akhirnya satu persatu manusia itu memasuki kamarnya masing-masing. Begitu juga key, key merebahkan tubuh di atas kasur dengan menatap bola lampu kamarnya tangannya yang di rentangkan mencoba untuk bebas. Tidak lama key teringat bahwa handphonenya sudah ia non-aktifkan sejak kemarin segera mungkin key mengambil handphonennya di tas berwarna hitam itu. Key menekan tombol di kanan handponenya cukup lama, lima menit kemudia handponenya kembali dan segeramungkin ia membuka aplikasi whatsappnya.

Ting...

Ting...

Ting...

Ting...

Ting...

Ting...

Ting...

98+ pesan masuk...

“ busettt dah, rameh amat !!” rutuknya.

Key menyentuh pesan paling atas, pesan dari grup sahabatnya yang terdiri dari reza,bryan dan naya.

Naya si biduan : eh key ada foto lu sama arka virall di grup cuy !!

Bryan kalempengan : foto apaan?

Naya si biduan: itu lohnpas pak arka nariktangan key

Si singa(reza): hah? Narik tangan key? Maksudnya gimna?

Naya si biduan : ah elu tadi nggak ikut balik cepet sih, tadi si key di ajak pergi naik mobil sama pak arka. Mana tangannya di sentuh pula !! gue juga mauuu dong..

Si singa reza: serius loh?? Gila si arka

ngapain sih??

Bryan kalempengan: woyy santai sihh, nggak usah ngegas !!

Naya si biduan: key mana sih? Nggak nongol-nongolll..

40++

Si singa( reza) : key lu kok mauan sih pergi sama si arka ? tolakkk dong gimana sih !!

Si singa( reza) : mana sih nih bocah, kok nggak muncul-muncul?

Si singa( reza) : jangan bilang, itu bocah belum balik??

Naya si biduan : ah elahh kalo di culik juga nggak papa kali, sama pak arka ini. Gue juga bersedia..

Si singa( reza) : eh nenek sihir, brisik !! diem aja lu..

Bryan kalempengan : si reza posesif amat dah sama anak gadisnya,,

Si singa( reza) : brisik lu !!

Lah ini kenapa mereka yang jadi ribut sih..

gue aja yang viral biasa aja...

Bodo amat dah mau viral juga

Nasi sudah menjadi bubur..

“Untung pak arka ganteng, coba kalo udah tua perut buncit, kepala botak. Mau di taro di mana muka cantik gue..” rutuk key sembari melemparkan handphonenya di kasur.

1
Sinok Uul
👍👍👍
Ummy Hasnah
kakkkkk kapan up lagii
Mustika Wati
si rena terus gimana thor , kok key g tNya dulu perihal tunangan arka kmrn y
Iyah Chomel
lanjut thoor
Sartini Dimitri Mah
keluarga key terlalu ketara mengelu elukan Pak arka, padahal juna sama aji Tau arka udah tunangan kesannya tuh mau bikin key jadi pelakor deh
u
haaaaa???? sampai episode 45 gak ada kemajuan hubungan arka sm key muter aja disitu-siti 🤔🤔
widyartini08
bertele2 banget
hitamanis
nangis aku thor
Titi Andriyani Sudarmin
nyesel baca sampai akhir,ujung2nya key ngak SM arka
Nurjannah Inka
yah...endingnya kok melaaz banget 😔
iis
ikut kecewa 😩
Mam Idal Ardiansyah
lanjut donk
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kirain ini endingnya arka sama key akan bersatu kok saya jd kecewa ya endingnya gini🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka dan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
au ah bingung komennya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
maka nya dewasa key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kok jd ilfil ke key ya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nyadarkan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
arka cuekin aja key nya biar ngerti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!