NovelToon NovelToon
Mengandung Benih CEO Playboy

Mengandung Benih CEO Playboy

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cintapertama / Selingkuh
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aryani Ningrum

Demi untuk membalas budi pada seorang kakek yang menyelamatkan hidupnya, Viola rela menggantikan cucu si kakek yang masih belia untuk menjadi wanita penebus hutang- melayani lelaki yang membayarnya dengan harga yang tidak murah.

Tidak disangka Raja -CEO Playboy yang suka gonta-ganti wanita jatuh cinta pada wanita yang melayaninya malam itu.

Apakah Raja akan berhasil hidup bersama dengan wanita yang sudah mencuri hatinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani Ningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 12

Rey membiarkan kakaknya untuk beristirahat, sementara itu ia akan menunggu sang kakak bangun tidur untuk makan malam. Rey pun memilih ke ruang kerjanya, ia ingin mengecek kerjasamanya dengan Raja.

Alis Rey bertaut menjadi satu, saat netranya menangkap ada yang tidak beres dengan Raja yang tiba-tiba memutuskan kontrak kerja sama mereka.

"Ada apa dengan lelaki satu ini. Tidak ada angin, tidak ada hujan dan tidak ada petir, tiba-tiba saja ia memutuskan kontrak kerja sama dengan perusahaanku. Dasar gila! Alasan tidak jelas, tapi sudahlah, masih banyak lagi pebinis lain yang mau bekerja sama denganku," gumam Rey yang bingung dengan Raja.

Ia pun mulai membaca email selanjutnya. Rupanya Rey juga mendapat undangan dari Felix-- teman Vio masa kuliah.

"Hmm ... Rupanya aku juga mendapat undangan dari kak Felix. Tapi siapa yang harus aku bawa? Kak Felix memang aneh, bikin jamuan tapi harus bawa pasangan!" geram Rey Putra Danuraksa pada lelaki yang dulu dekat dengan kakak perempuannya itu. Namun takdir berkata lain, Viola menolak Felix hanya karena seorang Boy.

"Kamu kenapa, Rey? Kenapa wajahmu suntuk begitu?" Vio mendekati Rey yang suntuk dan kini duduk di pantri bar kecil yang ada di apartemennya.

"Kakak ... Tidak ada, hanya saja aku bingung harus membawa siapa ke pesta jamuan teman bisnisku. Undangan itu hanya untuk mereka yang memiliki pasangan. Sayang sekali jika aku melewatkan kesempatan ini," ucap Rey tanpa menyebut siapa orang yang sudah mengundangnya.

Vio tersenyum, ia pun menawarkan dirinya menemani sang adik, toh tidak ada yang akan mengenali mereka sebagai kakak beradik.

"Kamu tenang aja, biar kakak yang akan menemanimu, bagaimana?" tawar Vio pada sang adik.

"Apa?! Benarkah kakak mau ikut Rey?!" pekik Rey dengan gembira. Veo mengangguk dengan yakin, ia tidak akan membiarkan adiknya kalah tender. Selama ia tinggal dengan sang adik, tentu saja ia akan membantu adiknya itu.

"Tentu saja, Rey. Kakak akan selalu membantumu. Satu lagi jika ada lowongan di perusahaanmu kakak boleh kan bergabung di sana. Kakak bisa membantu menjaga keamanan data perusahaanmu dari para hacker. Aunty Cloe sudah banyak mengajari kakak tentang semua itu."

Wajah Rey semakin sumringah, memang kakak perempuan keduanya itu ahli di bidang IT. Dialah yang menuruni ilmu dari Cleo-- sahabat Vanya ibu Vio.

"Baiklah, Kak. Kakak boleh bergabung di perusahaanku. Aku akan menjadikan kakak seorang peretas handal seperti aunty Cleo."

"Oh ya, Bagaimana kabar Aunty Cleo?"

"Ia masih bersama mama, dan masih memimpin perusahaan suaminya. Yang aku dengar mereka sudah rujuk kembali setelah perpisahan yang begitu lama," jawab Rey.

"Baguslah, aunty Cleo sudah mendapatkan kebahagiaannya. Mungkin hanya kakak di dunia ini yang tidak bisa merasakan kebahagiaan," ujar Vio menunduk sambil mengaduk kopi susu buatannya.

"Jangan begitu, Kak. Semua orang pasti akan merasakan yang namanya suka dan duka. Aku yakin itu. Tidak selamanya orang akan bahagia dan tidak akan selamanya orang akan merasakan duka. Kakak Haris semangat memperbaiki diri. Rey akan selalu mendukung kak Vio. Sebaiknya kakak beristirahat, hati sudah larut malam. Tidak baik untuk wanita yang tengah berbadan dua," ucap Rey membuat Vio terkejut

Degh!

Jantung Vio berdebar dengan kencang, ia tidak menyangka kalau adiknya tahu jika ia hamil. "Dari mana kau tahu kakak hamil?" Vio bertanya dengan tatapan menyelidik.

"Dari kertas ini. Kakak menjatuhkan saat di kos-kosan tadi." Rey menunjukkan salinan hasil USG.

"Tolong kamu jangan bilang pada siapapun kalau kakak hamil tanpa suami. Ceritanya panjang, nanti kakak akan cerita padamu jika waktunya sudah tepat." Vio menunduk malu, tidak sanggup mengangkat wajahnya di depan Rey.

"Kak ... Jangan begitu! Tetaplah aku, aku adalah adik kakak yang akan selalu melindungi kakak sampai kapanpun! Entah siapa lelaki itu tetap saja dia akan berhadapan dengan Rey jika ingin mengambil kakak dari sisi Key!"

Vio kembali menangis, Rey merengkuh tubuh kakaknya ke dalam pelukannya. Jarak lahir yang dekat membuat keduanya terlihat seumuran bahkan kembar. Vio menumpahkan segala beban hatinya di pundak adiknya. Dengan lembut Rey menuntun sang kakak untuk kembali ke kamarnya dan beristirahat.

****

Di mansion Raja.

Malam hari yang sepi karena sudah sangat larut, Raja tidak bisa tidur. Ia masih kepikiran tentang si Vio.

"Aaargh ... Kenapa aku terus memikirkan si j4lang itu! Lebih baik aku menghibur diri di tempat madam Zoya!" racau Raja kesal karena ia ingin tidur tenang akan tetapi tidak bisa juga. Selalu kepikiran tentang Vio. Jelas kemarin saat berhubungan, ia melihat noda darah di kasur.

"Hallo, Tom. Kau selidiki wanita itu. Aku akan kirim foto kartu identitasnya! Aku tunggu hasilnya besok pagi!" Raja menghubungi Tommy dan memberi perintah padanya agar menyelidiki siapa Vio.

"Baik, Tuan. Akan saya kerjakan sekarang juga," jawab Tommy dengan suara serak khas orang bangun tidur. Bagaimana tidak jam sudah menunjukkan pukul dua belas malam, di mana semua orang pasti sedang tidur lelap.

Raja memakai jaket kulit lalu menyambar kunci mobilnya, kali ini ia mengemudikan sendiri mobilnya tanpa si Doni yang sudah lelap di dunia mimpi. Raja tidak ingin merepotkan supirnya itu.

Brooom ....

Dengan kecepatan tinggi, Raja menuju ke club milik madam Zoya.

"Waw ... Dude tampan kita pada akhirnya kembali lagi, apakah you Miss me?" Madam Zoya dengan penampilannya ala -ala nona Belanda menyambut kedatangan Raja.

Raja menepis tangan madam Zoya dan menatapnya dengan tatapan tajam. "Jangan pernah sekalipun kulit kotormu itu menyentuhku! Katakan kau sudah membohongiku bukan?"

"Avaaaa ...? Hey ... Meski you tak suka Aike sentuh, you jangan suka nuduh orang. Gadis terakhir itu masih perawan! MASIH TERSEGEL! Kenapa you bilang dia bukan perawan?! Mana mungkin madam Zoya bisa salah seleksi wanita?!" sahut madam Zoya dengan penuh emosi.

Raja "Gadis terakhir yang kau kirimkan kepadaku bukan seorang perawan! Dia bekas orang, buktinya dia hamil sekarang!" teriak Raja penuh emosi karena merasa dibohongi oleh Madam Zoya.

"Apaaa?! Tidaaak ... Aike sendiri yang periksa! Tidak mungkin salah, dari mana you tahu kalau dia hamil?!" bantah madam Zoya lagi.

Raja mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan gambar hasil USG milik Veo.

Madam Zoya mengambil ponsel Raja dan mengamati dengan seksama foto USG itu. Walau agak slewah penampilan dan juga otak si madam Zoya. Tapi dia juga pintar dalam ilmu kewanitaan.

"Ini foto apa? Bukankah ini baru foto jaringan kantung yang baru akan terbentuk? Terang saja bentuknya begini, usianya saja baru beberapa hari. Pas lah jika anda melakukan hubungan itu tanpa pengaman dan keluar di dalam. Anda tokcer juga, Dude! Hahaha ...." Madam Zoya tertawa terkikik karena Raja tokcer juga, sekali main langsung menanam benih dan benih itu bersemi di indung telur Vio.

"Apa?!"

1
Muna Junaidi
Mareee kita baca💪💪
Anik
aku saflok sama "katakan kau masih gadis atau sudah janda ? " kaya lagunya siapa itu🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!