NovelToon NovelToon
WARUNG KECIL MILIK SANG KONGLOMERAT

WARUNG KECIL MILIK SANG KONGLOMERAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Theurgist

Setelah meninggal karena kelelahan bekerja, Arga terbangun di masa lalu sebagai dirinya yang berusia delapan belas tahun.

Dengan ingatan tentang masa depan, ia bertekad mengubah nasib keluarganya dan menyelamatkan warung kecil yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Dimulai dari usaha sederhana di pinggir jalan, Arga melangkah menuju dunia bisnis yang penuh peluang, persaingan, dan pengkhianatan.

Kali ini, ia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

"Jika diberi kesempatan kedua, bisakah sebuah warung kecil melahirkan seorang konglomerat?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Theurgist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 – Peluang Pertama

Arga terbangun sebelum alarm berbunyi.

Kebiasaan dari kehidupan sebelumnya masih melekat.

Selama bertahun-tahun bekerja sebagai karyawan, ia terbiasa bangun pagi dan memulai aktivitas lebih awal dibandingkan orang lain.

Ia duduk di tepi ranjang sambil mengingat kejadian semalam.

Senyum tipis muncul di wajahnya.

Warung keluarga memang belum ramai.

Namun setidaknya sudah ada peningkatan.

Langkah kecil itu membuktikan bahwa usahanya tidak sia-sia.

"Aku tidak boleh terburu-buru."

Arga mengingatkan dirinya sendiri.

Banyak novel yang pernah ia baca menampilkan tokoh utama yang langsung kaya setelah kembali ke masa lalu.

Namun kehidupan nyata tidak seperti itu.

Tidak ada uang yang turun dari langit.

Tidak ada keberuntungan yang datang begitu saja.

Kalaupun ia mengetahui masa depan, tetap diperlukan modal dan kerja keras untuk memanfaatkannya.

Selesai sarapan, Arga berangkat ke sekolah seperti biasa.

Di sepanjang perjalanan, pikirannya terus bekerja.

Ia mencoba mengingat berbagai tren yang pernah populer pada tahun 2010.

Makanan.

Minuman.

Aksesoris.

Mainan.

Apa pun yang bisa dijual di warung.

Tiba-tiba sebuah ingatan muncul.

Gelang karet warna-warni.

Benda sederhana yang sempat menjadi tren besar di kalangan pelajar.

Harganya murah.

Namun hampir semua siswa ingin memilikinya.

Bahkan beberapa rela membeli lebih dari satu.

Arga masih mengingat fenomena itu dengan jelas.

Saat tren tersebut mulai meledak, banyak pedagang kecil memperoleh keuntungan besar.

Masalahnya, saat itu masih belum banyak yang menjualnya di daerah mereka.

Matanya langsung berbinar.

"Kalau aku bisa mendapatkannya lebih dulu..."

Peluang.

Ini adalah peluang nyata.

Sepulang sekolah, Arga tidak langsung pulang.

Ia menuju pasar kecil yang berada tidak jauh dari terminal.

Di sana terdapat banyak pedagang grosir.

Setelah berkeliling hampir satu jam, ia akhirnya menemukan toko yang menjual gelang karet tersebut.

Namun jumlahnya masih sedikit.

Tren itu memang belum benar-benar dimulai.

"Berapa satuannya, Pak?" tanya Arga.

"Lima ratus."

Arga menghitung uang di sakunya.

Tidak banyak.

Hanya cukup membeli dua puluh buah.

Uang hasil tabungannya selama beberapa minggu.

Kalau gagal, uang itu akan hilang.

Namun Arga tidak ragu.

"Kalau tidak berani ambil risiko, hidupku akan berakhir seperti sebelumnya."

Akhirnya ia membeli semuanya.

Malam harinya, ia membawa gelang-gelang itu ke rumah.

Ayah dan ibunya langsung penasaran.

"Itu apa?" tanya sang ayah.

"Gelang."

"Untuk apa beli sebanyak itu?"

"Mau dijual di warung."

Ayahnya mengernyit.

"Gelang seperti itu bisa laku?"

Arga tersenyum.

"Mungkin."

Jawaban itu membuat kedua orang tuanya saling berpandangan.

Mereka tidak benar-benar yakin.

Namun karena jumlah uang yang digunakan tidak terlalu besar, mereka memilih diam.

Keesokan harinya, gelang-gelang itu dipajang di dekat kasir.

Awalnya tidak terjadi apa-apa.

Satu jam.

Dua jam.

Belum ada yang membeli.

Bahkan Arga mulai bertanya-tanya apakah ingatannya salah.

Namun menjelang jam pulang sekolah, seorang siswi berhenti di depan warung.

Matanya langsung tertuju pada gelang-gelang tersebut.

"Bu, ini dijual?"

"Iya," jawab ibu Arga.

Siswi itu mengambil dua buah.

Tak lama kemudian datang temannya.

Lalu temannya lagi.

Dan temannya lagi.

Dalam waktu kurang dari satu jam, lebih dari separuh stok terjual.

Ibunya sampai terlihat bingung.

"Kenapa tiba-tiba banyak yang beli?"

Arga hanya tersenyum.

Karena ia tahu ini baru permulaan.

Beberapa hari berikutnya penjualan terus meningkat.

Bahkan ada siswa yang datang khusus untuk mencari warna tertentu.

Warung yang biasanya sepi mulai lebih sering didatangi pelajar.

Sebagian membeli gelang.

Sebagian membeli makanan ringan sekaligus.

Tanpa disadari, penjualan produk lain ikut meningkat.

Saat menghitung pemasukan pada akhir minggu, ayahnya terdiam cukup lama.

"Naiknya lumayan."

Ibunya mengangguk.

"Sudah lama tidak seperti ini."

Mereka memandang Arga dengan ekspresi aneh.

Seolah sedang melihat orang yang berbeda.

Karena memang berbeda.

Arga yang sekarang bukan lagi remaja yang pasif dan pemalu.

Ia memiliki pengalaman hidup selama tujuh belas tahun tambahan yang tidak dimiliki siapa pun.

Malam itu, setelah kedua orang tuanya tidur, Arga duduk sendirian di depan warung.

Angin malam bertiup pelan.

Ia menatap jalan yang mulai sepi.

Keuntungan dari gelang karet memang tidak besar.

Namun yang penting bukan jumlah uangnya.

Yang penting adalah bukti.

Bukti bahwa masa depan bisa diubah.

Bukti bahwa pengetahuannya benar-benar berguna.

Dan yang terpenting...

Bukti bahwa warung keluarganya masih bisa diselamatkan.

Arga mengepalkan tangan.

Namun saat itu ia belum mengetahui bahwa keberhasilan kecilnya mulai menarik perhatian seseorang.

Seseorang yang selama ini menganggap warung keluarga mereka tidak lagi layak menjadi pesaing.

Dan pertemuan mereka akan menjadi awal dari persaingan pertama dalam perjalanan bisnis Arga.

1
Dewiendahsetiowati
gak ada jari emas kah ini atau sistem gitu thor
Dewiendahsetiowati: ok Thor dan ditunggu up selanjutnya
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!