NovelToon NovelToon
Tirai Hitam Para Pewaris

Tirai Hitam Para Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:526
Nilai: 5
Nama Author: Pineapple banana

Sejak kecil, Kiara hidup sebagai anak yang dibenci dan disiksa oleh keluarga yang membesarkannya. Ia tak pernah tahu bahwa semua penderitaan itu berawal dari sebuah pembunuhan yang terjadi dua puluh lima tahun lalu.

Demi merebut harta dan kekuasaan, pamannya membunuh ayah kandung Kiara, mengurung ibu kandungnya selama puluhan tahun, lalu membesarkannya dengan identitas palsu.

Saat kebenaran mulai terungkap, Kiara harus merebut kembali haknya dan membalas semua dosa yang telah merenggut keluarganya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pineapple banana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Di kamar Ricco yg luas itu, ia sedang menghubungi teman nya untuk meminta saran agar ia bisa menyingkirkan 1 persatu orang-orang yg ada di rumah ini."

"ada apa kamu meneleponku." tanya orang yg ada di sebrang sana.

"aku harus berbuat apa sekarang, adikku Kiara sudah pulang dan kamu tau dia melawan ibuku." jawab Ricco pada teman nya.

"kamu harus berhati-hati Ricco, jika Kiara sudah melawan itu arti nya dia sudah tau akan warisan itu." ucap teman nya.

"jadi aku harus apa." tanya Ricco.

"kamu dekati dia layak nya seorang kakak yg sangat perhatian pada adik nya, kamu juga harus mengajak nya main dan kamu cari tau siapa pacar nya saat ini." jawab teman nya.

"untuk apa aku harus mencari tau pacar nya." ucap Ricco.

"karena kalo dia berani melawan begitu, pasti ada orang yg melindungi nya dari belakang. Dan aku rasa itu pasti kekasih nya , kamu harus membuat 2 orang itu putus dan kamu bisa menculik Kiara , saat dimana warisan itu di umumkan kamu lah pemenang nya." ujar teman nya.

"lalu bagaimana dengan Angga." tanya Ricco.

"Kakak mu itu susah untuk di jatuhkan, karena dia banyak sekali koneksi nya apalagi ada om kalian yg melindungi." jawab teman nya.

"baiklah nanti kita pikirkan , aku harus kebawah dulu." sambungan telpon kalau di putus oleh Ricco.

"rencana kali ini harus matang , aku harus diam tapi menunggu mereka hancur tanpa tangan ku." desis nya.

singkat cerita 1 keluarga itu sedang berada di atas meja makan , mereka sedang menikmati malam malam dan tanpa ada gangguan ataupun drama.

Ricco di berhadapan dengan Kiara , sedangkan Angga di hadapan Risma lalu Anton berada di tengah.

"1 bulan lagi akan ada pelantikan Bupati, kamu harus datang Ricco..?" sahut papa nya saat dia telah selesai makan.

"aku gak bisa janji pa, tapi akan ku usahakan." ucap nya.

"oke good , dan Angga kamu harus datang ke kantor di pagi hari karena ada rapat." katanya bohong agar Kiara tak tau.

"lalu aku pa." sahut Kiara.

"kamu mau apa , bagian kamu di rumah. Gak usah mengharap apapun, karena kamu bukan orang penting." sergah nya.

"oke deh.. Jika kalian melarang ku untuk datang ,maka aku nekat. Aku sudah selesai makan nya , makan malam hari ini enak sekali." Kiara lalu bangkit sambil melambaikan tangan nya , ia juga melewati Anton namun Kiara berhenti sebentar lalu menundukkan kepala nya ke arah telinga Anton dan membisikkan sesuatu.

"jangan menyembunyikan bangkai om , karena bangkai itu akan tercium oleh ku." kata nya lalu ia mengangkat kepala nya dan melangkah menuju ke kamar nya.

Anton tak menjawab , pandangan nya lurus ke depan tapi tangan nya sudah terkepal dengan erat saat Kiara memberi nya peringatan.

.

.

.

Di sisi lain Ucup dan Andre sedang mengelabui anak buah Anton yg sedang berjaga di rumah Yuli."

"kenapa malah ke sini , ke apa kita gak bebasin Aryo." tanya Ucup.

"Aryo akan keluar sebentar lagi, kamu tenang aja cup. Tadi Dani sudah menghubungi ku kok." jawab nya sambil berbisik.

"eh liat itu." Andre memukul lengan Ucup untuk melihat siapa yg keluar dari rumah Yuli.

"itu bukan nya pak Henri dan dia sama siapa di sana." tanya Ucup.

"itu Risma.." jawab Andre mereka berdua saling pandang lalu Ucup merekam kedua nya.

"kita gak tau mereka sedang apa dan ngapain , dan itu adik nya." ucap Andre sambil menunjuk kearah kanan Risma.

"ini akan menjadi bukti , gue udah foto in mereka. Tinggal kirim ke nomer Anton." ujar Ucup.

"ayo kita menunduk , mobil mereka lewatin mobil kita." kedua nya lalu menunduk dan menunggu mobil Henri lewat setelah itu mereka bangkit dan gegas menghidupkan mobil itu dan melesat meninggalkan lokasi yg dekat rumah prostitusi Yuli.

singkat waktu mobil mereka telah sampai di rumah Vera , mereka gegas turun dan menuju kedalam untuk menemui Vera yg sedang melacak mobil Risma.

"apa kamu sudah mendapatkan petunjuk mereka kemana." tanya Ucup saat mereka telah masuk dan duduk di dekat Vera.

"Mereka bertiga ke pelabuhan , aku gak tau mereka mau ngapain." jawab Vera lalu bersandar di bahu sofa.

"pelabuhan... Andre bukan nya lu bilang di sana ada anak buah lu yg juga lagi mengintai." tanya Ucup.

"iya dan tunggu aja kabar dari mereka." jawab nya.

tak la ada pesan masuk dari anak buah Andre, Andre lalu membuka pesan itu.

"apa kata nya..?" tanya Ucup yg penasaran.

"Mereka sedang menerima seorang perempuan yg di bawa dari pulau Jawa perempuan muda. Lihat ini , perempuan itu melawan kaya nya gak mau ikut mereka." jawab Andre.

"kasihan sekali nasib perempuan ini, apa kita gak bisa menolong nya." ucap Vera tak tega saat seorang wanita muda di seret paksa oleh anak buah Henri masuk ke dalam mobil.

"cukup sulit untuk menolong nya Vera, Apalagi di sana ada anak buah Angga juga." ujar Ucup.

"kita hanya bisa berdoa , semoga ada yg menolong nya saat Henri dan yg lain nya lengah." kata Andre yg membuat Ucup dan Vera menganggukkan kepala nya.

.

.

.

Di rumah megah Anton saat ini Kiara sedang berada di kamar nya dan sedang melakukan panggilan dengan kekasih pujaan nya yaitu Bara.

"kangen yank pengen tidur bareng lagi." ucap Bara.

"sabar mas , nanti juga kita bisa tidur bareng kok." ujar Kiara.

"kapan sayang..?" tanya Bara.

"kalo udah nikah.." jawab Kiara sambil tertawa , namun tidak dengan Bara ia justru cemberut.

"kelamaan yank." sewot Bara.

"kalo gak gitu nanti kamu mesum lagi , sabar ya sayang. Tunggu udah nikah , udah halal. Kita bisa berduaan tanpa ada gangguan." jelas nya .

"oke deh tuan putri ,uhm kamu udah buat apa aja sayang hari ini."

"aku udah buat hari-hari yg menjengkelkan untuk mereka , papa Anton dan mama Risma. Tinggal Angga dan Ricco."

"kamu hati-hati ya sayang , mereka bisa aja menjebak mu dengan ucapan."

"iya tenang aja , sudah dulu ya." Kiara lalu memutuskan obrolan nya dengan Bara.

lalu ia keluar dari kamar menuju ke dapur untuk mengambil minum, sesampai nya di dapur Kiara lalu membuka kulkas dan mengambil sebotol air minum lalu Kiara juga mengambil gelas lalu Kiara tuangkan air itu ke dalam gelas setelah itu ia menghabiskan air minum itu hingga tandas.

Di sana dia tak tau jika ada Angga yg sedang berdiri tak jauh dari Kiara , saat Kiara memutarkan tubuh nya menghadap ke pintu di sana ada Angga yg berdiri , tangan nya melipat di depan perut nya dan ia tersenyum sinis.

"aku gak tau jika adik pungut ku ini sangat cantik , selama ini aku hanya melihat adikku yg udik ,dan tak terawat." ucap Angga melangkah mendekati Kiara, tangan nya memainkan anak rambut Kiara namun segera Kiara tepis.

"mau apa kamu." tanya Kiara dingin.

"jangan dingin-dingin Kiara , aku gak suka. Aku lebih suka kamu yg lugu dan penurut. Kenapa sih harus berubah Hem.." Angga lalu menghirup aroma wangi di rambut milik Kiara.

"kamu wangi sekali , kamu memakai sampo apa Hem." puji nya.

"menjauh atau aku hajar kamu." ancam Kiara dia sudah setengah takut jika Angga akan berbuat macam-macam seperti dulu, saat Kiara masih lugu dan ia hanya bisa pasrah saat tangan Angga meraba bokong Kiara.

"jangan galak-galak sayang.." ujar Angga ia lalu meraba punggung Kiara hingga akan mencapai bokong nya , namun dengan cepat Kiara menendang aset berharga milik Angga yg sedari tadi berdiri.

Karena tendangan Kiara yg cukup keras membuat Angga kesakitan dan ia tersungkur ke lantai sambil memegangi aset milik nya.

"kur...kurang ajar kamu... Akkhh shhhh..." rintih nya kesakitan.

"itu adalah akibat kamu menyentuh ku, aku bisa melakukan nya lebih dari ini , jika kamu nekat seperti tadi." ucap nya lalu meninggalkan Angga yg kesakitan.

Bersambung

1
Noviyanti
satu bunga untuk kiara
Noviyanti
semangat Thor, salam kenal
Abyyasdemons: oke KK , salam kenal kembali 😍💪👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!