NovelToon NovelToon
The Queen Of Vasellica Moon

The Queen Of Vasellica Moon

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Contest / Cinta Beda Dunia / Epik Petualangan / Romansa / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi
Popularitas:493.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Andrea.NL

Layaknya daun Maple yang saling berguguran, menanti kehadiran musim semi dikala ia harus bertahan ditengah kelamnya musim dingin.

Aku hanya dapat bertahan dari sikapmu yang selalu menolak keberadaanku sebagai Mate yang begitu amat mencintaimu..., menanti sepucuk tunas dari benih harapan bahwa kau juga akan menunjukan musim semi yang telah lama di nantikan pohon maple tak berbunga ini.

--•°🍁°•--

" Aku sungguh mencintaimu, Harlie. "

" Kita tidak ditakdirkan untuk bersama, kenapa kau tidak mengerti juga. Baiklah, akan kukatakan dengan sangat jelas kepadamu untuk yang terakhir kalinya!!" Harlie menarik Lucy ketengah hall dansa yang dipenuhi tamu bangsawan lainnya.

" Aku, King bagi seluruh kaum Merrmaid, Harlie Monachole Neptun. Menolak dengan sangat tegas, Yang Mulia Putri Lucy Daiana Lorddark's, sebagai Mateku--belahan jiwa yang telah ditakdirkan Dewa untuk ku!! "

Ini sungguh menyakitkan, dia yang kucintai selama beratus tahun lamanya. Akhirnya mengatakan dengan sangat keras kepadaku bahkan dihadapan seluruh penghuni Darkness World.

Bahwa Harlie, Mate ku. Memutuskan rantai takdir dari ikatan Soulmate bagi kaum malam seperti kami.

"Jadi pergilah! Tidak, aku ingin kau mati dan menghilang dari hidupku, Lucy!"

Pada akhirnya, pohon Maple itu tetap tidak akan pernah melihat musim semi yang telah lama dinantinya. Tidak, walau sepucuk tunas pun !!

"Jika para Dewa ada, aku ingin sekali mempertanyakan mengenai takdir cintaku yang begitu menyedihkan. Kenapa? Kenapa hanya aku yang dipermainkan disini wahai Dewa Maharaja! "

--------------

Akankah, Putri dari bangsa Demon ini mampu menemukan cinta musim semi yang sebenarnya? Merubah filosofi hidupnya yang prsis seperti sepohon Maple dimusim gugur, menjadi pohon sejuta warna keharmonisan?

Simak cerita penuh perjuangan di ujung pengorbanan baskara senja, di cerita Fantasi Romance 'The Queen Of Vasellica Moon '

-------------

🌹 Volume 1
Queen Of Rulers From Another World
.
🌸 Volume 2
The Queen Of Different World
.
🍁 Volume 3
The Queen Of Vasellica Moon
[ The Last Story ]

maaf bila masih banyak typo yang berhamburan😘

©2020/3020
@Andrea.Nl🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrea.NL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nature Is Lying

...--,'•🌷•',--...

...Terkadang apa yang kau anggap mitos justru adalah kebenarannya .......

...-,**•🌷•**,- ...

.......

.......

...---...

"Justru, aku menolak peraturan yang seperti itu. Dengarkan ini baik-baik, aku sebagai Maharaja kalian. Akan merubah sistem peraturan di Imorrtal yang tidak masuk akal! Dan juga, semua hukum di Imorrtal akan kuambil alih karena Tahlia telah tiada. Lalu tidak ada yang boleh berperang tanpa seizin Dewi Polemou."

"Baginda! Anda mengabaikan kehendak langit. Mereka adalah aib Imorrta---"

"Lantas kenapa?!"

"Atas kehendak apa anda ingin merubah peraturannya, Baginda?" Seakan tidak mau kalah, Octopus terus mencoba menyerang Kendric.

Semua menjadi gaduh dan mulai memicu opini perdebatan yang sangat panjang. Tapi Kendric lebih benci saat tua nangka itu masih saja berulah kepadanya.

"Atas kehendak apa? Bukankah sudah jelas---sebagai Penguasa yang sebenarnya! Meski kalian terlahir sebagai seorang Dewa, kalian tetap tidak memiliki hak untuk melawan Raja sesungguhnya! Sepertinya Selini terlalu memanjakan kalian, biar aku yang mengajarkan etika yang baik saat menghadap seorang Maharaja."

"Jadi anda akan melawan kehendak langit, Yang Mulia?"

"Bukan melawan, Octopus. Tapi bukankah aku sendiri adalah langitnya? Sejak dulu kasta kita ditentukan oleh besar kekuatan mereka untuk menjadi yang tertinggi, siapapun Maharaja nya maka dia berhak membuat peraturan di seluruh hukum alam ini? Daripada membahas hal tak berguna, bagaimana jika memikirkan dalang yang sebenarnya?"

"Tahlia, bergerak sendiri tanpa di dalangi. Bukankah pihak pengawal dari kuil suci telah memeriksanya, apa Baginda tidak mempercayainya?"

"Tidak. Lalu kutanya, kenapa benteng di pesisir cukup jauh dari Leryvora bisa terbangun tanpa di ketahui oleh para Tetua? Aku selalu mencurigai kinerja kalian, atau penyusup itu telah mencemari para Tetua?"

Ini gila, dari abad ke abad. Tidak ada yang berani menyindir seorang Tetua itu kerena mereka seperti Saintes yang menyampaikan pesan Maha kuasa kepada mereka.

Tapi Maharaja ini seakan tidak percaya dengan mereka dan menganggap semua hanya persetuan mereka yang inginn mengendalikan dunia.

Jika hal lembut seperti Selini Thea tidak bisa menjinakkan mereka, maka Kendric memilih cara yang kasar untuk memimpin dunia yang memiliki sikap ego tinggi memyangkut status kasta.

10% bangsawan yang hadir, sebenarnya memang tidak pernah memihak kekaisaran. Karena yang mereka unggulkan adalah ketamakan untuk menkadi kuat, seperti penyakit yang sulit untuk di obati.

"Jadi maksud Yang Mulia, satu diantara kami adalah dalangnya? Anda mencoba menuduh kami?"

"Bukan menuduh, tapi aku hanya meragukan kinerja kalian yang terlalu semena-mena membuat aturan di Imorrtal."

Brak! salah satu Dewa kehilangan kesabaran hingga menyulut api ke Kendric lebih dahulu.

"Anda yang harusnya di curigai, Baginda. Setelah kematian mendiang Maharani, anda tiba-tiba saja memaksa untuk duduk di kursi penguasa. Jika benar anda Maharaja, lalu dimana anda selama ini? kenapa anda baru muncul sekarang?!"

"Bukankah, Octopus telah membuat peraturan---bahwa hanya boleh ada satu penguasa, yang berarti antara aku atau Selini Thea sebagai Maharani dan Maharaja untuk menjadi Kaisar nya?"

"Saya menentang ini, anda tidak layak menjadi Raja kami, kau harus turun dari tahta-----argh!"

Robert dengan tegas menebas Dewa Tiçtaros, membuat darah menodai meja suci yang tidak pernah ternodai sedikitpun dengan darah anyir seperti itu.

"Bagaimana bisa, tempat suci ini dinodai oleh darah Dewa."

"Seperti inilah caraku yang akan memimpin kalian. Yang menentang, maka harus membayarnya dengan kepala kalian, dan aku harus mengambil paksa kekuatan Dewa kalian!" Semua merinding mendengarnya, saat mata itu menyulut kebencian kepada mereka. "Kalian tidak layak menerima anugrah dari Dewi Vernitysa! Jika ada yang memberontak, segera tinggalkan Imorrtal sebelum aku yang memenggal kalian. Aku benci seorang pembangkang!"

Mereka ingin melawan tapi kekuatan Kendric yang sejak tadi terus meluap-luap membuat mereka merinding ketakutan. Kendric bukanlah Selini Thea yang bisa dikendalikan, sebenarnya apa rencananya?

"Pergi, jika kalian masih saja mempermasalahkan soal tindakan Tahlia ataupun Aletha. Kenapa tidak kalian cari saja dalangnya dan bawa para pasukan Titania itu kehadapan ku."

"Tapi---"

"Bahmût, panjang sekali alasanmu hanya untuk minta di bunuh!!" Mata merah yang memancarkan kebencian, tersulut begitu mengerikan dibalik topeng itu.

Dewa Bahmût terlalu takut untuk menatap mata itu, kekuatannya terlalu besar daripada Selini Thea. Hanya menunjukan kekuatannya saja aura di ruangan itu berubah menjadi gelap dan sesak, seakan kekuatan mereka terserap kepadanya.

"Baginda, mohon tenangkan dirimu. Saya selaku Tetua Agung meminta maaf bila kami masih belum cukup baik dalam mengerjakan tugas kami, anda tidak perlu khawatir semua akan kami lakukan sesuai perintah anda."

Perlahan kekuatan yang menekan jiwa batin mulai mereka hilang, Kendric yang sejak tadi masih duduk dengan angkuh di kursinya---menatap penuh menyelidik kepada Octopus.

Kali ini apa rencananya?

"Baiklah, kalian punya waktu sebulan untuk menangkap pasukan Titania itu. Sekarang pergilah!"

Satu demi satu, bangsawan itu pergi meninggalkan ruang pertemuan. Beberapa dari mereka masih saja berwajah kesal dan mencibir kehendak Kendric.

"Tetua Octopus."

"Dia akan sulit untuk kita lawan, Lewir. Sebisa mungkin cari tahu latar belakang dan seperti apa sosoknya! aku khawatir dia memiliki kerjasama dengan selini Thea."

Octopus yang masih berada di posisinya, melirik Tiçtaros yang telah mati. Sikap Kendric dan semua ucapannya yang begitu terang-terangan, membuat Octopus sadar.

Dia, mendeklarasikan perang kepadaku!

"Apa masih ada yang ingin kau tanyakan Octopus?"

"Tidak ada, Baginda. Saya mohon undur diri."

Octopus dan bawahannya pergi meninggalkan ruang itu. Disaat semua menjadi sepi, Kendric menyandarkan dirinya pada kursinya saat ini.

Ia buka topeng itu sehingga menampilkan wajah tampan dengan dua iris mata merahnya. Sembari mengacak-acak rambut mentari itu, dengan penuh karisma.

Matanya yang selalu menyulut dingin sudah menjadi ciri khasnya. Tapi sejak ia menjadi Maharaja nya, desas-desus mengenainya selalu hal yang negatif terutama untuk wajahnya yang di kabarkan buruk rupa.

Sehingga ia harus menggunakan topeng, padahal alasan khususnya adalah karena Kendric hanya ingin Maharani nya saja yang boleh menatap lama wajahnya.

Dikediamannya saja, para pelayan dan bawahan lainnya selalu menunduk ketika berhadapan dengannya, kecuali Robert yang telah lama mengabdi untuknya.

"Ini memboslankan, apa hanya karena hal ini saja kau menyuruhku untuk ikut rapat? Bukankah, aku sudah bIlang. Jika mereka masih membahas hal ini lebih baik kau bubarkan saja mereka."

"Yang Mulia, seperti yang saya bilang, kalau Octopus tengah mengendalikan mentri untuk melawan anda."

"Aku tidak perduli, datang satu akan kuhabisi dia. Datang Seribu tinggal bantai saja, kan?! Kau yang paling tahu aku, bahwa aku tidak suka berbelas kasih. Hari ini patut di syukuri jika aku hanya membunuh satu dari mereka semua."

"Saya tahu anda begitu membenci mereka, tapi mohon anda sabar Yang Mulia. Sebelum Vasilissa Selini tiada, dia memberi pesan untuk tak membunuh mereka hingga kita dapat mengetahui senjata berbahaya apa yang sedang Octopus buat."

"Merepotkan!"

Robert mengerti, sifat Tuan nya yang tidak suka menunda-nunda. padahal musuh sudah di depan mata, hanya saja Selini Thea bilang Octopus akan membuat bencana yang dapat membahayakan Imorrtal, Darkness World dan juga dunia Manusia.

Sampai mereka bisa mengetahui senjata apa itu, Kendric harus menahan diri. Walau sebenarnya, jemarinya sudah gatal untuk memcabik mereka.

"Pemerintahan di Imorrtal begitu buruk." Kendric menatap keramaian yang berada di alun alun kota dari bingkai jendelanya. "Mereka semua adalah pendosa!"

Robert yang melihat tatapan penuh kebencian itu memahami perasaan kekecewaan Tuan nya. Bagaimana tidak, jika seluruh bangsa Imorrtal memfitnah seorang Dewi yang menjadi panutan alam untuk di junjung tinggi.

dan Dewi itu harus mati karena mereka memanfaatkan titahnya, sehingga keberadaan Dewi Vernitysa harus direnggut paksa dari kehidupan Tuan nya.

Ini juga adalah salah satu alasan Tuan nya begitu membenci kaum Manusia dan Imorrtal secara bersamaan.

"Yang Mulia, mengenai Dewi Verni-----"

"Sudah kubilang, jangan bahas peristiwa mengenai wanita itu di hadapanku."

Kendric yang melirik tajam sembari berjalan melewati Robert, mengenakan kembali topengnya---ia paling benci jika nama Dewi itu disebut.

Apalagi saat para bangsawan itu dengan tidak tahu malunya menyebut namanya, ingin sekali ia robek mulut mereka! Robert membungkuk hormat saat Maharaja pergi.

ia melirik sebuah patung yang menjadi tugu harapan bagi kaum Dewa, terhadap seorang Dewi Alam yang begitu berwibawa---pada perpusatan ibu kota Leryvora.

"Dewi, jika saja anda masih hidup. Mungkin saja Baginda Kaisar, tidak akan seperti ini."

Semua bencana dimulai oleh tangan Dewa makan penyelesaiannya harus dari tangan Dewa juga. Ini adalah hukuman dari sang pencipta kepada mereka mahluk terkuat yang begitu tamak.

...--,o🍁o,--...

*Wilayah, Castle Apollo Westlight.

~Taman Belakang Istana.

Lucy berlari menelusuri padang bunga yang begitu memanjakan mata, gaunnya yang begitu memikat kumbang taman---menjadi mengikuti irama larinya.

tempat ini begitu banyak kejutan, saat Lucy membayangkan taman dan tak sengaja mengucapkan harapannya ingin melihat taman di Castle Esttle nya.

Alam pun merespon, dan tiba-tiba saja, tumbuhan yang layu akibat musim dingin. Tumbuh menjadi padang indah di kediamannya.

Dan, hal yang paling membuanya gemas dan betah disini adalah hewan yang menghuni di wilayah ini. Entah karena wilayah ini memang melayang atau karena memang sudah menjadi spesiesnya yang begitu langka.

Habis semua hewan kecil maupun besar, mereka semua punya sayap untuk mengikuti gravitasinya. karena harus Lucy akui beberapa pohon di sini juga tidak biasa, karena mereka juga melayang.

Seekor kadal mungil yang tengah terbang membuat Lucy kebingungan, habis hewan itu malah memakan sari bunga bukan serangga kecil.

Robin kau begitu sangat menyukai taman disini.

"Tentu saja Tyrsha, saat apa yang kubayangkan taman ini langsung merubah kondisi alam seperti yang aku pikirkan. Apakah, semua taman di Imorrtal memang begini?"

Tidak Robin, khusus di wilayah ini saja. Dan itu harus kehendak baginda, sepertinya beliau begitu mengutamakan dirimu.

"Aku ingin tahu, kenapa Kendric dipanggil Baginda? Bukankah jika dia seorang Danke yang menjabat sebagai Mentri, harusnya di panggil Tuan saja?"

Itu ..., itu karena beliau begitu di hormati. Jika Robin penasaran, cobalah untuk bertanya langsung kepada Baginda.

"Bertanya langsung, ya ...."

'Sebelum itu, kapan kau akan kembali? Aku tidak suka aroma Salamander.'

Kau sungguh tidak sopan, padahal kau juga satu spesies dari roh suci juga. Robin apa peliharaan mu ini suka menggonggong?!

' Apa! Aku adalah teman Putri bukan peliharaan dan lagi seekor Rubah tidak pernah menggonggong! '

Aku tidak perduli!

"Tunggu, Molie adalah bagian Roh suci?"

Hem, Robin tidak tahu?

Lucy melihat Molie yang terlihat mengalihkan pandangannya. Tapi bukankah Molie adalah pemberian dari Tetua Alberd dari wilayah Moonlight Pack.

"Molie apa itu benar?"

' Benar, Putri. Saya bukan berasal dari wilayah Warewolf, saya salah satu roh suci yang menjadi bagian peri alam. Jenis kaum saya bernama Undine, pengendali Roh air.'

"Undine. Tapi kenapa kau tidak mengatakannya? Dan bagaimana bisa Tetua mendapatkan mu?"

'Kaum seperti kami adalah hal asing di Darkness World, kami adalah peri alam yang menjaga keseimbangan dunia. Darkness World adalah hal yang terlalu menutup diri dari dunia luar, apa yang terjadi pada dimensi lain mereka tidak pernah ingin tahu. Bagi mereka kaum Malam adalah kaum yang akan tetap tenang bila tak menggapai mentari.'

Maksudnya adalah Darkness World, tidak akan pernah ikut campur dalam urusan yang ada di dunia lain. Robin, kau pasti pernah mendengar kisah peperangan saat Lord belum memimpin di Darkness World?

"Benar, hal itu sudah menjadi sejarah umum bagi kaum seperti kami. Lalu apakah di Darkness World juga ada roh suci?" Tyrsah dan Molie saling melirik, hingga Molie mendekati Lucy.

'Ini harusnya menjadi sebuah rahasia, tapi---kaum Fairy yang ada di Darkness World juga bagian dari roh suci, mereka adalah golongan Cait Sith. Menjaga alam untuk dunia kegelapan, dulu para Dewa saling bertentangan dengan kaum Darkness World hingga bencana kehancuran duniapun tak bisa di elak. Dan Beberapa Dewa dan Dewi yang mengkhawatirkan masa depan akhirnya memecah belah para roh suci dan bekerja sama kepada salah satu kaum di Darkness World. Agar menjaga kedamaian tapi, ketiga dunia itu menjadi saling tertutup dan tak pernah berhubungan hingga saat ini.'

"Jadi itu bukan sekedar cerita legenda saja? Kalau begitu, apa para Dewa sungguh masih ada?"

Ada Robin, mereka mahluk yang dipandang paling tinggi.

"Lalu, bagaimana dengan para roh suci sekarang? Apa populasi mereka masih banyak?"

Masih tapi tidak banyak karena mereka harus menjadi Manna untuk para kaum spiritual. Terdapat sembilan Roh suci, terdiri dari ras : Salamander, Sylph, Undine, Cait Sith, Leprechaun, Gnome, Spriggan, Imp, dan Pooka. Mereka adalah Peri yang dapat di panggil dan dikendalikan oleh Dewi Alam.

Beliau satu-satunya seorang Dewi yang pernah menghubungkan ketiga dunia pada masanya. Tapi tak semua bisa mengendalikan kekuatan Alam, hanya mereka yang menjadi keturunan Vasilissa dan Robin. Itu karena resiko yang membuatmu akan dalam ketersiksaan hidup yang begitu menyedihkan, banyak yang menjadi gila hingga bunuh diri karena tak sanggup menahan bebannya. Makanya keturunan Vasilissa dan Robin tidaklah banyak.

"Vasilissa? Sepertinya aku pernah mendengar kalimat itu, dimana ya? Apa hanya perasaanku saja. Lalu bagaimana dengan Robin bukankah kau juga memanggilku dengan sebutan Robin?"

Untuk itu, anda akan segera tahu. Tapi saya cukup terkejut anda adalah dirinya, selama ini keturunan Robin hanyalah dia setelah sekian abad berlalu ....

"Dia? Siapa?"

Beliau adalah Dewi Vernity-----

"Apa yang sedang kalian bicarakan?!"

Kendric datang dengan wajah yang terlihat begitu tak bersahabat, dua mata irisnya seperti mengancam sesuatu kepada seseorang.

Baginda-----

"Aku mengundangmu bukan untuk mengajarinya, apa kau sudah merasa lebih pintar Tyrsha?!"

Ba..baginda, saya hanya menjawab keingintahuan Robin.

"Lalu apa kau punya hak untuk menjawab dan menceritakan mengenai hal itu hingga sedetil itu?"

Hamba tidak berani Baginda.

"Pergilah, Salamander ditugaskan untuk menjaga Bumi bukan Imorrtal!!"

Saya mohon undur diri, semoga kedamaian selalu menyertai anda ....

Lucy tidak mengerti, kenapa Kendric begitu marah saat membahas ini. Apa ada beberapa hal yang tidak boleh ia tahu? Atau sebenarnya alam ini masih memiliki rahasia yang seharusnya seluruh dunia mengetahuinya?

"Apa aku telah membuat kesalahan? Maaf jika benar, aku hanya ingin tahu tentang dunia ini."

"Kau tidak salah, hanya saja ada beberapa situasi yang menjadi tabu di Imorrtal Lucy."

Lucy rasa ini aneh, apalagi Tyrsha dan Molie terlihat mengetahui sesuatu. Terlebih, Lucy begitu terganggu saat kalimat Vasilissa dan Robin di ucapkan.

Vasilissa, bukankah itu juga yang disebutkan wanita yang mirip denganku saat mimpi? Sebenarnya rahasia apa yang sedang alam sembunyikan.

"Kendric, apa mungkin kau adalah penguasa alam?"

...--,'•°🍁°•',--...

1
lily
Lucy cegil yg sesungguhnya 😂
lily
jngn banyakin sedihnya tolong
lily
lope lopeeee
lily
siap siap nanti muncul berita di tv nasional wkwkw
lily
jadi Perasaaan mu itu ke Lucy atau Dewi yg lain yg jadi masa lalu mu kendric
lily
udah dikash tahu kalo dia bukan mate mu masih ngeyel jadi sebel
elsaanisya
kak Andrean, are u okay ?.
syee..16
Kak ini mau dilanjut ga ya
Selenophile.Nl🌛🌟🌜Peak_Fam😜: Lanjut tapi blm ada moment🥲
total 1 replies
syee..16
thorr upp
Rheny Safitri
cerita ini menurutku sangat bagus dari segi alur cerita, konflik, penulisan yang rapih dan sangat konsisten dari buku 1 sampai yang ke 3 .
Sebenarnya penasaran sih sama cucu dari Queen Lezzy tapi kayaknya kalaupun di bikin itu terlalu memaksakan deh , ini aja udah bertahun tahun gak tamat .
Nikma: Permisi kakak Author ...

Halo kak reader, kalau berkenan mampir karyaku juga 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa..
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
Putri Kegelapan Agnes
kapan up kak? rindu banget nihhhhh
elsaanisya
Maaf thor, mau tanya, sebelum kalimat terakhir, lezzy memanggil kendric dengan sebutan 'Maharaja Dewa'.
apa lucy tidak mendengar ucapan ibunya ? karena pada saat ini semua sedang berkumpul. Thank you thor 💙
Selenophile.Nl🌛🌟🌜Peak_Fam😜: Baik kak terimakasih, izin aku konfirm yaa
Di bagian paragraf ada kalimat, leezy mendekati kendric sembari memelankan suaranya hingga menjadi perbincangan privasi kak

Tidak apa apa nanti aku perbaiki agar lebih mudah di cerna dan bacanya, terimakasih masukannya❤️
total 1 replies
Lily Lily
kumenanti lanjutannya... keren ceritanya...
Andi Ilma Apriani
kok belum up thoorrr
Andi Ilma Apriani
up up up
Andi Ilma Apriani
sudah 2024 tapi blm ada kelanjutanx
Putri Kegelapan Agnes
kapan up kak? rindu banget nihh
Nengsih Nengsih
yg bawa keluar Moli lezzy atau ibunya lezzy atau aletha🤔
Nengsih Nengsih
siapa?Lucy kah?
⒋ⷨ͢⚤ᴢᴜͥʟͣꜰͫ𝐀⃝🥀ଓεᵂᴵᴸᴰLionᏦ͢ᮉ᳟
thor ini mana lgi lanjutan nya, udh cape bgt nunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!