NovelToon NovelToon
Madu Pilihan Ibu

Madu Pilihan Ibu

Status: tamat
Genre:Poligami / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:205.9k
Nilai: 5
Nama Author: AniitaLee_

Tahun pertama pernikahanku bersama mas Abim kehidupan kami sangat harmonis dan bahagia, manakala diriku sudah mengandung buah hati dari cinta kita.
Tapi siapa sangka, tahun kedua pernikahanku di landa badai yang amat dasyat saat aku melahirkan seorang putri cantik yang justru di benci oleh ibu mertuaku yang menginginkan seorang penerus berjenis kelamin laki-laki.

Siapa sangka, diam-diam suamiku telah menikah dengan mantan sahabatnya. Yang merupakan wanita pilihan ibunya. Dan ibu mertuaku memintaku untuk menerima pernikahan kedua suamiku dan madunya itu.

Apakah yang harus aku lakukan? Bertahan atau melepaskannya? Ikuti kisahku..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AniitaLee_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berbohong Lagi

“Jenita! Apa-apaan ini?!” gumam Abim yang ternyata terdengar oleh Inara.

“Apa-apaan apa mas? Siapa yang telepon?”

“Eh..ini orang salah sambung sayang, udah salah sambung maki-maki mas lagi. Dasar orang aneh!” tutur Abim sambil mengumpat.

“Masa mas? Coba sini Inara pengen lihat.”

“Sudah mas hapus kok, akh..mas sakit perut mas ke toilet dulu ya,” ucap Abim berdalih sambil masuk ke dalam toilet membawa ponselnya.

Inara pun mengangguk tanda mengiyakan ucapan Abim suaminya. Lalu fokus wanita cantik itu kembali ke putrinya Jelita.

Di dalam toilet Abim pun langsung duduk di atas kap toilet duduknya. Namun bukan untuk menunaikan hajatnya melainkan Abim hendak menelepon seseorang.

Drrrtt!

Drrrtt!

“Halo, mas Abim! Jenita seneng deh akhirnya mas telepon balik Jenita!”

Seru suara wanita di saluran seberang. Siapa lagi kalau bukan Jenita istri kedua Abim.

“Nggak usah basa basi Jen! Apa maumu sebenarnya? Kenapa kamu mengirimiku foto-foto seperti itu?! Katakan apa maumu?!” sentak Abim dengan nada berbisik.

“Memangnya kenapa mas? kita kan sudah jadi pasangan suami istri yang sah. Jadi wajar dong, Jenita hanya ingin mas Abim inget Jenita.”

“Tentu saja aku ingat! wanita yang sudah menjebakku. Dan membuatku mengkhianati janji suciku dengan Inara!” ketus Abim kemudian.

Meski Abim berbicara dengan ketus, namun membuat wanita yang ada di seberang sana pun tersenyum miring.

“Mas, tidak ada yang perlu di sesali. Semalam mas juga sudah menikmatinya sampai nambah beberapa ronde. Apa mas ingin tahu malam panas kita kemarin?”

“Itu mustahil Jenita, pasti kamu sudah menggodaku!”

Saat Abim dan Jenita masih dalam perdebatan, tiba-tiba pintu dari luar terketuk perlahan.

Tok! Tok! Tok!

“Mas Abim, kenapa lama ? Sakit perut ya?” teriak Inara dari luar.

“I..iya sayang, mas sakit perut!” balas Abim dengan nada teriak pula sambil pura-pura memencet tombol swift di belakangnya.

Saluran telepon Abim bersama Jenita pun masih terhubung.

“Aku sekarang sudah jadi istrimu mas, sudah sewajarnya aku pun berhak mendapat nafkah batin darimu.”

“Tapi aku tak mencintaimu Jenita, Cintaku hanya untuk Inara. Aku menikahimu karena permintaan ibu saja, tidak lebih.”

Mendengar penuturan Abim barusan membuat Jenita tersenyum penuh arti. Jenita mempunyai cara untuk bisa menjerat Abim lebih dalam lagi.

“Kalau begitu, Jenita ingin mas sekarang kesini. Kalau tidak, Jenita akan lapor ke ibu kalau mas sudah menelantarkan Jenita!”

Tut!

Panggilan Jenita pun terputus secara sepihat. Abim pun sampai mengerang frustasi karena permintaan Jenita yang sangat menekannya. Padahal saat ini ia hanya ingin menemani istri tercinta dan juga putrinya.

Namun, kini Jenita sudah membawa-bawa nama ibunya. Abim takut ibunya akan kecewa terhadapnya.

“Shiiittt!!!”

“Mas! Mas Abim, mas baik-baik saja?” tanya Inara lagi. Dari suaranya saja sepertinya Inara tidak bisa mendengar percakapan antara Abim dengan Jenita barusan.

“Iya sayang, mas baik-baik saja!”

Abim segera menghapus foto serta video yang barusan Jenita kirimkan. Melihatnya saja membuat Abim merasa geli, bagaimana mungkin bisa dirinya begitu nampak menikmati permainan itu? Namun nyatanya Abim tak mampu mengingat. Abim merasa semua itu seperti mimpi.

Setelah membereskan semuanya, Abim pun keluar dari toilet di sambut dengan wajah khawatir sang istri.

“Mas kenapa? Barusan Inara dengar mas mengumpat?”

“Tidak apa-apa sayang, ini mas sembelit. Seperti mas makannya kurang serat apa ya?”

“Maaf ya mas, sehabis melahirkan Inara jadi jarang masakin mas. Inara janji, jika ada waktu Inara akan masakin yang spesial buat mas Abim,” janji Inara di liputi rasa bersalah atas suaminya.

“Tidak apa-apa sayang, oiya...sepertinya sehabis ini mas akan pergi. Kamu baik-baik ya di rumah sama baby Jelita?” ujar Abim seraya memakai kemeja dengan cepat. Tak lupa memakai jas seperti orang yang ingin pergi bekerja.

“Memangnya mas mau kemana?”

“Mas ada meeting dadakan dengan klien dari luar kota. Mungkin mas akan pulang telat.”

“Oh..baiklah..hati-hati di jalan mas.”

“Iya, kamu juga sayang. Mas nitip putri kita ya. Kalau ada apa-apa telepon mas saja. Okay?”

“Iya mas.”

Cup!

Abim pun mencium puncak kepala Inara dengan penuh sayang. Ini sudah kesekian kalinya Abim berbohong kepada Inara. Ternyata benar kata orang, sekalinya kita berbohong maka akan timbul kebohongan-kebohongan lain dan terus beranak pinak. Seolah kebohongan kini sudah jadi hal yang biasa bagi Abim.

“Abim! Sini ibu ada perlu!” panggil Bu Retno dari ambang pintu kamarnya.

Abim hanya menghela nafasnya kasar, pasti ini ulah Jenita yang sudah mengadukan sikapnya kepada sang ibu.

“Baik bu.”

Abim pun mendekat ke arah Bu Retno. Dan dari tempatnya Inara mampu melihat, jika Abim dan ibunya terlibat obrolan serius namun Inara tak mampu mendengarkannya.

Namun itu tak berlangsung lama, setelah itu Abim pun pergi ke luar rumah. Inara berusaha terus berfikir positif tentang suaminya Abim. Karena bagi Inara, Abim adalah sosok suaminya yang begitu mencintainya dan sosok ayah yang bertanggung jawab terhadap putrinya.

Bersambung...

1
Erna Lubis
good jub
Nur Lela
luar biasa
Lee: Terima kasih sdah brkenan mampir di novel saya ya kak 🤗
total 1 replies
Yenisia Afila
sepertinya kerjaan papahnya bela
Ruzita Ismail
Luar biasa
Lee: Terima kasih banyak sdh brkenan mampir di kisah Inara ya kak 😍
total 1 replies
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Happy Ending
Selamat buat Inara dan Indra pny anak kembar dan jelita
Atmita Gajiwi
/Determined//Kiss//Rose/
Lee: Terima kasih bnyak utk 🌟 limanya kak...sehat selalu serta lncar rezekinya...😘😍
Jika brkenan mau ampir jg di novel otor yg baru ya kak ..🤗
total 1 replies
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Selamat inara udh hamil anak Indra
DinDut itu Pacarku ngasih iklan
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Wah Inara keren bs membunuh mereka yg telah membuat hidup nya seperti itu
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Ternyata Abian dan pak karno dalang di balik semuanya
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Pasti krj Abian tuh
Inara hrs mengusut sampai tuntas
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Buk Retno aja yg meninggal Indra jgn
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Jujur Ry takut novel sad ending kyk Gaby Kk bust
efridaw995@gmail.com
kapan bahagia nya Inara Thor masa mo di tinggal selama sama Indra
klo indra tidak selamat malas lanjut baca nya
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
aduh duh konflik blm selesai juga ya Kk
DinDut Itu pacarku ngasih iklan
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Akhirnya Indra dan Inara unboxing juga
Buk Retno bnr2 pembuat masalah nih
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY: Iya Kk usahakan tamat biar fokus nulis novel baru
total 2 replies
🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY
Pasti Bian yg bawa buk Retno sampai kesana
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
Lee: Makasih banyak ya Ry, maaf blum smpet mampir lg dkaryamu Ry.. 🙏
total 1 replies
Aerik_chan
support sistem dari suami dan keluarga sangat dibutuhkam
Aerik_chan
woylah sahabat macam apa itu, tidur seranjang...ini lagi praktek biologi apa???
Omah Tien
lasada suka gangu lg asik kalau mau kita bisa cari ko
Omah Tien
lasada bikin pusi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!