NovelToon NovelToon
Akulah Pewaris Sesungguhnya

Akulah Pewaris Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / CEO
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Kesempatan hidup kedua yang kudapatkan, akan aku manfaatkan dengan baik.
Aku berpikir siuman dari pingsan, tapi pada kenyataannya aku kembali ke waktu satu tahun sebelumnya.
Akan aku balas mereka yang telah menyakiti ku selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mama ku Sayang

Tok... Tok... Pintu ruangan Sean terketuk.

"Masuk!" suruh Sean.

Celline datang membawa sebuah map yang berisi proyek dengan perusahaan Dirgantara.

"Tuan Sean, ini file yang sudah saya revisi kemarin," lapor Celline.

"Bukannya hari ini nanti ada pertemuan final dengan Dirgantara sebelum proyek berjalan," kata Sean Rahardjo.

"Benar tuan," ungkap Celline.

"Baiklah, sekalian aturkan jadwal yang lain," perintah Sean. Celline mengangguk.

"Oh ya, kosongkan jadwal setelah makan siang. Aku masih ada keperluan," lanjut Sean.

"Ada lagi?" balas Celline.

"Hhhmmm saat pertemuan dengan Dirgantara, kamu ikut denganku," pinta Sean.

"Saya? Sendiri? Anggota tim yang lain gimana?" tanggap Celline.

"Aku rasa dengan mu saja sudah cukup," imbuh Sean.

"Baiklah," Celline menyetujui.

"Aku ikut," Kevin nyelonong masuk ruangan Sean.

"Ikut kemana tuan Kevin yang terhormat?" tanggap Celline.

"Ikut kemana kalian pergi. Gini-gini aku juga anggota tim kalian loh," seru Kevin.

"Atau kalian mau menguasai proyek ini sendiri?"

"Kok ada ya orang yang pikirannya overthinking mulu?" olok Celline.

"Kamu menyindirku?" balas Kevin.

"Untung lah anda sadar diri tuan Kevin," balas Celline ketus.

"Sean, ntar aku nebeng mobil kamu," kata Kevin tak sopan.

"Bawa mobil kantor aja. Selesai rapat aku masih ada urusan," tolak Sean.

"Cih, dasar pelit," umpat Kevin.

"Dasar manusia paling tak sopan sedunia. Bagaimanapun juga tuan Sean atasan anda sekarang tuan Kevin, bahas Celline.

"Aku tahu. Dan kamu Celline, tak usah ikut campur. Terserah aku mau panggil dia apa," balas Kevin kesal.

"Heran banget, ada manusia aneh macam dia," oceh Celline.

.

"Selamat siang tuan Dirga, nggak menyangka anda sendiri yang bakalan datang," sambut Sean ramah.

"Tentu saja, proyek besar pasti aku usahakan hadir," senyum ramah menghiasi wajah tuan Dirga.

"Kamu bawa siapa saja?" tuan Dirga menelisik tim yang diajak oleh Sean.

"Nona Celline juga ada," pandangan tuan Dirga terhenti di Celline yang balas tersenyum ramah ke tuan Dirga.

'Tuan Dirga ternyata genit juga. Tahu aja kalau ada yang bening,' batin Kevin.

Celline menyenggol siku Kevin hingga lamunan Kevin buyar.

"Sialan, buat kaget aja," umpatan Kevin terdengar di seluruh ruangan.

"Jaga bicara anda tuan Kevin," asisten tuan Dirga berkomentar.

"Maaf... Maaf....," ucap Kevin. Padahal segala macam sumpah serapah ingin meloncat dari bibir Kevin.

"Silahkan Sean kamu presentasikan hasil revisian tim kamu," kata tuan Dirga penuh wibawa.

Celline dan Sean bekerjasama dengan baik saat Sean menyampaikan presentasi. Celline dengan cekatan menyiapkan data yang terkait isi pokok presentasi.

"Good... Aku setuju dengan semua yang kamu dan tim usulkan. Segera mulai proyek nya," bahas tuan Dirga.

Tuan Dirga beserta staf meninggalkan ruangan. Kevin berlari keluar berusaha menyusul tuan Dirga

Sean dan Celline merapikan kembali berkas yang tadi dipakai buat presentasi.

"Selamat, anda sukses memimpin proyek ini tuan," kata Celline memberi selamat sang bos.

Senyum tipis menghiasi bibir Sean.

"Ini merupakan hasil kerja tim, kalau nggak ada kalian progressnya tak akan secepat ini," balas Sean. Ini lah yang membuat Celline simpati, Sean tahu menghargai orang lain meski itu bawahannya.

"Oke Celline, saya duluan," pamit Sean. Siang ini Sean hendak mampir ke tempat mama nya sekaligus mengajak sang mama pindah ke vila yang baru dibeli oleh Sean.

"Bye," Celline tertawa renyah mengantar kepergian sang bos.

"Mumpung di sini, sekalian aja aku menemui seseorang," gumam Celline sambil memamerkan gigi putih nya yang rapi.

.

Sean melajukan mobil menuju kontrakan mama nya. Kali ini Sean harus berhasil mengajak sang mama pindahan.

"Sean," sambut mama.

"Iya Mah. Mama ngapain?" tanya Sean.

"Kebetulan mama sedang masak" bilang mama.

"Wah, baunya harum sekali Mah," puji Sean. Sean kangen dengan masakan mama nya.

"Kau ini, suka sekali puji mama," balas mama tersipu.

"Mama ngapain repot masak. Beli aja praktis Mah. Apa uang yang Sean berikan sudah habis? Kalau habis ntar ku tambah lagi deh," kata Sean yang tak ingin sang mama capek.

"Buat hiburan aja. Mama bosan di rumah sendiri," kata mama menegaskan.

Sean memeluk mama nya, "Kamu ini apaan sih Sean? Harusnya yang kamu peluk itu bukan mama lagi," pria dewasa itu senang sekali bertingkah bak bocah jika sedang bersama mama.

"Nggak mungkin aku peluk Opa dan papa," kata Sean terkekeh.

"Cari pasangan sana. Umur kamu sudah cukup untuk cari cewek," balas mama.

"Belum kepikiran ke sana Mah. Sean ingin membahagiakan mama terlebih dulu," Sean mengencangkan pelukan.

"Sean, mama nggak bisa nafas ini," ujar mama sambil melerai pelukan.

"He...he...," Sean terkekeh.

"Mah, Sean ingin sesuatu," Sean mengikuti langkah sang mama.

"Apa?" mama menghentikan langkah dan melihat intens ke arah Sean yang berada dalam mode serius.

"Mama ikut Sean sekarang," ajak Sean.

"Nggak mau. Kamu kan sudah memilih tinggal bareng papa. Tak mungkin mama tinggal seatap dengan nya," yang dimaksud mama Sean adalah Yola.

"Sean nggak bodoh Mah. Tak mungkin mama aku ajak tinggal bareng mereka," sangkal Sean.

"Terus kemana?" lanjut mama bertanya.

"Sean sudah beli tempat tinggal baru. Mama tinggal di sana aja," bujuk Sean.

"Mama nggak ingin merepotkan kamu Nak," tolak halus mama. Dimanapun orang tua pasti tak ingin merepotkan sang anak.

"Plisss Mah," mohon Sean.

"Akan mama pikirkan," tukas mama Sean.

Sean beranjak ke kamar mama.

"Kamu mau ngapain?" seru mama mengikuti langkah Sean.

"Koper mama mana? Sean mau beresin baju mama," kata Sean.

Dengan segala bujuk rayu sang anak, mama Sean akhirnya mengikuti apa yang dimau oleh putra tunggalnya itu.

Sean menciumi sang mama karena menuruti keinginannya.

"Makasih mama ku sayang," kata Sean gemas. Sementara mama hanya bisa geleng kepala dengan pria yang terkenal balok es di luaran sana. Dan bagi mama itu hanyalah hoak belaka.

.

"Pah, pulang kantor kita mampir ke vila ya? Ada barang mama yang masih ada di sana," rayu Yola.

"Mau ngapain sih Mah? Vila itu milik Sean sekarang," kata tuan Abimanyu.

"Iya tahu. Mama cuman mau ambil sesuatu," Yola setengah memaksa. Padahal dalam hati, Yola belum rela jika vila itu beralih nama menjadi milik Sean.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

1
lin sya
smgt mama sean nikmatin hdup, buat apa pnya hrta klo gk digunain buat kesenangan diri, klo prlu cari berondong atau hot daddy sm geng mak2😄
lin sya
aku harap mamanya sean bneran cerai, jgn smpai krn abimanyu menyesal krn kebongkar kejahatan yola, papanya sean kan doyan cwek, dan gk ada cinta kemama nya sean utk apa dipertahankan, kira2 kpn papanya sean sadar ya/Smile/
Titien Prawiro
Kevin Yola dipenjara yg lama thor, Yola keluar penjara rambut putih siapa yg mau sama pelakor tua.
Titien Prawiro
Cellin beli berlian kenapa Yola iri, dia gk tahu Celline orang kaya. kepanasan hatinya. dasar pelKor kamu Yola,
Titien Prawiro
Good job Sean, buang Kevin dan ibunya, jangan simpan sampah.
lin sya
kira2 trbongkar gk ya, krn golongan darah kevin dan abimanyu berbeda, klo abimanyu gk peka kevin bkn anaknya brrti otaknya oding🤭, smga aj kbngkar kejahatan marco dan yola biar satu jeruji, pngen liat wajah penyesalan abimanyu yg udh sia2kan sean dan mamanya
lin sya
trnyata kevin bkn darah daging abimanyu, klo swtu saat posisi sean trdesak tes dna aj. klo trbkti bkn saudara seayah jd kevin gk pnya kuasa atas hrta sean dan bikin abimanyu menyesal bntr lgi jd duda tp hobby selingkuh🤭
lin sya
tnpa hrta dan kekuasaan yola dan anaknya bagaikan semut, tp sombongnya minta ampun, hrsnya sean jgn trrlu ringan menghukum gundik papanya, sean kan udh jdi pewaris bikin aj papanya gk pnya materi biar ngerasain dri bwh🤭
Tania Luvia
lanjut 👍
Tania Luvia
lanjut Thor, biarkan Yola menyingkirkan saja 😄
Tania Luvia
keren thor
Tania Luvia
sukses selalu thor, semangat
Tania Luvia
sepi thor💪
Tania Luvia
ngopi sambil mencari inspirasi bagus juga Thor 🤭
Tania Luvia
lanjut👍
Tania Luvia
lanjut thor🤭
Lee Mba Young
Anak laki kl gk punya kuasa gk bisa ngapa ngapa in kl bpk nya selingkuh. lihat Sean gk bisa misahin yola dng bpk nya.
atau pling gk nendang bpk nya biar miskin kl miskin yola pasti gk mau kn. 🤣.
Lee Mba Young
Berarti Sean gk punya kuasa 😄. lihat papa nya bawa gundik saja dia gk bisa misahin kok.
pdhl Dr segi umur Sean sdh dewasa.
Tania Luvia
Celline ternyata putri CEO yang tersembunyi🤣
Tania Luvia
gundik gilaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!