ANINDIA AYU PRISILIA gadis cantik yang sedang merintis karirnya di perusahaan properti terbesar di negaranya
gadis cantik ini orang yang cukup tertutup, melihat dari masa lalunya yang kelam, karena di tinggal pergi saat hari pernikahannya oleh calon suaminya dan ternyata kegagalan itu membuat ayahnya terkena serangan jantung dan meninggal dunia, ibunya hingga saat ini sakit sakitan sepeninggal ayahnya
berbagai cobaan datang silih berganti
NAMUN siapa sangka Ayu akan menikah dengan CEO di perusahaannya.
SWAN CORNELIO pria tampan dan mapan yang merasa di acuhkan oleh ayu saat pertama kali bertemu. Hal itu yang membuat swan tertarik dengan Ayu hingga dia menyelidiki masa lalunya.
Bagaimana perjalanan kisah Ayu dan Swan dengan hadirnya Mantan kekasih ayu yang mendamba ayu kembali kepelukannya ?
akankah rumah tangga Ayu dan Swan dapat bertahan ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Srayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Canggung
4hari berlalu dengan cepat
sore ini hari kepulangan mama ayu dari rumah sakit
kondisi mama ayu juga semakin membaik,
swan dan ayu menjemput mama nya
swan membawa beberapa barang dan ayu mendorong kursi roda
"anak mama sekarang sudah menikah? tante Rima bilang kalian memutuskan untuk menikah ketika mama kritis"?
"ma, jangan banyak pikiran, ayu dan swan akan melewatkan hari serta menua bersama" ayu sekilas melirik swan
dia masih seperti biasanya
mukanya sangat datar tanpa ada ekspresi
setelah sampai di mobil ayu duduk di samping kursi kemudi dan mamanya berada di bangku belakang
sekarang di dalam otak ayu sangat bingung, bagaimana harus bersikap terhadap swan
beberapa malam kemarin ayu dan swan tinggal berbeda kamar
kalo malam ini harus tinggal berbeda kamar dengan swan maka tentu saja mama nya akan curiga, ayu kawatir itu akan berpengaruh pada kesehatannya
melihat raut wajah ayu yang panik, swan mengulurkan tangan dan mengenggam tangan ayu
tadinya ayu ingin melepaskannya, tapi entah kenapa saat di genggam, ayu merasa hatinya sedikit tenang dan hangat
di sepanjang perjalanan tidak ada yang berbicara
sesampainya di rumah ayu langsung mengantar mama nya masuk ke kamar
ayu bergegas ke dapur untuk menyiapkan makan malam
karena dulunya ketika masa kuliah ayu tinggal ngekost
maka beberapa hidangan sederhana segera siap di meja
setelah siap, dia bergegas menuju kamar swan, memanggilnya untuk makan malam
di meja makan suasananya sangat canggung tidak ada yang memecah kesunyian
setelah selesai makan malam swan menawarkan diri untuk mencuci piring
kebetulan asisten di rumah ayu sedang izin beberapa hari
gerakan swan sangat canggung, butuh waktu lama untuk menyelesaikan beberapa piring dang mangkok
selesai makan, ayu menuju kamar mamahnya untuk melihat keadaan mamanya , ternyata mamanya sudah tertidur dengan lelap mungkin efek obat. ayu akhirnya menuju ruang televisi
ayu duduk di sofa di depan televisi dan swan masih sibuk mencuci piring setelah selesai swan pun pamit ke kamarnya untuk menyelesaikan pekerjaannya
2jam berlalu ayu sangat bosan, dia memutuskan untuk kembali ke kamarnya
tak selang berapa lama ketika ayu mulai terlelap,pintu kamar terbuka
samar samar dia melihat swan memasuki kamar mandi dan berganti pakaian tidur
ayu bangkit dan menggosok matanya
"C..C..Ceo"? ayu sangat panik hingga tergagap, otaknya seakan meledak takut seandainya swan melakukan hal yang tidak ayu inginkan.
Lalu memangnya kenapa, itu sah saja menurut swan, swan adalah suaminya sekarang mereka adalah pasangan yang sah,tapi batin ayu belum siap
"tidurlah,sudah larut" jawabannya masih sangat datar
dia mengambil posisi di sebelah kanan dan berbaring
"oh" ayu menjawab lirih, batinnya bergejolak, ada rasa canggung
dia juga takut hingga badannya tegang dan bahkan mungkin kaku
menyadari hal itu, tangan swan terulur mengusap kepala ayu " meskipun kita pasangan yang sah, tapi aku tidak akan memaksamu melakukan sesuatu yang tidak kamu inginkan".
tangan swan dengan telaten mengusap kepala ayu seperti sedang menidurkan bayi
ayu yang mendapat perlakuan seperti itu hatinya menghangat
dia sangat beruntung mendapat suami sebaik swan
swan juga sangat pengertian dan tidak memaksa ayu melakukan kewajibannya sebagai seoranh istri
mendengar perkataan swan, badan ayu berangsur angsur rileks dan tak butuh waktu lama ayu sudah berada di alam mimpi.
Swan masih menatapi wajah gadis yang berbaring di sampingnya.
Gadis yang mampu menggetarkan hati, mampu memporak porandakan otaknya.
Setiap detik wajah ayu selalu menari nari di kepala swan.
.
.
.
.
.
.
.
. ♥️
aku ga mau begitu Thooorrr😭😭😭