NovelToon NovelToon
Kekasih Kontrak Tuan Kane

Kekasih Kontrak Tuan Kane

Status: tamat
Genre:CEO / Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:209.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: Phopo Nira

Dibayangi rasa penyesalan pada kejadian masa lalu membuat setiap malam Kane Serana Sylvester, sang Prince Mafia dan Ceo yang sempurna di bayangi mimpi buruk.

Hingga suatu hari, Elyshia Cassandra atau sosok gadis yang menjadi tokoh dalam mimpi buruknya kembali hadir dalam kehidupan sebagai Flora Levannia, wanita yang mendaftar sebagai calon salah satu karyawannya. Namun, bukan tawaran kerja yang Kane berikan melainkan tawaran untuk menjadi kekasih kontraknya.

Dan di saat bersamaan Kane di hadapkan dengan pernikahan bisnis dengan mantan kekasihnya yaitu Stella Edith Salvatore yang membuat dirinya hidup dalam mimpi buruk sebuah penyesal selama ini.

Apakah Flora akan menerima tawaran menjadi kekasih kontrak dari atasannya itu atau malah menolaknya? Dan Akankah sosok Flora Levannia memang benar Elyshia Cassandra?

Lalu bagaimana dengan pernikahan bisnis yang datang pada Kane dari mantan kekasihnya, Stella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Datangnya Penyelamat

“Benarkah? Sejak kapan Tuan mudaku ini mau membaca data pribadi klien bisnisnya dan bukankah anda tadi menyuruh saya untuk membatalkan semua pertemuan hari ini” goda Kevin dengan perubahan Tuannya.

“Aish, … Diamlah! Aku sudah berubah pikiran dan tadi aku menyuruh Jaxon untuk membacakannya,” ujar Kane yang tampak tak mau meladeni bercandaan Kevin.

“Benar! Aku yang membacakannya untuk Tuan muda saat kau sedang sibuk mengatur pertemuannya,” jelas Jaxon dengan wajah datar dan dinginnya.

Pembicaraan itu terus berlangsung sampai mereka tiba di depan mobil. Hunter langsung menyambut kedatangan Tuannya yang tampak tidak bersahabat, dia langsung membukakan pintu mobilnya sampai Kane dan Kevin masuk ke dalamnya.

Sedangkan Jaxon lebih suka membuka sendiri pintu mobilnya, sehingga Hunter langsung kembali ke posisinya.

Mobil mulai berjalan meninggalkan perusahaan. Tampak Kevin masih berusaha mengajak Kane untuk bercanda, tapi Kane malah terus mengabaikannya dan menyuruhnya untuk diam.

Biasanya Kane yang selalu mengajak Kevin bercanda, sekarang malah kebalikannya. Tuan mudanya itu tampak terlihat murung sejak keluar daru perusahaan.

“Vin, bisakah kau diam! Di dalam kepalaku ini sedang banyak yang di pikirkan, mendengar mu terus mengoceh membuatku semakin sakit kepala!” ujar Kane sembari menyenderkan kepalanya dan menutup matanya sebentar.

“Baiklah! Aku akan diam sekarang,” sahut kevin yang akhirnya mengalah.

“Hun, kemana kau mengantarkan kekasih dari Tuan muda ini? Pasti sepanjang perjalanan dia terus menanyakan tentang Tuan muda mu ini, buka?”

Kevin memang berhenti menggoda Kane secara langsung, tapi dia mallah beralih menggunakan Hunter sebagai sumber informasinya. Tampak Kane hanya menatapnya dengan tajam, tapi setelah itu dia memilih untuk mengabaikannya.

“Aah, … Nona Flora meminta saya untuk mengantarkannya ke rumah sakit! Dan memang benar, Nona Flora terus menanyakan tentang Tuan muda sepanjang perjalanan kami menuju ke sana,” terang Hunter yang membuat Kevin semakin antusias untuk mengorek informasi lebih jauh lagi.

“Lalu apalagi yang terjadi? Ceritakan semuanya pada kami apa saja yang dia bicarakan?” desak Kevin yang tidak sabar mendengarkan kelanjutan cerita dari Hunter.

“Itu, … Sepertinya Nona Flora sedang dalam masalah.”

Hunter tampak ragu untuk mengatakannya melihat keadaan Kane yang juga tidak terlalu baik hari ini.

“Masalah seperti apa?” Kali ini Kane yang bertanya.

“Dari yang saya dengar Nona Flora belum bisa membayar biaya perawatan Ibunya di rumah sakit selama hampir empat bulan. Lalu ada pula yang mengatakan bahwa Nona Flora berusaha menggoda seorang dokter di rumah sakit itu,” jelas Hunter karena Kane menanyakannya secara langsung.

“Vin, batalkan pertemuan hari ini! Dan Hunter kita pergi ke rumah sakit itu sekarang!” perintah Kane pada keduanya.

“Baik, Tuan muda!” sahut Kevin dan Hunter bersamaan.

Hunter segera memutar balik mobilnya, sedangkan Kevin sibuk untuk mengabarkan bahwa pertemuan hari ini di batalkan.

Sedangkan pandangan mata Jaxon hanya tertuju pada Kane yang tampak tidak baik-baik saja hari ini, lebih tepatnya setelah bertemu dengan sosok Flora yang sangat mirip dengan Shia.

“Apakah Tuan muda sedang sakit? Wajahnya mula terlihat pucat, padahal sebelumnya tidak seperti ini?” batin Jaxon bertanya-tanya.

...****************...

Siapa sangka apa yang kedua perawat itu rencanakan benar-benar terjadi. Sang Manager rumah sakit yang bernama Donny pun merasa telah di bohongi oleh wajah memelas Flora. Terlebih lagi ketika dia memastikan sendiri bahwa Flora memang turun dari sebuah mobil mewah.

Dengan penuh kemarahan Donny, sang Manager rumah sakit langsung mendatangi Flora yang masih berada di ruang perawatan Ibunya yang tengah koma.

Flora pun terkejut dengan kedatangan Donny yang raut wajahnya tampak tidak bersahabat, di tambah dengan kehadiran dua perawat tadi yang menggosipkan tentang dirinya.

“Flora!”

Suara teriakan dari Donny sudah menandakan firasat buruk bagi Flora. Dia sudah bisa memperkirakan bahwa pembicaraan ini pasti mengenai uang biaya pengobatan Ibunya dan berakhir dengan perdebatan yang tiada habisnya.

“Iya, ada apa ‘yah?” tanya Flora seolah tidak tahu apapun maksud tujuan Manager rumah sakit itu menemuinya.

“Kapan kau akan mulai biaya rumah sakit yang menunggak hampir empat bulan? Aku dengar hari ini kau menaiki sebuah mobil mewah?” cecar Donny yang langsung mengatakan pada topik utama yang ingin dia bicarakan.

“Besok! Besok aku pasti akan membayar semuanya,” jawab Flora dengan penuh percaya diri, sebab besok adalah mulai berlakunya perjanjian yang di buat dengan Kane.

“Kenapa harus besok? Kenapa tidak sekarang saja! Katakan pada sugar daddy mu itu untuk segera mentransfer uangnya padamu!”

Dengan tuduhan yang tidak berdasar Donny langsung saja mendesak Flora untuk segera membayar lunas biaya rumah sakit yang menunggak selama ini. Tampak dua perawat tadi tersenyum puas melihat Flora yang merasa terdesak dan terhina di depan semua orang.

“A-apa maksud perkataan anda?” tanya Flora tak percaya.

“Jika kau tidak membayar semuanya hari ini juga, maka aku terpaksa memulangkan Ibumu secara paksa!” ujar Donny yang setelah mengatakan itu langsung berniat meninggalkan Flora seorang diri.

“Ti-tidak! Ibu masih membutuhkan semua peralatan medis ini, jika mereka mencabut semuanya maka Ibu, _....” gumam Flora yang sibuk dengan pemikirannya sendiri sampai tidak menyadari Donny sudah berjalan menuju ruang administrasi untuk mengatakan keputusannya memulangkan Ibu Flora.

Flora tidak tinggal diam saja, dia langsung mengejar Donny agar mau memberinya waktu sampai besok. Akan tetapi, Donny yang mengira Flora hanya membohonginya kali ini dia tidak memperdulikannya sama sekali.

Hingga akhirnya Flora harus berlutut dan memohon agar manager rumah sakit itu memberinya waktu setidaknya sampai besok. Kejadian itu, sontak menarik perhatian banyak orang termasuk Kane, Kevin, Jaxon dan Hunter yang sudah tiba di sana selama beberapa menit yang lalu.

“Aku mohon, … Hiks! Berikan waktu setidaknya sampai besok, _....”

“Tidak bisa! Aku sudah memberimu batas waktu hanya sampai hari ini saja,” tukas Donny tak menggubris sama sekali permohonan Flora.

Hal itu membuat Kane tidak bisa tinggal diam lagi. Kane membelah kerumunan di sana dengan bantuan Jaxon dan Hunter. Kedatangan Kane langsung menjadi pusat perhatian, selain parasnya yang rupawan dan keren. Pengakuannya juga sangat menggemparkan semua orang yang ada di sana.

Kane berjongkok tepat di depan Flora, sedikit membelai wajahnya dan berkata, “Sayang, ada apa?”

“Siapa yang berani membuatmu sampai berlutut seperti ini, Hemm?”

Kane lalu membantu Flora yang masih tampak kebingungan akan kedatangan Kane untuk berdiri.

Kane langsung membawa tubuh Flora dalam pelukannya, dia kemudian menatap tajam pada Donny yang kini membalas tatapannya balik.

Terlihat dari raut wajahnya, dia juga merasa kebingungan dengan kedatangan Kane yang tidak dia ketahui tenyata anak dari pemilik rumah sakit tempatnya bekerja.

Bersambung, ....

1
Yulvita Darnel
cerita action selalu bikin jantung dag dig dug.
Winter192
Gambar visual tokoh kurang kecil Thor 😳😏
Mimi rachmah
Luar biasa
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah aku udah baca ke 2 nya thor
Fahmi Ardiansyah
klu Kevin jdi mensi gini inget Will n rayga Thor.
Fahmi Ardiansyah
yeeee shia senang banget tu cintanya gak bertepuk sebelah tangan.
Fahmi Ardiansyah
iya alhamdulilah Kane n flora masih selamat walau ada korban semoga leana dengan tenang disana.
Fahmi Ardiansyah
ya skrg Kane yg menjadi target Calvin n Stella semoga Kane bisa lolos.
Fahmi Ardiansyah
iya Flo bertahanlah bantuan segera datang untuk mu
Fahmi Ardiansyah
iya semoga Flo bisa di selamatkan
Fahmi Ardiansyah
tu kan Calvin mau menjadikan uji coba lab nya.
Fahmi Ardiansyah
ooh apa Calvin ingin menggunakan tubuh shia sebagai uji percobaan.hingga shia atau Flo bisa melarikan diri jadi shia mengetahui rahasia besar itu.
Fahmi Ardiansyah
👍👍👍👍👍
Fahmi Ardiansyah
iya flora pasti kecewa atas sikap Kane yg mengabaikan shia gara2 adanya Stella.
Fahmi Ardiansyah
iya papa ardion takut juga dgn ancaman mommy.
Fahmi Ardiansyah
semoga mommy berhasil menemukan yg di pasangan pengawalnya Calvin.
Fahmi Ardiansyah
Sama sama serakahnya bisa bisa saling bunuh antara saudara n keluarga tu nantinya
Fahmi Ardiansyah
Flo Kamu sangat beruntung punya mertua n keluarga seperti mereka.
Fahmi Ardiansyah
iya papa ardion betul.
Fahmi Ardiansyah
apa mungkin sebenarnya shia gak hilang ingatan Krn tanpa sadar Flo bicara yg Kane gak mengetahui kebenarannya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!