NovelToon NovelToon
Karena Pengkhianatan

Karena Pengkhianatan

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Nikah Kontrak / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:214.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ceritaku

Pernikahan, adalah suatu momen yang di tunggu tunggu oleh setiap wanita. Apalagi menikah dengan pria yang sangat mereka cintai.

Hari bahagia itu akan menjadi sejarah yang indah di masa depan. Akan menjadi kenangan yang akan di ceritakan kepada putra dan putri mereka kelak.

Namun, bagaimana jika pernikahan nya gagal? Apakah ada seorang wanita memimpikan hal itu?

Tentu tidak, tidak ada seorang pun yang menginginkan hal yang berbau kegagalan.

Tapi, itulah yang gadis ini alami. Di hari pernikahan nya. Dia harus menanggung malu, dia harus merasakan sakit yang sangat sangat sakit.

Calon suami nya, ternyata telah menghamili sang kakak. Mereka telah berselingkuh di belakang nya entah sejak kapan.

Sintia hanya bisa menangis, dan terpaksa merelakan semua ini terjadi. Namun, apakah dia akan hidup menderita dengan kegagalan pernikahan nya??

Bagaimana jadinya, jika mantan sang kakak datang dan melamar dirinya??

Ikutin terus yuk, kelanjutan kisah Sintia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sikap Hangat Verrel

Seperti yang sudah Verrel janjikan, dia mengantar Sintia dengan selamat pulang ke rumah nya.

Sintia menawarkan pada Verrel untuk mampir di rumah nya, namun karena pria itu memiliki urusan yang penting, dia menolak undangan kekasih nya itu.

"Hati hati yah"

Verrel tersenyum, dia menahan tangan Sintia yang ingin membuka jas nya.

"Tidak apa apa, kamu pakai saja"

"Tapi kami ada pertemuan, masa tidak memakai jas" balas Sintia.

"Kamu tidak perlu khawatir,pakai jas atau pun tidak, mereka tidak akan bisa berbuat apa apa pada ku" ucap Verrel penuh percaya diri.

Sintia memutar matanya, mendengar kepercayaan diri pria yang sebentar lagi akan menjadi suaminya.

"Yayaya...Tidak akan ada yang berani menyanggah mu, ayo sekarang pergilah, sebelum orang merasa kesal menunggu mu"

Sintia mendorong Verrel ke mobil, agar pria itu segera pergi. Karena, semakin lama dia berada di dekat pria ini, maka semakin tidak beraturan pula detak jantung nya.

Apa dia sudah jatuh cinta pada Verrel??

Oh tidak secepat itu, Sintia merasa perasaan nya seperti ini karena dirinya belum pernah mendapatkan perhatian seperti yang Verrel berikan padanya.

Deg.

Sintia terkejut merasakan pelukan hangat dari Verrel yang secara tiba-tiba.

"Verrel!" Desis nya.

"Apapun yang akan terjadi, kamu akan tetap menjadi milik ku, percayalah pada ku. Mereka tidak akan menindas mu lagi." Bisik nya.

Sintia membalas pelukan Verrel, meskipun sedikit janggal, namun Sintia tetap berusaha untuk berpikir positif, dia tidak mau salah mengartikan semua ini.

Balas dendam, yah itulah yang membuat mereka bersama, tidak karena hal yang lain.

"Apapun yang mereka katakan, kamu lawan saja. Jangan mau di tindas, jika kamu takut, panggil aku! Mengerti?"

Sintia mengangguk, dia mengurai pelukan Verrel di tubuhnya, lalu mendorong pria itu agar segera masuk ke dalam mobil.

"Bye..." Seru Sintia melambaikan tangan, senyum manis tak lepas dari bibir nya.

"Apapun ini, meskipun terlalu singkat. Seperti nya aku merasa nyaman bersama mu" batin Sintia. Dia masih memperhatikan mobil Verrel yang semakin menjauh.

Tanpa Sintia dan Verrel tahu, Sela menyaksikan segala nya. Dia merasa marah dan cemburu.

Dulu, pria itu sangat miskin dan sekarang sudah kaya, malah bersama sang adik.

"Aku tidak bisa menerima ini, aku tidak bisa membiarkan Sintia menerima keindahan yang dulu aku rintis bersama Verrel!"gumam Sela penuh kebencian, dia akan memikirkan rencana untuk mengacaukan pernikahan adik nya.

Sintia masuk ke dalam rumah, dia berjalan santai mengabaikan tatapan dari beberapa pegawai di rumah nya.

"Dari mana saja kamu?"

Suara bariton yang terdengar nyaring di telinga Sintia membuat dia menghentikan langkahnya.

Danrem meneliti penampilan putrinya, mata nya menajam saat melihat jas hitam milik seorang pria yang di tebak, itu milik Verrel.

"Pulang kencan" jawab nya acuh, kemudian melanjutkan langkah nya.

"Sintia, papa mama ngomong sama kamu"

"Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi"

Sintia terus menaiki anak tangga, mengabaikan teriakan papa nya yang terus memanggil namanya.

Blam.

Pintu kamar tertutup dengan hempasan kuat, tak lupa gadis itu juga langsung mengunci nya. Agar tidak ada yang bisa masuk ke dalam kamar nya.

Di depan cermin, Sintia menatap pantulan dirinya. "Cantik" hanya satu kata itu yang keluar dari mulutnya.

Sintia melihat jas hitam milik Verrel, dia memeluk nya erat, seakan sedang memeluk pria itu.

"Apa dia bersungguh sungguh?"gumam nya. Pikiran Sintia melayang pada pembicaraan nya dengan Verrel di cafe pinggiran tebing tadi.

Dengan jelas pria itu ingin menjadikan dirinya sebagai wanita nya. Yah, walaupun tanpa cinta.

"Huaaaahhh...Melelahkan sekali" lenguh Sintia sembari merenggangkan otot otot tubuhnya. Setelah itu, gadis cantik itu memutuskan untuk membersihkan diri.

Sedangkan di ruang tamu, Sela melihat papa nya melampiaskan amarahnya dengan memukul mukul bantal sofa.

"Papa. Ada apa?"

Sela duduk di samping papa nya, mengusap lengan papa nya sebagai tanda simpatinya.

"Apa papa bertengkar dengan Sintia lagi?"

Danrem menggeleng.

"Lalu, kenapa papa terlihat marah?"tanya Sela penasaran, meskipun dia sudah tahu apa yang terjadi, dia hanya ingin papa nya menceritakan langsung padanya.

"Dia semakin keras kepala, papa ingin berbicara dengan nya, tapi dia tidak mau! Bahkan dia mengabaikan panggilan ku!"

"Dia memang sudah berubah pa, dia pasti termakan hasutan pria itu. Papa ingat, bagaimana sombong nya pria itu" balas Sela.

Bukan nya membuat masalah segera selesai, gadis itu malah membuat masalah semakin rumit. Hati Danrem semakin marah pada Sintia.

"Karena itulah, papa tidak ingin adik mu terjerumus dengan pria itu. Dia itu sangat kejam, papa tidak yakin jika dia mendekati adik mu tanpa maksud" danrem menggeram, menahan amarah yang seakan meletup letup di ubun ubun.

Melawan Verrel tidak lah mudah, tidak ada satupun yang bisa melawan nya. Seluruh dunia tahu, betapa gilanya mafia licik itu.

"Memangnya dia itu siapa pa, mengapa papa begitu benci dengan nya?" tanya Sela, dia berusaha memancing papa nya untuk mengorek informasi tentang Verrel. Sela ingin tahu, mengapa pria itu dulu nya berpura pura miskin bersama nya.

"Kamu tahu, dia itu sangat licik. Semua harus sesuai yang dia inginkan. Bahkan perusahaan kita hampir bangkrut karena dirinya."

"Dia musuh kita, meskipun dia tidak meluluh lantakan bisnis kita hingga ke akarnya. Tapi, bisnis kita tidak bisa berkembang, hanya stuk di situ situ saja. Dia itu bajingan!semua orang membencinya, tapi tidak bisa melawan nya!"

Sela terdiam, mendengarkan semua cerita papa nya. Sekarang, muncul pertanyaan di dalam benak nya.

"Apa tujuan Verrel menerima nya? Mengapa dia berpura-pura miskin kepadanya?"

Sela memeluk lengan papa nya, berpura-pura merasa bersalah atas apa yang terjadi.

"Maafkan aku pa, karena aku semua ini terjadi"lirih nya.

Danrem menggeleng, dia mengusap jemari putri nya. "Tidak nak, ini bukan salah mu"

"Tapi pa, ini salah ku. Karena aku Sintia jadi dekat dengan pria itu"

"Ssttt...Sudah, lebih baik kamu perhatikan kondisi kesehatan mu, Pastika bayi mu juga sehat"

Sela mengangguk, dia semakin memeluk lengan papa nya erat. Dalam hati, dia bertekat untuk merebut kembali Verrel dari genggaman tangan adik nya.

"Ya sudah pa, papa ke kamar gih. Istirahat, tenangkan pikiran papa, biar gak kalut mikirin Sintia" ujar Sela perhatian.

Danrem pun mengangguk pasrah, dia menuruti permintaan putri sulung nya.

Sangat cepat berubah, semua situasi sudah berubah begitu saja. Awal nya Sela yang menghancurkan pernikahan adik nya. Kini malah Sintia yang di salahkan karena dekat dengan pria seperti Verrel.

1
Lucia Utami
/Drool//Heart//Good/
tri kutmiati
ending yg bikin kecewa
Happy Kids
lah ga kebalik?? harusnya jbunya ngomong gt ke kakaknya kali. kenapa bisa binall.. ga mikir nama baik keluarga apa? ga mikir risikonya??
Happy Kids
enteng banget mulut ibunya. ga ada empatinya
Soumena Mishy
sepertinya Mr t sodaraan dh Ama sintia
angel
gk jelas
Jasmine
seruuuuuuuu
Farrel Hikaru
up lagi donk sis
Ceritaku
Abis lebaran di up kak. sekarang lagi banyak kerjaan
Susi Septianingrum
koq ga update2 lagi thor
November
lanjut
INDRA
minta maaf juga ya thor klau komenya kasar or da buat tersingung,semoga lancar dan terus berkarya semangat
Ceritaku: Iya kak, gak papa... Aku juga salah, gak teliti liat nya. tahu lah menjelang puasa ni jadwal sangat padat, gak sempat liat ulang
total 1 replies
Liswati Angelina
perang akan dimulai......
Ceritaku: bersiap lahh
total 1 replies
November
lanjut
INDRA
lagi mager nulis atau sengaja thor da berapa x baca slalu ada pengulangan bab
Ceritaku: maaf kak. kesalahan mengcopy. bukan di sengaja kak.🙏🙏🙏 ini akan menjadi yang terakhir kesalahan
total 1 replies
Eva Pramita
diulang
Susi Septianingrum
sama lagi thor
Ceritaku
astagaaa
Machmudah Lumadi
kok sama thor
Herlin Naira
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!