NovelToon NovelToon
Bukan Pengantin Pengganti

Bukan Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:CEO / Pengganti / Angst / Tamat
Popularitas:644.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nopani Dwi Ari

Velia harus rela menggantikan sang kakak yang kabur di hari pernikahannya dengan Daniello. Laki-laki yang memiliki kelakuan menyimpang, sampai dimana sang ayah mertua meminta janji pada Velia agar mengubah sang anak menjadi laki-laki yang normal.

"Berjanjilah pada papah, bahwa kamu. Akan membawa anak papah ke jalan yang benar,"

"Tapi..."

Dengan memelas ayah mertua Velia Tuan Samanta memohon pada dirinya, membuat Velia tak bisa berbuat apa pun. Dan belum lagi cinta masa lalu Velia dan Daniello yang kembali, saat mereka saling cinta.

Akankah mereka bersama? Ikuti kisah Velia dan Daniello.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopani Dwi Ari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part.12

Pukul dua dini hari, Velia terbangun karena lapar. Dia lupa belum makan malam, dan hanya makan siang saja itu pun makan mie ayam.

Velia melangkah gontai menuju kamar mandi, dia membasuh wajahnya lalu menatap pantulan dirinya di cermin. Dia menghela nafas pelan, sebegitu buruk kah dirinya? Sampai orang-orang tidak bisa menyayangi dirinya, dan hanya untuk di manfaatkan!

Velia mengambil jubah tidurnya, untuk menutupi tubuh polosnya. Ya walau menggunakan Lingeri, tapi dia memang terlihat polos.

Sebelum keluar kamar, dia melirik sekilas pada Ello yang masih terlelap. Menutup pintu dengan rapat, menuju ke dapur. Velia sudah biasa terbangun di jam seperti ini, oleh hal yang kadang membuatnya sedih, atau menganggu pikirannya. Bahkan dia sampai bisa tak tidur beberapa hari.

"Emm... Masak apa ya? Masa mie lagi sih? Tapi gak apa lah, aku bisa tambahin sayur." Gumamnya.

Velia pun mengeluarkan satu bungkus mie instan Korea, dia pun bercita-cita pergi ke Korea. Padahal bisa saja, minta pada Mommy Mila, tapi Mommy Mila adalah orang yang pelit tapi jika pada Sherlin dia bisa sangat baik. Mengingat itu pun dia mendengus tak suka.

Tak butuh waktu lama, masakan Velia sudah siap. Dia terkejut saat mendapati Ello yang sudah duduk manis di kursi meja makan. Velia memincingkan matanya.

"Ngapain lo disini?"

"Velia kita sudah sepakat, untuk mengubah nama panggilan kan! Jadi jangan lo, gue lagi. Lebih baik aku, kamu." Papar Ello.

"Ya... Ya, ya. Terserah, lalu kamu mau apa disini?"

"Kamu lupa aku juga belum makan malam, aku kira di rumah Mommy bakal di ajak makan malam dulu. Ehh malah dimarahin," ujar Ello, membuat Velia memutar bola mata malas.

"Ya sudah ini saja makan berdua, lumayan banyak kok. Karena aku tambahin sayur, sosis, dan baso." Jelas Velia.

Ello pun menganggu sebagai jawaban, lalu Velia memberikan satu sendok dan garpu lagi. Dan menaruh dua minuman, mereka makan semangkuk berdua mencoba melupakan masalah mereka sejenak.

Sesekali Ello melirik wajah Velia yang memerah, karena kepedasan dan bibirnya pun ikut merah.

"Keliatan banget seksinya."

Ello pun ingin sekali merasakan bibir Velia kembali.

****

Alvaro berharap, Ello berpisah dari Velia. Dengan adanya isu tersebut, dia makin leluasa untuk mengompori ibunya Ello Grasia.

"Seharusnya aku gak usah setuju akan pernikahan mereka, jika pada akhirnya Ello punya rasa. Pada perempuan itu," gumam Alvaro.

"Belum satu bulan, sudah berubah haluan." Kesal Alvaro.

Dering ponsel mengalihkan atensi Alvaro, tertera nama sang ibu.

"Ya... Bun," jawabnya malas.

"Kamu dimana? Kenapa Indi gak pernah kasih kabar bunda?" tanya Bunda Jasmine.

"Aku tidak tahu bunda, aku bukan baby sitter nya." Ujar Alvaro.

Terdengar helaan nafas dari sebrang sana.

"Al? Sampai kapan kamu marah sama bunda? Aku ibu mu, merindukan mu. Wajar ingin memberi yang terbaik untuk anaknya." Papar Bunda Jasmine.

"Menikah dengan Indi, bukan yang terbaik untuk ku bunda. Indi bukan tipe ku," ketus Alvaro.

"Lalu seperti apa pilihan mu?"

"Yang baik dan sempurna, harus setara dengan kita."

"Baiklah bunda akan memberikan mu kesempatan mencari pilihan mu sendiri, dalam waktu satu bulan. Jika dalam waktu satu bulan, kamu gak dapat. Maka kamu harus menerima perjodohan dengan Indi," cetus bunda Jasmine dengan penuh ketegasan.

"Iya... Iya, sudah dulu aku sibuk." Ketus Alvaro mematikan telepon sang ibu.

Indi sejak tadi mendengar pembicaraan Alvaro dan ibunya, namun dia mencoba tak peduli.

Alvaro kemudian menatap ponselnya, dia kesal karena Ello tak menghubungi dirinya. Biasanya mereka bisa berjam-jam, melakukan panggilan video.

"Kemana dia? Awas aja jika mengabaikan ku," dengus Alvaro.

Dia pun memilih menyibukan diri dengan pekerjaannya, Indi pun nampak malas masuk ke ruangan Alvaro.

"Jika bukan karena bunda Jasmine, gue ogah jadi sekretaris dia!" kesal Indi.

Dengan terpaksa beranjak dari duduknya, dan masuk ke ruangan Alvaro. Indi sendiri belum mengetahui berita dirinya, karena wajahnya di blur sementara Velia tidak. Velia pun tak memberitahu Indi, karena tidak ingin sahabatnya itu bersedih.

****

Tepat pukul sembilan pagi Tuan Samanta telah tiba di bandara, dia memerintahkan supir langsung menuju apartemen sang anak.

Menurut anak buah Gerry, Velia tidak kemana-mana. Karena dia di keluarkan oleh Mila dari perusahaan Lawrence, perusahaan yang bergerak di bidang fashion dan tour and travel.

"Kenapa Mila mengeluarkan Velia?" tanya Tuan Samanta pada Gerry.

"Menurut info yang saya dapat, nona Velia sudah menikah. Jadi dia harus patuh pada suami," jelas Gerry merasa heran dengan alasan, yang di berikan anak buahnya yang berada di kediaman Lawrence.

"Alasan macam apa itu? Mila... Mila."

Tuan Sam hanya menggeleng kepala, tidak habis pikir akan alasan sang besan.

"Satu lagi tuan."

"Apa?"

"Nona Velia adalah anak dari sekertaris Tuan Cris," ucap Gerry, membuat Tuan Sam terkejut.

"Maksud mu?"

Gerry pun menceritakan fakta yang dia dapat dari salah satu anak buahnya, saat dia tahu bahwa Sherlin batal menikah dan di ganti Velia. Gerry langsung mencari info tentang Velia.

"Begitu tuan, selama ini Nyonya Mila hanya memberi alasan pada semua orang. Bahwa Velia adalah anak yang tak di harapkan, padahal faktanya dia anak dari istri siri Tuan Crist." Papar Gerry.

Tuan Sam pun mengangguk, dia pun berfikir memang dulu Crist memiliki sekretaris. Selain ayahnya Alfa, namun setelah isu dia menjalin hubungan dengan Crist sekretaris tersebut berhenti bekerja. Dan menurut info yang dia dapat, sekretaris tersebut meninggal dunia, setelah sesaat melahirkan Velia.

Apa jadinya jika Velia tahu tentang semua fakta tersebut, pantas saja Velia tak mirip dengan Sherlin atau Mila. Hanya postur tubuhnya yang mirip.

"Tuan sudah sampai," ujar Gerry, membuyarkan lamunan Tuan Sam.

Tuan Sam pun turun, dan langsung menuju lift. Semua orang sudah tahu dan langsung mengangguk hormat, siapa Samanta Johnson.

Setibanya di apartemen sang anak, Gerry menekan bel unit tersebut. Tak lama Velia membuka pintu.

"Papah?"

"Apa kabar nak?"

"Baik pah, ayok masuk." Ajak Velia.

"Saya tunggu di luar saja tuan," kata Gerry.

"Ya."

Tuan Samanta pun sudah duduk di ruang tamu, ini kali pertamanya mengunjungi apartemen sang anak.

"Di minum Pah,"

Velia meletakan secangkir teh hangat, dan cookies. Dia pun ikut duduk di sebelah sang papah mertua.

"Papah sudah tahu gosip itu," ujar Tuan Sam.

"Papa harap, kamu jangan mudah goyah nak! Tetaplah bersama dengan Ello, papah yakin Ello. Akan berubah bersama mu, untuk urusan Mommy Grasia. Biar papah saja yang mengurusnya," lanjutnya lagi.

"Tapi Pah, seluruh Indonesia tahu aku. Dan mereka sudah mencap buruk aku," lirih Velia.

"Aku ingin menyerah Pah,"

"Jangan nak, papah mohon." Pinta Tuan Samanta.

Velia menggeleng dia pun bimbang.

"Papah akan menghentikan semua gosip itu, dan akan memperingati semua akan yang menjelekan mu."

"Baiklah Pah, tapi sesuai perjanjian."

Tuan Samanta pun mengangguk, dia akan menindak orang-orang yang menjelekan Velia. Termasuk Mila ibu yang di anggap kandung oleh Velia.

tbc...

Maaf typo jangan lupa tinggalkan jejak, makasih 🙏

Maaf untuk beberapa hari mungkin akan telat updatenya.

1
🌺🌺
ceritanya seru dan bagus
neny
cerita nya bagus,,maaf aq boom like dr bab 1 sampe bab 38,,slnya lp,,semangat kak othor 💪😘
AriNovani: Makasih kakk 🥰
total 1 replies
Virna Vaina Voona
entah apa yang merasuki mu~~~
Virna Vaina Voona
si velia pasti syik syak syok tuh.. hahaha
Virna Vaina Voona
velia nama ku waktu kecil wkwkwk
Yati Alwayss Lealy
Kecewa
AriNovani: saya lihat semua novel yg kau baca, di bilang buruk sma kecewa coba anda nulis novel biar saya nilai
total 1 replies
Yati Alwayss Lealy
Buruk
AriNovani: menurut lo yg bagus yg kaya gimana?
total 1 replies
Shifa Burhan
hebat pemikiran wanita dalam membuat novel

Dev melecehkan istri orang segitu aja hukumannya
alvaro juga menyerah istri orang untuk dilecehkan dan percobaan pembunuhan malah tidak dapat hukuman sama sekali

dan ene eng saat wanita lain yang melakukan kesalahan

keyra melakukan kesalahan pada beliau langsung diberi hukuman disekap dan dibuat menderita dan taura baru dibebaskan

aku setuju semua tokoh jahat mendapatkan kesempatan berubah tapi yang jadi masalah kenapa hanya wanita jahat yang dapat hukuman yang kejam sedangkan pria2 jahat bebas begitu saja, bahkan setelah melecehkan istri orang

ini lah sifat wanita, mereka akan kejam pada wanita lain yang jahat padanya tapi akan lembut dan tidak tega pada pria lain yang jahat padanya
AriNovani: Terima.kasih masukannya 🙏
total 2 replies
Mochi 🐣
💕💕💕
AriNovani
💙💙💙
Vien Habib
Luar biasa
Nila
Bella jangan bodoh. Hil mu bisa dihitung bulannya. Kapan kamu dilecehkan Dev.
Yani Citra: A dia
total 1 replies
Nila
Kalau Alvaro mau pasti bisa sembuh
Nila
Ello nggak tegas
Nila
Alvaro harus kasihan pada kedua orang tuannya
Nila
Alvaro butuh psikiater.nKisqh yg tragis
Nila
hancur kan Alvaro. manusia jadi- jadian menyalahi kodrat
Nila
👍👍👍💪💪
Nila
Susul istri mu El
Nila
Alvaro jahat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!