NovelToon NovelToon
SUGAR MAMMY

SUGAR MAMMY

Status: tamat
Genre:Berondong / Playboy / Janda / Beda Usia / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: bundew

Xena Olivia janda cantik berusia 35 tahun sengaja merayu Oliver King Maxime pacar Bianca anak tirinya, yang berusia 14 tahun lebih muda darinya untuk menjadi simpanannya karena dia berpikir Oliver mendekati Bianca hanya untuk menghabiskan hartanya saja.

"Jadi simpananku,maka aku akan memberikan semua apa yang kau butuhkan",tawar Xena.

" Apa kamu yakin?",tanya Oliver.

"Tentu saja,asal kamu mau berpisah dari Bianca".

"Bagaimana kalau aku minta kita bercinta minimal 3 kali dalam semingu ,apa kamu juga sanggup? ",tantang oliver.

Oliver King Maxime pemuda tampan sang casanova kampus putra satu satunya pemilik Maxime Corp.sudah membuat Bianca jatuh cinta setengah mati padanya dengan rela melakukan apa saja untuk membuat Oliver mau menjadi kekasihnya meski Oliver selalu menolaknya.

Penasaran?,silahkan baca kelanjutannya.
🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Sengaja Membuat Ulah.

Oliver turun kebawah bermaksud pergi keclub menemui teman temannya tapi saat sampai diruang tamu dia berpapasan dengan sang Daddy yang baru saja pulang.

"Mau kemana kamu malam malam begini",tegur Darent pada putranya itu.

"Bersenang senang dengan teman temanku kemana lagi",jawab Oliver dengan berlalu pergi meninggalkan sang Daddy.

"Tunggu! ",ucap Darent yang membuat Oliver langsung menghentikan langkahnya dan berbalik menatap kearah sang Daddy.

"Ada apa Dad?,aku sudah ditunggu teman temanku sekarang".

"Apa kamu masih marah dengan Daddy karena masalah yang tadi pagi? ",tanya Darent dengan nada melemah pada Oliver.

"Lupakan saja,tapi aku tetap tidak suka Daddy berhubungan dengan perempuan itu".

"Kenapa?,apa kamu mulai perhatian dengan teman teman perempuan Daddy?".

Oliver mengedikkan bahu,"Dia tidak cocok dengan Daddy carilah seseorang yang benar benar mencintai Dady sekarang".

"Apa maksud ucapanmu?, apa itu artinya kamu tidak marah lagi kalau Daddy bermaksud ingin menikah lagi?" tanya Darent harap harap cemas karena dulu Oliver sangat marah saat dia ingin menikah lagi setelah mommynya meninggal dan itu sempat membuat mereka bertengkar hebat.

"Ya... tapi jangan dengan perempuan ini".

Darent mengerutkan keningnya mendengar itu,"Kenapa apa kamu mengenal atau pernah mendengar hal buruk tentang teman Daddy ini?".

"Sudah kubilang dia bukan perempuan baik baik".

"Apa maksudmu mengatakan itu berulang kali pada teman Daddy sementara selama ini Daddy tidak pernah melarangmu melakukan apa yang kamu suka atau berteman dengan siapa saja!".

"Aku juga tidak melarang Daddy berhubungan dengan perempuan manapun kalau memang dia perempuan baik baik!".

"Atas dasar apa kamu menghina teman Daddy ini, tanpa tau apa yang sudah terjadi padanya".

"Aku tidak perduli statusnya sebelum ini tapi bagaimana bisa Daddy begitu membelanya sementara dia hanya bermain main denganmu Dad".

"Dia bukan perempuan seperti itu!,kami hanya perlu waktu untuk lebih saling mengenal sebelum.... ".

"Sebelum Daddy semakin ditipunya begitu maksud Daddy? ".

"Jangan menilai seseorang seburuk itu sebelum kamu mengenalnya Oliver",ucap Darent masih berusaha menahan emosinya saat itu.

"Dad ini bukan tentang harta Daddy tapi aku bicara tentang perasaan Dad, dia tidak serius dengan Daddy".

"Bagaimana kamu tau?! ".

"Karena dia mencoba merayuku setelah pulang bersama Daddy itu tidak terjadi sekali tapi....".

"Cukup!!!, itu tidak mungkin aku mengenalnya meski dia punya masalalu kelam tapi dia tidak mungkin melakukan itu!!".

"Terserah kalau Daddy tidak percaya ucapanku tapi aku akan melakukan apa saja supaya kalian tidak bisa bersama",ucap Oliver dengan berjalan pergi meninggalkan Darent yang terpaku ditempatnya mendengar

apa yang dikatakan Oliver barusan.

***

Setelah perdebatan itu Oliver melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju keClub Montana tempat dia dan teman temannya akan bertemu.

"King!",sapa Mario dan Jack saat melihat Oliver turun dari mobilnya.

"Ayo",ajak Oliver pada kedua sahabatnya itu.

"Apa ada masalah?",tanya Mario dengan menatap wajah Oliver yang terlihat sangat kesal sekarang.

"Iya... aku baru saja bertengkar lagi dengan Daddyku",jawab Oliver dengan menghempaskan tubuhnya disofa.

"Apa serius? ",tanya Mario lagi terlihat khawatir.

Oliver menghela nafas keras, "Iya".

"Jadi? ".

"Sudahlah aku terlalu kesal sekarang kalau mengingat hal itu,jadi ayo kita bersenang senang sekaligus membalas dendam pada orang yang sudah membuat aku bertengkar dengan Daddyku kali ini".

"Siapa?",tanya Mario merasa penasaran.

Oliver hanya menoleh tanpa menjawabnya.

"King?!",tanyanya lagi tapi Oliver menggelengkan kepala pertanda dia tidak ingin membicarakan lagi masalah itu.

"Pesan beberapa botol minuman dan juga sewa tiga gadis untuk menemani kita bersenang senang sekarang",perintah Oliver yang membuat mereka saling pandang.

"Kenapa kalian masih diam saja,apa kalian tidak ingin bersenang senang sekarang?", tanya Oliver dengan menyandarkan tubuhnya disofa.

"Baiklah tapi apa kamu benar benar tidak ingin menceritakan apapun pada kami?",tanya Mario khawatir.

"Tenang saja aku sudah membereskan masalah ini",jawab Oliver dengan tersenyum smrik.

Mendengar itu akhirnya Mario dan Jack hanya mengangkat bahu mereka karena mereka tau kalau Oliver tidak ingin bicara maka bagaimanapun mereka memaksanya dia tetap tidak akan bicara.

"Sepertinya mulai besok aku akan pindah dari rumah",ucap oliver dengan menyesap minuman digelasnya.

Jack dan Mario langsung menoleh kearah Oliver mendengar itu.

"Pindah?!,kenapa? ",tanya mereka berbarengan.

"Hanya ingin mencoba mandiri",jawab Oliver dengan menerima gelas dari gadis disampingnya yang menemani mereka minum.

"Apa karena masalah dengan Daddymu karena itu kamu ingin pindah".

"Ya... dan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh Mammyku",ucap Oliver dengan ekspresi penuh rahasia.

"Mommy apa itu calon ibumu yang baru?",tanya Jack yang dijawab Oliver dengan senyum smriknya.

"Ayo kita berfoto sayang",ucap Oliver pada perempuan disampingnya itu.

Jack dan Mario hanya menatap bingung dengan apa yang dilakukan oleh Oliver saat itu.

"Duduklah dipangkuanku agar kita terlihat sangat mesra",perintah Oliver lagi pada perempuan dengan pakaian sexy itu yang mengiyakan saja apa yang diperintahkan Oliver padanya.

"Bagus",ucap Oliver dengan mengecup sekilas bibir perempuan itu saat menjepretkan kamera ponselnya.

Setelah melakukan itu dia mendorong tubuh perempuan bayarannya itu.

"Turunlah! ",perintahnya pada perempuan itu setelah dia berhasil mengambil beberapa fotonya dan perempuan tadi.

"Apa kamu ingin kita melanjutkan kencan kita malam ini? ",tawar perempuan itu dengan sengaja menggesekkan dadanya ketubuh Oliver.

Melihat perempuan itu mulai agresif Oliver segera mendorong keras tubuh perempuan itu sampai hampir terjungkal.

"Aku tidak tertarik,ini bayaranmu tadi",ucap Oliver dengan memberikan uang pada perempuan itu lalu bangkit dari duduknya.

"Kamu akan kemana King? ",tanya Jack dan Mario.

"Ayo kita kembali,aku lelah besok harus kuliah pagi",ucap Oliver pada kedua temannya itu.

"Bagaimana dengan semua ini? ",tanya mereka dengqn menunjuk botol botol minuman diatas meja itu.

"Biarkan saja toh aku membelinya bukan dengan uang milikku",ucap Oliver yang membuat Jack dan Mario saling tatap bingung tapi kemudian ikut pergi dari tempat itu.

****

Sementara dirumah Xena**

Xena sedang sibuk mempersiapkan Materi rapat untuk besok tiba tiba ada notifikasi masuk berasal dari pengeluaran kartu kreditnya.

Xena segera membukanya dan seketika keningnya langsung berkerut melihat nominal dalam laporan itu.

"Apa yang dibeli sibrengsek itu malam malam seperti ini",gerutunya kesal,tapi belum sempat hilang rasa kesalnya tiba tiba beberapa pesan masuk keponselnya lagi membuat Xena segera membukanya karena dia tau itu dari Oliver.

"Sayang sekarang aku sedang berada disini",bunyi pesan itu bersama beberapa foto Oliver yang sedang berada diclub bersama teman temannya dan perempuan dengan pakaian sangat sexy yang berada dipangkuannya.

Melihat Itu Xena langsung memaki kesal dan seketika konsentrasinya untuk bekerja hilang.

Like...

Koment....

1
Jamayah Tambi
Takut Daren adavwanita lain
Jamayah Tambi
Pelik,kehidupan mcm apa itu.Saya haya tak boleh terima hubungan ranjang tanpa nikah.
Jamayah Tambi
Sudah,Daren pun gatal
Jamayah Tambi
Arora ke
Jamayah Tambi
Sampai bila tak selesai klu dua2 begini.Egois
Jamayah Tambi
Dah tua tp tak boleh kawal emosi.Mcm budak remaja.
Jamayah Tambi
Hubungan apa seoerti itu.Tidur seranjang, tidak menikah, hanya kekasih.dah mcm tak ada matlamat hubungan merwka.Sudah dewasa ,punya cucu tp tentang hubungan masih sempit.Haya tau kepuasan atas ranjang.Mcm tak ada tanggungjawab.Hah, tak tau la hubungan mcm apa.Tepuk dada tanya hati Ada otak dan akal pikir dgn waras.Apakah agama kamu tidak melarang hubungan zina
Jamayah Tambi
Si Vania pun degil,Daren pula tak mau berterus terang
Jamayah Tambi
Jenapa pulak hubungannya dgn Arora kandas ./Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Ada apa ni
Jamayah Tambi
Klu suka apa salah terus terang/Grin//Grin/
Jamayah Tambi
Jangan berhenti mengharap Vania
Jamayah Tambi
Ni x kembali muncul
Jamayah Tambi
Kamu tak lihat anaknya lagi
Jamayah Tambi
Wah,sampai mengikut ke Mexico
Jamayah Tambi
Lupakan Macel
Jamayah Tambi
Menyibuk jer
Jamayah Tambi
Gila ke
Jamayah Tambi
sampai bila kauvhidup beginibVania.Kau dah tak muda lagi
Jamayah Tambi
Ah pelik,klu berteman mana mungkin melakukan hubungan ranjang/Sob//Sob/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!