NovelToon NovelToon
Akan Kubalaskan Dendamku

Akan Kubalaskan Dendamku

Status: tamat
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:949.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: Rika Gumay

Sakit hati akibat diperlakukan tidak adil oleh keluarganya, hingga dia harus diasingkan di luar negeri.
Ericka Victoria kembali membawa misi balas dendam terhadap keluarganya itu. Apalagi setelah dia mendengar kakak perempuannya, Reva harus dipaksakan menikah dengan mafia kejam.
Dia tidak ingin kakaknya menjadi korban juga akibat kekejaman ayah dan ibu tirinya itu.
Belum lagi rahasia yang mengungkapkan identitas asli mendiang ibunya, dan kematian ibunya yang diakibatkan oleh ibu tirinya.
Keluarganya hancur oleh ibu tirinya itu, demi menguasai harta ayahnya dia rela melakukan apa saja.
Akankah Ericka Victoria berhasil membalaskan dendamnya dan bisa menyelamatkan kakak perempuannya? Atau sebaliknya?
Benarkah Mendiang Ibunya pewaris dua keluarga besar di kerajaan bisnis permata terbesar di kotanya itu?
Ericka Victoria akan menjadi putri kaya raya penuh kuasa atau kembali menjadi upik abu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika Gumay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepanikan Pramudya

Pak Dewantoro masih memikirkan kata-kata Reva tadi, dia menghela napas berat.

"Bukan Ayah tak sayang atau tak peduli dengannya Reva, hanya saja Ayah tak sanggup menerima kenyataan.

Anggap saja Ayah adalah lelaki lemah, pengecut. Tapi Ayah akan menerima semua resiko dan konsekuensinya.

Bagi Ayah, kalian semua tetap anak yang paling Ayah sayangi dan tak ada yang bisa menggantikannya," gumamnya.

Tok! tok! tok!

Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya.

"Siapa?" tanya pak Dewantoro.

"Saya Pak," Asisten pak Dewantoro masuk kedalam ruangan.

"Ada perlu apa?" tanyanya lagi.

"Kalau tak ada keperluan atau pekerjaan, boleh saya izin pulang dulu pak?" tanya asistennya.

"Boleh, kau boleh pulang" kata pak Dewantoro.

"Permisi Pak," katanya berlalu pergi.

Pak Dewantoro menyandarkan punggungnya ke sofa diruang kerjanya itu.

Pikirannya masih melayang-layang mengingat kenangan masa lalunya, saat masih bersama mendiang istrinya dulu.

*

Diluar, Reva masih berkutat dengan mobilnya. Saat dia ingin pulang, ternyata mobilnya mogok tidak bisa jalan.

"Si*lan, kenapa pake acara mogok segala sih? Aku bisa terlambat ini. Mana gak bisa benerin mobil lagi," dia nampak sangat kesal sekali.

Dia mengeluarkan HP-nya untuk menghubungi seseorang, tapi tidak satupun yang mengangkat telponnya.

"Orang-orang ini kalau diperlukan tak pernah ada, giliran mereka butuh aku semuanya pada nempel padaku!" teriaknya kesal.

Dia menendang-nendang ban mobilnya itu, dia melampiaskan kekesalannya pada mobil kesayangannya itu.

Tiin! tiin!

Bunyi suara klakson mobil, terlihat mobil sedan menghampirinya.

"Nona, anda masih disini? Butuh bantuan?" tanya Bram, asisten pak Dewantoro.

"Ah, Mas Bram. Iya nih, mobilku mogok aku gak bisa benerin nya," katanya terlihat lesu.

Bram menghentikan mobilnya ke tepi, lalu mencoba melihat kondisi mobil Reva.

"Kapan terakhir Nona menservis mobilnya?," tanya lagi Bram.

"Aku gak ingat Mas, semua urusan mobil biasanya aku minta tolong mang Ujang.

Sopirnya Ericka, dia juga mengurus mobilku juga. Ini sudah malam, tidak enak jika aku harus menghubunginya malam-malam begini." Ujar Reva.

Bram hanya tersenyum, sambil berusaha membetulkan mobil Reva. Beberapa saat kemudian, dia selesai juga.

"Untuk saat ini, masih bisa digunakan. Tapi besok mobilnya harus dibawa ke bengkel yah Non, agar bisa diservis lagi" kata Bram.

Reva mengangguk sambil tersenyum, dia mengucapkan terima kasih lalu berlalu pergi dengan mobilnya.

Bram memandangi mobil itu melaju, ketika mobil itu sudah melaju jauh dia baru naik mobilnya berlalu pergi juga.

Di atas, di kamarnya Rendy masih sibuk dengan laptopnya. Dia masih dengan berbagai rencananya itu, terlihat dia saling berbalas pesan.

"Bagaimana Bro, sudah siap dengan rencananya?" tanya seseorang dipesan itu.

"Rencana sudah siap, tapi aku belum bisa melaksanakannya. Situasi tidak memungkinkan Bro," jawabnya.

"Terus, rencana cadangannya bagaimana?" tanya lagi orang itu.

"Aku sudah menyiapkannya, tunggu saja tanggal mainnya" jawab Rendy sambil tersenyum puas.

Setelah itu, dia membuka salah satu web penyimpanan. Di sana sudah tersimpan banyak rencana-rencananya.

Dia memeriksa semuanya, lalu tersenyum sambil memikirkan apa yang akan dia lakukan besok harinya.

Melihat ekspresi wajahnya, sepertinya akan ada kejadian menarik besok pagi.

*

Dan benar saja, pagi-pagi sekali keadaan rumah sudah heboh sekali.

Pramudya yang biasanya cuek dengan keadaan sekitar, tiba-tiba saja marah besar. Dia terlihat memarahi semua pelayan yang ada di sana.

"Apa yang kalian lakukan, hah?! Kamarku jadi berantakan sekali, semua data penyimpanan di laptopku hilang!

Pricilia, mana Pricilia?! Panggil dia cepat, anak itu pasti yang membuat kekacauan. Siapa lagi yang berani mengacak-acak isi kamarku?!" katanya dengan amarah yang meluap-luap.

Pagi itu, Pramudya baru pulang entah darimana. Sudah menjadi hal biasa dia pulang pagi, bau alkohol meruak dari mulutnya.

Sepertinya dia berpesta lagi sampai larut bersama teman-temannya, saat dia pulang kamarnya sudah berantakan tak beraturan.

Pakaiannya keluar semua dari dalam lemari, buku-buku berantakan atas meja kerjanya, kasurnya juga berantakan selimutnya sampai jatuh ke lantai.

Pramudya yang cinta kebersihan dan kerapihan merasa marah dan gusar dengan keadaan kamarnya itu.

Pandangannya tertuju kearah laptopnya yang masih terbuka, dia mulai panik. Dia memeriksa semua data di laptopnya, semua hilang.

Dia panik semua perencanaan dan buku keuangan perusahaan semua disimpan di sana. Dia ketakutan dan tak tahu harus berbuat apa, mana hari ini ada presentasi lagi.

Dia sudah menyimpan semua data penting laptopnya, dia memakai sandi dan kunci pin doble untuk keamanan laptop dan datanya.

Semua orang tidak tahu kata kuncinya, kecuali dirinya sendiri. Saat dia mengetahui telah kebobolan, dia seperti orang stress.

Di lantai atas, Rendy tersenyum puas melihat keributan yang ada dilantai bawah.

Ternyata itu semua ulahnya, dia memang ahli IT handal. Dia pernah mengacaukan data presentasi Pramudya sebelumnya, dan hal ini bukanlah sulit untuknya.

Dia dan teman-teman hackers-nya sudah biasa meretas perusahaan-perusahaan besar yang korupsi dan kotor.

**

Ditempat lain, Reva sedang sibuk mengurus rencana pesta untuk merayakan atas penghargaan yang diterima Ericka.

Dia juga berencana ingin mengajak adiknya itu berbelanja bareng, membelikan semua barang-barang baru untuk adiknya itu.

"Nona, semuanya sudah beres sekarang tinggal menyiapkan menu hidangannya" kata salah satu pegawainya.

"Baiklah, pilihkan menu makanan yang enak-enak. Aku ingin membuat pesta yang berkesan untuknya," ucap Reva senang.

Dia sengaja melakukan pesta disalah satu ballroom hotel milik keluarganya itu, dia ingin menunjukan kesemua orang yang telah merundung adiknya, bahwa Ericka dari kalangan orang hebat juga.

"Aku akan memastikan, kalau Elena dan anak-anaknya tidak akan mengacau atau mengganggu acara ini." Kata Reva.

Saat dia masih sibuk mengurus ini dan itu, ada Bram datang dengan bungkusan besar.

"Mas Bram, kenapa ada disini? Itu apa?" tanya Reva penasaran.

Dia juga kaget dengan kedatangan tiba-tiba asisten ayahnya itu.

"Maaf Nona, saya datang ingin mengantarkan titipan dari bapak untuk Nona." Jawab mas Bram.

"Apa ini? Boleh aku buka sekarang?" tanyanya lagi.

"Aku gak tahu Nona, tapi pesan dari pak Dewantoro untuk membukanya nanti saja," jawabnya.

"Baiklah, terima kasih yah" Reva tersenyum manis.

Bram memandangi Reva berlalu menjauh darinya, gadis cantik itu sangat baik dan ramah padanya.

Meskipun dia anak bos besar, dia tak pernah membeda-bedakan semua pegawainya. Sangat berbeda sekali dengan kedua anak tiri bosnya itu.

"Aku tak tahu apa yang dipikirkan oleh pak Dewantoro, anak kandungnya yang baik hati ini tidak dipedulikan.

Sedangkan istri dan anak-anak tirinya itu diurus terus sampai hal-hal kecil." Katanya menghela napas berat.

Dia berlalu pergi meninggalkan hotel itu menuju kantor kembali, Bram menelpon pak Dewantoro bahwa barangnya sudah ditangan Reva.

Disudut ruangan itu, pak Dewantoro tersenyum puas, senyumnya penuh arti.

Entah apa yang dia kirimkan ke Reva itu, yang jelas barang itu pasti akan mengejutkan Reva nantinya.

...----------------...

Bersambung

1
Arya Al-Qomari@AJK
ku berharap balas dendamnya lebih menyakitkan terutama untuk anak kembar elena, biar si lampir elena tau dan merasakan sakit yang berlipat-lipat
Agnes Theresia Tuto linang
Erika berhati bag Malaikat mungkin karena sejak dari kandungan sudah mengalami penolakan oleh ayahnya dan menderita sejak masih bany
Agnes Theresia Tuto linang
penyesalan itu di belakang kalau didepan ma itu pendaftaran /Facepalm/
Agnes Theresia Tuto linang
mati saja kau ortu goblok
Agnes Theresia Tuto linang
pricillia silakan taui karma mu yg belum seberapa itu
Agnes Theresia Tuto linang
lancarkan terus serangan teror dan intimidasi untuk keluarga pelakor alias ibu tiri dan anaknya /Awkward/
Agnes Theresia Tuto linang
ayah yg bodoh aku benci sifat ini
Agnes Theresia Tuto linang
pembalasan jauh lebih sakit dan menurut ku masih jauh kurang nih pembalsannya 💪
chika aprilia zubaidah
pinteran bik mirna dibanding kakak beradek itu
chika aprilia zubaidah
pdhl orang berpendidikan reva, tp sumbu pendek
Yuni Susanti
Kecewa
Yuni Susanti
Buruk
Agnes Theresia Tuto linang
hebat' pak Wiliam kereen
gaya pengacara kelas
Agnes Theresia Tuto linang
Reva terima Niko agar bisa bantu menghancurkan ini tiri dan anak anaknya
Afida Fauziazahra
Luar biasa
🌺Mamie Ericka🌺: terima kasih sudah membaca 😊🙏
total 1 replies
Lenta Ak Ujo
bagus banyak misteri dalam novel ini. saya suka. jangan ungkap cepat, biar bikin dup dap dap dap
ime
stacy apa enzy?
Mariani Ani
harusnya ada pengawal masa udah tau lagi di target oergi2 sendirian.
Shautul Islah
terlalu banyak kondlik, jadi malas bacanya, tak tunggu2 kok konflik lagi.
Sukijah Sukijah
paling Pricilla klo g elena si biang kerok licik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!