Elsa Maharani perempuan cantik bertubuh berisi berusia 17 tahun,Elsa tinggal di pinggiran kota dengan orang tua dan adik lelaki dan perempuan nya..
Elsa sering kali di bully oleh teman sebaya nya karena kehidupan keluarga nya yang serba kekurangan bahkan Elsa tak melanjutkan bangku SMU karena memikirkan nasib dua adik nya,Ayah nya yang bekerja sebagai pemulung tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka...
Elsa yang sudah bertekad akan mengubah kehidupan keluarga nya memilih untuk menjadi istri kontak tanpa sepengetahuan orang tua nya...
bagaimana kehidupan selanjutnya dari Elsa apakah dia bisa menikah dengan lelaki kaya atau malah sebaliknya?
ikuti terus Kisan nya di Noveltoon 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
hotel
Damar membawa Elsa masuk mall dan membelikan banyak pakaian hingga lingerie, serta kebutuhan Elsa yang lain nya setelah berbelanja Damar membawa Elsa ke salah satu hotel berbintang membuat Elsa melongoh melihat nya,,
" Tuan..ini dimana?" tanya Elsa yang memang tak pernah tau dengan hotel mewah,jangan kan menjejakkan kaki di hotel mewah bermimpi pun Elsa tak berani karena kehidupan nya jauh dari kata sempurna..
" ikut saja,jangan banyak komentar" jawab Damar yang terus melangkah kan kaki nya ke kamar yang sudah di pesan nya satu jam yang lalu saat Elsa berbelanja.
sesampainya di kamar Damar segera m*lum*t bibir Elsa, nafsunya sudah di ubun-ubun,dari tadi dia memikirkan tubuh Elsa yang sudah beberapa hari ini dia nikmati,tak ada yang spesial dari perempuan bertubuh mungil ini bahkan p*y*d*r* Elsa pun baru tumbuh tapi Ini yang menjadi daya tarik nya,Elsa sudah bisa mengimbangi permainan Damar, seperti yang sudah di ajar kan Damar sebelum nya lagi-lagi Elsa yang memimpin permainan mereka membuat Damar menikmati setiap perlakuan istri muda nya ini...
" sayaaaaang....." racau Damar saat Elsa memutar kan pinggul nya di atas tubuh Damar
bahkan Damar bisa melupakan permainan Marisa,dia lebih tertarik menjamah Elsa saat ini..
Elsa menjatuhkan tubuhnya dia atas tubuh Damar dengan tubuh yang masih menyatu, terlihat jelas nafas ngos-ngosan Elsa karena baru saja menyelesaikan permainan mereka..
dua kali Damar menyemburkan lahar panas nya di dalam rahim Elsa, bahkan saat ini Damar tak berharap Elsa hamil karena dia ingin terus menikmati penyatuan mereka..
" ayo mandi,, setelah itu aku antar belanja" ujar Damar tepat di wajah Elsa dan beberapa kali mengecup nya singkat
Elsa yang merasa sangat lelah dia memeluk tubuh Damar Erat tanpa mau turun
Damar menggigit kecil telinga Elsa membuat perempuan itu terkekeh geli
" tuan.....geli" ucap Elsa
Damar membalikkan tubuh Elsa dan kini dia yang berada di atas,dia elusnya wajah Elsa, perempuan muda ini tidak secantik Marisa tapi dia sudah mampu mengalihkan dunia Damar,Damar dia buat pusing jika memikirkan nya..
di kecup nya kembali seluruh wajah Elsa membuat Elsa kegelian dan mengalungkan tangannya di leher Damar, pelan-pelan Damar menghentak kembali di bawah sana,dan permainan mereka di mulai kembali...
kali ini Damar dan Elsa benar-benar kelelahan,,Elsa menarik selimut dan memejamkan matanya, tubuhnya serasa remuk karena Damar tak henti-hentinya meminta jatah beberapa hari ini..
ponsel Damar berbunyi membuat tidur nya terganggu
"Marisa.." gumam Damar pelan
" hallo sayang" Jawab Damar sambil menggosok punggung Elsa yang sedikit terusik dengan bunyi ponsel Damar
" kamu dimana mas? ini sudah hampir malam kamu juga belum pulang" kesal Marisa dari sebrang sana
Astaga.....Damar lupa waktu jika bersama Elsa
" aku-ak-u kerja lah sayang" jawab Damar gugup
" ada pekerjaan yang harus aku selesaikan karena besok ada rapat penting" bohong Damar tangan nya masih mengelus punggung telanjang Elsa
" mas,pak Harjo dan Elsa belum juga pulang,kemana pak Harjo membawa bocah itu,aku takut dia kabur mas" Adu Marisa
" tidak mungkin dia berani kabur sayang,tunggu saja mereka pulang,aku sebentar lagi akan pulang" jawab Damar menutup ponselnya
Damar melirik jam tangan nya benar saja sudah pukul enam sore, biasanya Damar pukul lima sudah berada di rumah, perempuan kecil ini sudah membuat nya lupa segalanya
" sa,,bangun" bisik Damar pelan sambil meniup kuping Elsa
" hmmmm...tuan geli" rengek Elsa manja membuat Damar ingin sekali lagi menghujami Elsa dengan milik nya,andai saja Marisa tak menghubungi nya sudah pasti dia dan Elsa akan tidur di hotel ini sampai pagi karena lelah
Damar mengangkat tubuh Elsa " eeh.....tuan jatuh" pekik Elsa takut
" ayo mandi,ini sudah malam nanti Marisa curiga" ujar Damar
hati Elsa sedikit tercubit dengan ucapan Damar karena dia hanya istri siri dan tak akan mungkin berubah jadi nyonya
Setelah bersiap Damar menghubungi Pak Harjo dan meminta pak Harjo untuk menjemput Elsa di hotel dan membawa nya pulang..
" sa,,jangan bermain api,kamu tau kan kamu hanya bekerja di rumah pak Damar" ingat Pak Harjo saat menjemput Elsa
" tapi pekerjaan ku mengharuskan aku berdekatan dengan pak Damar pakde agar aku segera mengandung" jawab Elsa
" tapi jangan berlebihan sa,pak Damar sudah punya nyonya Marisa tak akan mungkin meninggalkan nya,kamu jangan sampai jatuh cinta pada pak Damar akan menyiksa hidup mu sendiri,ingat kita sudah mempunyai perjanjian dengan nyonya" ucap Pak Harjo membuat Elsa menarik nafas panjang
dia tau dia tak pantas untuk Damar,dia jauh segala-galanya dari Marisa tapi apa dia tak berhak bahagia, sesaat saja sebelum Damar benar-benar mencampakkan nya..
entahlh novel dah lama tp asyik aja bacnya.
paling suka sama judul yg ini kisah nya elsa.
akhirnya... mantap ceritanya👍🏻