NovelToon NovelToon
FORGIVE ME

FORGIVE ME

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:263.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Isqa

Bagaimana rasanya dibesarkan ayah tunggal yang kurang perhatian?

Hidup Eldrey adalah jawabannya.

Lahir dari latar adidaya, membuatnya tidak tahu arti keluarga. Terlebih dengan sepak terjangnya sebagai bekas orang rumah sakit jiwa, sosoknya pun jadi dipoles sedemikian rupa.

Namun dia tetaplah boneka. Cantik tapi tak bisa diraih perasaannya. Sampai pesonanya pun berhasil mengusik hati para lelaki yang tak dianggapnya.

Jadi, akankah para pemuja itu mampu meluluhkannya? Mengingat Eldrey ternyata menderita sakit mental dalam menjalani kehidupannya.


IG : miqaela_isqa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isqa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Adegan

 

Pagi harinya setelah selesai mandi dan bersiap, sekitar pukul 08.00 Eldrey pun keluar kamar menuju ruang makan. 

Seperti biasa, di sana hanya ada pembantu dan juga sekretaris Roma yang akan menemaninya makan.

 

Tampak di atas meja ada croissant, roti panggang, selai, nasi goreng, buah zaitun, madu, cappuccino, kopi dan jus untuk mengawali sarapan mereka.

 

“Di mana presdir?” tanya Eldrey memulai percakapan.

“Tuan sejak semalam belum pulang Nona,” balas pembantunya.

“Oh,” jawab Eldrey sambil memakan croissant di depannya. Tak lama ia lalu berbicara lagi, “Bibi tidak sarapan?

“Saya nanti saja makannya Nona,” sahut bibi pembantu sambil tersenyum.

 

Eldrey lalu melirik sekretaris Roma yang memakan nasi goreng. Ia pun menoleh lagi pada pembantu itu. “Bibi duduklah, lagi pula cuma ada aku dan sekretaris Roma, tidak akan ada yang memarahimu jika kita makan bersama.”

 

“Tidak usah Nona, saya nanti saja makannya,” jawab bibi pembantu dengan ekspresi gelagapan.

Eldrey menatapnya tanpa bicara, sang bibi mulai merasa tertekan dengan tatapan itu dan melirik ke arah sekretaris Roma. Sekretaris Roma pun menganggukkan kepala sambil memainkan mata, sebagai kode agar bibi pembantu menuruti perkataan Eldrey.

 

“Baik Nona,” jawab bibi pembantu sambil menggeser kursi dan duduk di samping sekretaris Roma.

“Kenapa Bibi segugup itu? Bukankah Bibi sudah kenal aku sejak bayi? Tidak ada yang aneh jika kita makan bersamakan?”

“Bibi hanya takut jika nanti tuan melihatnya Nona. Sangat tidak pantas bila Bibi juga ikut makan bersama Nona,” balasnya sambil menyuap nasi goreng dengan pelan.

“Sekretaris Roma yang amatiran dari Bibi saja boleh makan bersama, santai sajakan aku yang minta. Lagi pula presdir juga tidak akan peduli dengan hal ini,” balas Eldrey sambil memakan croissant-nya dengan pelan.

Sekretaris Roma hanya menatap sekilas pada Eldrey yang mengoceh itu. Ia tetap melanjutkan makannya, sampai akhirnya ada suara perempuan dan laki-laki yang cekikian terdengar ke ruang makan.

Suara itu mematahkan langkah mereka untuk melanjutkan sarapan, sampai akhirnya Eldrey pun berdiri dan berjalan menuju sumber suara.

Sesampainya di ruang tamu di mana sumber suara itu berasal, Eldrey pun mendapati pemandangan menjijikan yang menyiram wajahnya.

 

Tak disangka, sebuah penampakan di mana presdir Betrand dengan sesorang wanita asing yang berpakaian minimalis sangat ketat, sedang berciuman panas di kursi tamu yang jaraknya sekitar 7 meter dari posisi Eldrey berdiri.

Sekretaris Roma dan bibi pembantu yang juga mengikuti langkah Eldrey dari belakang pun terdiam seribu bahasa menatapnya.

 

Diam di belakang Eldrey sepertinya adalah pilihan terbaik bagi mereka berdua. Eldrey langsung berbalik yang membuat bibi dan sekretaris Roma terkejut menatapnya. Mata mereka berdua lalu mengikuti langkah Eldrey yang memperlihatkan ekspresi luar biasa.

 

Eldrey pun memilih untuk pergi ke kamarnya. Ia berjalan menyusuri tangga yang membuat presdir Betrand menyadari keberadaan para pengintai tak diharapkan. Karena merasa aktivitas mesranya terganggu, mereka berdua pun menghentikan adegan itu.

 

Sontak bibi dan sekretaris Roma gelagapan ekspresinya. Karena pengintaian singkat yang tidak disengaja itu, ketahuan oleh bos besar sehingga mereka buru-buru pergi.

 

“Roma,” panggil sang bos seketika membuat langkahnya terhenti dan berbalik di tempat.

“Iya Tuan,” balasnya dengan menundukkan kepala.

“Suruh orang untuk mengantarkan miss Jia pulang,” sahut presdir Betrand sambil berdiri dari sofa yang membuat wanita itu juga ikut berdiri.

“Baik Tuan,” balas sekretaris Roma dengan sikap yang sempurna.

 

Miss Jia, panggilan wanita asing yang bermesraan dengan presdir Betrand di pagi bolong itu langsung memeluknya yang akan beranjak pergi dari samping.

“Sayang, aku kan masih belum puas, kenapa kamu usir sih,” oceh wanita itu manja. 

“Sekarang aku di rumah dan anakku juga di sini, jadi lain kali saja,” ujar presdir Betrand sambil mencoba melepaskan pelukan wanita seksi itu.

“Di kamar kamu kan juga bisa, jangan usir aku pulang ya,” gerutu wanita itu sambil bersikap sok imut yang menjengkelkan penonton.

Padahal sekretaris Roma masih di sana, begitu juga dengan pelayan-pelayan lain yang melihat adegan itu sambil bersembunyi di tempat tak terjangkau pandangan bos besar.

Tak habis pikir, seperti apa jadinya tanggapan putrinya dan para pekerja di rumah itu melihat tingkah presdir Betrand yang membuat mereka geleng kepala.

“Pulanglah,” lalu presdir Betrand melepas paksa pelukannya.

Wanita itu tersentak, “oke, tapi lain kali aku tidak mau diperlakukan seperti ini lagi,” tukasnya sambil sekilas mencium bibir presdir Betrand sebelum keluar dari rumah.

Sekretaris Roma pun mengikuti wanita asing itu keluar rumah dan meminta supir keluarga presdir Betrand untuk mengantarnya pulang.

Begitu wanita itu masuk dan sudah duduk di dalam mobil, ia pun mengedipkan sebelah matanya dan tersenyum manis pada sekretaris Roma.

Sekretaris Roma hanya menatap datar dan mengangguk pada wanita itu lalu pergi begitu saja. Seolah ia tak peduli dengan senyum rayu miss Jia yang menggoda. Akhirnya, mobil yang membawa miss Jia pun pergi keluar meninggalkan kediaman itu.

Di lain sisi, Eldrey menatap sebuah foto

presdir Betrand dan dirinya yang terpajang di atas meja nakas. Ia mengambil foto itu dan melemparnya ke arah tempat sampah yang tersedia di sudut kamar.

Luar biasa sekali, karena bingkai foto itu mendarat membentur dinding bukan ke tempat sampah. Sehingga kacanya pecah dan berserakan di lantai.

Melihat hasil ulahnya yang menyedihkan itu, Eldrey pun mengambil ponsel lalu memasang sweater dan sepatu ketsnya. Ia pergi begitu saja dari kamar tanpa merapikan foto dan kaca yang masih berserakan di lantai.

Ia keluar rumah pagi itu tanpa diketahui siapa pun kecuali penjaga gerbang. Tampak penjaga itu heran melihat Eldrey yang pergi keluar rumah berjalan kaki, mengingat biasanya dirinya selalu mengendarai mobil ke mana pun dia pergi.

*******

Di tempat lain di kediaman Ramses, tampak ia sedang sarapan bersama keluarganya yaitu tuan Harel dan nyonya Nera yang merupakan orang tuanya, serta kakak perempuannya yang bernama Fiona. Lalu juga ada neneknya yang duduk di sebelahnya.

“Rams, tadi malam kamu ke mana?!” tanya nyonya Nera memulai pembicaraan.

“Tadi malam?! Aku kan ikut Mama Papa ke perjamuan,” balasnya.

“Saat perjamuan selesai, papa tidak melihatmu dan kata kolega, ada yang melihatmu pergi mengikuti perempuan keluar restoran tadi malam. Apa itu benar?” sambung tuan Harel.

“Benar,” tukas Ramses singkat sambil mengunyah makanan.

“Cewek?! Serius?!” Fiona menambahkan.

“Apa sih, cuma teman aku juga,” balasnya jengkel.

“Teman?! Apa gadis itu adalah teman yang meminjamkan mobil mewah padamu untuk pulang?” tanya nyonya Nera seolah tak percaya pada pengakuan putranya.

“Serius?! Kamu dipinjamkan mobil juga? Kenapa kamu kayak cowok mata duitan?!” ledek kakaknya sambil tertawa.

“Iya aku kan antar dia pulang! Wajar saja kalau dipinjamkan mobil,” ocehnya membela diri.

“Siapa gadis yang kamu antar itu? Apa dia juga ikut perjamuan?” tanya papanya.

“Iya, dia Eldrey, kalau tidak salah putri presdir Betrand,” jawab Ramses seadanya.

“Presdir Betrand?! Putrinya?! Kamu berteman sama anaknya?!” nyonya Nera sangat kaget seolah tak percaya.

“Memang kenapa dengan gadis itu sampai kamu teriak begitu Nera?!” tanya nenek.

“Ibu, bukan gadis itu. Masalahnya adalah ayahnya presdir Betrand itu.”

“Memang kenapa dengan ayahnya?” lanjut nenek heran.

“Presdir Betrand adalah pengusaha terkenal di benua ini,” sambung tuan Harel.

“Loh! Bukannya bagus? Berarti standar Ramses ketinggian dari levelnya,” oceh Fiona.

“Kamu tidak mengerti, presdir Betrand itu bukan level kita dan juga banyak gosip buruk tentang keluarganya,” tambah nyonya Nera.

“Sudah-sudah, aku dan Eldrey itu cuma teman tidak lebih. Lagi pula anaknya baik dan ramah,” Ramses menutupi kenyataan sikap Eldrey yang sebenarnya.

“Benar Ma, tidak baik menilai orang dari latar belakang keluarganya,” sahut suaminya itu.

“Bukan itu, hanya saja ....”

“Nera! Tidak peduli bagaimana orang tuanya, belum tentu anaknya juga begitu. Jangan kamu korbankan anak yang tidak ada hubungannya dengan orang tuanya,” potong nenek dengan nada sedikit marah pada nyonya Nera.

Nyonya Nera terdiam, dirinya sadar kalau tidak seharusnya ia berkata seperti itu. Ia tidak mengenal Eldrey, tapi langsung memberi label kalau gadis itu tidak baik mengingat siapa ayahnya.

“Sudah hentikan, ayo kita lanjutkan makannya,” tuan Harel pun menenangkan suasana.

“Ramses, selesai makan antarkan mobil putri presdir Betrand, papa akan menemanimu,” tambahnya.

“Baik Pa,” balas Ramses.

Selesai sarapan, Ramses pun pergi ke kamarnya untuk mengambil kunci mobil Eldrey. Ia lalu pergi menuju tempat papanya yang sudah menunggu di garasi.

“Papa akan mengikutimu di belakang.”

“Baik Pa."

Tak lama, Fiona kakaknya itu pun keluar rumah terburu-buru dan menghalangi laju mobil. “Tunggu Pa! Aku mau numpang ke salon!” teriaknya.

“Minggir kak!” teriak Ramses.

“Wow! Gila nih mobil!” oceh kakaknya menatap lekat hypercar merah menyala itu. Ia pun berlari kecil dan masuk ke dalam mobil yang dikendarai Ramses.

“Kenapa kakak tidak ikut mobil papa?!” tanyanya sambil melajukan mobil itu dengan pelan.

“Pelit amat sih kamu, kapan lagi bisa naik mobil mewah begini?” gerutu kakaknya.

“Kak, jangan malu-maluin begitu bisakan?"

“Kenapa?! Lagi pula orang yang punya juga tidak di sini. Nanti aku ke salonnya pas sudah antar mobil ini."

“Terserah,” balas Ramses. “Kalau mau, minta saja papa belikan satu."

“Memang kamu pikir papamu royal untuk sesuatu yang tidak berguna begini? Kamu lupa aku minta supercar malah dibelikan apa?!”

“Lagi pula sudah dibelikan, jadi bersyukur saja. Kenapa kakak tidak bawa mobil sendiri?"

“Pulang dari salon aku bakalan dijemput temanku, jadi kenapa harus bawa mobil,” tukas kakaknya.

“Oh,” balas Ramses singkat.

Setelah menempuh perjalanan yang membosankan ke rumah Eldrey, mereka pun akhirnya sampai di depan gerbang kediaman presdir Betrand. Sama seperti Ramses sebelumnya, kakaknya juga melongo melihat kediaman mewah itu.

“Gila! Ini tiga kali rumah kita mewahnya! Pacarmu kaya banget ya!” Fiona pun terkagum-kagum.

“Apaan sih, sudah kubilang dia temanku!” teriak Ramses sambil memasuki gerbang halaman rumah Eldrey.

Mereka berdua lalu turun, Ramses pun mendekati penjaga gerbang rumah Eldrey.

“Maaf Paman, saya temannya Eldrey,” sahut Ramses memulai percakapan.

“Iya Tuan Muda, apa anda mau bertemu nona Eldrey?” tanya penjaga itu.

“Iya."

“Maaf Tuan Muda, tapi nona Eldrey sekarang tidak di rumah. Saya lihat nona tadi pergi keluar,” jelasnya.

“Begitu ya, saya cuma mau antarkan mobil yang dipinjamkan Eldrey tadi malam."

Tak lama, sekretaris Roma pun muncul keluar rumah mendekati mereka. Ia sempat melihat kedatangan Ramses dari jendela lantai dua.

“Ramses?!” tanyanya.

“Kak Roma,” balas Ramses.

“Ada apa?”

“Aku mau kembalikan mobil yang dipinjamkan Eldrey padaku tadi malam."

“Kalau begitu silakan masuk dulu, saya akan panggikan nona Eldrey,” ucap sekretaris Roma.

“Maaf Tuan, tapi nona tadi pergi keluar,” sambung penjaga yang dari tadi mendengarkan mereka.

“Pergi? Ke mana?” tanya sekretaris itu.

“Saya tidak tahu Tuan, saya cuma lihat nona pergi sambil berjalan kaki. Saya tidak berani bertanya pada nona Tuan, tolong maafkan saya,” balas penjaga itu dengan ekspresi menyesal.

“Tidak apa-apa, mungkin nona sedang ingin jalan-jalan."

“Ya sudah, karena Eldrey tidak ada, aku balik saja. Kunci mobil kutitip ke kak Roma ya?” Ramses pun menyerahkannya.

“Mmm,” angguk sekretaris itu sambil mengambilnya.

Ramses serta Fiona yang dari tadi hanya menatap melongo mendengar percakapan adiknya itu pun pamit, lalu meninggalkan kediaman mewah Eldrey begitu saja.

1
Lily
Tor mau nanya, siapa tokoh utama nya disini
miqaela_isqa: eldrey kak tokoh utama ny
total 1 replies
Desi Aryani
keren kak
miqaela_isqa: Makasih banyak kak udah mampir, semoga terhibur 😁
total 1 replies
Deandra🕊🌻
dari semua novel yang gw baca,,menurut gw ini novel terbaik..🙏🙏
miqaela_isqa: makasih banyak kakak 😭🙏🏿🙏🏿 jujur jadi author aku trharu banget bacanya, makasih banyak udah jadi readers setia Forgive Me kak 🙏🏿🤗
total 1 replies
Deandra🕊🌻
thank you author...sungguh sebuah cerita yang luar biasa,,yang gak bisa ditebak akhir dari ceritanya,,ending yang menyakitkan..nyesek banget😭😭
miqaela_isqa: sama2 kakak 😭
total 2 replies
Momz Aulya
bagus luar biasa....
walaupun agak berat isi ceritanya...
sejauh ini cukup menghibur sekali
good job, Thor...?!
miqaela_isqa: wah makasih banyak kakak atas apresiasi nya, bahagia banget dapet komen kek gini 🙌🏿

makasih banget udh setia ama karya yg up nya kek telur ayam ini 😅🤗
total 1 replies
Machan
waaah, gila tuh orang. ckk, main" sama eldrey.

dah lah van, hancurkan aja semuanya
miqaela_isqa: iy, emg gak ngotak mereka 🤣
Mak, makasih loh udh mampir 😘
total 1 replies
Machan
jodoh memang seperti itu. udah pacaran bertahun" akhirnya putus begitu saja dan menikah ma orang yang baru dikenal beberapa minggu. sungguh, hal yang kadang membingungkan😅😅
miqaela_isqa: itu yg nama ny jodoh Mak, bertahun2 jagain jodoh siapa, gak tahunya pasangan kita lagi merangkak ke depan mata 😅
total 3 replies
Machan
wooowww, yakin ramees gak akan jadi saingan kevin
miqaela_isqa: smog aja enggak Mak 🤣
total 1 replies
Nengsih Binti Nono Caskono
Ya ampun kak ,, sesek ati ku 😥..
Mksih kak udah ubek ubek perasaanku di cuaca mendung ❤️❤️❤️,,

Jadi mager kan 🤭
Nengsih Binti Nono Caskono: Bahagia selalu juga untuk author 😍
total 2 replies
miqaela_isqa
Hai 🙌🏿 akhirnya novel ini tamat juga. maaf banget kalo ending ny kayak gini, tapi dari awal Forgive Me memang kisah keluarga yang sad, romansa yg tragis 😭

nyesek sih bikin mereka pada kayak gitu, tapi itulah arti dari judulnya.

Jujur aku gak tahu gimana sensasi yg dirasakan readers saat membaca, tapi semoga kalian terhibur, maaf banget kalo aku bkin ny kadang kurang mendetail, takutnya trnyata risetku salah, atau takutnya ada mengandung unsur gimana2.



lain kali aku bakalan bkin novel yg gk tragis lagi deh, 👍🏿

oh ya ini IG otor 👉🏿 miqaela_isqa

Nantiin ya karya otor selanjutnya, genre romansa komedi sih, moga2 bab ny gak panjang 👍🏿 terus dukung ane y para readers, sampai jumpa lagi di bulan baru. Babay 🙌🏿😚
Machan
eldrey masih dingin sama kevin
miqaela_isqa: iy Mak, kek ny ending ny bakalan d luar dugaan, makasih lho Mak udh sempetin mampir 🙌🏿
total 1 replies
BaDiPra
Langsung baca bab ini. 😆
Nengsih Binti Nono Caskono
Ya ampun thor mkasih ya ❤️
Tegang hati aku thor 😍
miqaela_isqa: Sama2 kakak, hehehe makasih byk loh udh setia trus ama karya ini 🤗 smoga gak bosan y, maaf macet2 up ny 😭
total 1 replies
Momz Aulya
apakah eldrey, meninggal Thor???😳😳😳... sad ending, donk???😭😭😭
Momz Aulya: ampun deh,,, sang authornya...
bikin deg2an saja euuyyy🤦🤦🤦😀😀😀
total 3 replies
Momz Aulya
sang authornya sedang berusaha menulis krn novelnya amat sangat berat dan berbobot muatan misinya, sampai2 para readersnya jadi olenk semuanyaaaaaa... 😂😂😂👍👍👍
miqaela_isqa: Iy kak, untung aja sikap nya begitu, tpi bkin kesel juga karna egois si MC terlalu tinggi, kek ny skali2 hrus d bkin down jg biar sombong nya gak makin ketulungan 😂
total 3 replies
Momz Aulya
BEGO dan zadis jg yaaaa si si eldrey... ituuu... PARAH
Momz Aulya: sama2 dik author...
suka dg FL yg badhazzz dan cwo yg ngefans ke dia banyak...
semoga eksekusinya briliant, ya dik ...👍👍👍✌️✌️✌️
total 2 replies
Nengsih Binti Nono Caskono
❤️❤️❤️❤️
miqaela_isqa: Makasih byk kakak udh sllu nunggu in aku sampe siuman 🤗
total 1 replies
Nengsih Binti Nono Caskono
Makasih kakak ❤️ author.. Semangat pagi untukmu dan untukku ❤️
miqaela_isqa: Makasih byk kakak, makasih banget loh udh setia di sini, 🤗🤗🤗 mangats kak 💪🏿🙌🏿 bahagia dan shat slalu untukmu
total 1 replies
Machan
gua selalu suka sosok eldrey yang pemberani. tapi, untuk ukuran cewek kejam banget ya😂😂😂👍👍👍
miqaela_isqa: Awokwokwok jan ditiru y kak 😂 berabe ntar
total 1 replies
Nengsih Binti Nono Caskono
Matur suwun🥰
miqaela_isqa: Sama2 kakak 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!